NovelToon NovelToon
Takdir Kita Yang Belum Selesai

Takdir Kita Yang Belum Selesai

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Reinkarnasi / Romansa Fantasi
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita_001

Setelah dikhianati dan meledakkan diri bersama musuhnya, Chongyue, kapten tim elit pemburu vampir, justru terlahir kembali di dunia kultivasi dalam tubuh Nona Kelima Kediaman Jenderal Kerajaan Dong—seorang gadis yang dianggap bodoh dan tidak berguna.

Namun, tidak ada yang tahu bahwa di balik tubuh lemahnya itu tersembunyi sebuah segel misterius.

Ketika segelnya terbuka, Chongyue berubah menjadi seorang jenius dengan kekuatan luar biasa. Dalam perjalanannya menjadi kuat, dia bertemu Bei Mingye, Pangeran Keenam yang dijuluki Raja Hantu—pria dingin yang ditakuti seluruh Benua Timur, tetapi justru rela menjadi pelindung Chongyue.

Bersama-sama, mereka menghadapi keluarga, sekte kuno, musuh dari alam atas, serta rahasia besar tentang asal-usul Chongyue.

Di tengah takdir yang terus mempermainkan mereka, mampukah dua hati yang telah dipertemukan itu bertahan hingga akhir?

Yuk ikuti kisah lengkapnya dalam sebuah kisah berjudul: TAKDIR KITA YANG BELUM SELESAI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita_001, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Dekret pembatalan pertunangan

Sementara itu, Chongyue masih duduk santai di atas pohon. Dia mengayunkan kakinya perlahan sambil menyandarkan punggungnya pada batang pohon. Namun, pikirannya kini sudah tertuju pada hal lain.

Yang Mulia Putra Mahkota...

Tiba-tiba, sebuah ingatan melintas di benaknya.

Bukankah pemilik tubuh ini memiliki ikatan perjanjian pernikahan?

Tiga belas tahun yang lalu, ketika Xuan Chongyue baru berusia dua tahun, Putra Mahkota diserang binatang buas saat berburu dan mengalami luka parah. Tidak ada obat yang mampu menyembuhkan luka parahnya.

Secara kebetulan, ibu Xuan Chongyue pernah bertemu dengan seorang Alkemis Bintang Sepuluh dan mendapatkan beberapa pil ajaib.

Pada saat itu, ibu Xuan Chongyue sangat tidak disukai di Kediaman Jenderal. Dia sadar bahwa jika suatu hari dirinya meninggal, kehidupan putrinya pasti akan menjadi sangat menderita.

Karena itulah, dia menyerahkan pil-pil ajaib tersebut dengan harapan Kaisar bersedia melindungi nyawa putrinya kelak.

Tanpa diduga, Kaisar merasa sangat tersentuh oleh tindakannya.

Ditambah lagi, Chongyue yang saat itu baru berusia dua tahun sangat menggemaskan dan seringkali bertingkah lucu. Karena sang ibu jarang mengizinkan orang lain mengasuh putrinya, orang-orang hanya mengira Xuan Chongyue sekedar agak lambat dalam berpikir.

Dipicu rasa terharu yang mendalam, Kaisar kemudian menetapkan pernikahan antara Xuan Chongyue dan Putra Mahkota.

Keputusan itu bahkan diumumkan secara terbuka di hadapan seluruh istana.

Bukan sebagai seorang selir, Kaisar justru menjanjikan posisi Putri Mahkota kepadanya.

Namun, bertahun-tahun kemudian, ketika kecacatan mentalnya mulai diketahui oleh publik, Putra Mahkota mulai mendesak agar pertunangan mereka dibatalkan.

Entah apa yang dipikirkan oleh Kaisar, tetapi beliau tidak pernah mengabulkan keinginan Putra Mahkota.

Menatap langit yang mulai berubah warna, Chongyue menghela napas pelan.

Saat ini sudah memasuki bulan Oktober. Pada bulan Maret mendatang, usianya akan genap enam belas tahun.

Saat itu, Kaisar pernah mengatakan bahwa dia akan dinikahkan setelah mencapai usia enam belas tahun.

"Tampaknya Putra Mahkota itu sudah semakin kehilangan kesabaran dan sedang mencari cara untuk segera memutuskan ikatan pernikahan ini."

Namun, bagi Chongyue, hal itu justru merupakan sesuatu yang bagus.

Dia adalah orang yang menyukai kebebasan. Bagaimana mungkin dia bersedia mengorbankan seluruh hidupnya hanya untuk menikah dengan seorang Putra Mahkota?

Setelah kembali memperhatikan keadaan di sekeliling dan memastikan tidak ada orang yang memperhatikannya, Chongyue akhirnya melompat turun dari pohon.

Dia kemudian berjalan menuju pintu belakang dapur.

Memasuki area dapur melalui pintu itu, Chongyue mengambil seekor ayam goreng dan sepiring kue manis. Setelah memastikan tidak ada yang melihat, dia segera bergegas kembali ke halaman kecil miliknya.

Tujuan utama Chongyue saat ini adalah memulihkan kesehatan tubuhnya dan mengembalikan kekuatan bela dirinya seperti semula.

Bahkan jika dirinya tidak bisa menjadi seorang Master Elemen, dia tetap bisa menjadi seorang Master Beladiri yang tangguh.

Dia tidak akan pernah melupakan teknik-teknik seni bela dirinya.

Di kehidupan sebelumnya, lawan yang dia hadapi adalah para vampir. Karena itu, setiap anggota tim pemburu dituntut memiliki kekuatan fisik yang sangat hebat.

Tanpa tubuh yang kuat, seseorang bahkan tidak akan mampu bertahan dalam pertempuran melawan mereka.

Setibanya di halamannya, Chongyue langsung memakan makanan yang dibawanya hingga habis.

Setelah perutnya terisi, dia tidak membuang waktu dan segera mulai melatih jurus-jurus bela dirinya.

Gerakannya masih terlihat sedikit kaku karena tubuh ini belum terbiasa dengan latihan bela diri.

Namun, Chongyue terus mengulanginya dengan sabar, berusaha membangkitkan kembali kemampuan yang telah menjadi bagian dari dirinya selama bertahun-tahun.

Malam itu, setelah menyelesaikan latihannya, Chongyue memutuskan untuk tidur lebih awal.

Sinar rembulan menerobos masuk melalui celah jendela yang rusak, memancarkan cahaya lembut ke tubuhnya yang terbaring di atas ranjang.

Dalam keheningan malam, perpaduan cahaya berwarna emas dan hitam perlahan muncul dan membungkus tubuh Chongyue.

Cahaya tersebut tidak segera menghilang. Ia justru bertahan dan terus mengapung di sekeliling tubuhnya dalam waktu yang cukup lama.

Keesokan paginya, Chongyue terbangun dengan perasaan tubuh yang jauh lebih ringan. Namun, begitu menyingkap selimutnya, dia langsung menyadari sesuatu yang aneh.

Sprei tempat tidurnya dipenuhi noda-noda hitam pekat.

Chongyue mengerutkan kening. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada tubuhnya, tetapi ketika mencium aroma yang keluar dari tubuhnya sendiri, ekspresinya seketika berubah muram.

Baunya sangat busuk.

Dia. segera membawa spreinya ke sumur yang berada di belakang halaman. Setelah menimba air dan mencuci spreinya hingga bersih, dia kemudian merebus air hangat lalu menggunakannya untuk mandi sampai tubuhnya benar-benar bersih.

Pada hari-hari berikutnya, kehidupan Chongyue berlangsung dengan pola yang hampir sama.

Dia masih menyelinap ke dapur untuk mengambil makanan, kemudian menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berlatih seni bela diri.

Hari demi hari berlalu dalam rutinitas yang sama.

Sebulan kemudian, setelah menyelesaikan sesi latihannya, Chongyue mengganti pakaiannya dan bersiap pergi ke dapur untuk mengambil makanan.

Namun, baru saja hendak keluar, seseorang tiba-tiba memasuki halaman kecilnya.

Xuan Qingqing datang bersama sekelompok pengawal.

Melihat kedatangan mereka, Chongyue tidak mengatakan apapun. Dia hanya berdiri tenang di ambang pintu sambil memandang mereka.

"Xuan Chongyue, apakah kau sudah tahu bahwa aku akan datang, jadi kau sengaja menyambutku di depan pintu?"

Xuan Qingqing bersedekap dada sambil melemparkan senyum dingin penuh hinaan.

Mendengar itu, Chongyue mengusap dahinya pelan. Dia berdiri di sana karena memang akan keluar.

Menunggu kedatangan Xuan Qingqing?

Sungguh lelucon yang konyol.

"Apa yang membawamu ke sini, Kakak?" tanya Chongyue datar.

Tidak pernah ada hal baik setiap kali Xuan Qingqing datang. Biasanya, wanita itu akan memukuli pemilik tubuh ini.

Namun, Chongyue juga merasa heran.

Selama sebulan penuh, Xuan Qingqing sama sekali tidak pernah datang ke halamannya. Entah apa yang membuatnya baru muncul sekarang.

"Xuan Chongyue, ini adalah dekrit kekaisaran yang diminta langsung oleh Yang Mulia Putra Mahkota untuk kuserahkan kepadamu!"

Xuan Qingqing melemparkan gulungan dekrit tersebut ke arah Chongyue, lalu mencibir, "Mulai detik ini, kau bukan lagi tunangan Putra Mahkota. Yang Mulia Kaisar telah resmi membatalkan pertunangan kalian!"

Segala upaya dan intrik yang dilakukannya selama bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil.

Posisi Putri Mahkota hanya layak menjadi miliknya.

Si jalang Xuan Chongyue ini sama sekali tidak pantas menjadi Putri Mahkota!

Chongyue menangkap gulungan dekrit kekaisaran tersebut sebelum membukanya.

Isi dekrit itu secara garis besar menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki bakat maupun paras yang cantik, sehingga dianggap tidak sepadan untuk bersanding dengan Putra Mahkota. Karena itu, pertunangan mereka secara resmi dibatalkan agar masing-masing dapat menjalani kehidupan sendiri.

Singkatnya, ini adalah surat pembatalan pertunangan.

"Xuan Chongyue, tahukah kau betapa Putra Mahkota sangat jijik padamu?" Xuan Qingqing tertawa dingin. "Setiap kali dia datang ke sini, dia sama sekali tidak ingin melihat wajahmu!"

Chongyue hanya melirik Xuan Qingqing dengan tatapan acuh tak acuh.

"Kakak, apakah masih ada hal lain yang ingin kau sampaikan? Jika tidak ada lagi, pergilah dari sini."

Melihat reaksinya yang begitu tenang, Xuan Qingqing tertegun.

"Xuan Chongyue, pertunanganmu baru saja dibatalkan! Kau hanyalah seorang idiot. Tidak akan ada laki-laki yang menginginkanmu di masa depan! Apakah kau tidak merasa hancur dan patah hati sama sekali?"

Bagaimana mungkin wanita ini bisa tetap setenang itu?

Ini adalah dekrit resmi kekaisaran yang menyatakan pembatalan pertunangannya!

Ataukah si bodoh ini bahkan tidak memahami tulisan yang tertera di dalamnya?

Apalagi, Xuan Qingqing sudah menjelaskan dengan sangat jelas bahwa itu adalah pembatalan pertunangan. Apakah otak wanita ini benar-benar sebodoh itu sampai tidak mampu memahaminya?

"Idiot?" Chongyue menggumamkan kata itu pelan.

Dia menatap lurus ke mata Xuan Qingqing. Senyum tipis perlahan muncul di sudut bibirnya.

"Kakak, dari bagian mana kau bisa menilai bahwa aku ini seorang idiot?"

Mendengar itu, Xuan Qingqing terkejut.

Xuan Chongyue yang dulu selalu gemetar ketakutan setiap kali berhadapan dengannya, kini justru berani menatap matanya secara langsung.

Sorot matanya begitu dingin dan menusuk hingga membuat Xuan Qingqing merasa tidak nyaman.

Bagaimana mungkin seseorang dengan tatapan sedingin dan setajam itu adalah seorang idiot?

Apa yang sebenarnya telah terjadi?

1
marlaina marliana
beraninya main keroyokan dasar iblis
marlaina marliana
semangat chongyue, balas dendam musnahkan semua musuh 💪💪
marlaina marliana
nah baru tau cerita awalnya pertemuan mereka ternyata seperti itu ya 🤔
marlaina marliana
masih menyimak 😊😊❤❤
marlaina marliana
kakak syantik ini sama seperti yg yg f**z* ya.
Author Nita_001: Iya kak say, aku pindah kesini, karena disana sepi pembacanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!