NovelToon NovelToon
Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Takdir Kedua Pernikahan Kontrak Istri Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Time Travel
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Laksmi Harsa

kecelakan tragis itu merenggut nyawa Kiara, setelah mengetahui fakta bahwa dia dikhianati suaminya.

Tetapi Tuhan selalu memberi plot twist yang tidak pernah bisa kita tebak. Kiara mendadak terbangun kembali ke lima tahun lalu tepat di hari pertama pernikahan kontrak mereka dimulai.

Menyadari bahwa dia kembali mengulang waktu, kali ini Kiara bertekad untuk mengumpulkan uang lalu kabur demi menyelamatkan nyawanya. Akan tetapi, Kiara justru dibuat syok oleh perubahan drastis Dante, sang mafia kejam yang tiba-tiba berubah menjadi super bucin, posesif, dan memanjakan Kiara dengan uangnya yang tidak akan pernah habis itu. Kiara tidak pernah tahu bahwa suaminya yang kejam itu ternyata juga ikut bereinkarnasi dari masa depan, membawa rasa bersalah dan sejuta penyesalan yang siap melakukan apa saja agar sang istri tidak pernah pergi lagi dari pelukannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Laksmi Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Aku terpaku memandang parasmu yang suci Saumya, kelembutan wajahmu menyejukkan bumi Rupavati, wahai engkau yang teramat rupawan. Pesonamu abadi, tak lekang oleh zaman.

...----------------...

Aula utama Grand Ballroom Belmont Development malam itu tampak seperti lautan kristal dan emas. Ratusan lampu gantung bergaya Viktoria memancarkan cahaya yang memantul di atas lantai marmer hitam yang dipoles sempurna. Musik klasik mengalun lembut dari panggung orkes, mengiringi obrolan berbisik dari para taipan kasino, pejabat tinggi yang korup, serta para pemimpin sindikat internasional yang menguasai roda ekonomi bawah tanah.

Di tengah kerumunan itu, Kiara berdiri tegak di samping Dante. Gaun hijau zamrudnya melambai anggun setiap kali ia melangkah, memancarkan aura kemewahan yang membuat para wanita di ruangan itu menatapnya dengan dengki, sementara para pria menatapnya penuh kagum.

Dante, dengan satu tangan mendekap pinggang Kiara secara posesif, menggenggam segelas wiski di tangan lainnya. Di permukaan, ia tampak sedang mendengarkan obrolan politik dari seorang senator. Namun, sepasang mata elangnya tidak pernah benar-benar lepas dari setiap pergerakan di sekitar istrinya.

"Tuan Belmont, sebuah kehormatan bisa melihat Anda hadir bersama istri Anda malam ini."

Suara serak dengan aksen Eropa Timur yang kental memecah konsentrasi mereka. Seorang pria paruh baya bertubuh gempal dengan setelan jas abu-abu mahal melangkah mendekat. Ia adalah Tuan Ivanov, kepala sindikat distribusi logistik dari utara yang baru saja menandatangani kontrak pelabuhan senilai ratusan juta dolar dengan Dante. Di sampingnya, berdiri sang istri, seorang wanita paruh baya berambut pirang sasak tinggi yang mengenakan terlalu banyak perhiasan berlian di lehernya.

Dante mengangguk tipis, ekspresinya sedingin es. "Ivanov."

"Ah, jadi ini wanita yang menjadi pembicaraan hangat itu?" Istri Ivanov melirik Kiara dari ujung kepala hingga ujung kaki dengan tatapan yang sangat merendahkan. Senyumnya tampak sinis dan dipaksakan. "Gaun yang indah, Madam Elena memang tidak pernah gagal merombak seseorang. Tapi... sekadar saran, tidak peduli seberapa mahal kain sutra yang membungkus tubuh, asal-usul seseorang tidak akan pernah bisa disembunyikan, bukan?"

Atmosfer di sekitar meja bundar itu mendadak turun drastis. Senator yang tadi mengobrol langsung bungkam, buru-buru memundurkan langkahnya seolah tahu badai besar akan segera datang.

Kiara merasakan tubuhnya menegang sempurna. Kata-kata itu... adalah replika persis dari penghinaan yang ia terima di kehidupan pertamanya.

Di kehidupan lalu, kilasan ingatan berdarah kembali berputar di kepalanya, wanita ini mengatakan hal yang sama di depan puluhan orang. Dia menghina latar belakang Kiara yang statusnya anak haram dari keluarga Daichi. Dan saat itu, Dante hanya diam, menatapku dengan pandangan dingin seolah setuju bahwa aku memang tidak pantas berada di sisinya.

Di hari pernikahannya dulu, Dante sengaja mengumumkan fakta jika Kiara adalah anak haram keluarga Daichi, yang terlahir dari rahim seorang pelayan.

Sejak saat itu, Kiara semakin dipandang rendah oleh semua orang.

Tangan Kiara mengepal kuat. Ia sudah bersiap untuk membuka mulut, membela diri dengan kata-kata tajam yang sudah ia siapkan sejak beberapa hari lalu. Namun, sebelum satu kata pun sempat keluar dari bibir Kiara, sebuah pergerakan cepat menghentikannya.

Dante melangkah maju, memosisikan tubuh tegapnya tepat di depan Kiara, melindungi istrinya dari pandangan beracun istri Ivanov.

Aura membunuh yang begitu pekat, dingin, dan mencekam mendadak menguar dari tubuh Dante Belmont. Gelas wiski di tangannya diletakkan di atas meja kaca dengan dentingan yang begitu keras hingga memicu keheningan di sekitar mereka.

"Ulangi kata-katamu," desis Dante. Suaranya rendah, nyaris seperti bisikan, namun sarat akan ancaman kematian yang membuat bulu kuduk siapa pun yang mendengarnya meremang.

Istri Ivanov seketika memucat. Sifat angkuhnya menguap dalam sekejap begitu berhadapan langsung dengan tatapan mata elang Dante yang menyala penuh amarah. "A-aku... Tuan Alistair, aku hanya bercanda—"

"Siapa yang memberimu izin untuk membuka mulut busukmu di hadapan istriku?" potong Dante, nadanya menukik tajam. Pria itu menatap Ivanov yang kini juga mulai berkeringat dingin. "Ivanov, sepertinya kau tidak mendidik istrimu dengan benar tentang bagaimana cara bersikap di wilayahku."

"Tuan Dante, tolong maafkan istri saya," Ivanov memohon, suaranya bergetar hebat. Ia tahu betul reputasi Dante yang bisa membantai satu keluarga tanpa berkedip. "Dia tidak bermaksud menghina Nyonya Kiara. Dia hanya... bodoh."

"Dia tidak hanya bodoh, Ivanov. Dia baru saja menghancurkan bisnismu," ucap Dante dingin. Ia merapikan ujung lengan kemeja putihnya dengan gerakan yang sangat santai, namun gestur itu justru terlihat sangat mengerikan. "Mulai detik ini, seluruh kontrak distribusi logistik antara Belmont Development dan sindikatmu di pelabuhan utara... dibatalkan."

Ivanov membelalakkan matanya, nyaris terkena serangan jantung. "Tuan Dante! Anda tidak bisa melakukan itu! Kontrak itu bernilai tiga ratus juta dolar! Kita sudah menyepakatinya minggu lalu! Jika kontrak itu putus, jalur kami akan lumpuh!"

"Aku bisa melakukannya, dan aku baru saja melakukannya," sahut Dante datar, tanpa beban sedikit pun kehilangan uang ratusan juta dolar demi membela harga diri istrinya. "Marcus!"

Dalam hitungan detik, Marcus sudah muncul dari balik kerumunan bersama empat orang pengawal bertubuh kekar. "Ya, Tuan?"

"Seret dua orang ini keluar dari ballroomku sekarang!" Perintahnya kepada Marcus

"Baik tuan. Silakan ikut kami, Tuan Ivanov," ucap Marcus tegas, langsung mencengkeram lengan Ivanov dan istrinya yang mulai menangis histeris.

"Leo, pastikan nama mereka masuk ke dalam daftar hitam seluruh jaringan bisnis Belmont di seluruh dunia. Jika besok pagi aku masih melihat aset mereka beroperasi di kota ini, kau tahu apa yang harus kau lakukan," perintah Dante tanpa mengalihkan pandangan dinginnya dari Ivanov yang tengah diseret Marcus.

"Mengerti tuan." Jawab Leo

Tidak ada satu pun orang yang berani bersuara atau bahkan sekadar bernapas dengan keras. Mereka baru saja menyaksikan bagaimana seorang Dante Belmont sang monster berdarah dingin yang tidak pernah peduli pada apa pun kecuali keuntungan bisnis, rela membuang kontrak bernilai fantastis hanya karena harga diri seorang wanita.

Dante menarik napas dalam-dalam, menekan amarah di dadanya sebelum ia membalikkan tubuh menghadap Kiara. Begitu matanya menatap wajah istrinya, seluruh aura membunuh yang mengerikan itu lenyap seketika, digantikan oleh gumpalan rasa cemas dan penyesalan.

'Aku berhasil' Batin Dante, menatap Kiara dengan mata yang melembut.'Di kehidupan lalu, aku membiarkan wanita itu menghinamu hingga kau mengurung diri di kamar selama berminggu-minggu karena malu. Aku bersumpah tidak akan membiarkan siapa pun merendahkanmu lagi di kehidupan kali ini, Kiara. Bahkan jika aku harus membakar seluruh bisnisku untuk melindungimu, aku akan melakukannya'

Namun, di hadapannya, Kiara justru berdiri mematung dengan mata yang melebar. Jantungnya berdegup kencang, 'Kenapa dia melakukan ini?' Pikir Kiara, pikirannya kacau menyaksikan apa yang terjadi di depannya.

Ini tidak ada dalam ingatanku. Di kehidupan pertama, Dante tidak pernah memutus kontrak dengan Ivanov. Dia justru semakin erat bekerja sama dengan mereka. Tapi tadi... dia membelaku secara terang-terangan? Dia memutus kontrak ratusan juta dolar hanya untukku? Sandiwara macam apa lagi ini? Apakah dia sedang mencoba memenangkan hatiku agar aku tidak melarikan diri? Ataukah... ada motif tersembunyi yang jauh lebih kejam di balik semua ini?" Gumam Kiara yang hanya didengar olehnya.

"Kiara," panggil Dante pelan, mencoba meraih tangan istrinya yang tampak bergetar samar. "Kau baik-baik saja? Apakah kata-katanya membuatmu terluka?"

Kiara dengan cepat menarik tangannya kembali sebelum Dante sempat menyentuhnya, melangkah mundur satu langkah untuk memberi jarak di antara mereka di depan mata para tamu yang masih mengawasi secara diam-diam.

"Jangan berlagak menjadi pahlawan di depanku, Dante," bisik Kiara, suaranya bergetar menahan gejolak emosi yang membingungkan. "Kau pikir dengan memutus kontrak itu, aku akan berterima kasih padamu? Aku tahu kau hanya sedang menandai wilayahmu. Kau melakukan itu bukan karena peduli padaku, tapi karena ego besarmu tidak terima jika 'barang pajanganmu' diusik orang lain."

Dante tertegun, tangannya yang menggantung di udara perlahan mengepal. Rasa sakit kembali merayap di ulu hatinya mendengar ucapan tajam dari wanita yang sangat dicintainya itu.

"Barang pajangan? Jadi seperti itu kau melihat tindakanku, Kiara?"

"Aku ingin pulang," kata Kiara dingin, tanpa menunggu jawaban dari suaminya. Ia membalikkan badan, berjalan dengan langkah anggun meninggalkan ballroom mewah yang kini terasa semakin mencekam baginya.

Dante menatap punggung Kiara yang menjauh dengan tatapan penuh penyesalan. Ia menghela napas panjang, lalu berbalik meneguk sisa wiski di mejanya dalam satu tegukan sebelum melangkah menyusul sang istri.

1
Shaqueena Wibowo
lanjt thor, minimal 2 bab lah 🤭
Shaqueena Wibowo
si jack ini punya nyawa cadangan kah? berani ganggu mama kiara gw
Shaqueena Wibowo
terimakasih untuk karya yang sejauh ini luar biasa thor 😍
Shaqueena Wibowo
siapa yang teror mama kiara gw???
Dhisha
lanjut Thor... suka banget kalau papa Dante mode sangar
Laksmi Harsa: ikutin terus mama papa dante ya kak
total 1 replies
Dhisha
hari ini agak telat update ya Thor? aku nungguin dari tadi loh
Laksmi Harsa: hari ini agak sibuk di dunia fana 🤭 tapi masih berusaha buat sempetin update walau agak telat. btw... makasih udah selalu mampir yaa kak 😍
total 1 replies
Dhisha
hayoo siapa yang telpon mama Kiara gw
Laksmi Harsa: penasaran yaa.... stay tune ok 🤭
total 1 replies
Dhisha
yaah... tanda² nggak jadi ikut mama Kiara kabur deh
Laksmi Harsa: kita culik mama Kiara aja apa gimana nih kak, paksa kabur 🤣
total 1 replies
Dhisha
nah kaaan, mama Kiara mending urungin deh niat kaburnya. papa Dante kan sekarang udah mode jinak 🤣
Dhisha: aku juga mau kali Thor... bagi napa, jangan diambil sendiri 😄
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
maaf ngelunjak thor... bisa kali double up 🤭
Laksmi Harsa: peregangan otot dulu kak 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
ciee... mama kiara, udah mulai khawatir 😍
Laksmi Harsa: mama Kiara udah mulai kecantol pesona papa Dante 😄
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
nggak bisa... aku udah nahan diri buat nabung bab, eh pas ada notif update dari mama kiara langsung gatel pingin baca 🤭
Shaqueena Wibowo: siap kawal Belmont family sampe punya anak cucu nih thor
total 2 replies
Dhisha
Nah kaaan... mama Kiara udah kepelet sama pesona papa dante🤣 Thor... bisa kali satu bab lagi 🤭
Dhisha: ditunggu bab selanjutnya thor💪
total 2 replies
Shaqueena Wibowo
penasaran sih.. rahasia apa yang di simpan dante. please thor... lanjut 😍🤭
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa like, dan beri ulasannya. jadi makin semangat aku nulisnya 😍🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
my hero dante 😍
Laksmi Harsa: love papa Dante
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kairo ini minta di masukin selokan kyaknya
Laksmi Harsa: ayo kak... aku temenin 🤣
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
kusebut kau si tampan dan perkasa dante 😍
Laksmi Harsa: ikutin terus ya kak... jangan lupa beri ulasan 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
jujur... keren banget ceritanya, minim typo dan bahasanya mudah dimengerti. 👍
Laksmi Harsa: kak... terimakasih 😍
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
cuma kiara yang tau rasanya dante 🤭
Laksmi Harsa: gurih pasti ya kak 🤭
total 1 replies
Shaqueena Wibowo
dante mode sugar daddy 😍
Laksmi Harsa: mau yang kyak Dante ya kak? 🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!