NovelToon NovelToon
Cintanya Sang Ketua BEM

Cintanya Sang Ketua BEM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Nikahmuda
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author:

Ruang posesif...
Velycia amora daneswara adalah seorang mahasiswi cantik di universitas rayaksha yang pindah karena akan menikah dengan seorang mahasiswa bernama kevin Arya alexsa dari universitas ganesha yang terkenal dengan price ice, dia termasuk ketua BEM di universitasnya dan seorang kapten basket. Karena pernikahan mereka disembunyikan banyak dari mahasiswa universitas Ganesha yang menyukai istrinya hal itu membuat kevin frustasi.

episode 28 CSKB

𝙆𝙤𝙠 𝙜𝙪𝙚 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙚𝙣𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙜𝙪𝙚 𝙙𝙞𝙖𝙢 𝙖𝙟𝙖 batin vely.

Detik demi detik berganti menit demi menit pun berlalu kini sudah waktu jam pelajaran David pun telah selesai waktunya bagi mereka untuk beristirahat sejenak sebelum masuk ke jam pelajaran lainnya.

"Oke materi hari ini sampai disini  sampai jumpa minggu depan" ucap terakhir david kepada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang ada di ruangan tersebut.

Saat David sudah keluar nara pun tiba-tiba mendekat ke arah velycia lalu memandang meja velycia tidak suka dan berkata.

"Eh lo anak baru tidak usah kecakepan deh, mentang mentang lo bisa jawab lo bisa ngerendahin gue gitu lo itu cuman anak kampung yang gak tau apa-apa soal ini jadi lebih baik lo diam"emosi nara.

Velycia pun bingung mengerutkan keningnya maksudnya apa lalu dia mendongak ke arah nara.

" maksud? "Ucap velycia.

" gue tau lo kayak gini mau caper ke kevin dan pura-pura bisa jawab ke pak david untuk cari muka kan, gue tau kok lo masuk sini juga karena beasiswa, jadi lo itu gak pantes sama kevin, lo itu gak sebatas udik yang ada dikalangan orang kaya, jadi gak usah cari cari muka sama dia"ucap nara. Yang membuat nanda dan salwa langsung berdiri menyelang ke arah nara.

"Maksud lo apa bilang temen kita udik kalau dia udik emang lo apa kotorannya? " emosi nanda.

"Pura pura bisa jawab bagaimana mana jawaban gue aja benar?" seru vely mengangkat bahunya sambil menaikkan sebelah alisnya.

"Heh, masih mau temenan sama dia, dia itu cuman menang muka aja tapi dia itu miskin, awas nanti lo ketularan miskin kalau temenan sama dia" ucap nara.

"Oh ya emang lo pernah tau dia tinggal dimana! Ha bisa bisanya lo bilang dia miskin" kesal salwa, karena setahu velycia tidak mungkin hanya dari kalangan kelas menengah karena apartemen yang dia tinggalin belum tentu bokapnya bisa membelinya.

"Liat aja dia masuk aja lewat jalur beasiswa hanya orang orang miskin yang ambil jalur itu" ucap nara sombong.

"Kayak gue dong anak dari manajer dibawah naungan daneswara grup prusahaan punya bokapnya serly emang bokap lo kerja apa pemulung ya ups sory kalau iya " ejek nara salwa dan nanda pun menjadi geram melihat nara mereka sudah ambil ancang-ancang ingin memukul nara dan langsung dihentikan oleh velycia.

Velycia pun tersenyum menahan emosinya yang ingin meledak ledak tapi dia berusaha untuk menahan agar tidak terpancing, velycia menganggap nara seperti gonggongan anjing yang tidak ada habisnya jika kita menggonggong maka dia akan menggonggong lebih keras.

"Aduh sayang lo belum tahu ya gue dari universitas mana" seru vely mendekat wajahnya kepada Nara.

"Bales aja vel orang kaya dia kudu ditampar dulu baru sadar" seru Wina.

"Lo orang luar tidak usah ikut campur" bentak Nara.

"Biar gue kasih tahu ya gue itu dari universitas rayaksha, Lo tahukan universitas itu masa tidak tahu, gue itu salah satu mahasiswi terbaik dikampus itu makanya gue dapet beasiswa" seru vely.

"Dan Iya iya terserah lo mau bilang apa gue juga tidak peduli, emang siapa lo bilang pemulung itu miskin hanya cuman mencari barang bekas, menurut gue itu lebih bagus dari pada harus mencuri proposal orang lain, menjiplak hasil kerja orang lain, juga menggelapkan dana perusahaan hingga miliaran dan menuduh orang menggelapkan dananya karena dia sudah bermain dilayar belakang menurut lo mana yang yang lebih miskin! " ucap velycia yang membuatnya bungkam karena apa yang dibilang velycia sama persis apa yang dilakukan bokapnya sekarang.

"Kerena ya setahu gue gaji yang diterima cukup besar kok tapi ko dia tega ya melakukan penghianatan is is is kalau sang direktur utama tau apa yang terjadi! apakah anaknya masih bisa berkoar koar berisik kaya burung beo, atau.. "Ucap velycia yang membuat banyak orang penasaran.

" dia melempem kayak kerupuk yang disiram air"ucap velycia mendekatkan kepalanya ke arah nara.

"Menurut gue ya pemulung itu bukan orang miskin  bukan dari income yang mereka dapat lebih sedikit dari para para tikus kantor yang gelap mata dan masih kurang dengan pendapatannya dasar tidak pernah bersyukur. Pemulung bukan berarti mereka miskin tapi karena dia merasa sudah berkecukupan bukan  seperti seseorang yang dapat income lebih besar dari pemulung tapi masih belum cukup kayak vampir yang menghisap darah sampai habis tidak tersisa, itu pun belum cukup maka dia akan mencari mangsa baru untuk dirinya hisap diam diam"skakmat diam seribu bahasa nara tidak bisa menjawab apa apa.

Velycia yang melihat itu pun tersenyum senang karena kartu AS para pegawai maupun karyawan di kantor bokap dipegang oleh velycia.

selama ini tidak ada yang tau siapa anak daneswara yang sebenarnya mereka hanya meniru niru karena daneswara adalah salah grup pesaing yang paling ditakuti oleh para pengusaha  lainnya.

Karena mereka memiliki pemimpin yang kejam serta memiliki otoritas yang kuat mampu membuat para pesaing kewalahan serta pewaris yang memiliki sifat yang sama dengan orang tuanya bahkan lebih kejam.

"Mampus lo mati kutu lo kan? " seru Wina merasa puas.

Salwa dan nanda yang melihat itupun melongo tidak percaya kata-kata velycia benar-benar membuat nara diam seperti dirinya yang melakukannya

Deabak (luar biasa) itulah kata kata yang dikeluarkan oleh salwa dan nanda seraya bertepuk tangan.

"Udah yuk ges dari pada kita disini mendengar burung beo bernyanyi lebih baik kita makan baegoppa( gue lapar) " ucap velycia memegangi perutnya dan langsung menarik tangan salwa serta nanda menuju ke kantin.

Nara yang melihat itupun mengepalkan tangannya dan berlalu keluar.

Sedangkan dikantin yang sudah ramai oleh para pembeli salwa, nanda dan velycia mencari tempat untuk mereka duduk tiba-tiba dio melambaikan tangannya ke arah mereka.

Ya sejak dari tadi kevin serta para sahabatnya sudah nongkrong disitu mereka tidak tahu ada perdebatan sengit dikelas tadi beberapa menit lalu.

"Hei vel kalian cari tempat kan? " tanya dio. Mereka bertiga pun mengangguk.

"Sini aja banyak tempat kosong ko" tawar dio dan diangguki oleh radit sedangkan kevin tidak bergeming sama sekali tapi mata tidak bisa dibohongi sejak tadi kevin selalu melirik ke arah velycia.

"Emang boleh? " bukan velycia tapi salwa yang bertanya.

"Sure " ucap dio dengan semangat mereka bertiga pun duduk berhadapan radit dengan nanda, Salwa dengan dio dan velycia dengan kevin.

"Ni vel, lo harus makan banyak biar pipi lo makin cubby gue suka lihatnya" ucap dio yang memberikan makanannya ke arah velycia tentu saja mendapatkan tatapan tajam dari kevin.

"Makas... "

"Loh"

1
Hesty
thor smpai kapan si serli ga ketauan thooor bikin dia di do thooor
Hesty
buka identitasnya veli thoor jgn biarkn si stela merja lela
Hesty
lbh bnyk thooor😍
Hesty
good
Hesty
thor jgn ada pihak ke 3 thorrr plgi pelakor
AGUSTINUS B OLE
🤭
AGUSTINUS B OLE
sadis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!