Dari Aku Yang Harus Mengikhlaskan Kamu
“Saya terima nikah dan kawinnya Azkia binti Ahmad dengan mas kawin tersebut tunai.” “Sah?” “Sah.” “Alhamdulillah.” Inilah jawaban untuk setiap doa yang selalu kulangitkan dalam heningnya sepertiga mal
0
0
Hilang – Alinea Dalam Ingatan
Perempuan itu berdiri tegap dibawah hujan. Seakan aliran air deras dari langit itu bukan apa-apa untuknya. Bajunya basah, rambutnya basah, seluruh tubuhnya basah. Aku memandangi dia dari kejauhan. Dar
0
0
Sahabat Terbaik
Itulah yang membuatku semakin yakin dengan dirinya, keteguhannya dalam menjaga Al-Qur’an. ~ Fthn Melihatnya adalah aktivitas yang membuang massa bagiku. So sia-sia. Sifat yang angkuh, dingin, dan meno
0
0
Kau
Saat itu aku sedang duduk bersamamu di taman halaman belakang sekolah. Kau duduk manis disampingku dengan es krim coklat di tanganmu. Aku hanya duduk diam sambil membaca buku. Namun sebenarnya aku tid
0
0
Hilang
Hujan malam ini membuat sikapnya semakin dingin, semakin hari rasanya semakin yakin, senang menanti yang tak pasti, dan suka menyakiti diri sendiri dengan menjadi tak tahu diri. Aku adalah seorang pen
0
0
Suka dan Rasa (Part 2)
Bel masuk telah berbunyi kembali, aku merasa bersalah dan kasihan dengan Amel. Aku juga egois sendiri, karena kesal saja sampai meninggalkan Amel di kelas. Seharusnya aku bisa memberikan semangat untu
0
0
Suka dan Rasa (Part 1)
Kata orang masa saat di SMA adalah masa yang penuh keindahan, terdapat banyak kisah yang dilalui dalam setiap harinya. Aku pun kini sedang merasakannya. Seperti teman-teman lainnya, mulai pertengahan
0
0
Waited Years
Dalam hujan yang diikuti petir aku mengingat tentang dirinya yang dulu bermain, tertawa, menangis dan menghadapi masalah yang ada. Tapi setelah 8 tahun berlalu ku hanya dapat mengingatnya dan memendam
0
0
Nande Watashi Dake
Entah apa yang kulakukan seharian ini, rasanya aku hanya sibuk bergelung dibalik selimut sambil berusaha mengabaikan suara rintik hujan di luar sana. Hatiku semakin sesak, aku juga tidak tau apa sebab
0
0
Aku Mencintai Temanku
– Kania Anjasmara Pertama kali aku bertemu dengan dia di kelas. Iya. Itu merupakan cinta pandangan pertamaku padanya. Dia duduk di bangku paling pojok dekat jendela. Dia menatap jendela dengan tatapan
0
0
Di Penghujung Bulan
Alia masih terdiam, memandang foto Dafin dari layar ponselnya. Dia masih belum bisa berhenti memikirkan, senior yang telah meluluhkan hatinya. Sudah setahun berlalu sejak pertemuan pertama mereka, Ali
0
0
Si Pemilik Suara Surga
Kisah ini dimulai sejak pertemuan pertama kami sore itu. Saat kali pertama aku mendengar lantunan bait sholawat yang tersaji dalam alunan suara indah bak di surga. Iya, sejak saat itu aku memanggilnya
0
0
Salma
Salma Nur Zahra atau biasa dipanggil Salma adalah seorang cewek cantik dan manis yang aku suka ketika SD kelas 4. Orang-orang mungkin berpikir bagaimana bisa anak SD yang usianya sangat muda bisa mera
0
0
Kidzukanai Sonzai
Aku tahu, bersahabat dengan lawan jenis tanpa adanya perasaan adalah hal yang hampir mustahil. Aku tahu, aku tak seharusnya memulai semua ini, Tapi, aku juga sadar, bahkan aku tak memiliki hak untuk m
0
0
Dari Hati Yang Pernah Berharap Selain Kepada-Nya
“Betapa salah dan berdosanya kamu kepada Allah dan suamimu nanti, jika membayangkan dan memikirkan seseorang yang tidak halal bagimu” Lima bulan yang lalu, tepatnya sejak aku dan dia duduk dibangku pe
0
0
Pengagum Rahasiamu
Hari ini Bu Sri sedang menerangkan materi pelajaran Bahasa Indonesia. Aku menguap berkali kali, membosankan ucapku dalam hati. Ingin segera aku mendengar bel istirahat dan segera keluar melihat tim ba
0
0
Masihkah Ada Aku di Hatimu (Part 2)
“Apa kabar?” Pertanyaan pertama dari Adrian setelah sekian tahun tidak bertemu. Jujur, ingin rasanya Dina berucap bahwa dia tidak baik-baik saja. Tapi tak etis bukan jika masih mengharapkan laki-laki
0
0
Tertahan
Acara paling khidmat yang disaksikan oleh Tuhan, orangtua dan seluruh tamu undangan telah terlewati. Titik air yang menetes di pipi Neena–sahabat sejak putih abu-abu itu membawa gelombang haru yang lu
0
0
Bintang Pesantren
Ceritaku memang seperti drama korea ataupun film-film romansa cinta pada umumnya. Waktu umurku masih seumur jagung, pertama kali aku menjadi santriwati cilik di Pesantren Al-Barokah namanya. Ustadz Aj
0
0
Tempat Persinggahanmu
Vina meneleponku, menanyakan sedang dimana diriku sekarang. Aku hanya diam membisu, tak mau menjawabnya. Kumatikan sambungan telepon kami. Aku berjalan lunglai di tepi jalanan yang agak ramai, kemudia
0
0