NovelToon NovelToon
Miss Culun Dan Mr. Arrogant

Miss Culun Dan Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Leogirl's

Keysa Indira Fidelya, gadis cantik dan kaya raya, menutupi latar belakang dan kecantikannya demi melarikan diri dari pernikahan. Ia pergi ke Kota B dan menjadi seorang mahasiswa yang berpenampilan culun dan tidak menarik sama sekali di sana.

Namun, tidak pernah disangka kalau hari pertama di kota pelariannya, Keysa akan bertemu dengan seorang pria paling disegani di Kota B. Seorang pria yang berani mencium paksanya sampai dua kali.

Devano G Mahardika, lelaki sombong, orang terkaya nomor satu di kota B, bahkan di Negara X. Lelaki yang menyebabkan Keysa marah karena telah berani menciumnya secara paksa dan terjadi konflik di antara mereka. Akan tetapi, Devano juga tanpa sengaja telah menyelamatkan Keysa yang sedang dalam masalah.

Dengan hal tersebut, cerita kedua insan ini dimulai, dari yang menantang banyak masalah, latar belakang kehidupan, permusuhan menjadi percintaan serta orang ke tiga juga mewarnai cerita kehidupan mereka.

*Cerita ini mengikuti Misi Kepenulisan yang diselenggarakan oleh Noveltoon. Jika ada kesamaan dengan novel lain harap maklum, karena alur ditentukan oleh editor dan author hanya mengembangkannya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leogirl's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10

10

Usaha Keysa dan Disti resmi dibuka. Seperti yang sudah dikerjakan Keysa dan Disti sebelumnya, mereka menerima tugas dari para mahasiswa, dari mulai mengerjakan tugas kuliah sampai tugas membeli makanan pun Keysa dan Disti siap melayani. Kedua gadis itu juga menerima tugas dari kelas lain. Namun, sebagian besar tugas dari kelas lain adalah mengirim surat cinta, dan sebagian besar surat cinta itu ditujukan kepada Ezra dan Devano. Sementara itu, Disti yang sangat takut berhadapan dengan Devano, terpaksa memberikan segala tugas yang berhubungan dengan Devano kepada Keysa.

"Key, ini ada surat cinta untuk Devano. Kamu anterin, gih!" Disti memberikan sebuah surat kepada Keysa, yang lagi-lagi ditujukan kepada Devano.

"Apa kamu gak penasaran untuk ngirim surat kepada Devano? Perasaan semua surat untuk dia aku yang ngirim mulu. Dia lelaki paling populer di kampus kita, lho," Keysa menyipitkan sebelah matanya, menggoda Disti.

Sebenarnya Keysa juga sudah begah, terus berhadapan dengan Devano. Karena tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk meminta lelaki itu menerima surat darinya. Sementara itu, para gadis pemuja Devano pun tidak mau surat mereka kembali begitu saja.

"Enggak. Aku masih harus ngirim surat buat kelas lain." Disti langsung meninggalkan Keysa, pergi ke kelas lain.

Keysa membuang napas kasar, kedua mata hazel yang terhalangi kacamata itu menatap setumpuk surat yang harus ia kirim, sesuai nama penerima yang tertera. Beberapa di antara surat bagian Keysa merupakan surat cinta untuk Ezra dan Devano.

Gadis itu pun langsung mengerjakan pekerjaannya. Ia mulai mengirimkan surat-surat itu kepada orang-orang yang tertulis dan dengan mudah menyelesaikannya. Termasuk kepada Ezra. Dengan mudah Keysa memberikan suray kepada lelaki yang tak kalah populer dari Devano itu. Bahkan, Ezra selalu menerima surat itu secara langsung dengan lengkungan senyum dan keramahan yang selalu tertampil, membuat Keysa setiap mengantarkan surat kepada Ezra terasa mendapatkan jackpot yang menenangkan jiwa.

Akan tetapi, semuanya berbanding terbalik kalau berhadapan dengan lelaki populer satu lagi. Keysa berasa sedang berada dalam dunia penjajahan ketika mengirimkan surat kepada Devano. Lelaki itu selalu menolak semua surat yang dikirimkannya, ditambah lagi ia harus menerima cacian dan makian dari Devano yang membuat gendang telinga Keysa terasa akan pecah.

Belum lagi, Keysa juga harus menerima ancaman dari gadis-gadis pemuja Devano. Jika Keysa tidak bisa membuat Devano menerima surat dari mereka, maka Keysa harus mengembalikan uang gadis-gadis itu.

"Permisi! Ada surat untukmu!" Keysa memberikan surat kepada Devano yang sedang duduk dengan earphone yang menutupi telinganya.

Devano hanya melihat sekilas ke arah Keysa, tanpa mengindahkan surat yang disodorkan Keysa. Ia kembali fokus pada musik yang didengarnya sembari bersenandung, mengikuti alunan musik, mengabaikan Keysa.

"Maaf mengganggu. Ini ada surat untukmu!" ulang Keysa sambil melambai-lambai surat di depan wajah Devano.

"Apa, sih?" Merasa terganggu dengan yang dilakukan Keysa, Devano lantas menepak keras surat yang menghalangi penglihatannya, hingga surat itu terjatuh.

Keysa menatap surat yang terlepas dari tangannya dan terjatuh ke lantai. Berbicara baik-baik sudah, tetapi sikap Devano tetap saja menyebalkan, membuat Keysa tak bisa lagi menutupi kekesalannya. Namun, mengingat ancaman-ancaman para pemakai jasanya, Keysa pun mencoba mengendalikan diri. Ia lantas memungut surat dan memberikannya lagi.

"Tuan Devano Mahardika, ini ada surat untukmu!" ucap Keysa cukup keras supaya terdengar jelas oleh Devano yang memakai earphone. "Apa susahnya sih, menenerima secarik kertas doang? Tidak akan membuatmu mati juga. Dasar orang aneh, sampai kapan pun tetap saja orang aneh." Dengan suara pelan, Keysa mengumpati Devano.

Devano yang sebenarnya sudah mematikan lagu sejak tadi langsung melepaskan earphonenya, begitu mendengar umpatan Keysa.

"Apa yang kau ucapkan?" tanya Devano, sangat dingin.

"Ini ada surat untukmu." Keysa mengulangi ucapannya untuk kesekian kalinya.

"Bukankah sudah berpuluh-puluh kali aku bilang. Aku tidak mau menerima surat gak jelas itu. Apa kau tidak ada kerjaan lain, selain menggangguku dengan kertas-kertas tak berguna itu, hah?!" Bukannya menerima surat itu, Devano malah memarahi Keysa.

"Aku bicara baik-baik, kenapa kamu malah nyolot?" sanggah Keysa.

"Bicara baik-baik apanya? Kau mengataiku orang aneh. Apa itu seperti itu bicara baik-baik?"

Deg! Keysa terperangah. Lelaki di hadapannya mendengar yang diucapkannya, padahal ia tadi berbicara sangat pelan. Akan tetapi, bukan Keysa namanya kalau ia tidak bisa mengelak.

"Aku tidak mengataimu. Lagian untuk apa malah membahas itu? Aku ke sini hanya untuk memberikan ini. Ambillah!" Keysa meraih tangan Devano dan memberikan surat itu secara paksa.

Surat itu sudah beralih tangan, tetapi sejurus kemudian si surat melayang ke muka Keysa. "Sudah kubilang aku tidak mau!" Devano melemparkan surat tepat di wajah Keysa. "Cih ... dasar mata duitan! Demi uang kau rela melakukan apa saja, bahkan melakukan hal seperti itu," cibir Devano.

Keysa yang sejak tadi menahan diri, tak bisa lagi menutupi kemarahannya. Ia tak terima dengan ucapan Devano dan pertengkaran dari keduanya pun tidak dapat dihindarkan.

"Key, sudah! Malu dilihat orang-orang." Ezra yang juga ada di sana, mencoba menenangkan Keysa untuk tidak tersulut emosi. "Akhir-akhir ini suasana hati Devano sedang buruk karena masalah keluarganya—"

"Diamlah Ez! Kau tidak perlu ikut campur." Devano memotong ucapan Ezra dan meminta Ezra diam.

Mereka pun berdebat lagi, hingga perdebatan mereka merembet pada hal-hal yang sudah lalu.

"Eh, Jelek, kau masih punya hutang padaku! Tanpa aku hari ini kau tidak akan ada di sini. Kamu pasti sedang meraung-raung menangisi nasibmu yang malang oleh orang-orang itu. Tapi, bukannya berbalas budi kau malah menendangku. Selain mata duitan, kau juga tak tahu diri dan tak tahu berterima kasih. Ingat hutang itu harus dibayar!" Devano mengungkit kembali masalah saat mereka di klub malam.

"Apa?! aku tidak tahu berterima kasih? Lalu yang kamu perbuat apa namanya?" hardik Keysa tidak mau kalah. "Apa kamu lupa, aku juga telah membantumu lolos dari orang-orang yang mengejarmu. Dan asal kamu tahu, aku belum membuat perhitungan atas perbuatan tak sopanmu itu!" Keysa juga mengungkit kejadian di taman kota saat pertama kali mereka bertemu.

"Perhitungan? Apa kau mau membuat perhitungan denganku?" cibir Devano. "Kalau boleh tahu, bagaimana caramu menghitungnya?" tanyanya dengan alis yang mengkerung. "Apa mau melakukannya sekali lagi, seperti ini?" Devano lantas menarik kepala Keysa dan kembali mencium kasar bibir gadis itu.

Mendapat perlakuan tak senonoh lagi, tangan Keysa spontan melayang dengan keras ke wajah Devano.

Devano menatap gadis yang baru saja diciumnya dengan wajah terkejut. Lagi-lagi ia mendapatkan tamparan Keysa. "Mengapa kau menamparku lagi?" teriak Devano.

"Hah, lagi?" Semua orang yang ada di kelas dibuat terkejut oleh adegan ciuman Devano dan Keysa dan semakin terkejut saat mendengar ucapan Devano yang menyebutkan kata 'lagi'. Kedua orang bermusuhan itu sudah pernah melakukan adegan yang sama sebelumnya.

1
Suardi Suardi
astaga naga.....🤣😂menghibur sekali beda dri cerita yg lain
Suardi Suardi
🤣😂🤣😂ngakak terus ka bela..
mutiyah wiyono
Kesya itu bego atau gimana, mau2 nya ditindas, gk cocok, seharuse jujur aja ke dev
Wulan Bahrain
udah kayak film india aja ini thor mah hadeuuhhhhh
Roseanne
Devano sifat manja ya kek laki kecilku🤣🤣
Juhrani Juhrani
bagus 👍👍👍
Alya Yuni
Mati aja kau Keysa jdi prmpuan jngn murahn
Alya Yuni
Kau murhan Keysa
ko Thor biar si Keysa mcm prmpuan murahn
Alya Yuni
Mkanya jdi prmpuan baik jngn prgi clube
msa si Thor suka sngat prgi clube
Eka Wati
Rumit
M'oiselle Caels
huhhhh zian.
M'oiselle Caels
masih narsis.
Azlina Ab aziz
Terima kasih kerana telah menghasilkan karya yang baik .Saya dr Malaysia juga dapat memahami gaya Dan bahasa penulisan..
Indri Ary
Lanjutannya kak lagi seru juga
Eghe
helikopter mati trus masih sempet terjun payung?? hahaha lucu gak masuk akal banget, ngada2 aja loe thot
Shee Chewe Leo Thea: maaf kalau banyak plot hole, Kak. kerangka cerita diberi oleh pihak NT, saya hanya mengembangkannya. 🙏🙏
total 1 replies
Anonymous
Udah gak masuk akal ceritanya, ngelantur, apa susahnya ngebatalin taruhan klo udah tau devano curang? Aisshh, logikanya keman thor??
Eghe
ini keysa tolol apa bloon sih thor? gampang banget dibohongin musuh2nya, gak alea, ceryl, exel, udah tau mereka ular kepala 2, masih aja mao ikut diajak pergi
Eghe
mulai gak asik nih cerita pake masuk plot game, jadi gak seru gak nyambung dan bikin bosen bacanya
Lela
halu ini sihhhh🤣
Lela
memangnya bisa?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!