NovelToon NovelToon
Aluna : Bayang - Bayang Luka

Aluna : Bayang - Bayang Luka

Status: sedang berlangsung
Genre:Dokter / Pelakor / Penyesalan Suami / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Naik ranjang/turun ranjang / Cintapertama
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: tanty rahayu bahari

Aluna terjebak dalam pernikahan neraka. Di mata dunia, dia adalah istri Arvino Hardinata. Namun di balik pintu tertutup, dia dianggap sebagai "pembunuh" oleh suaminya sendiri. Aluna bertahan demi Lili, satu-satunya sumber kekuatannya, sambil berharap suatu hari Arvino melihat ketulusan cintanya—sebelum penyakit dan kelelahan batin menggerogoti Aluna sepenuhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tanty rahayu bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 1 :Panggilan dari Masa Lalu

​Inggris, 2016

​Nama ku Aluna Hardinata. Orang bilang nama adalah doa, sebuah alunan yang indah. Tapi saat ini, aku merasa hatiku tak sekuat namaku. Pasalnya, aku telah menikah dengan orang yang aku cintai seumur hidupku, tapi dia tidak pernah menganggapku sebagai seorang istri. Pandangannya selalu menatapku seolah aku adalah monster. Pembunuh. Musuh yang harus ia binasakan perlahan dengan kebisuan.

​Untung aku masih memiliki Lili, malaikat kecil yang selalu membuatku kuat dan tersenyum di tengah badai rumah tangga ini.

​Tapi, mari kita mundur sejenak. Sebelum semua rasa sakit ini menjadi makanan sehari-hariku. Ke masa di mana aku masih memiliki sedikit harapan, meski semu.

​Suara dering telepon memecah keheningan apartemen flat-ku di London. Matahari musim dingin belum sepenuhnya muncul, membuat kamarku masih temaram. Aku mengerang pelan, kepalaku masih berdenyut sisa pesta perayaan ulang tahun teman sesama residen tadi malam.

​Aku baru menyelesaikan S2-ku delapan bulan lalu. Di usia 21 tahun, aku sudah menyandang gelar spesialis dan menjadi dokter sementara di salah satu rumah sakit ternama di Inggris. Anak jenius, kata mereka. Akselerasi berkali-kali, IQ di atas rata-rata. Semua kulakukan demi satu tujuan: menjadi dokter hebat seperti Papa, dan mungkin... agar seseorang di sana melihatku.

​Dengan malas, aku meraba nakas dan mengangkat ponsel.

​"Hallo, siapa ini?" suaraku parau khas bangun tidur.

​"Aluna! Kapan kau akan pulang?!"

​Suara teriakan di ujung sana membuat mataku terbuka lebar. Refleks, aku mengubah posisiku menjadi duduk tegak. Suara itu. Suara yang selalu terdengar ceria, dominan, dan penuh kasih sayang sekaligus.

​"Mbak Sarah?" tanyaku memastikan.

​"Heiii... kau baru bangun tidur, ya?" teriaknya lagi.

​Sayup-sayup, terdengar suara laki-laki di latar belakang. Suara bariton yang lembut, namun mampu membuat jantungku berdetak menyakitkan bahkan dari jarak ribuan mil.

​"Sayang, kamu jangan berteriak. Kasihan aluna, mungkin dia masih lelah," ucap suara laki-laki itu.

​"Diamlah sayang, anak ini harus diberi pelajaran," balas Mbak Sarah manja.

​Itu suara Kak Arvino. Suami kakakku. Cinta pertamaku.

​Hatiku mencelos. Rasa sakit yang sudah kucoba kubur selama dua tahun di Inggris, kembali menyeruak hanya dengan mendengar suaranya memanggil 'sayang' pada wanita lain. Wanita itu adalah kakakku sendiri.

​Kami tumbuh bersama. Aku, Mbak Sarah, dan Kak Arvino. Dia selalu menjagaku, memanjakanku seperti adiknya sendiri. Tapi perhatian itu salah artikan. Atau mungkin, hanya aku yang terlalu bodoh berharap lebih.

​"Mbak, jangan berteriak, telingaku sakit," keluhku, berusaha menutupi getar dalam suaraku.

​"Ya, habisnya kamu sudah hampir dua tahun tidak pulang! Mama, Papa, dan Nenek merindukanmu. Bukankah kamu janji saat selesai S2 akan jadi dokter di Rumah Sakit Hardinata? Kenapa malah jadi dokter sementara di sana? Pulanglah, jadi dokter hebat di Indonesia."

​Aku menghela napas panjang, memandang jendela apartemen yang berembun. "Aku akan pulang bulan depan, Mbak."

​"Bodoh! Tidak bisa! Kamu harus pulang minggu depan!" Sarah berseru, nadanya tidak bisa dibantah. "Aku sedang hamil, Aluna. Aku ingin kamu yang membantuku bersalin. Cepatlah pulang."

​Deg.

Hamil?

Mereka akan memiliki anak. Bukti cinta mereka yang nyata.

​"Sudah berapa bulan usia kandungan Mbak?" tanyaku lirih.

​"Jalan sembilan bulan. Dokter bilang minggu-minggu ini bisa saja lahir. Makanya kamu harus pulang sekarang!"

​"Tidak bisa minggu depan, Mbak," tolakku, mencoba logis. "Aku harus mengurus surat pengunduran diri dulu, bulan depan baru aku bisa—"

​"Aluna Hardinata!" potong Sarah cepat. "Jika kau berbohong dan menunda kepulanganmu, aku akan menyuruh Arvino menyeretmu pulang dan mengurungmu di gudang!"

​Napas ku tercekat. Gudang.

Kata itu memicu dingin yang merambat dari ujung kaki ke kepala. Aku memiliki riwayat Nyctophobia—ketakutan ekstrem pada kegelapan—sejak kecil. Ancaman itu, meski mungkin hanya gurauan bagi Sarah, terdengar mengerikan bagiku.

​"Mbak hentikan," teriakku panik. "Oke! Aku akan pulang. Aku akan urus tiketnya."

​"Nah, begitu dong. Baiklah, aku tutup teleponnya. Jangan lupa telepon Mama dan Papa."

​Sambungan terputus.

​Aku menjatuhkan ponsel ke kasur, lalu membenamkan wajah ke kedua telapak tangan. Air mata yang sejak tadi kutahan akhirnya luruh.

​Apakah aku sudah kuat untuk pulang? Rasanya mendengar suaranya saja aku masih serapuh ini. Tapi takdir sepertinya tidak memberiku pilihan. Aku harus pulang, untuk menyambut kelahiran buah cinta pria yang kucintai dengan kakakku sendiri.

...****************...

Bersambung....

Terima kasih telah membaca 💞

Jangan lupa bantu like komen dan share❣️

1
leahlaurance
kabur aja menjau sana aluna.hatinya tetap untuk sarah istrinya
leahlaurance
tungu aja istri mu mati ,mungkin rasa bersalamu sampai masuk kubur
leahlaurance
kenapa si kamu bodoh amat wajai perempuan tingalin aja dia
اختی وحی
trllu bertele² ceritanya, sampe bab ini msih bgitu² aja,kejadian berulang
leahlaurance
kan ada pengasuh
leahlaurance
makanya jangan bodoh,masa enga ada kamar lain
اختی وحی
ada bab yg seolah² mrk ini tinggal bareng sma mertua,tp ad bab yg menjelaskan klw mrk tdk serumah dngn orang tuanya, bingung jg
leahlaurance
perempuan bodoh,kau pantas dapat perlekuan seperti itu.
leahlaurance
bagus bangat ceritanya,jiwa ku ikut terseksa tambah beben fikiran😂🤭
leahlaurance
menurut ku aluna juga punya hak menolok.tapi demi cinta butanya kali ya.
leahlaurance
bertepuk sebelah tangan ya aluna
shabiru Al
sebaiknya jika ingin memulai lagi,, carilah rumah baru agar suasana nya pun baru tanpa ada kenangan menyakitkan dan bayangan sarah
leahlaurance: enga dapak ku bayangkan kalau aku menikah dgn ipar ,walau itu wasiatnya
total 1 replies
shabiru Al
entah dengan cara apa arvino bisa meluluhkan hati aluna
shabiru Al
hukuman yang terberat adalah pengabaian dan rasa yang sudah hilang sepenuhnya
shabiru Al
benar maaf saja tdk cukup untuk satu tahun penyiksaan yang kejam dan tdk berdasar.. enak aja
shabiru Al
aluna yang malang tpi hebat mau bangkit dan ttp maju kedepan💪
shabiru Al
bodoh kalau aluna ttp bertahan demi lili
shabiru Al
ya kirain bakalan berubah fikiran aluna nya,, good aluna setidaknya tdk terlalu tercekik berada dlm atap yang sama
shabiru Al
aku kira aluna tdk akan berani memperjuangkan kebahagiaan nya sendiri kebebasan nya sendiri,, good job aluna... 👍
Yulianti Yulianti
ini udah tamat sampai sini bukan kak
tanty rahayu: belum ka 😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!