NovelToon NovelToon
Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Reborn: Ku Tinggalkan Keluarga Bias Dimanjakan Kakak Tiri

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Cinta Terlarang / Cinta pada Pandangan Pertama / Reinkarnasi / Cintapertama / Mengubah Takdir
Popularitas:10.3k
Nilai: 5
Nama Author: Vhiy08

Plakkk
"Kau berhutang budi seumur hidupmu! Karena kau mencuri nutrisi milik Aurora sewaktu didalam rahim Mommy mu! Hingga menyebabkan Aurora mempunyai fisik yang lemah dan selalu sakit-sakitan sedari kecil, jangan pernikahan ini bahkan nyawamu pun tak cukup untuk membayarnya!" Teriak Arga sang Ayah dari 5 bersaudara.
"Alasan itu lagi, apakah Bintang bisa mencuri! Kalian pikirkan sewaktu itu aku masih berupa segumpal darah, lalu janin yang bahkan tidak mampu untuk melindungi dirinya sendiri!" Sahut Bintang dengan tersenyum getir.
"Akan aku ambil semua yang telah aku berikan pada kalian dengan tanganku sendiri!!! Bahkan jikapun aku harus mati! Aku tidak akan rela membiarkan kalian menikmati hasil keringat dan kerja kerasku!" Ucap Bintang sambil
menggerakkan samurai ditangannya dengan lincah membantai seluruh keluarga Miller walaupun dirinya tahu jika dirinya telah diracun oleh Aurora.
"Jika ada kehidupan selanjutnya, aku tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga ini."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vhiy08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Prolog

Plakkk!

"Mengapa...? Mengapa selalu begini Daddy...?" Ucap Bintang lirih sambil memegang pipi kirinya yang masih membengkak bekas tamparan tangan kekar sang Ayah.

"Kau harus mengalah dengan Kakak mu brengsekkk! Aurora sudah banyak menderita karena mu!"

"Ingat, gara-gara dirimu yang selalu merebut nutrisinya sewaktu masih didalam rahim ibumu Aurora sekarang menjadi gadis yang mempunyai fisik yang lemah menyebabkan Aurora sering sakit-sakitan sejak lahir! Kau seumur hidupmu akan selalu berhutang budi dengan Kakakmu, jadi wajar saja Kau menebusnya dengan pernikahan ini," Teriak Arga sang Ayah yang menjabat sebagai bupati daerah saat ini.

"Berhutang budi? Ketika Daddy menceraikan Mommy Dialah yang bergantung pada kekuasaan hingga dengan suka rela pergi mengikuti Mommy, lalu pergi kekediaman gubenur Jendral, tidak ada yang memaksanya, dan Daddy lah yang meninggalkannya disana, dan saat Dia menderita disana lalu mengapa aku yang berhutang dan disalahkan, mengapa kalian memperlakukan aku seperti ini? Mengapa?" Protes Bintang dengan putus asa.

Plakkk

"Hutangmu, karena sewaktu Kau didalam rahim Mommy, Kau telah merebut nutrisi Aurora dan menyebabkan Dia menjadi gadis lemah, aku adalah anak tertua dikeluarga ini jadi Kau harus menuruti semua ucapanKu, agar semua maharmu bisa diberikan untuk Aurora untuk menebus kesalahanmu itu." Ucap Dewa sambil menampar pipi kanan Bintang hingga membuat bibir mungil itu terluka dan meneteskan darah.

" Ini sangat tidak adil Kak! Bisakah Bintang yang sewaktu itu masih sekecil itu merebut nutrisinya? Apakah tidak ada alasan yang lebih masuk akal, Kak?!!!" Teriak Bintang dengan frustasi.

"Kak... Mengapa kak Bintang melakukan ini, aku sudah mengalah, dan tidak menginginkan pernikahan ini Kakak... Tapi, aku terpaksa menerimanya karena ini baktiku  pada keluarga ini, Akhhh... Akh..." Ucap Aurora sambil menekan dadanya dan berteriak kesakitan.

Plakkk

"Apa yang kau lakukan jalang! Kau tahu fisik Aurora lemah, Kau sengaja memprovokasi dirinya!" Ucap Dewa kembali menampar Bintang lagi, sang Kakak tertua, putra sulung keluarga sekaligus sang pewaris keluarga Miller.

"Mengapa kalian begitu bias padanya, mengapa kalian memperlakukan Bintang seperti ini?" Ucap Bintang dengan tatapan menghiba.

"Aku Kakak tertuamu, sekaligus pewaris keluarga ini, sekarang aku memutuskan jika mulai saat ini, indentitas dan namaMu akan menjadi milik Aurora, karena Dia akan kembali sebagai putri tunggal didalam keluarga ini." Ucap Dewa sambil menunjuk Bintang yang masih tersungkur dilantai.

"Semua mahar dan hartamu akan menjadi milik Aurora untuk meningkatkan mahar kawinnya kelak dan juga untuk kenyaman hidupnya, ini kompensasi yang harus Kau berikan pada Aurora," Ucap Saka Tuan muda kedua keluarga Miller sambil melangkah maju dan mencengkeram erat dagu Bintang hingga meninggalkan jejak kemerahan didagu mungil itu.

"Saat Aurora mengadakan pernikahan nanti, Aku akan mengundang seluruh bawahan dan kelompok lainnya, agar pernikahan itu menjadi pernikahan yang sangat meriah." Ucap Kalla putra bungsu keluarga itu.

"Daddy... Sebenarnya Aurora tidak ada niat untuk  pernikahan ini, tapi Aurora juga tidak mau dianggap tidak sopan karena menolak pemberian para tetua kelurga ini, jadi dengan berat hati Aurora terpaksa menerima semua ini," Ucap Aurora dengan merangkul tangan Arga dan bersandar dibahunya sambil menatap Bintang yang masih terduduk lemah dengan wajah yang lebam sambil tersenyum licik dan wajah yang penuh kemenangan.

"Bintang, maaf ya... Ini bukan kemauan Rora, tapi mau bagaimana lagi Rora tidak berdaya untuk menolaknya..." Ucap Aurora memprovokasi Bintang yang terlihat putus asa sambil berjongkok dan tanpa disadari oleh semua orang, Aurora dengan cepat menarik tangan Bintang, lalu, menjatuhkan diri seolah telah didorong Bintang dengan kasar.

"Akhhh... Kak... Maaf Aurora tidak bermaksud menyakiti Kak Bintang, Kak jangan salahkan Kak Bintang, Dia tidak mendorong Aurora..." Ucap Aurora sambil mengeluarkan air mata dengan derasnya saat dilihatnya Dewa yang mendekatinya dengan wajah yang memerah.

"Brengsekkk! Jalang sialan...! Apa yang kau lakukan pada Aurora?!" Teriak Dewa yang langung berlari mendekat dan membantu Aurora berdiri.

Bughhh!

Akhhh!

Huekkk!

Bintang yang sudah lemah terpental dan tersungkur kelantai, dan langsung memuntahkan darah segar, karena tendangan Dewa yang tidak main-main.

"Kak... Apa tidak ada sedikit saja rasa sayang kalian untuk Bintang, apa kalian lupa apa yang telah Bintang lakukan untuk kalian selama 4 tahun ini?" Ucap Bintang sambil tertawa getir.

"Hanya demi Kak Dewa masuk perguruan tinggi yang bagus, Bintang rela menjadi pelayan dirumah Dosen besar, agar dia secara khusus menerima Kak Dewa jadi muridnya, agar saat Kak Dewa lulus, Kak Dewa langsung bisa mendapat rekomendasi pekerjaan yang bagus dirumah sakit besar ternama dari Dosen senior."

"Kak Saka, apa Kakak juga lupa, saat Kakak ingin mempunyai bisnis dan Kak Saka tidak mempunyai modal, Bintang rela bekerja di 4 tempat agar bisa mengumpulkan uang untuk modal Kak Saka"

"Dan, bahkan Bintang rela kerja dirumah Tuan Aska tanpa bayaran agar bisa belajar tentang bagaimana caranya agar bisnis bisa langsung menjadi sukses."

"Kak Kalla, hanya karena Bintang tidak ingin melihat Kakak kecewa dan sedih karena tidak bisa mencapai cita-cita Kakak"

"Bintang rela masuk perguruan untuk rekomendasi Kakak agar bisa menguasai bela diri dan juga mendapatkan rekomendasi dari perguruan khusus untuk Kakak diterima dikemiliteran..." Ucap Bintang dengan tatapan yang terluka dan kecewa sementara air mata dan tetesan darah bercampur menjadi satu membuat wajah Bintang semakin mengenaskan sekaligus mengerikan.

"Dalam 4 tahun ini bahkan tidak ada ruang untuk bermanuver atau sekadar berkompromi pada diri Bintang sendiri, apakah semua itu benar-benar tidak ada artinya untuk kalian?" Tanya Bintang sambil tertawa sumbang.

"Kak... Apa... Apa maksud Kak Bintang berbicara seperti itu, seperti mengungkit-ungkit jasa" U ap Aurora dengan ceoat memprovokasi.

"Bukannya wajar saja jika sesama saudara membantu saudaranya, Aurora juga jika mempunyai tubuh yang sehat pasti akan melakukan hal yang sama."

"Sayang tubuh Aurora lemah..." Keluhnya Aurora sambil mengusap air matanya, dalam hatinya sudah ketar-ketir, takut ketiga Kakaknya itu terpancing dan melemah karena jasa Bintang yang tidaklah kecil untuk hidup mereka, Aurora tidak mau berbagi kasih sayang serta semua harta milik Kakaknya itu.

"Dia selalu membicarakan itu, seolah Kak Bintang memanfaatkan jasanya, dan Aurora rasa Kak Bintang ingin membalas dendam pada kalian dengan mengingatkan akan jasanya agar kalian selalu merasa bersalah, Kak Bintang memang benar-benar tidak punya hati, kejam." Ucap Aurora dengan melangkah mendekat kembali sambil mengusap air matanya lalu, tak lama kemudian terlihat dirinya yang kembali terpental dan menjerit histeris.

"Benar sekali...! Itu sudah kewajibanmu sebagai saudara untuk membantu kami! Ini anggap saja sebagai bayaran mu karena kami sudah membesarkan, memberimu makan dan tempat tinggal gratis!" Ucap Arga kembali mengangkat tangannya, namun sebelum tangan itu melayang Kalla sudah maju dengan mencabut lalu menghunus samurai ditangannya.

"Brengsek! Jalang sialan apa yang telah kau lakukan, Kau selalu mengungkit jasa-jasamu kan, jadi lebih baik kau mati, agar tidak bisa membalas dendam pada kami?"

"Dan agar Aurora bisa hidup dengan indentitasnya sendiri, dan biarkan Aurora yang menggantikan Mu untuk menikah di keluarga Alexander, hanya orang mati yang tidak akan membongkar rahasia, jadi Bintang mati saja kau!!! Agar Aurora bisa tenang!" Teriak Kalla sambil berjalan cepat dengan emosi tapi.

Namun, sebelum samurai itu sempat menyentuh tubuh mungil Bintang telah mencekik leher Kalla dengn erat, membuat samurai yang ada ditangan Kalla terlepas dan wajah Kalla membiru dengan mata yang tampak melotot.

"Akan aku ambil kembali dengan tangan ku sendiri semua yang aku berikan pada kalian!" Teriak Bintang dengan lantang.

"Walau bahkan karenanya aku harus mati, kalian tidak berhak menikmati hasil keringat dan kerja kerasku, kalian semua orang yang tidak tahu berterima kasih"

"Dimata kalian aku adalah orang yang jahat dan menjijikkan serta tidak tahu terima kasih bukan, maka biarlah tetap begitu." Ucap Bintang dengan datar dan dingin, tidak ada lagi ekspresi apapun yang tercetak di wajah pucat itu, membuat Aurora seketika menjadi takut, dan tanpa Dia sadari dirinya berlari dan bersembunyi dibalik tubuh Dewa.

'Bagaimana bisa Dia bisa berdiri dan masih sekuat itu, padahal Dia sudah aku beri racun dalam satu minggu terakhir, seharusnya Dia sudah lumpuh dan dinafas terakhir... Bagaimana bisa?' Ucap Aurora sambil terus melangkah mundur dan bersembunyi dengan tubuh yang gemetar, karena Dia belum pernah melihat Bintang dengan tampilan dan sikap yang seperti itu.

Lalu, dengan gerakan yang cepat Bintang mengambil samurai milik Kalla yang tergeletak dilantai, dan dengan emosi Bintang menyerang seluruh keluarganya dengan samurai. 

Bintang dengan lincahnya menebas seluruh keluarganya dengan hati yang sudah mati.

"Aku telah bekerja keras untuk keluarga Miller, tapi ayah serta Kakak-Kakakku mengecewakan aku, bahkan Kakak perempuan ku, menindas diriku,

"Dalam kehidupan ini, keluraga Miller meninggalkan dan membuangku seperti sampah, maka jika ada kehidupan selanjutnya, aku Bintang Senja tidak ingin lagi menjadi anggota keluarga Miller!," Ucapnya datar sambil terus berjalan menuju pintu keluar dari ruangan itu.

Namun, belum sempat kakinya melangkah keluar dari pintu itu, tubuhnya sudah jatuh tersungkur kelantai, lalu memuntahkan darah segar beberapa kali sebelum nafasnya tersengal dan matanya menutup bersamaan dengan hilangnya nyawanya dari tubuh ringkih itu.

Sebelum Bintang memejamkan matanya dapat dilihatnya hujan yang turun dengan derasnya disertai guntur dan kilat yang saling menyambar.

LALU...

Slaapp

1
Rossy Annabelle
next thor 💪
Vhiy08: siap... lagi proses pengetikan, sabar ya kak..👍❤️
total 1 replies
Vhiy08
siap👍
Vhiy08
❤️
Vhiy08
👍
Vhiy08
maaf ya kalo author telat balas... 🙏
Sulati Cus
diawal kukira mereka sepupu g taunya adik tiri 😅
Sulati Cus: kisah nyata ini thor😅
total 4 replies
Alissia
/Sob//Sob/
Sulati Cus
jgn galak2 awas tar suka sm sepupumu🤣
Sulati Cus
sesuai namanya udah pasti lah dia py cahaya dan sinar yg berbeda dg aurora😅
Sulati Cus
kunci sukses mereka kan bintang🤔 krn bintang out apa mereka msh akan sukses🤣
Vhiy08: Bener sayangnya mereka enggak pada sadar... selamat bergabung kak... dan terima kasih atas like dan support nya🙏❤️
total 1 replies
Viana
lanjut....
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Sahira
Next...💪
Vhiy08: siap.... 👍
total 1 replies
Rossy Annabelle
lanjut iih🤯
Rossy Annabelle
next🤯
Vhiy08: siap... selamat bergabung kak, terima kasih ata like dan dukungannya, kuti terus ya kisah bintang dan Xavier. 👍❤️
total 1 replies
Viana
lanjut... 💪
Vhiy08
Siap...
Vhiy08
Terima kasih Doa nya kak... 🙏
Viana
lanjut
Sahira
yang sabar ya Thor... Dan tetap semangat💪/Heart/
Vhiy08
Belum kak... karena ada sebab lainnya jadi ini author nya baru bisa up lagi... 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!