NovelToon NovelToon
Suami Khayalan

Suami Khayalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:145.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marimar

Kisah Jerry, Eza dan Nilo seorang wanita 21 tahun yang sangat suka sekali berdiam diri di Rumah dan memiliki ilusi yang sangat kuat.
Bahkan Nilo bisa menceritakan bagaimana rupa suaminya itu, bagaimana mereka menikah, bagaimana mereka melewati malam pertama dengan begitu detail. Namun itu semua hanyalah khayalan Nilo.

Nilo tersesat antara kehidupan nyata dan imajinasinya.

Akankah Nilo tersadar dan bagaimana Nilo menemukan cinta sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marimar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

eps. 10

Ayah Nilo melihat ke arah ibu Nilo.

“Aku tidak akan menolak Ma.” ucap Nilo dengan senang hati. Ternyata kesetiaan Nilo goyah begitu saja.

Lee minho adalah aktor yang sangat Nilo sukai, tampan, imut, lucu semuanya lengkap pas pada porsinya.

J adalah salinan dari Lee min ho walau tidak sama.

“Tidak, ibu salah ambil foto, dia akan bekerja sama dengan kita, kalau kita berhasil melewati masa sulit ini.” ujar Ibu Nilo.

“Ah mama bikin putus asa, padahal aku sudah sangat senang.” beo Nilo.

“Papa juga tak menyangka nak, papa kira mama mu punya misi tersembunyi.” ucap Ayah Nilo.

Ibu Nilo pun pamit sebentar untuk mengambil foto ke dalam kamarnya.

“Maafkan mama dan papa ya nak, karena melibatkan mu.” ayah Nilo menyesali apa yang sedang terjadi.

“Tidak apa Pa, selagi dia tampan.” ujar Nilo dengan wajah tidak seriusnya.

“Nah ini yang benar.” Ibu Nilo tiba dan langsung duduk di sebelah Nilo memberikan foto terbaru pada Nilo.

“Ya tampan Ma, tapi aku lebih suka Lee Minho, bisakah Mama ubah perjodohannya?” tanya Nilo yang terus menatap foto di tangannya.

“Jika saja bisa, Mama lebih memilih untuk tidak menjodohkan mu.” jawab Ibu Nilo sembari mengelus kepala Nilo.

“Pria itu juga tinggal di sini.” ujar Ayah Nilo.

“Oh ya Pa, tapi aku tidak pernah melihatnya.” tanya Nilo.

“Bagaimana bisa kamu bertemu dengannya, kamu sepanjang hari hanya berdiam diri dan tidur di rumah saja.” cakap ibu Nilo.

Nilo pun terkekeh dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

Ayah dan Ibu Nilo pulang hanya untuk memberitahu hal ini secara langsung dan juga menjenguk anak semata wayangnya ini yang sudah 1 tahun tidak bertemu.

Ayah Nilo pun memberitahukan bahwa mereka akan kembali besok.

“Karena itu, malam ini Papa dan Mama sudah mengundangnya untuk makan malam bersama.” tukas Ayah Nilo.

“Kenapa harus secepat ini Pa?” Nilo takut J akan datang dan melihat makan malam keluarga bersama pria lain, yang bisa saja membuat J marah pikir Nilo, ia tidak punya kesempatan untuk memberitahu suaminya terlebih dahulu.

“Karena cuma ada waktu malam ini sayang.” ujar Ibu Nilo.

Nilo pun mengangguk mengerti, terpaksa mengikuti saja apa yang diinginkan orang tuanya. Pikir Nilo ini hanya bertemu bahkan sangat jauh dari pernikahan, Nilo bisa mengulur waktu sembari mencari jalan untuk menggagalkan perjodohan ini.

Di sisi lain.

Ben baru saja mendudukkan bokongnya dan menyandarkan tubuhnya di kursi dalam ruangan Jerry tampak sedang kelelahan.

“Apa yang membuat mu sibuk?” tanya Jerry melihat temannya itu merasa sangat lega saat menyandarkan tubuhnya di kursi.

“Tuh Bos bucin baru balik honeymoon, jadi haus kerja.” decak Ben.

Terdengar suara ketukan pintu, Jerry pun langsung mempersilahkan untuk masuk.

Terlihat Syasa muncul dari balik pintu membawa segelas ice lemon tea yang terlihat sangat menyegarkan di sebuah nampan di tangan Syasa.

“Aku tidak memintanya Sya.” ucap Jerry.

“Oh ini untuk Ben.” ucap Syasa lembut dengan melihat ke arah Ben yang tidak memperdulikan kedatangannya.

“Oh begitu, letakkan saja di sampingnya, aku keluar sebentar.” titah Jerry dan berlalu pergi meninggalkan 2 orang pria dan wanita itu di ruangannya.

“Ben, aku membawakan ice lemon tea untuk mu.” ucap Syasa lembut.

“Oh, Terimakasih.” jawab Ben tanpa membuka matanya dan tidak melihat wajah memerah Syasa di depannya.

“Apa kepala mu sakit?” tanya Syasa seraya menyentuh kepala Ben hendak memijatnya.

“Apa yang kau lakukan.” bentak Ben yang langsung bangun dari tempat duduknya ketika Syasa menyentuh kepalanya.

“Maafkan aku.” Syasa berbalik dan langsung keluar dari ruangan Jerry.

Jerry yang hanya berdiri di luar ruangannya melihat Syasa keluar sedang mengusap air mata yang belum sempat membasahi pipinya.

Jerry hanya diam tak bertanya apapun. Syasa yang menyadari bahwa Jerry melihatnya dengan cepat membalikkan wajahnya dan berjalan kembali ke mejanya.

Jerry masuk ke dalam ruangannya.

“Apa kau melecehkannya, apa kau memegang buah dadanya?” tanya Jerry.

“Yang benar, dia melecehkan ku.” jawab Ben serius setelah meneguk ice lemon tea yang di berikan Syasa.

“Oh ya, apa kau tidak takut, minuman itu telah di beri sesuatu?” tanya Jerry melihat Ben menghabiskan minuman itu.

“Oh astaga kau benar, sering sekali hal seperti ini terjadi, Jerry-Jerry kamu harus terus bersama ku, jangan biarkan seseorang pun berduaan denganku.” ucap Ben ketakutan, nasibnya akan sama seperti pria-pria yang terjebak.

“Sudahlah, sebenarnya ada apa? aku melihat Syasa menangis.”

“Apa, kenapa dia menangis? ” Ben balik tanya pada Jerry.

“Aku hanya bertanya apa yang dia lakukan, saat dia menyentuh kepala ku setelah bertanya apa kepala ku sakit.” tambah Ben.

“Dan kau membentaknya?” tuding Jerry.

“Tidak seperti itu, aku hanya terkejut tiba-tiba ia menyentuh kepala ku.”

Jerry hanya mendelik ke arah Ben lalu duduk di kursinya.

Apa kamu tidak mengerti, kalau dia menyukai mu sejak lama.

“Sayangku.” panggil Gara pada Divine yang tengah duduk di depan meja riasnya.

“Hmm...“ sahut Divine.

“Ini jus mu, minumlah.” titah Gara setelah mendekat pada Istrinya itu.

Divine pun mengambil jus itu dari tangan Gara lalu meminumnya sedikit dan meletakkan di atas meja riasnya. Seketika Gara mengambil jus itu lagi dan meminum jus itu tepat di bekas bibir Divine.

Divine menatap Gara malas, Gara selalu melakukan hal itu dimana saja.

“Apa ada bedanya minum di bekas bibir ku dan tidak?”

“Tentu saja, ya masuk.” Gara menjawab Divine dan beralih pada suara ketukan di depan pintu ruangannya.

Ben masuk ke dalam ruangan Gara dan Divine.

“Minum di bekas bibir mu, terasa jauh lebih manis.” Gara melanjutkan ucapannya yang sempat terpotong.

Ya terus saja, aku sudah berjanji akan melihat semua hal romantis kalian dan tidak akan membicarakan kalian di dalam hatiku. batin Ben.

“Jika seperti ini.” Divine berdiri dan memeluk Gara dari depan merapatkan bagian sensitifnya pada tubuh Gara hingga menempel dengan sempurna.

Wajah Gara memerah, antenanya akan segera On.

Ben yang melihat adegan ini rasanya ingin menutup matanya, namun ia tidak kuasa, Ben telah berjanji saat Divine koma.

“Kau akan membangunkan milikku.” Gara berbisik di telinga Divine.

Mendengar ucapan Gara, Divine segera berbalik membelakangi suaminya.

“Ben kamu di sini?” ucap Divine ketika melihat Ben berdiri di depan meja Gara.

“Ya Div aku di sini, sejak suamimu berkata, minum di bekas bibir mu terasa jauh lebih manis.”

sungguh aku benar tidak terlihat. Batin Ben lagi.

Wajah Divine memerah karena malu mendengar ucapan Ben.

“Aku tidak mengarangnya lho Ben, itu benar, kamu bisa mencobanya dengan pasangan mu, oh tidak aku lupa kamu jomblo.” ujar Gara terlihat tidak sengaja.

1
Yasmin Risno
cerita author bkin aku pusing......
olle
kak up nya jangan tersendat2 dong penasaran bgt sm ceritanya sy sih lebih like nilo jerry
Fabro Os
makasih kak dah up lagi....
Fabro Os
Evan kembar g, sih kak?
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ya Allah Thorrrrr
kangen banget aku Ama Nilo
penasaran aku gak ilang² lho Thor Ama novelmu ini
setiap up adaaaa aja misterinya😁
Jan lama² ya Thor up nya aku setia nunggu lho😚
Olle Riu Olle
penasaran happy ending nya thor, jangan lama2 dong up nya
Shalwa Sabil
lanjut thour
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ampun dah Thor...
kelakuan Evan... jadi suka akunya sama doi🤭
Jerry kemana Thor? kangen juga ama cerita si Deddy satu ini😁
Iniaku: Follback kak
total 1 replies
Shalwa Sabil
lanjut thour
Fabro Os
makasih kak dah up lagi.....
Irsa Arini
lha langsung aja tidak pakai trik dulu kamu evan
D'wie author
Waduh,siapa tuh cewek? Jgn khayalan jg kyk J dulu ya! Trs Gou itu siapa ya? Jgn2 anak Gara sama Divine.Hmmm...🤔
D'wie author
Eza, itu Nilo putrimu yg kau abaikan. Kau tak tahu Nilo hamil Krn perbuatanmu, dasar lelaki menyebalkan.
D'wie author
Kasian ya Jerry, hatinya mati sepeninggal Nilo. Tempo hr jg aq gk rela Nilo mati,kasian Jerry soalnya.
D'wie author
Baru tw kisah anak Nilo dilanjutin.😌
Nouna Jumie
🤣🤣🤣🤣 Evan berguru dlu sama papah mertua wkwwk
Gitaemutz
hahaha
Shalwa Sabil
waduh evan2..lanjut kak...penasaran kpn evan bisa nembus nilo...hhhh
Shalwa Sabil
lanjut thour
Marfuad Namlia
jangan d bikin pusah thoor nilo ama evan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!