NovelToon NovelToon
Tolong Lepaskan Aku

Tolong Lepaskan Aku

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: erma _roviko

Suci merupakan wanita dan istri yang baik, tapi di saat hadiah yang di berikan suaminya membuatnya kabur dan pergi dari sisi Zufar.

Mampukah dia menerima hadiah itu?

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE, LIKE, RATE, DAN KOMEN NYA💞🥰LOVE SEKEBON DARI AUTHOR😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erma _roviko, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 - Komandan Simon

Semua orang tengah terlelap tidur, hanyut dalam mimpi masing-masing. Udara yang terasa dingin di saat sepertiga malam, Suci sudah terbiasa bangun dan melaksanakan sholat tahajud. Dia menggeliatkan tubuhnya dan sesekali menguap, segera beranjak dari tempat tidur yang hanya beralas tikar. Mengenakan sandal menuju kamar mandi yang dibuat dengan seadanya, melangkahkan kaki dan melawan rasa kantuk yang menghampirinya. 

Kesunyian malam, angin yang menerpa wajah yang terasa sejuk di kulit. Jarak kamar mandi dan penginapan kurang lebih dua puluh meter, Suci memilih untuk menikmati perjalanannya dengan suasana sunyi. 

Beberapa saat kemudian, Suci membuka pintu kamar mandi dan masuk setelah membaca doa. Menimba air sumur dan mengambil air wudhu dengan khusuk, sebelum melaksanakan sholat di sepertiga malam yang tenang. 

Suci hendak keluar dari kamar mandi setelah berwudhu, tapi terdengar suara tapak kaki beberapa orang yang berlari membuatnya penasaran dan juga takut menjadi satu. Berdoa di dalam hati untuk keselamatan semua orang dan juga dirinya, dia bersembunyi di balik pintu. Melihat keadaan sekitar lewat celah dinding, dia sangat terkejut dan segera menutup mulut menggunakan tangan agar tak menimbulkan curiga juga bersuara. "Itu tentara Israel, mengapa mereka ada disini?" batinnya yang sangat ketakutan, tak henti-hentinya berdoa untuk keselamatan semua orang dan berlindung diri dari musuh. 

Tentara Israel membawa perlengkapan, seperti  senapan panjang, dan belati yang terlilit di pinggang. Siapa yang tidak takut dengan situasi dialami Suci. Keringat dingin menyertainya membasahi dahi, tubuh gemetaran melihat ada tiga orang tentara yang berkeliaran di tempat itu.

Suci terus berdoa walau dia tahu jika berada di tempat yang tidak tepat, memohon kepada sang pencipta alam semesta untuk menyelamatkan nyawa semua orang. "Ya Tuhanku, hamba sangat takut jika berada di posisi ini. Tolong lindungi saudara-saudariku, juga anak-anak asuhku disana, berikan keajaiban dan lindungilah kami dari segala marabahaya, Aamiin." 

Sementara di sisi lain, seseorang mencoba untuk menghentikan ketiga tentara agar tidak menyerang di kawasan itu, mereka fasih dalam berbahasa Ibrani, sudah pasti orang-orang Yahudi Israel. "Siapa kamu? Jangan menghalangi atau kamu akan di tembak!" ancam salah satu tentara Israel yang menodongkan senjata, tatapan tajam dengan wajah sangar. Mengarahkan senapan panjang mengarah pada pria yang memakai jubah, sorban di kepala menutupi wajah yang hanya menyisakan mata. 

"Pergilah ke tempat lain, jangan membunuh mereka!" titahnya dengan lantang, melihat lencana ketiga tentara dan tersenyum tipis. 

Mendengar seorang pria yang juga bisa bahasa Ibrani membuat ketiga tentara Israel saling melirik satu sama lainnya, mengerutkan kening karena rasa penasaran. Selama mereka menguasai beberapa wilayah yang sudah ditaklukkan, ini kali pertama menemukan orang yang juga fasih dalam bahasa Ibrani. "Siapa kamu sebenarnya? Apa kamu Yahudi?" 

Tidak ada cara lain, pria itu membuka sorban yang selama ini menutupi wajahnya, hanya memperlihatkan mata biru. Ketiga tentara itu sangat terkejut, hampir tak percaya dengan apa yang ada di hadapan. "Komandan Simon, maafkan kami yang lancang!" ketiga pria yang berseragam itu segera bertekuk lutut, tak tahu jika pria yang lengkap berpakaian seperti pria islam merupakan sang komandan yang ditakuti. 

Pria itu yang tak lain adalah Zaid, sebenarnya dia merupakan komandan elit yang menguasai daerah kawasan di tempat itu. Dia menyamar karena ada satu hal yang harus dilakukan, itu bukanlah misi melainkan hati nuraninya yang sedikit tersentuh dengan anak-anak Palestina yang kehilangan keluarga. "Jangan pernah kalian menyerang tempat ini, aku mendengar kabar yang sangat memalukan bagiku."

"Maaf Komandan, kami tidak akan menyerang mereka juga membantai." Patuh salah satu tentara yang menundukkan kepala.

"Ya, jika itu terjadi? Aku yang akan membantai kalian, sekarang pergilah!" usir Zaid alias Simon, dia sangat marah. Untung saja segera mendapatkan informasi dari informan kepercayaan mengenai penyerangan secara diam-diam, membantai orang-orang dengan keji. 

Ketiga tentara itu menundukkan kepala, ada guratan kekecewaan dengan perintah itu. Mereka hanya ingin bersenang-senang dengan membantai anak-anak dan juga para relawan, memusuhi umat muslim di negara itu. "Tapi Komandan, kami hanya menjalankan perintah dari pusat untuk meratakan tempat ini!" ucap salah satu pria yang berseragam, mendongakkan kepala bentuk perlawanan. 

Plak

Terdengar suara tamparan yang sangat keras terdengar, begitu nyaring di telinga. Zaid alias Simon sangat marah dengan penuturan bawahannya, membenci pria yang melanggar aturan etos kerja di milikinya. "Lancang sekali lagi kamu mengatakan itu? Aku tidak segan-segan membunuhmu," tekannya.

"Mengapa Komandan melindungi mereka yang jelas-jelas musuh kita?" bantah nya seraya melemparkan tatapan sinis. 

"Itu bukan urusanmu, pergi dari sini! Jangan pernah kalian mendekati kawasan ini jika masih menyayangi nyawa." 

Ketiga tentara itu hanya diam dan segera pergi meninggalkan tempat itu, kecewa dan sakit hati dengan perlakuan Zaid yang berstatus Komandan Simon. 

1
Yudith Lahay
sangat bagus
Siti Maskanah
hukumanmu zufar .
Ida Naurah
yaaaahhhh knpa g bkin suci hamil dulu Thor biar ada penerus
Ida Naurah
Luar biasa
Ida Naurah
ko sizufar aneh ya bisa dikibulin sama orang,,,,giliran sisuci prgi kmna aja tau
Alfi Wang
Luar biasa
Nie
pastikan mereka brdua meninggal jgn sampe kecolongan lg
Nie
Alhamdulillah zaid udh msk islam dan semoga istiqomah ya zaid,tinggal disunatnya nih,siap² ondangan wkwkkwk
Nie
jgn² asisten doni kakanya suci
Nie
si felix itu pasti
Nie
kayanya siska jg tau penyakit zufar makanya dia begitu semangat menyingkirkan suci agar dia dpt warisan dr zufar
Nie
nah loh,anakmu sdh kecewa zufar makanya dia enggan untuk dilahirkan...rasakan penyesalanmu itu..lebih bagus lg kalo suci pergi
Nie
ga ush mikirin zufar lg,bahagiakan dirimu sendiri suci,biar saja nanti zufar menyesal
Nie
akhirnyazaid datang...
Nie
lah iki piye...ga bener ini dokternya juga,ini zufar bener² bego ya masa ga tau kalo pas lg usg kan dia slalu nemenin masa iya ga ngeh 🤦🤦
Nie
tuhkan,udh jls zufar tuh ga bener..
Nie
semoga mereka bertemu suci dan bersatu
Nie
sungguhaku berharap suci pisah ma zufar,dan zaid msk islam dan bs bersatu ma suci...rumah tangga kalo udh ada orang ketiga ga bakal bener,apalagi satu rumah
Nie
berharap anak siska bukan anak zufar
Nie
laki² egois,giliran suci ada malah mesra²an ma istri kedua ...mdh²an aja zufar ga nemuin kamu suci,gedeg aku ma laki² model gini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!