NovelToon NovelToon
Agen Rahasia Dan Gadis Bercadar

Agen Rahasia Dan Gadis Bercadar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Tunangan Sejak Bayi / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Mata-mata/Agen / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sindya

Daniel merupakan seorang agen rahasia yang sedang menjalani misinya untuk mencari para pengkhianat negara termasuk keturunan mereka. Dalam menjalankan misinya, tanpa sengaja ia menolong seorang gadis bercadar yang sedang dihadang oleh para penjahat saat gadis itu hendak pulang ke rumahnya. Tanpa Daniel ketahui jika gadis bercadar itu adalah targetnya yang selama ini ia cari. Apakah Daniel tega membunuh gadis itu demi misinya ataukah ia harus mengkhianati agen nya sendiri demi cintanya? ikuti cerita mereka penuh dengan misteri dan setiap adegannya sangat menegangkan...!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10. Ruang Rahasia

Alea memejamkan matanya sambil menenangkan dirinya. Rasanya maut masih mengincarnya dan kali ini melalui suaminya. Ia berpikir cepat agar Daniel bisa selamat dari kejaran para pembunuh bayaran.

"Biar aku yang hadapi mereka. Kamu bisa sembunyi di sini. Kita tidak perlu melibatkan polisi. Mereka tidak akan macam-macam di sini", ucap Alea. Alea menarik tangan Daniel menuju ke tempat persembunyian rahasia.

"Kamu yakin akan baik-baik saja?" tanya Daniel.

"Insya Allah sayang. Perusahaan ini punya sistem keamanan tinggi. Satpam yang ada di luar sana bukan orang sembarangan. Mereka telah terlatih dan teruji dengan baik. Percayalah padaku...! sisanya menjadi bagian dari pertolongan Allah", ucap Alea.

Daniel cukup kaget ketika Alea menekan tombol di mejanya yang langsung bergeser lalu terlihat ada pijakan seperti lift. Lift itu mulai bergerak menuju ruang bawah tanah.

Setelah mengamankan Daniel, Alea segera menemui tamu yang mencari Daniel. Ia sudah tiba di lobi yang langsung di sambut satpam.

"Ada keperluan apa kalian ke perusahaan ini?" tanya Alea tetap bersikap tenang namun matanya menilik ketiga tamunya satu persatu.

"Kami mencari tuan Daniel dan dua gadis ini bilang kalau tuan Daniel bekerja di perusahaan ini", ucap salah satu penjahat.

"Daniel siapa ya? mungkin namanya sama tapi ku rasa Daniel yang kalian cari tidak bekerja di sini karena ada sekitar tiga orang karyawan kami yang bernama Daniel yang bekerja di sini", ucap Alea.

"Ini orangnya nona. Ciri-ciri fisiknya sangat dikenali dua gadis ini", ucap penjahat itu.

"Mungkin resepsionis kami salah mengenali foto itu. Karena perusahaan kami tidak mempekerjakan karyawan asing. Tolong tinggalkan perusahaan ini karena kehadiran kalian sangat menganggu aktifitas di kantor ini", ucap Alea tetap bersikap waspada.

"Dan satu lagi, jangan pernah membawa senjata tajam jika mencari seseorang di perusahaan ini", tegas Alea.

Ketiga penjahat itu saling melirik dan siap mencabut pistol mereka namun Alea lebih sigap dengan menembak kaki dan tangan mereka. Ketiganya langsung terkejut merasakan lelehan darah keluar dari tubuh mereka. Beberapa karyawan yang ada di tempat itu langsung berlari ketakutan begitu juga dengan dua gadis bagian resepsionis.

Satpam langsung mengamankan ketiganya dan mengambil pistol dan ponsel mereka." Urus mereka...!" titah Alea dan satpam menarik ketiga penjahat itu keluar dari perusahaan. Alea menyembunyikan lagi pistol miliknya yang memiliki peredam suara sehingga tidak membuat heboh satu perusahaan.

Satu persatu karyawan kembali muncul usai insiden tembakan itu terjadi. Mereka tidak habis pikir seorang Alea yang terlihat lemah lembut bisa memegang pistol dan menembak penjahat dengan lihai. Perusahaan yang bergerak di bidang software itu memang sudah di lengkapi tingkat keamanan tinggi. Jika terjadi sesuatu, semua pintu kaca dan jendela sudah dilapisi anti peluru. Tidak mudah terbakar jika terjadi kebakaran karena bisa mendeteksi api dan asap pada kabel ataupun orang sengaja menyalakan api kecuali di ruang dapur kecil milik perusahaan.

"Sejak kapan nona Alea bisa menembak?"

"Bagaimana bisa dia memiliki pistol? bukankah dia juga karyawan biasa?"

"Siapa sebenarnya nona Alea? bukankah perusahaan ini milik pak Bramantio?"

Pertanyaan demi pertanyaan memenuhi isi kepala beberapa karyawan yang ada di lobi itu.

"Cukup kalian yang tahu insiden barusan. Jangan menjadi bagian dari netizen atau kalian akan kehilangan pekerjaan kalian?" ancam Alea tidak main-main.

Ingin rasanya ada yang protes pada Alea tentang status Alea di perusahaan itu namun mereka juga tahu kalau Alea orang kepercayaannya tuan Bramantio yang selalu mendengarkan apa kata Alea.

"Sebenarnya Alea itu siapa sih? kenapa pak Tio selalu saja mengikuti apa maunya gadis bercadar itu", gerutu salah seorang diantara karyawan itu.

"Lebih baik diam atau kalian akan menerima akibatnya...! kita bekerja di sini dan ponsel kita disadap agar rahasia perusahaan tetap terjamin keamanannya", ucap salah satu karyawan memberi pemahaman pada rekan-rekannya yang ingin mulai bergosip.

Sementara itu para penjahat dibawa ke markas khusus perusahaan itu untuk diminta keterangan mengenai penyerangan mereka pada Alea. Alea kembali ke ruang kerjanya Daniel. Ia membuka lagi tempat itu dan Daniel muncul lagi ke atas.

"Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Alea pada suaminya yang masih bingung dengan tempat persembunyian rahasia di ruang kerjanya itu.

"Yang harus tanya begitu adalah aku sayang. Apa yang terjadi dibawah sana?" tanya Daniel.

"Mereka sudah di amankan oleh petugas keamanan", ucap Alea.

"Apakah mereka melakukan kekerasan di sini?" tanya Daniel namun Alea memperlihatkan monitor cctv tentang insiden yang baru saja terjadi. Daniel menatap wajah istrinya. Tidak heran bagi dia jika Alea mahir menggunakan pistol karena ibunya juga mantan agen rahasia FBI.

"Sayang, kamu sangat hebat. Aku tidak menyangka istriku bisa menjatuhkan pembunuh bayaran itu dengan mudahnya. Apakah mereka sudah dibawah kantor polisi?" tanya Daniel.

"Tidak. Mereka ada di tahanan perusahaan ini. Jangan temui mereka...! sekarang berikan apapun milikmu padaku...! sepertinya ada alat pelacak di beberapa barang yang kamu miliki", Alea mengambil alat detektor untuk mengetahui ada alat pelacak yang ada di barang-barang Daniel.

Setelah diperiksa ternyata tidak ditemukan alat pelacak itu di barang-barang miliknya Daniel. Kini ia beralih ke tubuh Daniel dan alat itu mulai bunyi di pergelangan tangan Daniel. Alea menatap wajah suaminya yang terlihat tegang.

"Apakah kamu siap membuang alat pelacak yang ada di dalam tubuhmu?" tanya Alea.

"Apakah kita akan ke rumah sakit?" tanya Daniel.

"Tidak. Aku yang akan membedah pergelangan tanganmu", santai Alea.

"Apa...? kamu ingin membuat tanganku lumpuh?" pekik Daniel.

"Aku juga seorang dokter selain seorang akutan di perusahaan ini", ucap Alea namun Daniel terlihat sangsi.

"Tidak..! aku tidak mau...!" tolak Daniel tidak percaya dengan perkataan istrinya. Alea akhirnya mengambil beberapa ijasah miliknya di salah satu brankas lalu menyerahkan pada Daniel.

"Sekarang kamu percaya bukan kalau aku juga seorang ahli bedah", ucap Alea.

"Bagaimana mungkin usiamu semudah ini kamu punya banyak gelar?" tanya Daniel.

"Nanti kapan-kapan aku akan ceritakan padamu. Sekarang kita akan melakukan operasi kecil di sini", ucap Alea yang sudah mengenakan jas dokter dan membersihkan tangannya.

Daniel tampak pasrah pada istrinya yang serba bisa itu. Daniel disuntik bius lokal terlebih dahulu. Ia masih bisa ngobrol dengan istrinya saat dirinya mulai dibedah. "Alea, apakah di perusahaan ini banyak ruang rahasia?" tanya Daniel.

"Yah. Tapi kamu cukup tahu satu saja. Jika sudah berada di ruang rahasia, alat pelacak apapun tidak bisa terdeteksi", ucap Alea dan Daniel mulai paham.

Sementara itu para komplotan pembunuh bayaran tampak gusar karena tidak bisa menghubungi kawan mereka.

1
vitrienoor99
akhirnya yang ditunggu-tunggu update juga, semangat KK updatenya
deepey
big hug alea
vitrienoor99
ternyata Daniel juga merasakan ngidam, semoga nanti ending nya mereka bahagia
vitrienoor99
akhirnya update juga KK, penasaran dengan kelanjutan ceritanya, semoga setelah hasil tes DNA nya keluar, Daniel dan alea bisa bersatu lagi
vitrienoor99
wah alea hamil, mana Daniel udah diusir lagi
Tini Uje
waahh..hamidun ini sialeya 🤭
vitrienoor99
betul kata Peter, orang yang paling dekat dengan kita itu adalah orang yang paling berbahaya
vitrienoor99
akhirnya tuan Marlon ketemu juga sama orang tuanya daniel
vitrienoor99
oh ternyata Steven dan Reagen teman ayahnya Daniel, semoga Marlon selamat sampai di kediaman ayahnya daniel
vitrienoor99
tiap hari hidupnya Daniel,alea dan si kembar penuh bayang bayang penjahat euy, semoga alea dan keluarga selalu dilindungi Alloh SWT, semangat updatenya kk
vitrienoor99
masih banyak rahasia alea yang belum diketahui Daniel, semangat updatenya thor
vitrienoor99
bacanya sambil deg degan euy, Daniel mending kamu ajak alea dan si kembar pergi dari Indonesia untuk sementara waktu
vitrienoor99
nyawa Daniel terancam juga, semoga Daniel,alea dan si kembar baik baik saja, semangat thor updatenya
vitrienoor99
hadehhhhhhh kocak banget dah dengan pasangan alea dan Daniel.... semangat Thor updatenya 💪
vitrienoor99
sebenarnya nama kakaknya si kembar itu Niken apa alea thor
deepey: owh... begitu ternyata...
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!