NovelToon NovelToon
Manequin Kekasihku

Manequin Kekasihku

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:865.5k
Nilai: 5
Nama Author: 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞

Alvin Mark adalah pengusaha kaya pemilik perusahaan pembuatan Manequin terbesar di Paris dan Indonesia. Sudah lebih dari 10 tahun, ia berada di deretan orang terkaya di Paris. Dan namanya sangat terkenal karena memproduksi Manequin yang selalu mirip dengan manusia. Penjualannya selalu menduduki No. 1 dunia.

Alvin Mark memiliki satu Manequin kesayangan buatannya sendiri yang ia simpan di rumah besarnya. Manequin cantik itu ia beri nama Keke. Setiap ada masalah apapun ia selalu ceritakan pada Keke.

Suatu hari Keke hidup dan menjadi manusia persis seperti dirinya, awalnya Alvin Mark sangat ketakutan dengan kenyataan itu. Keke selalu mengikuti Alvin kemanapun, karena ia tak mengenal dunia manusia. Seiring berjalannya waktu pada akhirnya Alvin semakin mencintai Keke yang hidup sebagai manusia, ia sangat cemburu saat Keke mulai bergaul dengan banyak pria.

Siapakah Keke sebenarnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10

Saat makan malam Alvin dan Keke selalu saling menatap. Alvin memperhatikan Keke yang menikmati buah buahan sedangkan Keke kadang bergidik saat melihat Alvin memakan daging di depannya.

"Apa kau mau mencoba makan ini?" tanya Alvin.

Keke menggeleng. "Bukankah itu sejenis burung?" tanya Keke.

Alvin tertawa. "Ini adalah ayam, aku makan ayam semur malam ini." jawabnya.

"Apa kalian tidak kasihan membunuh sesama makhluk hidup? Di duniaku burung itu eh ayam itu hidup bebas." ujar Keke.

Alvin tersedak lalu tertawa lagi. "Ya ampun, aku bisa mati mendadak seperti ini." ujarnya. "Disini makanan seperti ini memang sudah biasa Keke, lalu apa kau tidak sakit perut makan setiap hari hanya buah dan sayuran?" tanyanya.

Keke menggeleng. "Memang inilah yang kami makan setiap hari." jawabnya.

"Kalau begitu makanlah sayur ini. Ini tak mengandung ikan ataupun daging." perintah Alvin.

Keke kembali menggeleng. "Kami makan sayuran yang belum dimasak, kami akan memakan setelah memetiknya langsung dari pohonnya." jawabnya lagi.

"Lalu apa maumu, aku akan menyuruh pelayan menyiapkannya. Setidaknya kau tidak hanya makan apel itu." ujar Alvin.

"Yah sejenis wortel, kubis dan lainnya." jawab Keke.

"Bu Farah kau dengarkan." ujar Alvin.

Bu Farah tersenyum seraya masuk ke dapur dan membawa beberapa sayuran yang belum dimasak dan menyiapkannya di meja.

"Wao... Ini luar biasa. Apa kalian mempunyai kebun sayuran?" tanya Keke seraya mengambil wortel dan memakannya seperti kelinci.

Alvin dan bu Farah memperhatikan wanita aneh itu. "Kami tak punya kebun sayur, tapi semua itu sangat mudah dibeli di mall." jawab Alvin.

"Apa itu mall?" tanya Keke sambil mengunyah makanannya.

"Suatu saat kau akan tahu, aku akan memperkenalkan dunia kami padamu." jawab Alvin.

Alvin mulai senang dengan keberadaan Keke sekarang, ia mulai merasa nyaman berbicara dengan wanita cantik itu. Nafsu makannya terhenti karena melihat wanita yang makan sayuran mentah tanpa henti. Ia tersenyum senang bisa melihat boneka yang ia buat makan didepannya. Selama ini itulah yang Alvin harapkan. Bu Farah memperhatikan raut wajah tuannya yang tanpa henti memandang Keke. Dalam hati bu Farah berdoa, agar tuannya bisa mendapatkan kebahagiaan bersama Keke yang hidup walaupun entah darimana wanita itu berasal.

"Keke berapa jam sehari kau tidur?" tanya Alvin.

"Aku kadang tidur sampai satu bulan." jawab Keke membuat Alvin tersedak lagi.

"Jika kau tidur di duniaku selama itu, maka kau tergolong koma." ujar Alvin.

"Apa itu koma?" tanya Keke.

"Koma itu tak sadarkan diri karena sakit atau suatu penyakit. Seperti yang kau katakan tertidur selama sebulan atau lebih dari satu hari pun sudah tergolong koma." jawab Alvin.

"Manusia memang aneh, kami bahkan bisa tertidur selama satu tahun untuk memulihkan kekuatan kami. Bagaimana tidur lebih dari satu hari tergolong sakit. Benar benar aneh." jawab Keke.

Alvin dan bu Farah tertawa mendengar ucapan Keke. "Jadi kau memiliki kekuatan? Aku benar benar penasaran kau itu berasal dari dunia mana." ujar Alvin.

"Aku memiliki kekuatan sebelum masuk ke boneka ini, setelah aku masuk di tubuh ini aku kehilangan kekuatanku. Memang aneh sekali, aku hanya bisa melakukan hal kecil seperti menghidupkan lampu dan mematikannya. Bahkan aku tak bisa memindahkan barang seperti ini dengan kekuatanku." ujar Keke seraya menunjuk sebuah gelas di depannya. "Itulah mengapa aku tak bisa keluar dari tubuh boneka ini." sambungnya.

"Sungguh aneh memang, aku membuat manequin Keke tanpa menggunakan kekuatan apapun, tapi mengapa kau bisa terperangkap didalamnya." ujar Alvin bingung.

Keke hanya mengangkat bahunya. "Jadi aku boleh tinggal bersamamu lebih lama? Aku akan berada satu tahun di dunia manusia, setelah itu batas waktuku habis dan kami akan kembali ke dunia kami." ujarnya.

"Kami? Maksudmu ada orang lain selain dirimu yang diutus rajamu ke dunia manusia?" tanya Alvin.

Keke mengangguk. "Ada 3 yang lain, tapi aku tak tahu keberadaan mereka dimana sekarang." jawabnya.

Alvin tak bisa berkata apa apa lagi. Ia sangat bingung apa yang dicari Keke dan yang lainnya ke dunia manusia. Jika mereka jahat tentu saja Keke sudah membunuh salah satu diantara mereka. Tapi Keke hanya mencari sesuatu yang tak bisa ia sebutkan.

"Keke, apa aku bisa membantumu mencari yang kalian cari?" tanya Alvin.

Keke menggeleng. "Tidak perlu, terima kasih Alvin. Kami harus menemukannya sendiri, itulah yang diperintahkan raja kami." jawabnya. "Setelah aku berhasil menemukannya, aku janji akan memberitahumu siapa aku sebenarnya dan apa yang aku cari." sambungnya.

"Baiklah, selama itu kau harus menjadi wanita yang baik. Kau akan menjadi pendampingku, aku akan menjelaskan semuanya nanti. Dan aku mengizinkanmu berada di dalam tubuh boneka ku selama kau butuhkan." ujar Alvin.

Keke sangat senang mendengarnya, ia bangun dan langsung memeluk Alvin. Alvin terbelalak, jantungnya tiba tiba berdebar dengan keras. Alvin segera melepaskan peluakan Keke lalu berdeham.

"Jangan kau lakukan itu pada orang lain Keke, sesenang apapun dirimu, kau tak boleh memeluk sembarangan orang." ujar Alvin.

"Kenapa? Di duniaku berpelukan itu biasa." jawab Keke.

"Persetan dengan duniamu, yang jelas aku melarangmu melakukan itu." jawab Alvin seraya meninggalkan ruang makan.

Keke kebingungan, sedangkan bu Farah hanya tersenyum. Tuannya tidak sadar jika ia merasakan kecemburuan yang sangat besar. Bu Farah yakin, tuan Alvin mulai bisa menerima Keke dalam kehidupannya.

"Nona Keke, anda harus mengikuti perintah tuan Alvin. Pria dan wanita tidak boleh saling bersentuhan di dunia manusia kecuali mereka saling mencintai." ujar bu Farah.

Keke mengangguk. "Apa Alvin marah padaku? Mengapa ia pergi? Aku belum selesai makan." tanyanya.

Bu Farah menggeleng. "Tuan Alvin hanya lelah, mungkin ia beristirahat sekarang di kamarnya." jawabnya.

"Baiklah, aku akan menyusulnya." ujar Keke.

Bu Farah menahannya. "Mulai malam ini, kau memiliki kamar sendiri nona. Kau tidak diizinkan masuk ke kamar tuan." ujarnya.

"Tapi kenapa?" tanya Keke.

"Karena itu sangat berbahaya, terutama bagi tuan." jawab bu Farah.

"Jadi jika aku bersamanya dalam satu kamar, maka aku akan membahayakan nyawanya. Baiklah, aku akan menurut." ujar Keke.

Bu Farah tersenyum. "Keke sangat cantik namun sangat polos. Sepertinya di dunianya, wanita ini tak pernah melakukan apapun dengan seorang pria. Jika Keke bisa selamanya tinggal disini, pasti tuan akan senang." pikirnya.

Bu Farah membawanya ke kamar yang berada di samping kamar tuannya.

"Nona mulai malam ini dan seterusnya akan tidur di kamar ini, jika nona membutuhkan sesuatu tekan tombol ini. Jika nona lapar, panggil kami. Pokoknya apapun yang nona Keke butuhkan, kami siap membantu." ujar bu Farah.

Keke mengangguk. "Terima kasih bu Farah, aku boleh bertanya." ujarnya.

"Silahkan nona." jawab bu Farah.

"Mengapa ada sungai di belakang rumah ini? Aku melihatnya dari balkon kamar Alvin." tanya Keke.

Tentu saja pertanyaan itu membuat bu Farah tertawa lepas. "Itu namanya kolam renang bukan sungai nona. Kolam renang itu bisa digunakan buat mandi, tuan juga sering menggunakannya." jawabnya.

"Oh kolam renang, di duniaku air selebar itu disebut sungai." ujar Keke.

Bu Farah menggeleng. "Sungai disini lebih lebar dan luas melebihi kolam renang itu. Tapi nona tak boleh berenang disana jika nona tak bisa berenang. Itu berbahaya, bisa membuat nona tenggelam." ujarnya.

"Aku sangat pintar berenang." jawab Keke seraya ia menguap.

"Baiklah, sudah saatnya nona tidur sekarang. Selamat malam." ujar bu Farah.

"Selamat malam." jawab Keke.

Keke merebahkan tubuhnya di ranjang baru itu, ia sangat nyaman disana. Lama kelamaan matanya pun terpejam.

*****

1...

2...

3...

Next Part...

Happy Reading All...😘

1
💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞
semangat berfantasi
💞💋😘M!$$ Y0U😘💋💞: dih ank ilang trnyata komen dsini🤦🏻‍♀️
total 2 replies
midah 11
buat novel fantasi lg kak
PUTRII AYU
ceritanya bagus bngett baru kalii inii akuu sukaaa novell yg ceritanya seperti inii makasih thorr
Defi
karya yang sempurna thor, aq seneng bacanya, sampek marathon. S3mangat thor
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
🥺🥺🥺
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
iyaaa Bu....saya juga
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
Kasihan yaaa
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
mereka berdua saling ada rasa yang tidak biasa....tapi yang satu sudah menyadari nyaa....
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
Peri
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
😁😁😁😁😁
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
ihhhh.....pemaksa
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
astaga.....jiwa kekepoan Alvin bergejolak 😂
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
hmm .... mulai ada rasa yang tidak biasa
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
😆😆😆
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
Hay Keke....
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
lancangnya
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
Manekin terbuat dari bahan apa ya kakkk....
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
pemikiran cerdas ikiii....
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
😁😁😁😁
💜💜 Mrs. Azalia Kim 💜💜
😂😂😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!