NovelToon NovelToon
Always Love You

Always Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:598.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Abil Rahma

Kisah cinta tak akan selalu mulus jalannya, seperti yang Ayesha rasakan. Setelah lama hatinya kosong, tiba-tiba ada seseorang yang datang mengisi hari-harinya. Berpetualang bersama, mereka berdua memiliki mimpi membangun rumah tangga yang harmonis, tapi nasib berkata lain, setelah menikah sesuatu terjadi pada rumah tangga mereka. Ayesha harus melupakan mimpi-mimpi tersebut dengan mimpi yang lain yang belum pernah terfikirkan sebelumnya. Akankah Ayesha bisa melewati semuanya atau ia harus menyerah dengan semua yang terjadi di kehidupannya?


Angkasa sudah berhenti mencari tahu di mana keberadaan perempuan yang ia cintai sejak lama bahkan perempuan itu adalah cinta pertamanya. Semenjak gadis itu menghilang Angkasa selalu mencari di mana keberadaannya, namun selalu nihil hasilnya. Di saat sudah berhenti mencari informasi tentang gadis itu, saat itu ia justru mendapatkan alamat dimana gadis itu tinggal, tapi kenyataan membuatnya kecewa dan memilih untuk melupakan gadis pujaan hatinya. Tapi takdir berkehendak lain, saat ia sudah berhasil melupakannya. Takdir apakah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abil Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ALY 10

Setelah kejadian di depan rumah sakit itu dan akhirnya Yesha pulang bersama Rangga, keduanya tak lagi bertemu bahkan tidak ada yang berniat untuk sekedar mengirim pesan, keduanya sama-sama membisu, seperti kesepakatan sebelumnya.

Sabtu sore, tiga sahabat itu berniat untuk menghabiskan waktu di luar apartemen, setelah seharian bekerja di rumah sakit mereka janjian untuk bertemu di sebuah kafe yang letaknya lumayan jauh dari rumah sakit tempat Yesha bekerja, ia dan Laura harus naik taksi terlebih dahulu untuk sampai di kafe tersebut.

"Orang tua Rangga ke sini lho, semalem mereka datang, Rangga enggak ngajakin Lo ketemu sama orang tuanya?" Laura lebih dulu membuka suara, karena sejak tadi mereka hanya terdiam.

Yesha menggeleng, "Enggak, Kak Rangga juga enggak bilang apa-apa sama gue, sibuk dia," jawabnya.

"Ya mungkin besok kali, besok kan libur, mungkin sekalian ajakin jalan-jalan. Tante Erin penasaran banget sama Lo, dia nanyain Lo terus, Yaudah akhirnya gue kasih fotonya aja, dan reaksi dia heboh banget pas liat foto Lo," Laura menceritakan itu dengan menggebu-gebu.

"Terus gue bilang, Tante baru liat fotonya aja gitu, aslinya lebih cantik Tan, dan dia bilang, wah Tante enggak sabar pengen ketemu calon mantu, gitu katanya," Laura mengahiri kisahnya.

Yesha tersenyum, entah kenapa tiba-tiba pipinya memanas, ia membayangkan akan seperti apa nanti jika bertemu dengan Mama Rangga, bahkan ia belum pernah membayangkan sebelumnya.

Tak lama taksi yang mereka naiki berhenti di depan sebuah kafe, keduanya pun turun lalu masuk ke dalam kafe tersebut. Mencari di mana Elsa berada, karena tadi sahabatnya itu mengatakan di meja nomor lima belas, tak lama kemudian mereka berdua pun menemukan keberadaan Elsa yang sedang duduk sambil bermain ponsel. Sepertinya tidak menyadari jika dua sahabatnya itu sudah datang.

Plak

Laura memukul bahu Elsa, membuat gadis itu terkejut dan hampir saja ponsel yang berada di tangannya melayang.

"Sialan Lo ya Lau, untung hape kesayangan gue enggak jatuh, kalau sampai jatuh gue suruh ganti Lo," geram Elsa, sambil menatap Laura yang hanya tersenyum tak berdosa.

"Elsa mengumpat sahabat sendiri itu tidak baik," ucap Laura setelah duduk di samping sahabatnya itu.

"Ck, sahabat kaya Lo emang pantes dapat umpatan kaya gitu, itu mas...." Elsa tidak melanjutkan ucapannya karena Yesha lebih dulu menyela. Ia jengah melihat dua sahabatnya itu yang selalu saja mendebatkan sesuatu yang tidak penting.

"Kalian mau makan apa mau berantem? Kalau mau berantem gue pulang aja kalo gitu," ucap Yesha, padahal yang ia lakukan tidak sesuai ucapannya karena sambil membuka buku menu dan memilih beberapa menu yang ingin ia pesan.

Keduanya terdiam, tapi masih lirik-lirikan sambil mengucapkan sesuatu lewat bibirnya tanpa suara. Seperti anak kecil yang sedang di marahi sama ibunya, lucu sekali bukan?

Setelah memesan beberapa menu, tak lama pesanan mereka pun datang. Baru saja akan menyantap makanan di hadapan mereka, tiba-tiba Elsa berucap sambil menunjuk seseorang yang baru saja masuk ke dalam kafe. "Lau, bukannya itu Nathan ya? Dia kok gandeng cewek, mesra lagi," ucapnya.

Nathan adalah pacar Laura, mereka baru jadian beberapa hari yang lalu. Nathan memang terlihat baik dari kekasih Laura sebelumnya, karena pemuda itu sering mengantar jemput Laura. Tapi nyatanya pemuda itu juga tak kalah buruk dari mantan kekasih Laura sebelumnya, terbukti saat ini pemuda itu justru jalan dengan perempuan lain, padahal tadi yang Laura katakan kalau Nathan masih berada di kantor dan tidak bisa menjemputnya.

Sontak Laura dan Yesha melihat ke arah seseorang yang di tunjuk oleh Elsa. Laura langsung melempar garpu yang ada di tangannya, sedangkan Yesha justru terkejut karena bunyi nyaring garpu yang beradu dengan piring.

"Cowok brengsek! Sialan! Gue geprek mampus Lo!" gerutu Laura, ia berdiri dari duduknya, sambil membawa jus yang tadi ia pesan, niatnya ingin mendekati kekasih dan selingkuhannya itu, tapi Yesha lebih dulu menyekal pergelangan tangannya.

"Lau, please! Ini di kafe, jangan buat keributan, nanti Lo yang rugi sendiri, apalagi kita bukan di negara sendiri. Kalau Lo mau menyelesaikan sekarang, selesaikan dengan baik-baik, jangan ada keributan," Yesha selalu saja menjadi penengah, dan anehnya Laura menuruti perkataan sahabatnya itu. Sama halnya ketika Elsa berbuat salah, pasti akan menuruti perkataan Yesha.

Laura kembali duduk, dengan wajah yang di tekuk.

"Makan dulu Lau, entar kita samperin bareng-bareng," ucap Elsa yang sudah mulai mengunyah makanannya.

"Enggak *****,"

Kedua sahabat itu hanya bisa menggelengkan kepala, lalu mereka kembali menikmati makanannya meskipun sedikit tidak tenang. Setelah selesai semua, mereka pun benar-benar menghampiri Nathan dan perempuan selingkuhannya itu.

Nathan terkejut saat mendapati tiga gadis yang berdiri di hadapannya, apalagi salah satu gadis itu adalah kekasihnya. Belum juga ia berbicara, Laura lebih dulu menyodorkan tangannya.

"Kunci mobil," ucap Laura sambil menyodorkan tangannya di hadapan Nathan.

Terlihat Nathan menghela nafas, "Aku jelasin...." belum juga ia menyelesaikan ucapannya, Laura berujar kembali.

"Kunci mobil, cepetan!" kali ini dengan nada lebih tinggi.

Akhirnya Nathan memberikan kunci mobil tersebut, sambil melirik wanita yang duduk bersamanya.

"Kita putus!" ucap Laura setelah mendapatkan kunci mobil miliknya, lalu meninggalkan Nathan yang masih melongo.

"Eits, lihat deh Lau, Nathan di siram jus sama perempuan tadi, Lo enggak usah susah-susah ngotorin tangan Lo sendiri," celetuk Elsa saat mereka sudah sedikit menjauh dari Nathan dan perempuan itu. Elsa tadi sengaja menengok kebelakang, memastikan apakah Nathan akan mengejar Laura seperti di film-film atau justru diam saja membiarkan Laura pergi, dan ternyata malah Nathan sedang cekcok dengan selingkuhannya, dan tak lama justru wajahnya di siram jus oleh perempuan itu.

"Bodo, emang gue pikirin," ketus Laura.

"Jadi, mobil Lo di bawa sama si ketan itu? Pantes aja naksi terus, kok bisa-bisanya sih Lo gampang banget percaya sama orang," gerutu Elsa, ia tak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya itu.

"Ck, udahlah gue udah nyesel," Laura sekarang saja bilang menyesal, tapi lihatlah nanti kalau sudah punya kekasih lagi, penyesalan itu pasti terlupakan.

Akhirnya mereka bertiga memilih untuk pulang, dengan Elsa yang mengemudikan mobil milik Laura, sampai di depan gedung apartemennya. Setelah itu Laura pulang ke rumah sendirian, padahal Yesha sudah menawari untuk mengantar gadis itu, tapi Laura menolaknya, ia mengatakan bisa pulang sendiri. Yesha pun membiarkan Laura pulang sendirian meski dalam keadaan tidak baik-baik saja, ia hanya bisa berdiam semoga Laura selamat sampai rumah.

Baru saja membuka pintu apartemen, Yesha terkejut dengan orang yang ada di dalamnya. Ia tidak menyangka jika kedua orang tuanya sudah berada di apartemen tanpa pemberitahuan sedikit pun.

"Surprise!" seru Mami sambil melangkah memeluk Yesha. Setelah itu melepaskan sejenak pelukannya, menatap sang putri yang terlihat makin cantik.

"Mami rindu sama kamu Kak, makin cantik aja anak Mami ini," ucap Mami sambil menatap wajah sang putri yang terlihat berkaca-kaca.

"Kok nangis?"

"Rindu mami juga," kini Yesha yang memeluk tubuh sang Mami dengan erat.

"Mami juga rindu sama calon mantu," kini Mami beralih memeluk Elsa, selalu saja Mami berucap seperti itu pada Elsa

"Mami bisa aja, aku juga rindu Mi, apa kabar?" tanya Elsa, membalas pelukan Mami Nayla.

1
Febby fadila
alhamdllah ya semua bahgia, terutama buat angkasa yg sellu setia menunggu cintax sama sang istri Ayesha 🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Febby fadila
makax jova jangan sok kamu udah dihamilin gitu malah di campkan
Febby fadila
lanjut siapa ya🤔
Febby fadila
jangan tamat dulu ya kak, ada extra part nya kan
Febby fadila
semoga bumil sellu bahagia dan sehat sellu sampai lahiran
Febby fadila
makax bunda jangan main asal benci aja cari tau duluaslaahnua seperti apa
Febby fadila
ya elah aku kira aku doang yg tidur di bawah ketiak suami 🤣🤣🤣,,, jadi klw suami sdah dinas serasa rindu banget karena nggak bisa tidur
Febby fadila
Semoga nggak ada pelakor ya
Febby fadila
semoga aja Ayesha lagi hamil anakx angkasa
Febby fadila
gassss poooooollll ya angkasa jangan kasih kendor 🤣🤣🤣🤣 biar Fabian punya adik baru lagi
Febby fadila
tentang Aufa duku aja Thor tp di bikinseru ya
Febby fadila
Alhamdulillah semoga selalu bahagia terus ya moga aja Fabian akan punya Dede lagi
Febby fadila
lanjut biasanya dibcerita lain tu musti tunggu siap dulu baru mulai malam pertama nya
Febby fadila
sah selamat ya semoga kali ini samawa sampai til Jannah nya allah
Febby fadila
sedih aku tiap kali yesha mengingat rangga
Febby fadila
kangen Rangga juga ya, semoga tenang dan bahagia ya kamu Rangga 😭😭😭
Febby fadila
semoga ini awal untuk kebahagiaan kalian berdua
Febby fadila
sungguh kisah cintanya Ayesha sama angkasa nggak pernah mulus banget
Febby fadila
gimana reaksi bunda ayu ya, semoga bunda ayu nggak julid sama mantunya nanti
Febby fadila
waduuu Aufa kok suka sama sepupu sendiri siii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!