NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:165.1k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10. Edo juga di hantui

Edo masuk ke dalam selimut karena dia terus mendengar suara yang tidak lazim dan itu sama seperti ketika dia sedang berusaha memanjat pohon untuk memotong tali yang ada di leher Arman, ini sekarang ketika sudah di rumah pun masih saja mendengar suara itu sehingga Edo jelas tidak akan pernah bisa tidur dengan nyenyak.

Ingin cerita kepada orang lain tapi takut tidak ada yang percaya dan justru nanti orang itu akan menuduh bahwa dia sedang mengarang cerita tentang kematian Arman, jadi Edo memang sangat bingung dan tidak tahu harus bagaimana untuk mengatasi rasa takut yang mendadak saja bersarang di dalam hati ini.

Ada rasa ingin menangis karena sekarang dia tidur sendirian di dalam kamar namun tidak bisa untuk memejamkan mata, setiap kali mata ini ingin terpejam maka suara itu kembali terdengar di telinga Edo sehingga jelas pemuda ini tidak bisa untuk tidur nyenyak karena rasa takut yang masih membayang di dalam hati.

Bahkan untuk bercerita kepada orang tua saja Edo tidak berani karena nanti mereka pasti akan memarahi dan menganggap Edo sedang halusinasi karena yang meninggal adalah teman dia sendiri, padahal jelas sekali sekarang Edo mendengar suara itu semakin menusuk telinga dan Edo yakin bahwa Arman memang sedang butuh bantuan atas kematian yang dia alami.

"Ya Allah kenapa sebenarnya kau ini meninggal, Man?!" keluh Edo sambil menatap langit kamar.

"Apa memang ada sesuatu yang telah terjadi atau memang karena kau iri kepada motor Rahman?" Edo berbicara sendiri di dalam kamar.

"Ini aku ingin tidur, tapi tidak bisa karena takut dengan kau." Edo berguling ke sana kemari di atas kasur.

Sebab rasa takut memang begitu besar dan ketika mata akan terpejam maka bayangan wajah Arman akan muncul di depan mata Edo, karuan saja pemuda ini tidak sanggup untuk memejamkan mata dan tidur padahal sekarang sudah mau subuh dan sebentar lagi dia harus pergi sekolah.

"Tapi saat ada di toilet dia memang terlihat seperti orang ketakutan ya." Edo ingat ketika Arman keluar dari toilet sekolahan.

"Apa di toilet itu memang telah terjadi sesuatu, lalu sosok itu yang membuat Arman kemudian bunuh diri." tebak Edo dengan isi pikiran dia sendiri.

"Ah tapi selama ini tidak pernah ada gangguan dari toilet sekolah itu." Edo kembali menyangkal pikiran yang muncul.

Sreeeeek.

"Apa itu?!" Edo tersentak karena mendengar suara seperti di seret.

"Jangan menakuti aku seperti ini, bila kau memang sedang butuh bantuan tapi tolong jangan minta bantu aku karena jelas aku tidak punya nyali untuk berhubungan dengan iblis." Edo memang sangat penakut.

Rasa takut itu di dukung ketika dia saat akan menurunkan mayat Arman dari atap pohon malah mendengar suara berbisik kesakitan, jadi memang rasa takut di dalam hati hidup semakin menjadi dan sekarang dia malah tidak bisa tidur dan mendengar seperti ada orang yang sedang menyapu halaman di malam hari.

"Tidak, itu pasti bukan manusia bila menyapu di malam hari seperti ini." Edo sangat yakin.

"Selama ini sudah banyak setan yang berpura-pura menyapu di malam hari, jadi itu tidak mungkin manusia yang sedang menyapu halaman." Edo sama sekali tidak berniat untuk membuka jendela karena takut akan melihat pemandangan yang mengerikan.

Jreeeeeng.

"Allahu Akbar!" Edo sampai melanting dari atas kasur karena kaget.

"Hahhh!"

Saat di lihat lagi sudah tidak ada Arman di atas kasur yang baru saja dia rebahan di sana, padahal baru saja Edo menyaksikan sendiri dengan mata dia bahwa Arman terbujur di sebelah dengan wajah pucat dan lidah terjulur keluar.

"Ya Allah apa yang barusan aku lihat ini?" Edo terengah-engah karena rasa takut.

"Tidak mungkin, kalau kau memang ingin jadi hantu tolong jangan hantui aku seperti ini." Edo mengusap wajah yang mulai keringatan karena dia begitu takut dengan arwah Arman yang baru saja datang.

Padahal Edo sudah berusaha keras agar tidak membuka jendela karena rasa penasaran ketika mendengar suara orang yang sedang menyapu di malam hari, tapi ternyata malah Arman masuk ke dalam kamar dan berbaring di sebelah Edo sehingga pemuda ini tersentak kaget dan dia sabar menanti dari atas kasur akibat melihat arwah sang teman.

...****************...

"Joko, Joko!" Pak Rustam berulang kali mengguncang tubuh sang anak yang terbaring di dapur.

"Kenapa dia berbaring di dapur seperti ini, apa mungkin bahwa dia pingsan tadi malam ya." Bu Norma mulai cemas.

"Pingsan karena apa? kamu sembarangan saja." tukas Pak Rustam yang tidak percaya dengan omongan sang istri.

Padahal Joko memang pingsan karena dia menyaksikan secara langsung arwah Arman yang tergantung di perbatasan pintu antara ruang depan dan bagian dapur, wajah pucat itu membuat Joko tidak sanggup lagi bertahan di kesadaran yang hanya tinggal sedikit sehingga mau tidak mau pemuda ini jatuh pingsan di dapur itu.

Sekarang ketika kedua orang tua akan menunaikan salat subuh maka mereka menemukan tubuh sang putra yang tengah terbaring di lantai dan dugaan Bu Norma bahwa Joko sedang pingsan, namun Pak Rustam tidak percaya bahwa Joko pingsan karena dia menganggap tidak ada sesuatu yang membuat anak itu kehilangan kesadaran di sini.

"Ambil air satu ember." suruh Pak Rustam.

"Ya Allah kok ada saja tragedi pagi hari begini, Joko juga kenapa lah." Bu Norma berkata sambil mengambil air.

Byuuuuur.

"Aaaaaah, Aaaaaagggkk setan!" Joko berteriak ketakutan.

"Bocah edan! setan apa yang kau bicarakan itu?" Pak Rustam menepuk kepala Joko.

"Ya Allah ada setan tadi malam, Arman jadi arwah gentayangan." Joko berkata serius.

"Kamu jangan ngomong sembarangan gitu, Ko!" bentak Pak Rustam yang tidak percaya.

"Demi Allah aku tidak bohong bahwa tadi malam memang ada arwah Arman di depan pintu ini dalam keadaan tergantung." Joko berusaha meyakinkan kedua orang tua dia.

"Alah kamu itu sembarangan saja." Pak Rustam berlalu pergi karena memang dia tidak percaya.

Joko termenung sendirian karena dia yakin sekali bahwa tadi malam yang dia lihat bukan kesalahan dan memang benar bahwa Arman menjadi arwah gentayangan dan tergantung di depan pintu, semua bermula dari kaki berlumpur yang berbau amis itu sehingga Joko keluar dari dalam kamar.

"Pergi ambil wudhu dan segera sholat." suruh Bu Norma.

"Tapi aku tidak bohong, Bu." Joko masih berusaha untuk meyakinkan.

Namun Bu Norma juga tidak percaya dengan ucapan sang anak sehingga dia berlalu pergi begitu saja, padahal apa yang di katakan Joko memang benar bahwa tadi malam dia menyaksikan sendiri tapi apa daya karena mereka semua jelek tidak akan percaya.

Selamat malam, tolong like dan komen nya ya guys.

1
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
Cindy
lanjut kak
Eli Rahma
keren gas..
Safitra
lanjut kak
nara
wih bagas langsung tebas kepala gendruwo tanpa ba bi bu 😄😄
NoviTa jungkook: crash aja🤣
total 1 replies
Nurr Tika
keren bagaskara
Itel A70 4/128
Sore thor
NoviTa jungkook: 🥰 🥰 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!