NovelToon NovelToon
KULEPAS DENGAN BISMILLAH

KULEPAS DENGAN BISMILLAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Cerai / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Jihan Fahera

Dara memimpikan indahnya kehidupan setelah menikah. Dara mengira menikah dengan orang yang di cintai akan membuat hidupnya bahagia. namun kenyataannya nasib buruk yang didapatkan di rumah suaminya. dia dilakukan bak babu bahkan sering dara mendapatkan caci maki dari mertua ketika pekerjaan rumah ada yang terlewatkan. tidak hanya diperlakukan seperti babu, ketika dara ada selisih paham dengan mertua nya suaminya tidak membela dara bahkan ikut menyudutkan Dara. hal yang paling menyakitkan lagi ketika dara mendapatkan kabar dari temannya jika suaminya selingkuh dibelakang nya. bagaimana kisah Dara selanjutnya. yuk mampir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jihan Fahera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagas Tidak Pulang Ke Rumah

Disisi lain setelah selesai makan siang Dita selingkuhannya Bagas mengajak jalan- jalan ke mall.

"Mau beli apa yank? Tanya Bagas setelah memarkirkan mobilnya diparkiran mall.

"Kita jalan- jalan dulu aja mas, nanti kalau ada barang yang bagus baru deh kamu belanja in aku" alibi Dita yang sebenarnya sudah ada barang yang di incar. Bagas yang mendengar jawaban Dita pun langsung mengajak Dita masuk ke dalam mall sambil bergandengan tangan.

"Mas,, kita ke toko tas yang ada disana yuk" ajak Dita dengan wajah tersenyum.

"Ayo yank, tapi beli tasnya 1 aja ya soalnya mas harus hemat mulai sekarang. Buat modal nikah kita" ucap Bagas.

"Iya mas, ayo mas kita masuk ketoko tas nya" ajak Dita yang tidak sabar. Sesampainya ditoko tas Dita memilih tas yang ingin iya beli.

"Mas menurut kamu bagusan yang mana?" Tanya  Dita sambil menunjukkan tas yang ada ditangan  kanan dan kiri nya.

"Yang sebelah kiri dek" jawab Bagas asal. Sebenarnya Bagas paling males kalo diajak berbelanja. Tapi kalau Bagas enggak meng iyakan ajakan Dita selingkuhannya bisa- bisa nanti Dita ngereok dan marah selama berhari-hari.

"Mas pinter banget sih kalau di suruh milih, aku emang suka tas yang ini sih dari tadi" ucap Dita dengan senang karena tas yang di incar ya akhirnya bisa dia beli tanpa mengeluarkan uang pribadinya.

"Emang berapa harganya yank? Tanya Bagas.

"Murah mas cuma dua juta lima ratus ribu" jawab Dita dengan entengnya. Bagas yang mendengar jawaban Dita merasa terkejut. Bagas melihat tas yang dipegang Dita.

"Tas sekecil ini harganya dua juta lebih, Dara aja kalau minta dibeliin tas mesti harganya dibawah seratus ribu" batin Bagas yang membandingkan Dara dengan Dita.

" Ayo kita ke kasir yank" ajak Bagas yang takut nanti Dita merengek minta beli tas tambahan. Dita pun meng iyakan. Setelah selesai membayar belanjaannya Dita, Bagas mengajak Dita untuk makan.

"Yank, ayo kita makan dulu di restoran sebelum pulang" ajak Bagas.

"Enggak mas, tadi kan aku udah makan siang, nanti makan terus bisa- bisa badan aku gemuk" ucap Dita sambil memanyunkan bibirnya.

"gemuk gak papa yank, aku tetap sayang loh" goda Bagas.

"ih, ngeselin deh kamu mas" ucap Dita merajuk.

" udah gak usah marah, Dimata mas kamu wanita yang paling cantik. udah ayok yank kita ke apartemen, mas udah kangen banget sama kamu" ajak Bagas yang berusaha mengembalikan mood nya Dita.

"Ayo mas,, aku akan puasin dirimu. Pasti lebih hebat aku daripada istrimu" ucap Dita dengan suara menggoda.

Bagas dan Dita menuju ke apartemen Dita yang dibelikan Bagas.

"Mas aku mau mandi dulu ya" ucap Dita.

"Iya yank" sahut Bagas. Bagas melihat Dita yang masuk ke kamar mandi. setelah Dita masuk ke kamar mandi Bagas langsung mencari benda yang berada di saku nya. Setelah ketemu Bagas langsung meminum obatnya. Ya obat yang di cari Bagas adalah obat kuat.

"Mas..." Panggi Dita dengan suara sensualnya.

Glekk....

Bagas yang melihat penampilan Dita dengan menggunakan lingerie bentuk perawat menelan ludahnya dengan susah payah. Tanpa basa basi Bagas pun langsung menghampiri Dita dan terjadilah hubungan yang terlarang diantara mereka.

.

.

.

Jedeeerr.....

Bunyi petir yang sangat menggelegar diluar rumah,, hujan sore ini sangat lah deras, Dara yang menunggu suaminya pulang tampak sangat khawatir.

"Kamu dimana mas,, biasanya jam segini udah pulang, kalau lembur juga kamu bilang" ucap lirih Dara sambil mondar mandir didalam kamar.

"Apa aku tanya ibu aja ya,, siapa tau mas Bagas hubungi ibu" Dara keluar dari kamar menuju ke kamar ibu mertuanya.

Tok

Tok

Tok

Dara mengetuk pintu kamar mertuanya.

"Bu,, buka pintunya, Dara mau tanya sebentar sama ibu"

Ceklek ... Pintu dibuka dan muncul lah Bu Dewi yang ternyata sedang menggunakan masker diwajahnya.

"Mau tanya apa?" tanya Bu Dewi

"Mas Bagas jam segini belum pulang Bu, apa mas Bagas hubungi ibu kalau lagi lembur atau mas Bagas sedang berteduh karna terjebak hujan?" Tanya Dara dengan nada cemas.

"Bagas hari ini tidak pulang, katanya dia nginep dirumah temannya" jawab ibu Dewi

Bu Dewi sebenarnya sudah tau mengenai Bagas memiliki selingkuhan.

Bu Dewi mendukung Bagas selingkuh dengan Dita, karena menurut cerita Bagas, Dita memiliki perkebunan teh yang luasnya hampir 2 hektar dan setelah menikah ayahnya menjanjikan akan memberikan pabrik pembuatan teh kepada Dita.

Bu Dewi sudah bosan memiliki mantu miskin, sehingga bu Dewu menyuruh Bagas untuk segera menikahi Dita siapa tahu punya menantu kaya bonusnya dia segera dapat cucu juga.

"Oh, ya udah Bu, kalau mas Bagas sudah kasih kabar ke ibu" ucap Dara.

Dara kecewa dengan Bagas bukanya kasih kabar ke istri malah suaminya kasih kabar ke ibunya.

"Sebenarnya aku kamu anggap apa sih mas?. Kamu sempat kasih kabar bahkan izin gak pulang ke ibu, tapi buat hubungi aku kenapa gak sempat?. Jika ibu yang paling penting kenapa kamu  nikahin aku. Kalau kayak gini apa aku nyerah aja ya Allah, aku udah gak kuat" guman Kayla di dalam hati.

"tadi siang kamu ke cafe sama wanita lain yang bisa aku pastikan itu selingkuhanmu, apa sekarang kamu sedang bersama wanita itu lalu menghabiskan malam bersama" batin Dara yang sudah berfikir negatif tentang suaminya.

Dara yang sedang termenung tiba- tiba dikagetkan dengan suara handphone nya. Dara melihat siapa yang telpon jam segini.

"Ayah.. tumben telpon jam segini. Biasanya jam makan siang kalau telpon" tanpa menunggu lama Dara langsung mengangkat panggilan video call ayah Aska.

"Assalamualaikum ayah" ucap salam Dara kepada ayahnya sebari menampilkan senyum yang menawan.

"Waalaikumsalam nak, gimana kabarmu disana" tanya ayah Aska.

"Alhamdulillah aku baik ayah" ucap Dara yang berbohong.

Ayah Aska yang mendengar jawaban Dara hatinya langsung mencelos. Ayah mana yang tidak kecewa ketika mendengar dari orang kepercayaan anaknya Riza melaporkan kalau Dara anak kesayangannya selama menikah tidak diperlakukan tidak baik oleh keluarga suaminya.

Flashback

Sebelum berangkat ke kantor Riza sempat bilang ke ayah dan bunda kalau nanti siang orang kepercayaan yang mengawasi kakaknya ingin memberi laporan. Karena ayah Aska takut nanti riza menutupi tentang kakaknya, tanpa sepengetahuan Riza, ayah Aska menghubungi orang kepercayaan anaknya pada saat dikantor.

"Hallo Tuan" sapa Aziz orang kepercayaan anaknya.

"Hallo ziz, saya ingin tanya bagaimana kabar putri saya setelah kamu selidiki?" Tanya ayah Aska.

Aziz yang mendapatkan pertanyaan ayah Aska bingung mau jawab apa, pasalnya Aziz belum memberi laporan kepada Riza. Bisa jadi nanti Riza ingin Aziz tidak memberi tahu keluarganya. Posisi Aziz saat ini seperti buah simalakama.

"Hallo ziz,, kamu masih disana?, kok diam aja saya tanya!, bagaimana keadaan putri saya setelah kamu selidiki?"

Aziz yang mendengar suara ayah Aska tersadar dari lamunannya. Akhirnya Aziz memutuskan untuk memberi tahu apa yang dialami Kayla.

"Anuuu, anuu tuan,, setelah saya bertanya-tanya sama tetangga samping rumahnya, tetangganya mbak Dara menjelaskan kalau mbak Dara diperlakukan tidak baik, seperti dijadikan babu tanpa upah" Aziz menjeda ucapannya.

"Selain itu akhir-akhir ini tetangganya juga mendengar kalau mbak Dara dan mas Bagas ribut sampai- sampai terdengar suara seperti tamparan"

"Karena tetangganya penasaran dengan suara seperti tamparan, besoknya ketika mbak Dara belanja ternyata pipi mbak Dara merah ternyata benar kalau semalam mbak Dara ditampar oleh mas Bagas" ucap Aziz yang panjang kali lebar. Tetangga yang di interograsi sama Aziz adalah Bu Bella.

Ayah Aska yang mendengar laporan dari Aziz tak terasa air matanya menetes. Anak yang dibesarkannya dengan kasih sayang ternyata tidak diperlakukan dengan baik oleh keluarga suaminya.

"Terimakasih atas laporan yang sangat menyesak kan ini ziz. Oh putri ku,, apa karna cinta sampek-sampek kamu bertahan selama ini" ucap ayah Kayla pilu.

"Baik tuan" ucap Aziz.

Percakapan di telpon berakhir ayah Aska sangat terpukul dengan keadaan putrinya. Kembali lagi kepercakapan antara ayah dan kay.

"Mau sampai kapan kamu menutupi semuanya nak?" Tanya ayah kay kepada putrinya.

1
sunaryati jarum
xTidak usah ditangisi Dara, setelah ini kau semoga menemukan kebahagiaan bersama pasangan yang mencintai dan setia
Sunaryati
Segera sonsong kehancuran hidupmu bersama istri baru yang bergaya hidup baru dan merawat kandungan yang bukan benihmu Bagas 🤣🤣🤣🤭
Jihan Fahera: sabar menunggu kelanjutan ceritanya ya kak😍, insyaallah setiap jam tujuh malam🙏
total 1 replies
Susilawati Arum
Kenapa lah para istri di novel itu kok bodoh2 banget ya..heran aku
Jihan Fahera: biasanya karena cinta kak, orang pinter pun bisa menjadi bodoh 🤭🙏
total 1 replies
Jihan Fahera
update setiap jam 19:00 WIB🙏😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!