Di paksa menikah dengan pilihan ayah nya membuat Vivian kabur dari rumah untuk menemui sang kekasih tetapi bukan tempat perlindungan yang di dapatkan Vivian dia justru melihat pengkhianat sang kekasih dan adik tirinya.
Vivian pergi meninggalkan apartemen Dika sang kekasih tapi karena berlari terlalu cepat Vivian menabrak mobil seseorang dan dia meminta pertolongan agar bisa membawa nya pergi.
Siapa yang sudah menyelamatkan Vivian?
Lalu bagaimana dengan nasib Vivian selanjutnya yuk baca cerita nya di novel terbaru ku Nikah Dadakan hanya di Nt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sombong
"Kalian lihat gelang ini" ujar Sarah memamerkan gelang berlian pada teman-teman nya..
"Wah... cantik sekali Sar, pasti mahal" puji teman Sarah
"Benar ini gelang pemberian oma Bagas pada ku,kalian tau ini gelang berlian yang pernah Bagas berikan pada oma nya dan sekarang oma ingin aku memakai nya ini tandanya aku benar-benar di terima di keluarga mas Bagas,aku yakin setelah ini aku akan banyak dapat hadiah-hadiah mahal lain nya" ucap Sarah sambil tersenyum manis.
"Beruntung sekali kamu Sarah,andai aku bisa di posisi mu sudah pasti aku akan bahagia sekali"
"Mana mungkin kalian bisa seperti aku,kalian lihat sendiri kan wajah ku cantik,aku pintar dan satu lagi aku memiliki aura yang mahal tidak sembarang orang bisa seperti aku" ujar Sarah sombong
"Tapi kalian tenang saja nanti kalau aku sudah menikah dengan mas Bagas otomatis aku jadi istri konglomerat kan jadi kalian akan aku traktir jalan-jalan keluar negeri,kalian pasti belum pernah keluar negeri kan soalnya yang aku tau lihat di sosmed kalian cuma sebatas Bali masih di dalam negri" lanjut Sarah
"Janji ya Sar bawa kami ke luar negri"
"Iya-iya tenang saja" sahut Sarah sambil mengangguk kecil.
"Gembel" gumam Sarah pelan
*****
Bagas tersenyum kecil saat melihat Vivian yang terlihat sangat cantik di dalam mobil.
"Jangan menatapku begitu mas" ucap Vivian malu
Bagas mengambil kotak perhiasan di dalam tas nya lalu mengeluarkan dan membuka nya.
"Waah.... cantik sekali mas" puji Vivian yang memang belum pernah melihat berlian.
"Pakai ini"
"Bu-at ak-u?" tanya Vivian tak percaya dan diangguki Bagas sambil menyematkan cincin di jari manis Vivian.
"Ma-s ini pas-ti mahal?"
"Kenapa? Kamu mau mengganti nya" canda Bagas sambil mengenakan kalung di leher Vivian.
"Bekerja seumur hidup pun aku tidak akan bisa mengganti kan nya mas" jawab Vivian
"Kalau begitu jangan bekerja tapi jadi istri ku agar kamu bisa mengganti ini semua" ujar Bagas membuat Vivian terdiam sejenak.
****
"Om kenapa mas Bagas belum juga datang,apa dia tidak jadi datang om, tamu-tamu sudah datang dari tadi"
"Sabar Sarah, mungkin pekerjaan kantor membuat Bagas telat datang" jawab Karina
"Tapi ini sudah jam berapa Tante nanti tamu-tamu keburu pulang" kesal Sarah
"Mas, minta mama hubungi Bagas" bisik Karina pada Hardian dan diangguki lelaki ini.
"Kamu tunggu di sini ya om akan hubungi Bagas" pamit pak Hardian
"Tante jangan sampai lupa rekam saat pengumuman pertunangan ku dan mas Bagas nanti agar aku bisa memamerkan nya" pinta Sarah
"Kamu tenang saja nanti Leo akan mengabadikan momen itu"
"Aku udah nggak sabar Tante mengenal kan mas Bagas pada teman-teman ku, mereka orang-orang susah" ejek Sarah
"Hey kamu" panggil Sarah saat melihat Sinta datang
"Kenapa Sarah?" tanya Karina
"Dia sekretaris Mas Bagas tante, pasti dia tau jam berapa mas Bagas pulang"
"Siapa yang mengundang mu ke sini?" tanya Sarah ketus
"Saya yang mengajak nya bu Sarah" jawab Pak Rizal
"Kenapa kamu membawa dia pak Rizal,saya tidak menyukai nya,kamu tau kan ini acara pertunangan saya jadi saya membatasi tamu yang tidak penting"
"Maaf bu Sarah saya tidak tau kalau anda tidak menyukai Sinta tapi setidaknya Sinta sekretaris pak Bagas jadi bagaimana pun juga dia lebih banyak mengetahui apa yang di sukai pak Bagas jadi setelah anda bertunangan nanti saya yakin anda memerlukan bantuan Sinta" ucap Rizal membuat Sarah kesal.
"Ya sudah kalau begitu kamu boleh melihat pertunangan saya tapi jangan karena kamu lebih mengetahui mas Bagas kamu bisa seenaknya, ingat di sini saya yang paling istimewa! Saya ingin bertanya mas Bagas pulang jam berapa tadi?"
"Sekitar pukul tiga sore bu Sarah saya yang mengantarkan pak Bagas pulang"sahut Rizal
"Tiga sore tapi kenapa sampai sekarang belum datang" batin Sarah
"Bagas sedang di jalan dan sebentar lagi sampai"bisik Leo membuat Sarah tersenyum manis
"Ya sudah nikmati pesta nya jangan membuat keributan"tegas Sarah lalu segera pergi,dia ingin menyambut Bagas dengan senyum terbaiknya malam ini.
kacau...saling tuduh...
padahal biang keroknya dari Karina
lagian yang menafkahi tugas bapak elo,bukan abg lo😆😆😆
Ngadi Ngadi nih Leo
biar semua orang juga tau klo sekarang kamu sudah punya istri,Vivian istrimu
yang di perebutkan malah sudah jadi suami orang ,suami Vivian
udah jelas itu mantan istri dan Bagas udah dekat ma cewe lain,masa masih make Anita .blom lagi ntar Sarah bakalan marah karena kamu depak ,siap2 kmu bakalan dibelit ular mu sendiri
orang jahat akan selalu mendapatkan balasan nya