NovelToon NovelToon
Bisikan Ghaib

Bisikan Ghaib

Status: tamat
Genre:Horor / Petualangan / Matabatin / Tamat
Popularitas:144.3k
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

IG @suliani_cucu

Berawal dari sambaran petir saat mendaki gunung, bertepatan pula dengan terbukanya alam ghaib. Aneska jatuh pingsan karena takut, karena dia terpisah dari rombongannya.

Namun, setelah dia terbangun. Dia begitu kaget karena dia bisa melihat arwah gentayangan, bahkan dia mampu mendengarkan bisikan hati mereka.

Akankah Aneska mampu melawan rasa takutnya?

Yuk kepoin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Namanya Wira

Aku memberanikan diri untuk menatap makhluk yang buruk rupa tersebut, kemudian aku pun bertanya.

"Sebenarnya kamu siapa?" tanyaku.

Aku berusaha bertanya sesopan mungkin, karena aku tidak tahu dia lebih tua atau lebih muda dariku. Karena wajahnya benar-benar tidak bisa dikenali.

Sosok bayangan mengerikan itu nampak tersenyum, aku semakin merinding dibuatnya. Apalagi saat aku melihat dia begitu kucel seperti anak yang habis berguling-guling di tanah.

Uuuh, rasanya aku ingin berteriak histeris saat ini juga. Beruntung ada Alex yang kini berada di sampingku, dia terlihat begitu berusaha untuk menenangkanku.

Namun, tetap saja aku merasa takut. Bahkan aku menggenggam ujung baju yang dia kenakan dengan cukup kencang.

"Aku Wira, aku mau minta tolong," mahkluk bernama Wira itu terdengar berbisik di telingaku.

Padahal jaraknya dariku lumayan jauh, dia terlihat diam saja. Anehnya, suaranya kini terdengar dengan jelas di telingaku.

"Min--minta tolong apa?" tanyaku gugup.

Untuk sesaat aku memperhatikan wajah Wira, dia terlihat begitu sedih. Bahkan air mata darah terlihat mengalir di kedua pipinya yang rusak.

Aku sungguh benar-benar takut dan juga jijik melihat akan hal itu, aku langsung memeluk Alex dan mengusakkan wajahku di dadanya.

Namun, tetap saja rasa penasaranku begitu tinggi. Aku mengintip wajah Wira dari balik ketiak Alex, bodo amat Alex merasa tidak nyaman dengan apa yang aku lakukan.

Wira terlihat tersenyum, kemudian terdengar kembali berkata lewat sebuah bisikan di telingaku.

"Ayahku menikah lagi, Ibu tiriku selalu bersikap baik di hadapan ayahku. Namun, jika ayah pergi dia akan bersikap begitu jahat kepadaku. Kamu tahu Aneska?" tanya Wira kepadaku.

Sontak aku langsung menggelengkan kepalaku kala mendengar pertanyaan dari Wira.

Tentu saja aku tak tidak tahu apa-apa, karena bertemu dengan Wira pun baru kali ini. Itu pun jika Alek tidak memaksa, aku tidak ingin berhubungan dengan Wira.

"Aku didorong dari lantai tiga sampai terjatuh, makanya kini anggota tubuhku terlihat rusak parah."

Wira tersenyum getir, dia memandang seluruh tubuhnya dari atas sampai bawah. Kembali aku lihat kesedihan yang begitu mendalam di matanya.

Aku hanya terdiam mendengarkan apa yang Wira katakan kepadaku, setelah aku perhatikan dengan jelas, sepertinya Wira masih berusia sangat muda.

Mungkin dia baru masuk SMP jika dilihat dari perawakannya dan juga wajahnya, untuk sekilas bahkan aku bisa melihat wajah Wira sebelum dia dibunuh.

"Setelah itu, Ibu tiriku menguburkanku di belakang rumah kami. Tolong aku Aneska, tolong bilang kepada ayahku, jika aku dikuburkan secara tidak layak di belakang rumah."

Aku terdiam dengan apa yang diminta oleh Wira, bagaimana caranya aku memberitahukan kepada ayahnya jika Wira sudah meninggal dan dikuburkan dengan tidak layak.

"Ibu tiriku sangat tega, dia berkata kepada ayahku jika aku sudah menyakiti dirinya. Setelah itu aku kabur dari rumah, padahal kenyataannya dia sudah membunuhku," kata Wira lagi.

Aku terdiam mendejgar apa yang Wira ucapkan, aku mendongakkan kepalaku menatap wajah Alex.

Aku ingin bertanya tentang apa yang harus aku lakukan saat ini, tapi Alex malah menatapku dengan tatapan penuh tanya.

Dia seakan bertanya ada apa dan kenapa, pada akhirnya aku pun menceritakan apa yang dikatakan oleh Wira kepadaku lewat bisikan itu.

Untuk sesaat Alex terlihat tertegun, lalu tidak lama kemudian dia tersenyum lalu berkata.

"Coba tanyakan kepadanya, siapa nama ayahnya. Siapa nama ibu tirinya, di mana alamatnya. Biar kita bisa dengan cepat menyelesaikan masalahnya," kata Alex.

Aku terdiam mendengar apa yang dikatakan oleh Alex, aku berusaha untuk mencerna apa yang dikatakan oleh Alex kepadaku.

Apakah itu artinya Alex ingin membantunya juga? Karena tidak mau ambil pusing, akhirnya aku pun bertanya kepada Wira.

"Siapa nama ayahmu? Siapa nama Ibu tirimu? Di mana alamatmu? Katakanlah! Agar aku bisa membantumu bersama dengan teman-temanku," kataku kepada Wira.

Senyum di bibir Wira semakin melebar, aku tahu dia merasa lega karena aku mau membantunya.

Tidak lama kemudian, Wira nampak menyebutkan nama ayahnya. Dia juga menyebutkan nama Ibu tirinya.

Tidak lupa dia juga menyebutkan alamatnya, bahkan dia juga memberikan petunjuk jalan kepadaku.

Aku tersenyum kecut mendengar apa yang dikatakan oleh Wira, kemudian aku pun menceritakannya kepada Alex.

"Jadi nama ayahnya Dirgantara?" tanya Alex.

Aku langsung menganggukkan kepalaku tanda mengiyakan, Alex tersenyum kemudian dia bertanya lagi.

"Nama ibu tirinya Dewi dan alamatnya di jalan melati, okeh. Besok kita eksekusi," kata Alex.

Aku menggelengkan kepalaku tanda tidak setuju, urusan Leni saja belum selesai. Namun, Alex malah menyanggupi untuk membantu masalah Wira.

"Lex, masalah Leni belum kelar." Aku langsung protes, Alex malah tersenyum lalu mencubit hidungku.

Aku langsung mendesis, Alex malah tertawa. Melihat akan hal itu aku langsung tertegun, jarang sekali Alex tertawa.

Selama ini dia paling hanya tersenyum saja, Itu pun sangat tipis. Dia juga jarang sekali berbicara, tapi kali ini dia terlihat berkali-kali lipat sangat tampan karena tertawa dengan lepas.

"Masalah Leni sudah kelar, untuk Jony polisi sedang melakukan penyelidikan," kata Alex.

"Elu serius?" tanyaku.

"Serius banget, jadi. Besok kita ke rumah bapaknya Wira, kita bantu dia, oke?" kata Alex.

"Oke," jawabku. "Aku lalu mengalihkan pandanganku kepada Wira, kemudian aku berkata. "Pergilah! Besok aku akan membantumu," ucapku.

Wira terlihat tersenyum, lalu tidak lama kemudian dia pergi begitu saja. Hanya gumpalan asap yang terlihat mengepul yang terlihat menghitam dan menghilang dari pandangan.

**

Masih berlanjut, yuk ramein kolom komentar.

1
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
thor masii gantung, harusnya sampe mereka nikah dan punya 100 anak😈😈😈😈seruu banget, ga sia sia maraton dari subuh sampe akhir🤣lovv lovvv
Cucu Suliani: ini kan genre remaja🤣
total 1 replies
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
Thor seremmm
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
huuuu Alex💔💔💔💔jangan nyerah pls nanti si donat tambah liar😭💔
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
hiii si donat moncong nya harus di tarik, ga banget
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
alex mulai ugal ugalan, lucu bngt🤣 kita kerjain lex si donat itu😈😈
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
awas aja si donat donat itu jadi pelakor 😡
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
ihh risih bngt, sini itu siapa namanya lupa, aku seret terus aku masukin ke kandang embe biar di seruduk
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
hiiih pelakor 😡
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
hooo pinter slex ini🌹
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
seru banget keluarga anes, huhuhu..rada iri tapi okla🌹🌹🌹
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
lucu bngt bonyok 🤣bokap nyokap
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
mau mau mau mau mau😈😈😈🌹🌹🌹🌹🌹🌹
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
tambah seru bngt, aku baca sambil makan roti bakar nih thor, enaknya novel udah tamat, jadi bisa baca langsung🤤
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
seruuuu
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
hii kasiannya thor 💔💔sakit hati aku
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
aku suka nih yang novel gini, horor tapi gak yang horor horor bngt, tapi horor juga, terus banyak petualangan nya kaya misi misi😎😎keren thor
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
naura❣️mario
anes❣️alex
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
deg degan
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
moto nya pake apa thor, kan hp nya pura pura gaada🤣 apa bawa kamera ya..
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
visual nya udah lama banget tahun 2022, aku ngehayal sendiri ya🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!