aku juga istri mu dan sudah melahirkan anak mu.. kenapa kamu sekejam ini apa salahku ...
tangisku yang tak akan di mengerti
sesion ke dua
Aku mencintai mu walau kita berbeda
aku menyayangi walau banyak pertentangan
tapi ini nyata bukanlah Cinta ini juga ciptaan Tuhan
di terbitkan atas izin manga toon
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ELKARINE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
10. PERNIKAHAN
Subuh sudah tiba aku di bangunkan pelayan rumah untuk mempersiapkan diri ku untuk menikah. Aku bersiap dan berdandan.Tepat jam 10 pagi penghulu sudah di sampai. Roland sudah di depan penghulu. Dan wakilku dari KUA Karena ayahku sedang di penjara dan tidak di hadirkan. Dan semua itu sudah di siapkan oleh Roland. Aku hanya terima beres saja. Ijab sudah selesai dan pernikahan ku sudah di nyatakan sah. Roland mencium keningku aku agak bergidik karena baru pertama kali aku di cium lelaki.
'ini hanya formalitas' batinku.
Acara yang hanya menghabiskan waktu yang cepat. Pernikahan tidak lah ada resepsi ataupun kemewahan yang jelas sudah resmi dan sah saja. Hanya di ketahui rt dan rw setempat. Tidak sampai terekspos keluar. Setelah semua acara selesai aku kembali ke kamar ku dan membersihkan diriku. Jujur aku tidak menyukai keramaian aku putuskan untuk membuka ipad dan melihat emailku. Dan beberapa pekerjaan walau di luar masih ada beberapa tamu ibu untuk makan dan berbincang seakan acara itu bukan untukku.
Roland masuk ke kamarku tanpa mengetuk pintu.
"ini pernikahan kita kenapa sudah masuk dan mengerjakan pekerjaanmu. ?"
"aku kurang nyaman dengn banyak orang di luar ."
" apa kamu mau langsung buat anak malam ini"
" hah!! tidak aku ingin tidur,, hmm kapan aku pindah ke tempat ku ?? aku tidak bisa hidup dengan rumah yang terlalu besar lelah jika harus berjalan hanya untuk ke dapur.."
"malam ini kita akan ke apartemen ku untuk mu, rumah yang sesuai kamu minta belum jadi "
"aku tidak pernah minta rumah? "
" memang tapi ibuku yang mempersiapkannya dia bahagia dengan pernikahan ini tapi kamu tahu, istri ku sangat tidak bahagia dengan semua ini. Jadi aku akan menemui setelah kamu pindah 3 hari sekali, apa kamu mengerti "
" aku sangat mengerti Tuan. Asal aku masih bisa bekerja tidak masalah kamu akan mengunjungi ku kapan bahkan satu minggu sekali tidak apa "
" tidak jika aku mengunjungi mu seminggu sekali kapan kamu akan hamil ? "
" terserah saja"
" ini kartu debit dan kartu kredit unlimited, kamu bisa beli apa saja yang kamu mau."
" aku bawa kartu debit saja aku tidak suka kartu kredit hanya untuk foya2. apalagi kamu pengusaha apakah tagihan mu tidak akan membengkak. dan jika kelak aku di nyatakan hamil hotel yang akan kau berikan padaku sangat banyak uang nya dan saham 25 persen akan membuat pundi2 uang ku juga akan berlebih itu sudah cukup"
"picik sekali pikiran mu, tidak mau boros tapi tetap saja tidak menolak uang "
" itu keuntungan ku"
"baiklah siapkan baju mu habis maghrib kita akan pindah ke apartemen mu"
Roland ke luar dari kamarku. Dan langsung di peluk oleh istrinya. Dan membawanya ke kamarnya. Roland memang sangat perhatian pada istrinya makanya aku meminta untuk beda satu rumah dengan perempuan itu.
Aku sudah siap2 karena memang aku tidak bawa banyak pakaian dan tidak membongkar koper ku dari kemarin. Aku makan malam dengan keluarga itu dan aku pamit dengan ibu nya Roland
" nyonya aku pamit dulu untuk pergi ke apartemen"
"kenapa panggil aku nyonya, kamu juga adalah istri Roland. jadi panggil aku mama seperti Roland sayang.
"baik ma "
"gadis pintar, cepat hamil ya sayang ibu sangat menantikan cucu "
aku pergi meninggalkan rumah itu. Sikap cemburu istri pertama Roland sangat tidak bersahabat jadi aku hanya mengangguk saja dan pergi.
---- **SELAMAT MEMBACA---
--- JANGAN LUPA LIKE DAN COMENT YA ---
-- TRIMA KRITIK DAN SARAN NYA** ---
ngak suka di skip aja.
kalo mau sesuai hati , buat novel sendiri aja.
itu saja repot