NovelToon NovelToon
Air Mata Di Ujung Penyesalan

Air Mata Di Ujung Penyesalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mabuok Hape

Arga Pratama adalah suami yang selama ini dikenal dingin, pekerja keras, dan mencintai istrinya sepenuh hati. Demi memenuhi semua keinginan sang istri, Nabila, ia rela bekerja siang malam hingga menjadi pengusaha sukses.

Namun, di balik kesibukannya, Nabila justru menjalin hubungan terlarang dengan Reza, sahabat terbaik Arga sendiri.

Pengkhianatan itu terbongkar pada hari ulang tahun pernikahan mereka.

Alih-alih langsung menceraikan, Arga memilih diam.

Ia mulai menyusun pembalasan yang begitu rapi, membuat semua orang yang telah mengkhianatinya kehilangan kehormatan, harta, dan kepercayaan satu per satu.

Tetapi di tengah balas dendam itu, muncul seorang wanita sederhana bernama Aisyah yang perlahan mengubah hati Arga.

Akankah Arga tetap menjadi suami yang kejam, atau memilih memaafkan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mabuok Hape, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Malam Pertama Tanpa Suara

Lampu gantung utama di dalam rumah megah itu telah dipadamkan, menyisakan pendar remang dari lampu dinding koridor yang membiaskan bayangan-bayangan panjang di atas lantai marmer. Keheningan malam merayap begitu pekat, jenis keheningan yang tebal dan menghimpit, seolah-olah dinding-dinding rumah tinggi itu sendiri sedang menahan napas.

Di dalam kamar utama, Nabila sudah berbaring di balik selimut sutra. Wajahnya rileks, matanya terpejam tenang dengan napas yang teratur. Kehangatan dari beberapa gelas wine mahal di restoran tadi serta euforia akan nominal 100 miliar yang baru saja disetujui Arga membuatnya tertidur lelap tanpa beban. Di jemari tangannya, ia masih memeluk bantal guling, memiringkan tubuhnya membelakangi sisi tempat tidur yang kosong.

Sisi tempat tidur tempat Arga seharusnya berbaring.

Arga melangkah masuk tanpa suara. Ia melepaskan sepatu kulitnya di dekat pintu, berjalan berjinjit mendekati tepi ranjang. Pria itu tidak langsung berbaring. Ia berdiri di sana dalam kegelapan yang sunyi, menatap sosok wanita yang telah mendampinginya selama lima tahun terakhir.

Di malam-malam yang lalu, sebelum kebenaran berdarah itu membentang di depan matanya, jam seperti ini adalah saat-saat paling berharga bagi Arga. Ia akan membelai rambut Nabila, menyelimuti bahunya yang terbuka, dan membisikkan rasa syukurnya pada Tuhan karena telah dikaruniai seorang istri yang menemaninya dari titik nol. Dulu, sentuhan Nabila adalah satu-satunya penawar rasa lelah dari kejamnya pertarungan di dunia bisnis.

Namun malam ini, saat Arga perlahan merebahkan tubuhnya di samping Nabila, rasanya sangat berbeda.

Kasur berderit pelan. Nabila mengeliat halus dalam tidurnya, secara refleks membalikkan badan dan merapat ke arah Arga. Tangannya terulur melingkari pinggang Arga, menyandarkan wajahnya di dada tegap sang suami.

Tubuh Arga membeku seketika.

Setiap inci saraf di tubuhnya berontak. Bau wangi parfum yang menempel di tubuh Nabila—berbaur dengan ingatan pahit akan bayangan wanita itu di pelukan Reza—membuat perut Arga mual luar biasa. Jantungnya berdegup kencang, bukan karena kasmaran, melainkan karena rasa benci dan jijik yang memuncak hingga ke tenggorokan. Ada dorongan emosi yang amat kuat untuk mendorong Nabila menjauh, menggoncang tubuhnya hingga terbangun, dan menumpahkan segala amarah yang selama ini ia kunci rapat.

Namun, Arga memejamkan matanya rapat-rapat. Ia menarik napas panjang dan perlahan melalui hidung, memaksa otot-otot tubuhnya yang tegang untuk kembali rileks.

Jangan sekarang, bisik batinnya yang dingin. Emosi sesaat hanya akan merusak jebakan yang sudah tersusun. Biarkan dia tetap merasa aman.

Arga memaksa tangan kanannya terangkat, mengelus rambut Nabila dengan gerakan yang sangat lembut dan teratur. Sebuah gerakan refleks mekanis seorang suami yang menyayangi istrinya, walau hatinya telah sepenuhnya mati rasa.

Nabila bergumam pelan dalam tidurnya, makin mempererat pelukannya di dada Arga. "Mas Arga..." bisiknya halus dalam mimpi, mungkin bermimpi tentang kemewahan baru yang akan ia nikmati.

Arga menatap langit-langit kamar yang gelap. Dalam keheningan tanpa suara itu, pikiran Arga berkelana sangat jauh. Ia mengingat masa-masa di mana ia harus menghemat uang makan demi membelikan Nabila gaun impiannya, masa-masa di mana tangannya kasar dan melepuh karena bekerja belasan jam sehari. Semua keringat, darah, dan cinta tulus yang ia persembahkan ternyata ditukar dengan pengkhianatan paling hina.

Airmata hangat menyusup di sudut mata kanan Arga. Satu tetes saja. Ia tidak terisak, tidak ada desah napas yang patah. Airmata itu mengalir perlahan melewati pelipisnya dan jatuh membasahi bantal. Itu adalah airmata terakhir yang akan Arga jatuhkan untuk Nabila dan untuk pernikahan mereka yang telah hancur.

Bersamaan dengan mengeringnya tetesan airmata itu di kain bantal, sisa-sisa kelemahan di jiwa Arga luntur sepenuhnya. Malam pertama tanpa suara ini bukan lagi malam seorang suami yang terluka, melainkan malam pengukuhan seorang algojo.

Arga melirik Nabila yang tidur lelap di dadanya. Senyum tipis, dingin, dan tanpa ampun terukir di bibirnya di tengah kegelapan malam.

"Tidurlah yang nyenyak, Nabila," bisik Arga sangat pelan di dalam hatinya, hampir tak bergetar di udara. "Nikmati mimpi indahmu malam ini... karena ketika kamu terbangun nanti, dunia yang kamu banggakan ini akan perlahan-lahan runtuh di bawah kakimu."

Arga tetap membiarkan Nabila memeluknya hingga fajar menyingsing, membiarkan tubuhnya menjadi sandaran palsu bagi sang pengkhianat, sementara pikirannya terus merancang eksekusi tahap berikutnya tanpa henti.

1
Pinkan Aritra
sukurin
Pinkan Aritra
kapok
Idefdenko Channel
semogah Arga membalas perbuatan istri nya
Idefdenko Channel
mantap, mendebarkan ...
Idefdenko Channel
mantap
partini
konflik nya masih lama ya Thor
laju dikit Thor biar gereget bacanya ini slowly Banggt
Mabuok Hape: ya KK, maklum lah baru belajar buat novel .. he he he, kadang salah, kadang alur entah kemana perginya, jadi harap maklum 🙏
total 3 replies
partini
cari buktinya susah banget ya ga aihhhh
partini
ayo ga bikin kejutan buat mereka berdua yg sadis yah
partini
Arga kan terzolimi Thor istri selengkong ko ada kata suami kejam ?
partini: oh sperti itu ok ,tapi bukan kejam sih menurut ku harga yg harus di rasakan istri nya karena berani selengkong
jadi ga kejam 🤭
total 2 replies
partini
kumpulan bukti sebanyak"nya cari momen acara yg penting di hadiri kedua keluarga dan tamu play lah tuh bukti like boom
#@.Ar.world(。・ω・。)
cerita nya bagus aku suka dan udah aku kasih like, yang semangat bikin novelnya 👍👍
Mabuok Hape: makacih😍
total 6 replies
partini
lain ini lelaki yg di selingkuhi,,aihhh jadi suami kejam Dong masa iya balik ke lobang yg sama plus terkontaminasi cairan orang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!