NovelToon NovelToon
Sahabatku, Maduku

Sahabatku, Maduku

Status: sedang berlangsung
Genre:Poligami
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Acaciadri

Tak punya pilihan lain, selain mengikuti apa yang sahabatnya Fani minta. yaitu menikah dengan Fauzan yang notabennya adalah suami Fani.

Fauzan adalah masa lalunya dan Kemala bersama Fauzan memiliki memori yang bisa di katakan tidak baik-baik saja. tetapi Kemala menerimanya dan dia rela menjadi istri kedua supaya sahabatnya itu bersemangat kembali dan mau menjalani perawatan atas penyakitnya, yaitu kanker payudara.

pernikahan yang cukup pelik dan Kemala kira kalau dirinya dan Fauzan tidak akan sejauh itu. mereka hanya menikah demi permintaan Fani saja, akan tetapi tidak untuk Fauzan dan Fauzan menuntut supaya Kemala mau melakukan tugasnya sebagai istri betulan, termasuk melayaninya di atas ranjang.

cekidokttt mohon dukungannya untuk karya saya yang kesekian, terimakasih😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acaciadri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Untunglah Fani tak marah tatkala Kemala beralasan kalau dirinya sakit perut sehingga tidak bisa memasakan nasi goreng untuknya__padahal yang sebenarnya terjadi adalah Kemala terlalu malas untuk berada di satu ruangan bersama dengan pria bernama Fauzan yang sudah sah menjadi suaminya itu.

“Gak papa Mala. Aku bisa minta sama bibi supaya dia masakin aku.“Ujar Fani sambil tersenyum kecil dan membuat Kemala meringis, andai tidak ada Fauzan, mungkin saat ini Kemala dengan bangganya mempersembahkan nasi goreng kampung buatannya untuk Fani.

“Yaudah, kalau gitu aku pamit pulang ya, Fan.“Ujar Kemala dan membuat senyum Fani luntur. Kemala mengerutkan meningnya dalam dan merasa apa yang di katakannya tidak ada yang keliru kok, tapi kenapa Fani berekspresi seperti itu?

“Kenapa Fan? Aku ada salah, ya?.“Tanya Kemala penasaran, Fani menggelengkan kdpalanya lemah.

“Kamu bisa nginep di sini nggak, Mala?.“

Mata Kemala melotot pun dengsn mulutnya yang menganga lebar. Kemala menginap di rumah Fani dan Fauzan. Jangan bercanda! Itu sama saja dengan Kemala mengantarkan nyawanya untuk pria itu__di rumahnya sendiri pun perlakuan pria yang sudah menjadi suaminya itu semena-mena, apalagi di rumah ini. Tapi mungkin takan terjadi kalau Kemala tidur berdua di satu ranjang bersama Fani. Tapi masa iya Fani mau, mengingat Fani itu sangat bucin sekali pada Fauzan.

“Tapi Fan, besok aku harus kerja pagi-pagi banget lho.“Ucap Kemala memberi alasan dan berharap Fani mau paham, namun yang ada sebaliknya, terlihat Fani menggelengkan kepalanya.

“Kan ada mas Fauzan, dia bisa nganter kamu ke tempat kerja, gak akan kesiangan. Aku bangunin dia pagi-pagi banget.“

Justru itu masalahnya. Kemala tidak mau di antar Fauzan, bahaya!

“Enggak Fan, gak usah. Aku bisa kok naik grab atau minta jemput temenku.“Kemala terlihat kekeuh menolak dan membuat Fani berdecak sebal.

“Enggak ah. Sama mas Fauzan aja, lagian arah kantor kalian kan searah!.“

Huhh.. Kemala menghela nafasnga panjang, wajahnya terlihat tegang menahan gemas, marah juga kesal. Tidak mungkin mengatakan alasan yang sebenarnya pada Fani. Tetapi Fani juga tetap memaksa supaya Fauzan dan Kemala berangkat bersama, baiklah. Kemala tak punya pilihan selain mengiyakan untuk membuat Fani lega, namun yang sebenarnya tentu Kemala akan memikirkan cara untuk tidak terjadi__dan salah satunya dengan Kemala bangun subuh-subuh lalu pergi dari rumah ini secara diam-diam.

“Ok deh, tapi kamu yang ngomong sama mas Fauzan, ya?.“Tukas Kemala yang di angguki penuh semangat oleh Fani.

“Gitu dong, aku kan jadi lega tahu.“Sahut Fani yang membuat Kemala menahan nafasnya dan dengan terpaksa menyunggingkan senyum kecil__padahal tidak begitu. Apanya yang lega, malah yang ada dia masuk perangkap kucing garong..ckck

“Tapi Fan, kamu tidur sama aku malam ini, kan?.“Ujar Kemala berani dan menatap sang sahabat dengan tatapan memelas, Fani mengangguk kembali lalu membuat senyum lebar tersungging di bibir Kemala.

*****

Kemala dan Fani habis bercerita ngalor ngidul. Mereka berdua memang se bestie itu__biarpun bertemu sejak kemarin, tapi ada saja topik pembahasan di antara mereka dan seolah tak ada habis-habisnya.

Se seru itu hubungan persahabat mereka.

“Oh ya, btw bakso langganan aku masih ada nggak, ya?.“tanya Fani dan terlihat menatap sahabatnya penuh harap, yang di tatap pun menganggukam kepalanya seraya tersenyum lebar.

“Masih ada kok, pernah aku ke sana juga.“

“Wah-wah, gimana-gimana sekarang? Masih kayak dulu nggak? Atau mungkin ada perubahan di menu atau tempat atau apa kek gitu?.“Tanya Fani yang teramat penasaran sekali.

Keduanya tengah membahas salah satu bakso kesukaan Fani di sekolah SMA mereka dan dulu bakso itu menjadi primadona murid-murid sekolah mereka. Selain rasanya yang enak, harganya juga sangat ramah di kantong siswa dan siswi.

“Sekarang tempatnya sudah lebih besar kok. Menunya banyak, Fan. Ada Bakso telor, Bakso keju, bakso urat, bakso halus, bakso gepeng, bakso mercon, bakso beranak, bakso bapak dan anak, pokoknya banyak dehhh..“Kelama menjelaskan dan Fani terlihat mengangguk-anggukan kepalanya, kedua matanya terlihat berbinar dan di iringin dengan senyum kecil di bibirnya.

“Kapan-kapan kita kesana yu, Mal?.“Ajak Fani yang di angguki semangat oleh Kemala.

“Boleh Fan.“

“Ok. Kalau kamu libur deh, gimana?.“

“Hayu aku mah.“

Lalu keduanya pun tertawa bersamaan dan fokus mereka kembali tertuju pada layar televisi di depan mereka. Topik obrolan berlanjut dan kali ini mulai membahas film yang mereka tonton, sampai Kemala pun izin untuk ke kamar mandi, sebab sudah mulai tak merasa nyamab dengan desakan di kandung kemihnya.

*****

Beberapa menit di habiskan Kemala di kamar mandi. Wanita itu pun keluar dan berniat kembali untuk menemui sang sahabat di kamarnya lalu melanjutkan obrolan juga tontonan mereka__tentu saja terkadang ekspektasi tidak melulu berjalan mulus. Buktinya, baru beberapa langkah, tangannya di cengkram dan membuat Kemala pun menoleh dan di saat itulah ia menemukan Fauzan yang menatapnya tajam, Kemala menahan nafasnya pelan dan berusaha untuk melepas cengkraman itu, tetapi usaha Kemala sia-sia, sebab tenaga Fauzan lebih besar darinya.

Hingga Fauzan pun menarik tangan Kemala dan membawanya ke kamar belakang.

Tentu yang ada di otak Kemala hanya satu. Pria itu akan kembali menodai dirinya dan Kemala jelas tidak mau__Kemala lantas berusaha lari tatkala pintu mulai di tutup oleh Fauzan, akan tetapi Fauzan sadar dan membaca pergerakan Kemala hingga alahasil pria itu menarik tangan Kemala dan mengangkat tubuhnya dengan gampang dan membaringkannya di atas ranjang begitu saja.

Yang paling gong, pria itu menyembunyikan kunci kamar itu di atas saku celananya.

Sialan.

“Buka pintunya!!.“Ucap Kemala seraya menunjuk pintu yang ada di belakang tubuh Fauzan, tentu saja Fauzan menolaknya dengan tegas. Ia takan untuk memanfaatkan kesempatan yang ada.

“Mas Fauzan please. Ini aku lagi di rumah sahabat aku, Fani. Pasti dia nyariin aku mas.“Pelas Kemala dan berharap Fauzan mau mendengarnya, sedang pria itu menggeleng keras, tatapan tajamnya berubah melembut, pria itu menghampiri Kemala, duduk di sampingnya. Satu tangannya terulur dan menyentuh wajahnya dengan teramat pelan dan penuh penghayatan, sampai Kemala pun memalingkan wajahnya tatkala tangan Fauzan akan menyentuh bibirnya.

Fauzan berdecih”Kamu istri aku, Kemala. Jadi kamu wajib layani aku!.“Tegasnya, Kemala mendengus kasar.

“Istri sementara mas dan__.“

CUPPP

Kemala di buat mematung tatkala pria yang sudah menjadi suaminya itu menarik wajahnya dan melabuhkan bibirnya dengan sempurna di bibir Kemala. Tatapan mata yang mengunci dan membuat Kemala seolah tak berdaya__Fauzan menyeringai perlahan, setelahnya mulai melancarkan aksinya yang lain.

Beberapa menit berikutnya, tatkala kesadaran yang mulai tercecer habis pun kembali di raih oleh Kemala dan Kemala segera melakukan upaya terakhirnya__yaitu menendang selangk*ngan suaminya, hingga pergerakan yang di lakukan Fauzan pun terhenti.

“Akhhhh.“Erang Kesakitan Fauzan yang terdengar menggema di sana dan membuat Kemala seakan memiliki celah untuk kabur dari kamar belakang ini, namun kunci kamar masih berada di tangan pria itu.

Baiklah, Kemala pun memutar otaknya dan wanita itu tersenyum tipis tatkala sebuah ide di dapatkannya.

1
muznah jenong
lanjut Thor..
Maemanah
lanjut thor 👍👍♥️♥️♥️
muznah jenong
gitu donk kan jadi seneng lihat ya
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih ya😊 di tunggu, ya😊🙏
total 2 replies
Maemanah
lanjut...👍👍❤️❤️
Dewi Sri Astuti: di tunggu ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
YA ALLAH ini manusia ....benar2 tom and Jerry...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Mereka kan musuh, jadi ya begitu. sabar ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
dasar laki2 cancuters bisa2 ya buat orang naik tensi aja ni ni paus...
lanjut Thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥. sip😊🙏
total 1 replies
Maemanah
thor kenapa aku yg sakit hati ...si paus ini bikin naik darah aja
good job thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: 😥 ok, makasih ya😊🙏
total 1 replies
muznah jenong
semangat update ya thor💪💪💪
lanjut 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: makasih, sip di tunggu😁🙏
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor...❤️❤️❤️❤️
Dewi Sri Astuti: ok, di tunggu😊
total 1 replies
muznah jenong
the best Thor ...
Dewi Sri Astuti: Makasih😊🙏
total 1 replies
Maemanah
kasihan kerala thor...tinggalin aja su paus..biar tau rasa...lanjut thor ♥️♥️♥️👍👍👍
Dewi Sri Astuti: 😥😥😥 ok, di tunggu ya🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍
Dewi Sri Astuti: sip, di tunggu ya😁🙏
total 1 replies
Maemanah
seru thor 👍👍👍
Dewi Sri Astuti: Terimakasih😁🙏
total 1 replies
muznah jenong
lanjut Thor 👍👍👍👍
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
Maemanah
lanjut thor 👍👍👍♥️♥️♥️
Dewi Sri Astuti: siap😁
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!