Mengandung benih calon kakak ipar membuat Rahma terusir dari rumah nya sendiri meski Rahma sudah menjelaskan kenapa semua itu terjadi tapi ibu dan kakaknya lebih percaya pada calon kakak iparnya.
Sebenarnya apa yang terjadi sampai Rahma harus mengandung benih calon kakak iparnya ?
Apa mungkin Rahma dan calon kakak iparnya memang saling mencintai sampai sampai Rahma tega merusak kebahagiaan kakaknya sendiri ataukah ada sebab lain sampai hal itu bisa terjadi ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kembali Retak
Selama dalam perjalanan dari rumah pak Candra, Rahma lebih banyak diam dan hal itu di maklumi oleh Kahfi dan juga Caca yang bisa memahami suasana hati Rahma meski jika Caca mengajaknya berbicara Rahma tetap menjawab meski hanya sekedarnya.
" apa kamu ingin membeli sesuatu sebelum pulang ?" tanya Kahfi yang ingin mengalihkan pikiran dan perhatian Rahma dari apa yang sudah di alaminya di rumah pak Candra dan juga atas semua perlakuan kaka dan ibunya.
" Tante, kenapa ibu Tante jahat ?" tanya Caca yang tak bisa mengontrol rasa penasarannya atas sikap yang Bu Hanna tunjukan tadi.
" sayang, jangan berkata seperti itu " ucap Kahfi sambil menggeleng.
" tidak usah di jawab Rahma " ucap Kahfi sambil melihat ke arah Rahma yang juga sedang menatap ke arahnya.
" ibu Tante mungkin sedang banyak pikiran jadi sikapnya seperti itu " ucap Rahma berbohong dan tak mungkin mengatakan jika Bu Hana itu ibu tirinya apalagi Kahfi ingin menikahi nya yang artinya Rahma juga akan menjadi ibu tiri untuk Caca dan Rahma tak ingin Caca sampai takut dan berpikir jika semua ibu tiri itu jahat.
Dan tak butuh waktu lama mobil yang Kahfi kemudikan pun sampai di rumahnya dimana Rahma langsung turun dari mobil begitu juga dengan Caca dan Kahfi.
" maaf pak, saya ingin istirahat dulu " ucap Rahma yang langsung berjalan masuk ke dalam rumah menuju kamar Caca.
" ayah, Tante Rahma kenapa ?" tanya Caca penasaran.
" Tante Rahma lelah " ucap Kahfi yang mencoba memahami kondisi fisik dan psikis Rahma saat ini.
" sayang, kalo Caca mau bobo siang Caca bobo di kamar ayah ya " ucap Kahfi yang tau jika Caca juga sudah mengantuk karena memang Caca masih terbiasa tidur siang.
" iya yah " ucap Caca yang malah memilih menonton kartun di televisi yang ada di ruang tengah.
Berbeda dengan yang terjadi di rumah pak Candra dimana sejak kepergian Rahma Aslan lebih banyak diam dan hal itu langsung di curigai oleh Via jika saat ini Aslan pasti sedang memikirkan Rahma.
" apa kamu sedang memikirkan dia ?" tanya Via sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
" apa kamu tidak merasa aneh, kenapa tiba tiba saja Rahma dan laki laki itu akan menikah!"
" apa mungkin Rahma hamil dan laki laki itu ingin bertanggungjawab atas kehamilannya ?"
" tapi jika memang benar Rahma hamil, sejak kapan Rahma kenal laki laki itu ?"
" aku rasa ada yang aneh dari niat mereka yang ingin menikah secara tiba tiba !" jelas Aslan yang terlihat berpikir keras alasan di balik kedatangan Kahfi yang ingin menikahi Rahma.
" kenapa kamu begitu penasaran dengan alasan di balik pernikahan mereka ?"
" dan kalau pun dia hamil lalu apa hubungannya dengan kita ?" tanya Via yang sejujurnya merasa iri jika benar Rahma hamil.
" tunggu, jika memang benar Rahma hamil, bisa jadi anak itu adalah anak ku bukan anak laki laki itu !"
" ya, aku sangat yakin jika anak itu adalah anak yang terjadi karena peristiwa malam itu " ucap Aslan yang bahkan tak memikirkan perasaan Via saat mengatakan semua itu.
" mas !" bentak Via kesal.
" apa kamu tak berpikir betapa sakitnya aku saat mendengar suami nya mengakui anak yang bahkan ada di rahim wanita lain ?"
" tak ada seorang istri yang akan terima saat mendengar suaminya memikirkan wanita lain apalagi dia mengatakan itu semua tepat di depan wajah istrinya sendiri " ucap Via sedih.
" tapi aku yakin jika Rahma sedang hamil anak ku "
" ya, aku harus mencari tau apa benar saat ini Rahma hamil dan siapa ayah dari anak yang Rahma kandung " ucap Aslan tanpa memikirkan perasaan Via.
" mas !"
" kamu sudah berjanji akan memulai semuanya dari awal, jadi aku mohon lupakan Rahma dan lupakan malam dimana kamu dan Rahma bersama " ucap Via sedih.
" aku tau, tapi Rahma hamil anak ku dan aku tak bisa mengabaikan hal itu " ucap Aslan yang tak bisa memikirkan apapun selain Rahma dan dugaan kehamilan Rahma.
" ayah anak yang Rahma kandung itu bukan kamu tapi anak laki laki itu !" teriak Via.
" apa yang kamu katakan via ?"
" apa benar saat ini Rahma sedang hamil ?" tanya pak Candra tak sengaja mendengar perdebatan anak dan menantunya.
✍🏻✍🏻✍🏻 apa Aslan akan bisa menemukan Rahma dan menanyakan semua dugaan ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘