NovelToon NovelToon
Fitnah Kejam Ibu Mertuaku

Fitnah Kejam Ibu Mertuaku

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:527.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Meylani Putri Putti

Karena Fitnah Ibu Mertua ku, rumah tangga ku berantakan. Dia tega memfitnah dan menghadirkan orang ketiga di dalam rumah tangga ku.

Aku tak tahu, kenapa ibu mertua jadi kejam seperti ini, bahkan bukannya dia yang meminta agar aku dan Mas Doni segera menikah.

Ada apa ini?

Bagaimana nasib rumah tangga ku?

Siapa yang akan bertahan, aku atau ibu mertua ku?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Meylani Putri Putti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Dimulai

Sindi dan Doni turun dari kamar mereka untuk menuju meja makan.

Disana Sindy dan Doni kembali memamerkan kemesraan mereka.

Bu Misye memutar bola mata malasnya, 'Sudah mau pamer kemesraan rupanya mereka. Kamu pikir saya diam Saya tidak merencanakan sesuatu. Saya akan buat perhitungan dengan kamu Sindy, saya sudah bersumpah untuk membalaskan dendam saya terhadap keluarga Bramantyo.Dan Jangan salahkan saya jika kamu yang akan menjadi tumbalnya,' batin bu Misye.

'Lihat saja, saya akan buat kamu hancur seperti ayahmu yang telah menghancurkan hidupku.'Bu Misye menatap penuh kebencian ke arah Sindy.

"Sayang, kamu nggak makan?" tanya Doni ketika melihat Sindy yang hanya menatap makanannya.

"Entahlah, Mas akhir-akhir ini kok aku jadi males makan ya. Pengennya ngemil aja."

"Ya sudah makan sandwich ini."Doni menyodorkan Sandwich tersebut kepada Sindy.

Sindy menggelengkan kepalanya sambil menutup mulutnya.

"Nggak Mas, aku nggak selera."

" Kamu makan sedikit ya biar kamu nggak masuk angin."

Meski merasa tidak enak pada bagian perutnya, Sindy mencoba untuk menghargai sang suami. Dia pun menggigit sedikit Sandwich yang diberikan oleh Doni dan Doni mau saja makan bagian sandwich bekas gigitan Sindy.

'Ih mau-maunya si Doni makan bekas gigitan Sindy, pantas saja dia selalu menurut ucapan dari istrinya itu. Lihat saja Doni, Sindy tidak bisa menguasai kamu. Rasanya semakin tidak sabar untuk memisahkan kalian berdua.'

Bu Misye terus memperhatikan mereka dengan bola mata yang menatap dengan sinis. Namun ketika mereka tak sengaja menatapnya, bu Misye buru-buru tersenyum agar sandiwaranya berjalan dengan sempurna.

"Sayang, kemungkinan Mas Hari ini pulang terlambat karena banyak yang harus dikerjakan di kantor, maklumlah kemarin habis berbulan madu pasti kerjaan jadi numpuk dan harus diselesaikan segera biar nggak tambah numpuk."

"Oh iya Mas nggak papa kok"

"Terima kasih ya Sayang, kamu memang istri paling pengertian," ucap Doni sambil mencubit pipi Sindy.

Setelah sarapan Sindi mengantar suaminya di depan pintu.

Mata Sindy terus mengamati sang suami, hingga mobil Doni perlahan menghilang melaju ke jalan raya.

Seperti biasanya, setelah mengantar sang suami Sindy langsung naik ke lantai atas.

Ketika hendak melangkah menaiki anak tangga, Sindy dipanggil oleh bu Misye.

"Sindy, sini dulu!"

"Ada apa Ma?"tanya Sindy ketika berhadapan dengan bu Misye.

"Kamu bantu Mama beresin barang-barang mama ya. Mama mau memisahkan baju yang gak dipakai, sama baju baru. Baju-baju Mama rencananya mau mama sumbangin ke panti asuhan atau panti jompo gitu supaya lebih bermanfaat."

"Iya Ma, dengan senang hati," ucap Sindy.

Sindy dan Bu Misye kemudian membongkar dan memilah pakaian lama yang layak pakai kemudian dimasukkan ke dalam kardus dan di lakban.

Sambil memilih pakaian Bu misi dan

Sindy mengobrol. Sekitar 1 jam keduanya pun sudah selesai.

Karena tak terbiasa bicara pada Bu Misye. Sindy memutuskan untuk kembali ke kamarnya.

Karena memilih pakaian yang sudah lama tidak dipakai, Sindy merasa gerah dan berdebu. Meski sudah mandi pagi, Sindy kembali masuk ke kamar mandi untuk mandi ulang agar merasa segar.

Ketika hendak membuka keran air, keran air di kamarnya tidak mengalir.

"Aduh kenapa ya? keran air ini tiba-tiba saja nggak mengalir, padahal tadi pagi baik-baik saja."

"Aduh bagaimana nih, apa aku bilang sama mama saja, siapa tahu Mama dan mama bisa panggil kan tukang untuk membetulkan kran air aku. bisa repot aku kalau airnya mati."

Sindy mencoba membuka shower tapi shower nya juga tidak bisa berfungsi.

"Aduh bisa gawat kalau air di kamar mandi sampai kering."

Sindy yang sudah melepas pakaiannya itu, kembali mengenakan pakaiannya kemudian turun ke lantai bawah mencari keberadaan bu Misye.

Sindy melihat bu Misye yang sedang berbicara dengan Sahrul di taman.

Ia pun menghampiri mertuanya itu.

"Mah," sapa Sindy seketika bu Misye menoleh ke arah Cindy.

"Ada apa Cindy?"

"Mah kran air di kamar Sindy mati, Mama punya kenalan nggak dengan tukang yang bisa benerin kran di kamar mandi ?" tanya Sindy.

"Oh saya bisa kok," ucap Sahrul.

Sindy menoleh sambil melihat ke arah Sahrul. Pria muda yang memiliki paras yang rupawan.

"Bisa ya mas? kalau begitu bisa tolong benerin nggak?" tanya Sindy

"Tentu saja Nona."

"Kapan mau dibenerin nya?" tanya Sahrul.

"Sekarang bisa nggak Mas?"

"Bisa."

"Ma Sindy izin bawa Mas ini ke kamar ya?" Sindy mau minta izin kepada Bu Misye agar tidak terjadi kesalahpahaman, ya meskipun bu Misye mendengar sendiri jika ia meminta pertolongan Sahrul untuk membenarkan aliran air di kamar mandinya.

"Iya Sindy nggak apa-apa kok"

"Oke ayolah Mas, semoga saja sebelum adzan dzuhur sudah selesai ya Mas," ucap Sindy.

"Iya Nona."

Sindy naik tangga terlebih dahulu, diikuti oleh Sahrul yang tidak jauh jaraknya.

Sementara bu Misye sudah menyiapkan kamera untuk menangkap gambar kedua orang itu.

Sindy kemudian membuka pintu diikuti oleh Sahrul. Keduanya pun masuk ke dalam kamar dan saat itulah Bu Misye mengambil gambar keduanya yang seperti memasuki kamar.

"Bagus," ucap Bu Misye, ketika melihat tangkapan gambar pertama nya.

Bu Misye ikut masuk ke dalam kamar Sindy, saat itu Sindy menjelaskan kepada Sahrul tentang apa-apa saja yang mengalami kerusakan di kamar mandinya, dan saat itu mereka berbicara di depan pintu kamar mandi.

lagi-lagi Bu Misye mendapatkan gambar yang bagus menurutnya.

Setelah memberitahu bagian yang mana yang rusak, Sindy kembali keluar kamar besama Bu Misye.

Tak butuh lama, hanya setengah jam Sahrul sudah bisa memperbaiki  aliran air di kamar mandi

Sindy.

Sementara sambil menunggu Sahrul yang bekerja di kamarnya, Sindy asik mengkotak handphonenya. Sindy memilih menjadi penulis novel online untuk mengisi kekosongan waktunya.

"Sudah selesai nona," ucap Sahrul.

"Alhamdulillah cepat sekali ya Mas." jawab Cindy yang merasa senang.

"Iya Nona hanya mampet saja kok aliran airnya."

Saat Sindy tersenyum ke arah Sahrul, dan mengucapkan terima kasih saat itulah kamera bu Misye kembali bekerja menangkap gambar keduanya.

dari gambar tersebut terlihat jika keduanya seperti tengah berbincang hangat

"Bagus," guman Bu Misye, ketika melihat hasil tangkapan gambarnya.

bersambung dulu gengs jangan lupa dukungannya ya.

1
gaby
Dah tau kere, malah nikah lg, mana pny anak lagi. Gimana biaya operasi Ainun bisa terkumpul, duitnya buat nafkahin istri & 2 anak
ryuuu
Buruk
Deli Sary Nadeak
dokter kandung??? emang ada dokter tiri thor??? 😆
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya indah nya
sungguh mantap sekali ✌️🌹🌹🌹
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa: Ok kak thor ✌️
total 2 replies
Yunerty Blessa
akhirnya mereka semua hidup bahagia....
Yunerty Blessa
syukur lah Alesha juga hamil
Yunerty Blessa
semoga Dave cepat sembuh...
tahniah buat kehamilan mu Ainun
Yunerty Blessa
tahniah buat pernikahan Dave dan Alesha,, semoga berbahagia
Yunerty Blessa
akhirnya Aiman sembuh sepenuhnya
Yunerty Blessa
berharap Dave baik² saja sebelum pernikahan nya....
Yunerty Blessa
astaga Aiman 🤦‍♀️... terlalu asyik bercucuk tanam sampai lupa makan.....
Yunerty Blessa
pengantin baru buka puasa 🤭
Yunerty Blessa
tahniah buat pernikahan Aiman dan Ainun...
Yunerty Blessa
syukur lah Ainun bisa melihat..
tahniah Ainun
Yunerty Blessa
semoga operasi mata Ainun berjalan lancar
Yunerty Blessa
semoga lamaran nya lancar
Yunerty Blessa
semangat Riko dan Ainun
Yunerty Blessa
semoga berjodoh,,Riko dan Ainun
Yunerty Blessa
kalau kalian berdua memang berjodoh pasti akan bersatu jua
Yunerty Blessa
lebih baik lagi Doni tak payah nikah dengan Siska jahat 😠😠 sabar Ainun....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!