Sebuah kisah tentang seorang pria dari masa lalu yang bangkit di masa ini.
Di masa ini, ia bertemu dengan perempuan yang mirip dengan seseorang yang ia cintai di masa lalunya. Seseorang yang tidak berani ia gapai karena kondisi fisiknya yang seperti monster saat itu.
Akankah ia berhasil menyingkirkan kenangan buruk masa lalunya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mencari Kekasih Palsu
Malam itu, tidak jauh dari Penginapan Kayu Mawar, Lan Suya berada di tempat lain. Ia datang ke kediaman Keluarga Bong.
Di ruang tamu yang luas, Lan Suya duduk berhadapan dengan seorang wanita yang sudah sangat dikenalnya, Bong Min.
Mereka merupakan sahabat sejak kecil. Keduanya bahkan pernah belajar bersama di sebuah sekte ketika masih muda. Selama bertahun-tahun, mereka telah melewati banyak hal bersama. Karena itulah ketika menghadapi masalah yang membuat kepalanya pusing, Lan Suya selalu tahu kepada siapa ia harus bercerita.
Bong Min mendengarkan seluruh cerita Lan Suya. Begitu mendengar bahwa ayah sahabatnya itu kembali berencana menjodohkannya, Bong Min justru tertawa kecil.
“Hahaha...”
Lan Suya menatapnya dengan wajah tidak senang.
“Apa yang lucu?”
Bong Min berusaha menahan tawanya.
“Tidak ada.”
“Aku hanya merasa masalah ini seperti terulang kembali.”
Lan Suya terdiam.
Lima tahun lalu, mereka juga pernah duduk seperti ini. Saat itu Lan Suya sedang menghadapi perjodohan yang juga diatur oleh keluarganya. Ia mengeluh kepada Bong Min dan mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menikah dengan pria yang tidak dicintainya. Tidak disangka, lima tahun kemudian masalah tersebut kembali muncul.
Bong Min menghela napas.
“Saudari Ya, terima saja.”
Lan Suya langsung mengerutkan kening.
“Bagaimana bisa kau mengatakan seperti itu?”
Bong Min tersenyum.
“Usiamu sudah sangat cukup untuk menikah.”
“Lihat aku. Aku sendiri sudah menikah.”
Lan Suya mendengus.
“Itu karena kau memang ingin menikah.”
Bong Min kembali tertawa.
“Bukankah itu juga yang seharusnya kau lakukan?”
Lan Suya menatap Bong Min tajam.
“Dengan orang yang tidak kucintai?”
Bong Min mengangkat bahu.
“Setidaknya lihat dulu siapa orangnya.”
Lan Suya terdiam.
Bong Min melanjutkan,
“Lagipula calonmu kali ini adalah anggota Keluarga Fang.”
Nada suaranya menjadi sedikit lebih serius.
“Mereka keluarga terpandang di Kekaisaran Zhou.”
Lan Suya menjawab dengan tenang.
“Aku tahu.”
“Tapi aku tetap tidak mau.”
Bong Min menatapnya.
“Kenapa?”
“Aku tidak mencintai Fang Zhu.”
Bong Min nampak penasaran.
“Kau sudah pernah bertemu dengannya?”
Lan Suya mengangguk.
“Pernah.”
“Bahkan kami pernah berbincang.”
Ia menghela napas.
“Namun aku tetap tidak memiliki perasaan apa pun kepadanya.”
Bong Min berpikir sejenak.
“Coba dulu saja.”
Lan Suya menatapnya tajam.
“Aku sudah bilang tidak mau.”
Bong Min terkekeh.
“Aku hanya memberikan saran.”
Ia kemudian berkata,
“Aku pernah melihat Tuan Fang Zhu. Menurutku dia cukup tampan. Dia juga pintar dan sangat terampil. Dari yang kudengar, kemampuan bela dirinya juga cukup baik.”
Lan Suya menggeleng.
“Bagaimanapun aku tetap tidak mau.”
Bong Min akhirnya menghela napas.
“Kalau begitu, apa yang kau inginkan?”
Lan Suya tidak menjawab.
“Kau ingin membatalkan rencana perjodohan ini lagi?”
Lan Suya mengangguk.
“Ya.”
Bong Min menatap sahabatnya dengan serius.
“Saudari Ya, Keluarga Fang adalah salah satu keluarga teratas di ibu kota.”
“Posisi mereka hanya berada di bawah Keluarga Zhou yang merupakan keluarga istana.”
Ia menyandarkan tubuhnya ke kursi.
“Jika ayahmu dan Patriark Keluarga Fang sudah sepakat menjodohkanmu dengan Fang Zhu, apa yang akan terjadi jika kau menolaknya?”
Lan Suya terdiam.
Bong Min melanjutkan,
“Hubungan kedua keluarga bisa menjadi renggang.”
“Bahkan bukan tidak mungkin Keluarga Fang akan marah dan melakukan sesuatu yang tidak terduga.”
Lan Suya menatap Bong Min.
“Aku tidak takut.”
Bong Min mengangkat alis.
“Benarkah?”
Lan Suya mengangguk.
“Jika mereka berani menyentuh Harta Langit, Raja Dunia, Boqin Changing tidak akan menerimanya.”
“Kau tahu sendiri siapa para pemilik Harta Langit.”
Bong Min terdiam sesaat.
“Itu benar.”
Namun ia kemudian berkata,
“Lalu bagaimana jika mereka tidak menyerang Harta Langit?”
Lan Suya mengerutkan kening.
“Maksudmu?”
“Bagaimana jika mereka menyerang usaha keluargamu?”
Lan Suya terdiam.
Bong Min melanjutkan,
“Keluarga Lan memang keluarga pedagang. Namun sebagian besar usaha keluargamu berada di Kota Tiao dan daerah sekitarnya.”
“Jika Keluarga Fang menekan usaha keluargamu di sana, apakah Boqin Changing akan turun tangan?”
Lan Suya tidak menjawab. Ia sendiri tidak yakin.
Boqin Changing memang memiliki hubungan baik dengannya dan Harta Langit. Namun masalah perjodohan keluarga bukanlah sesuatu yang bisa dengan mudah ia campurkan dengan urusan seorang Raja Dunia.
Bong Min melihat ekspresi Lan Suya. Ia tahu sahabatnya juga menyadari masalah tersebut.
“Jadi?”
Bong Min bertanya.
“Apa yang akan kau lakukan?”
Lan Suya berpikir cukup lama. Kemudian ia berkata,
“Coba kita pikirkan bagaimana cara menolak perjodohan ini secara halus.”
“Tanpa melukai kedua pihak keluarga.”
Bong Min tersenyum pahit.
“Kali ini masalahnya lebih berat.”
“Karena yang terlibat adalah keluarga terkuat kedua di kekaisaran.”
Ia menatap Lan Suya.
“Kau sendiri sudah punya rencana?”
Lan Suya mengangguk perlahan.
“Ada.”
Lan Suya menarik napas.
“Aku berencana mencari seseorang yang bisa berpura-pura menjadi kekasihku.”
Bong Min terdiam.
Lan Suya melanjutkan,
“Aku bahkan sudah mengatakan kepada adikku, Lan Guan, bahwa aku sudah mempunyai kekasih.”
“...”
Bong Min menatapnya beberapa saat. Kemudian ia berkata dengan datar,
“Kau benar-benar bodoh.”
Lan Suya langsung menatapnya.
“Apa?”
Bong Min menghela napas.
“Siapa yang mau berpura-pura menjadi kekasihmu untuk menghadapi Keluarga Fang dan Keluarga Lan?”
“Risikonya terlalu besar.”
Lan Suya tidak menjawab.
“Bahkan jika kau meminta bantuan sahabat-sahabatmu yang merupakan keturunan keluarga lain, menurutmu mereka akan mau?”
Bong Min menggeleng.
“Mereka pasti akan menolak.”
Lan Suya terdiam beberapa saat.
Kemudian ia berkata,
“Aku bisa mencari seorang aktor seni peran.”
Bong Min mengernyitkan kening.
“Aktor?”
Lan Suya menjelaskan,
“Orang yang memang pekerjaannya memainkan berbagai peran.”
“Dia bisa memainkan peran sebagai kekasihku.”
“Dia bisa mengarang entah berasal dari keluarga mana di luar Kekaisaran Zhou.”
Bong Min menatapnya lama. Kemudian ia kembali berkata,
“Saudari Ya...”
“Kau benar-benar bodoh.”
Lan Suya langsung kesal.
“Kenapa lagi?”
Bong Min menunjuk kepalanya.
“Di mana kepintaranmu?”
“Semua tiba-tiba menghilang hanya karena masalah perjodohan ini?”
Lan Suya terdiam.
Bong Min menghela napas.
“Pikirkan baik-baik.”
“Ayahmu bukan orang bodoh.”
“Jika dia mengetahui bahwa kau membawa seorang pria sebagai kekasih, tentu dia akan menyelidiki latar belakangnya.”
Lan Suya perlahan memahami maksudnya.
“Jika pria itu seorang aktor...”
“Latar belakangnya pasti akan mudah ditemukan.”
Bong Min mengangguk.
“Benar.”
“Bahkan sebelum kau sempat menggunakan kekasih palsumu untuk menghadapi Keluarga Fang, identitasnya mungkin sudah terbongkar.”
Keduanya terdiam. Ruang tamu menjadi sunyi.
Beberapa saat kemudian, Bong Min kembali berbicara.
“Kalau begitu kau harus mencari kekasih palsu dari keluarga yang lebih tinggi daripada Keluarga Fang.”
Lan Suya menatapnya.
“Pilihanmu hanya Keluarga Zhou.”
“Keluarga istana?”
“Ya.”
Bong Min mengangguk.
“Namun itu juga memiliki risiko.”
“Jika seorang anggota Keluarga Zhou berdiri di belakangmu, konflik antara Keluarga Fang dan keluarga istana bisa terjadi.”
Lan Suya menghela napas.
“Aku sudah memikirkan itu.”
“Masalahnya...”
Ia berhenti sebentar.
“Tidak ada anggota Keluarga Zhou yang seusia denganku dan belum menikah.”
“Yang belum menikah kebanyakan masih remaja.”
Bong Min kembali terdiam. Ia menopang dagunya dengan satu tangan.
Pikirannya mulai bergerak mencari kemungkinan lain. Satu demi satu nama muncul dalam pikirannya. Namun semuanya tidak cocok.
Keluarga bangsawan biasa terlalu lemah. Keluarga Fang terlalu berbahaya. Keluarga istana juga tidak memungkinkan.
Bong Min semakin mengernyitkan kening. Kemudian, sebuah ide tiba-tiba muncul di kepalanya. Ide yang bahkan membuat dirinya sendiri merasa gila.
Bong Min perlahan mengangkat wajah.
“Saudari Ya.”
“Bagaimana jika kau meminta bantuan Senior Sha Nuo?”
Lan Suya langsung membeku.
“...”
Jantungnya tiba-tiba berdegup kencang.
Wajah seorang pria langsung muncul di dalam pikirannya. Pria tinggi dengan tubuh besar dengan dua pedang hitam di pinggangnya. Pria itu beberapa kali bersikap sangat perhatian kepadanya.
Bong Min melihat perubahan ekspresi sahabatnya. Ia segera melanjutkan,
“Pikirkan baik-baik.”
“Senior Sha Nuo adalah tangan kanan Raja Dunia Boqin Changing.”
“Dia juga seorang pendekar yang sangat kuat.”
Bong Min semakin yakin dengan idenya.
“Bahkan Kaisar Zhou harus memberikan hormat kepadanya.”
“Statusnya juga berada di barisan yang sama dengan Pelindung Kekaisaran, Yan Luo.”
Lan Suya masih diam.
Bong Min berkata,
“Jika kau membawa Senior Sha Nuo ke hadapan ayahmu dan mengatakan bahwa dia adalah kekasihmu...”
Ia tersenyum.
“Apakah menurutmu ayahmu masih bisa dengan mudah menolak calon sehebat itu?”
Jantung Lan Suya kembali berdetak lebih cepat. Ia teringat bagaimana Sha Nuo menyuruhnya sarapan pagi tadi. Ia teringat bagaimana pria itu berbicara kepadanya. Ia juga teringat senyumnya ketika mereka berbicara.
Lan Suya menundukkan wajah. Pipinya perlahan memerah.
Bong Min memperhatikan perubahan itu.
“...”
Ia menyipitkan mata.
“Saudari Ya.”
Lan Suya mengangkat wajah.
“Apa?”
Bong Min tersenyum tipis.
“Kenapa wajahmu memerah?”
jgn kn gu shu.... astronot aja blm pernh sampe kesana.....🤣🤣🤣