Dia adalah seorang pendekar hebat du abad kejayaan, dia adalah pahlawan wanita yang selalu di agung - agungkan oleh semua orang. Jangan tanya seberapa besar kekuatan nya, dantian Qi nya sudah melampaui batas manusia. Ia memiliki banyak jenis tumbuhan obat beserta senjata tajam yang sangat legenda dan sangat di incar oleh para kultivator.
Ia berjalan dengan perlahan di antara rintik nya hujan dan jalanan yang licin, seekor kuda liar berlari dari arah hutan dengan sangat kencang. Mei Rui, gadis itu yang mendapatkan serangan secara tiba - tiba pun terkejut hingga membuat dirinya jatuh dari atas tebing.
Cahaya silau merasuk indra penglihatan nya, secara tiba - tiba ia merasa seperti di sebuah danau yang cukup dalam. Beberapa ingatan masuk ke indra pengingat nya , mata nya terbuka ia mulai naik ke atas permukaan dan menghirup udara segar sebanyak - banyak nya. .
"Terimakasih nenek " ia berucap pergi sambil membawa gelang giok pemberian nenek pengemis.
baca kelanjutan cerita nya yuk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uyuuun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pasar Gelap
Huang Mei telah melihat kemampuan dari Rong Hui dan Afang keduanya memiliki kekuatan yang sangat kuat di bandingkan dengan pangeran ke empat. Ketahanan fisik mereka jauh lebih kuat dari pada prajurit kerajaan.
"Aku membutuhkan kurang lebih 100 orang dalam pembuatan kelompok ini, dan aku menginginkan semuanya memiliki elemen api. " ucap Huang Mei sambil memakan roti kacang buatan Nuan.
"Lebih baik anda mencari budak saja nona, di pasar gelap banyak sekali budak yang sebenarnya memiliki tenaga yang sangat kuat. Hanya saja mereka butuh pelatihan ekstra dan kecerdasan dan daya ingat mereka sangat luar biasa nona " ucap Afang.
"Itu benar , pasar gelap terletak di sisi barat kota jarak nya juga cukup jauh dari kediaman anda " sambung Rong Hui.
"Kalau begitu nanti malam kita akan pergi kesana " balas Huang Mei.
Saat sedang asik - asik nya menikmati ketenangan , para pelayan Huang Wen dan nyonya kaili membicarakan mengenai dirinya.
'Lihat lah si buta itu, dirinya hanya tahu makan dan makan sangat rakus sekali ! '.
'Kau benar seharusnya ia mencontoh nona besar Huang Wen ia sangat pandai dan genius bahkan di usianya yang masih muda tahap kultivasi nya berada di Tahap 3 tingkat 3 '.
'Ia setidaknya contoh saja nyonya kaili yang memiliki paras cantik di usianya yang tidak lagi muda, tidak seperti dia yang wajah nya penuh kemerahan bercampur nanah, sangat menjijikkan '.
"Anda tidak tersinggung nona ? " tanya Ading.
"Tidak, lagian apa yang mereka katakan sebuah kebohongan jadi untuk apa.aku perduli " jawab Huang Mei.
...----------------...
Huang Mei telah tiba di pasar gelap, ternyata pasar gelap merupakan pasar yang menjual para budak dan tempat - tempat wanita penghibur menjual diri mereka. Ada banyak sekali budak yang di kurung di dalam sel besi, dari anak - anak hingga remaja terkurung di sana.
"Menyedihkan sekali " ucap Huang Mei melihat para budak wanita yang di pukuli dengan kasar oleh tuan mereka.
Huang Mei datang ke toko penjual budak terbaik di pasar gelap, sang penjual tersebut menyambut Huang Mei dengan senang.
"Silahkan di pilih saja budak mana yang anda ingin kan nona " .
"Aku akan memilih mereka sendiri tapi bisakah anda keluar dulu paman, aku ingin bertanya sesuatu kepada para budak di sini dan itu sangat rahasia " ucap Huang Mei.
Afang membawa penjual tersebut keluar dari sana meninggalkan Rong Hui dan Huang Mei di dalam, Huang Mei duduk di sebuah kursi tepat nya di tengah dengan menatap ke arah mereka semua.
"Jadi apakah ada dari kalian semua yang memiliki elemen api dan bisa berkultivasi ? " tanya Huang Mei membuat mereka berpikir.
"Untuk apa kau mencari budak seperti itu ? " tanya budak A.
"Aku tidak menerima pertanyaan aku bertanya seharusnya jawaban lah yang ku dapat, aku jamin kedatangan ku mencari kalian untuk membuat kehidupan baru bagi kalian. ".
"Apakah perkataan anda bisa di percaya nona ? " tanya budak wanita A dengan raut wajah yang datar.
"Tentu "
"Aku dan dua saudara ku memiliki elemen angin dan api, kami bisa berkultivasi nona dan daya ingat kami juga tidak perlu anda ragukan " ucapnya sambil menatap ke arah budak cowok yang ada di dapan nya.
"Mari kita bekerjasama , aku menjamin penawaran yang bagus untuk mu ". Budak wanita itu mengangguk, ia tidak perduli nona yang ada di depan nya itu baik atau tidak yang penting ia keluar bersama adik nya dari penjara neraka itu.
Keputusan wanita itu membuat lima puluh orang lain nya angkat tangan dan mereka mau ikut dengan Huang Mei.
"Panggil mereka ! " ucap Huang Mei kepada Rong Hui.
"Bagaimana nona , budak mana yang berhasil tunduk kepada anda ? " tanya paman penjual tersebut.
"Aku menginginkan lima puluh budak itu " tunjuk Huang Mei ke arah budak - budak itu.
Mendengar itu sanga penjual segera membuat transaksi dengan cepat, ia akan segera untung besar kali ini. Selama ini para budak - budak itu selalu melawan setiap orang yang akan membeli mereka sehingga sang penjual sering memberi mereka pelajaran.
Huang Mei membayar menggunakan uang yang berada di ruang dimensi, tentunya tidak heran bagi mereka jika seseorang memiliki ruang penyimpanan entah dalam bentuk cincin maupun gelang. Huang mei pergi ke toko budak yang lain hingga akhirnya terkumpul sebanyak 100 orang budak yang ikut dengan nya.
Dari kejauhan ia melihat pangeran ke empat yang sedang bermain wanita dengan para jalang. Sungguh pandai dalam bermain peran pikirnya.
"Pangeran ke empat sudah sering datang ke pasar gelap nona, bahkan ia membeli budak wanita hanya untuk di gauli saja " ucap Rong Hui.
'Sialan aku lupa mencari tempat buat mereka ' batin Huang Mei.
'Pergi saja ke hutan terlarang tuan, di sana terdapat istana peninggalan leluhur anda hanya saja istana itu kosong dan tidak ada yang menempati '.ucap Phoenix api.
Huang Mei mengajak mereka menuju hutan terlarang, para budak itu ketakutan setelah sampai kehutan terlarang begitu juga dengan Rong Hui dan Afang.
"Nona kenapa kita kesini ? " tanya Afang.
"Aku akan melatih kalian di dalam hutan ini, ayo kita masuk ke dalam hutan " . jawab Huang Mei dengan santai.
"Anda yang benar saja nona, bagaimana kalau kita semua menghilang dan tidak bisa kembali lagi " ucap budak A.
"Sudah lah ayo ikut aku, aku tidak punya banyak waktu "
Para budak itu merasa aneh dari tadi tidak ada binatang buas yang mengganggu dan menghalangi perjalanan mereka. Mereka telah sampai ke dalam hutang terlarang paling ujung, tempat yang mereka datangi menjadi berbeda.
Ujung hutan terlarang tidak terlihat menyeramkan, justru tempat nya sangat indah dengan sebuah istana yang cukup megah di hadapan mereka.
"Wow aku tidak menyangka jika hutan terlarang menyimpan keindahan seperti ini " ucap A.
"Kalian akan berlatih di sini, aku ingin kalian menjadi lebih kuat dan tidak terkalahkan , aku ingin kalian menjadi nomor satu di kerajaan ini. Sebelum kalian menjadi sangat kuat maka kalian tidak akan bisa keluar dari istana ini ". ucap Huang Mei dengan serius.
"Baik nona, kami yakin akan menjadi kuat dan tidak terkalahkan " ucap mereka serentak.
"Aku akan mengirim Rong Yun dan Ading untuk membantu kalian membuat makanan, kalian tidak perlu khawatir kelaparan. "
"Nona bisa kah kami melihat wajah anda ? " tanya budak wanita C gadis yang paling bersemangat.
"Aku akan menunjukkan identitas dan wajah ku setelah kalian berhasil menjadi seperti apa yang aku mau " jawab Huang Mei.
"Ingat kekuatan fisik serta kepekaan terhadap situasi merupakan hal utama yang harus kalian lakukan ". ucap Huang Mei lalu pergi kembali ke kediaman Huang.