NovelToon NovelToon
Terpikat Pesona Sahabat Papa

Terpikat Pesona Sahabat Papa

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duda / Tamat
Popularitas:101.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ny.Jutex

Ini adalah kelanjutan kisah dari novel Author yang sebelumnya.

----- ----- «» ----- -----

“Om, papa tidak merestui kita, ayo bawa aku pergi,” isak Ayara, sebelum kemudian ia terkejut melihat wajah pria yang di cintainya itu seperti habis kena pukul.

Ya, siapa lagi yang melakukannya, jika bukan Bara, ia memukuli sahabatnya itu tanpa ampun, karena telah mencintai putrinya.

“Apa sakit?”

“Sedikit, tapi tidak apa-apa.” Adit merasakan tangan halus Aya mengusap wajahnya yang habis kena bogem mentah dari Bara.

Ia sangat mencintai gadis kecil itu, tapi keadaan membuat ia harus menjauh!

Novel ini hanyalah hasil dari kegabutan Author!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ny.Jutex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Memenuhi Janji

Elang mengantarkan Mayang hingga ke depan pintu yang tadi sengaja ia buka.

“Sekali lagi terimakasih,” ucap Mayang sebelum meninggalkan unit apartemen.

“Lain kali hati-hati, jangan jalan sendirian di tempat sepi,” pesan Elang, yang di jawab Mayang dengan anggukan, ini pertama kalinya ia mendengar Elang mengucapkan hal yang baik padanya.

Sepulangnya Mayang dari apartemen, Elang masuk ke kamarnya untuk beristirahat. Tidak lama, pintu itu kembali terbuka, Adit yang datang.

Mengetahui kalau om nya sudah datang, Elang pun buru-buru menyelimuti dirinya dan pura-pura tidur.

Setelah dari dapur, Adit pun menuju kamar Elang lalu mengetuk pintu.

Tok tok tok!

Elang yang pura-pura tidur itu, ia berdo'a agar bisa tidur sungguhan dengan cepat, agar Adit tidak melihat wajahnya saat itu. Sedangkan Adit sendiri sudah tau apa yang terjadi dengan keponakannya itu.

Karena merasa khawatir dengan keadaan Elang, Devano langsung menghubungi Adit saat ia di perjalanan pulang tadi. Ia juga memberitahu kalau dialah yang mengajak Elang untuk membantu teman mereka dan akhirnya membuat Elang jadi bonyok.

Setelah beberapa saat Elang merasa lega setelah mendengar langkah Adit yang menjauh dari kamarnya. Adit membiarkan Elang untuk beristirahat dan akan menanyakannya langsung esok hari.

Saat subuh Elang sudah bangun dan selesai sholat. Namun, ia kembali ke tempat tidurnya hingga pagi tiba dan ia kembali tertidur. Sedangkan Adit sendiri sudah mandi dan terlihat rapi di depan cermin, hari ini ia berniat untuk memenuhi janjinya dengan Ayara, untuk menemani kemana pun gadis itu pergi.

Adit keluar dari kamarnya lalu memeriksa kamar Elang, apakah keponakannya itu sudah bangun. Melihat kamar Elang yang masih tertutup rapat, ia pun langsung pergi meninggalkan apartemennya.

Dengan kecepatan sedang, Adit mengemudikan mobilnya melintasi jalan yang lumayan padat dengan kendaraan. Beruntung pagi-pagi ia sudah bangun agar tidak terlalu siang saat tiba di rumah Bara. Ketika ia sudah sampai, hanya ada pembantu yang ia temui disana, lalu ia menanyakan keberadaan semua orang.

“Bapak, ibu sama den Raffi pergi bersepeda sejak pagi tadi, kalau non Aya masih tidur di atas.”

“Kalau boleh tau, mereka pergi bersepeda kemana ya, Bik, kapan pulangnya?”

“Saya juga kurang tau, tapi memang biasanya setiap hari libur bapak sama ibu naik sepeda bersama. Mungkin sebentar lagi pulang, tunggu aja di dalam,” seraya mempersilahkan tamu majikannya masuk. Ia sudah hapal tamu yang biasa datang ke rumah dan mana orang yang kenal dekat dengan majikannya, sebab itu ia berani mempersilahkan masuk.

Adit pun mengangguk, “saya tunggu disini aja,” ujar Adit, ia menuju ke kursi kayu yang ada di depan rumah itu, lalu duduk dengan nyaman disana. Mungkin ia yang datang terlalu pagi pikirnya.

Ayara yang baru bangun tidur itu, ia merasa haus lalu pergi ke dapur untuk mengambil air. Setelah meminum setengah gelas airnya, lalu ia duduk di kursi meja makan, ia teringat kebiasaannya pada hari libur, yaitu mendatangi omanya.

“Non, mau sarapan apa?” tanya bik Lilis, mengejutkan Ayara yang sedang melamun.

“Ngga, Bik. Saya belum lapar,” jawab Ayara, kemudian dia bangkit dari duduknya.

Saat ia hendak menaiki anak tangga, tanpa sengaja ia melihat pintu depan sedang terbuka, ia pun langsung memanggil bik Lilis.

“Bik...!

“Iya, Non?” sahut bik Lilis yang datang dari dapur.

“Mama sama papa udah pulang?”

“Belum, Non. Oh iya, tadi katanya ada tamu yang sedang menunggu bapak di luar.”

“Oh.” Ayara pun berjalan menaiki anak tangga menuju ke kamarnya, sedangkan bik Lilis pergi ke dapur untuk melanjutkan pekerjaannya.

Sampai di kamarnya, Ayara mengambil handuk, ia berniat mandi walau belum tau kegiatan apa yang ia lakukan untuk mengisi hari liburnya. Saat hendak masuk kamar mandi, tiba-tiba ia penasaran dengan tamu yang sedang menunggu di luar. Ayara pergi ke jendela kamarnya lalu mengintip dari sana. Ia tersenyum senang saat tahu siapa tamu tersebut. Tanpa ingat niat yang semula hendak mandi, ia pun berlonjak kegirangan menuju ke lantai bawah.

“Om, udah lama?” tanya Ayara ketika sudah sampai di luar. Adit yang semula sedang memainkan ponselnya itu pun langsung menoleh.

“Em, belum,” jawabnya, kemudian ia menyeruput kopi yang ada di hadapannya.

“Om lagi nungguin papa?” tanya Aya, walau sebelumnya ia sudah tau. Adit pun menjawab dengan mengangguk.

Ayara, gadis itu masih berdiri di tempatnya, ia seperti mencari cara untuk terus mengajak Adit berbicara.

“Ini kan hari minggu, apa Om sedang tidak ada acara?”

“Ada,” jawab Adit singkat, ia berpikir untuk sedikit mengerjai gadis itu.

“Ohh.” Ayara kemudian membalikkan badannya ingin kembali ke dalam rumah, ia merasa kecewa.

“Siap-siaplah, jika dapat izin dari papamu, kita pergi jalan-jalan,” ujar Adit, dan Ayara masih bisa mendengar.

Ayara berlonjak girang, seketika paginya berubah menjadi sangat indah.

“Yeayy!” Ayara setengah berlari menuju ke kamarnya untuk segera mandi lalu bersiap-siap untuk pergi, walau belum tau apakah papanya mengizinkan. Tapi di dalam hati ia yakin papanya akan mengizinkannya.

Tidak ingin mandi berlama-lama seperti biasanya, setelah merasa cukup ia pun menyudahi mandinya. Ia menggulung rambutnya yang masih basah dengan handuk lalu membuka lemari untuk memilih baju yang ingin ia kenakan. Setelah menemukan baju yang cocok, ia pun mulai bersiap-siap dengan berhias di depan cermin.

Orang yang pada dasarnya udah cantik bawaan lahir, biar dandan pake bedak bayi pun tetap aja terlihat cantik!

Setelah mengoleskan serum dan sunscreen wajah, Ayara lanjut memakai bedak tabur bayi ke wajahnya. Sebagai hasil akhir, ia mengoleskan liptint di bibirnya.

Ayara berdiri di depan cermin untuk memastikan penampilannya sekali lagi, dan ia sudah merasa fashionnya itu sangat cocok dengan Adit.

“Ah, ada yang kelupaan.” Ayara mengambil botol parfum lalu menyemprotkan parfum itu ke leher dan lengannya. Parfum dengan aroma bunga Sakura yang selalu menjadi pilihannya.

“Non Aya, udah rapi aja. Mau pergi kemana?” tanya bik Lilis seraya memperhatikan penampilan majikan mudanya itu. “Wangi banget lagi,” ucap bik Lilis ketika menghirup aroma parfum Ayara.

“Ada deh!” sahut Ayara, berlalu dengan girang. Bik Lilis ikut senang melihat anak majikannya itu sudah kembali ceria.

Bara dan Raisa sudah datang dari bersepeda, mereka langsung menyapa Adit yang tadi menunggu di depan rumah.

“Udah lama?” tanya Bara.

“Belum,” jawab Adit seraya berdiri dari duduknya.

“Ayo masuk,” ajak Bara.

“Aku kesini mau ngajak Ayara jalan, karena waktu itu aku udah janji....” Kata-kata Adit terpotong saat Ayara sudah berdiri di depan pintu. Gadis itu sudah terlihat rapi dan cantik.

1
Jaya Purba
Luar biasa
Siti Aminah
Top
Elisabeth Ratna Susanti
like, subscribe plus taburan 🌹
nuraeinieni
ceritax bagus dan keren,,,,👍👍👍👍
nuraeinieni
aq mampir thor
falea sezi
bara sok sok an nolak g sadar dlu dia kayak apa
NsTzy
Thor mau liat anaknya Adit sama aya, kalo bisa kembar cowo cewe thor
Nenk Jelita
seru sukses y
RyanA MdHse
Bara#Barang
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
nah...loh...jgn pake perasaan aja, bisa berabe tuh😀
🇮🇩⭕Nony kinoy❃hiat🇵🇸
kok kebetulan sekali bisa ketemu nya😀
🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅
He he he.. antara benci dan rindu
🗣🇮🇩Joe Handoyo🦅
Ha ha ha.. Anjiiirr, jatuh cinta termasuk olahraga, boleh juga tuh kiasan nya 👍
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊
sabar adit
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊
aku juga punya elang 😂
𝐑𝐡𝐚 𝐏𝐊
mau jg dong es klimnya🤭
🍾⃝ ɪͩʟᷞʜͧᴀᷠᴍͣ𝕄𝕒𝕩✰͜͡w⃠👻ᴸᴷ
"Pertanyaan Aya mengingat kn masa lalu yg kelam buat Adit,,
🍾⃝ ɪͩʟᷞʜͧᴀᷠᴍͣ𝕄𝕒𝕩✰͜͡w⃠👻ᴸᴷ
"Semoga Adit di beri kesabaran dgn musibah yg di alami,,
𝕸y💞Sarinande ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
sabar ya Adit...tak mudah memang melupakan kenangan yang indah
𝕸y💞Sarinande ❀∂я⒋ⷨ͢⚤
mampir Thor... awal yg menarik
semangat up ya Thor 😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!