NovelToon NovelToon
Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Terikat Janji Dengan Seorang Dokter Bedah

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah Takdir
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah cinta Kapten John Christo Nagasaki Lantang seorang perwira angkatan laut yang berjanji menjadi pengawal bagi seorang perempuan yang dia temui di sebuah club malam. Ternyata perempuan itu adalah seorang dokter bedah bernama Pamela Christine Giardini.
Bagaimana Cinta bisa hadir diantara dua orang yang memiliki kepribadian keras dan cenderung introvert ini???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hampir Khilaf

Sepanjang perjalan Ella tidak berbicara, pandangannya hanya disebelah kiri jendela. John tahu bahwa Ella sedang marah. Mana tadi pagi dia dan Ella sedang berselisih tentang orang yang perna dekat dengannya alias mantan pacarnya.

Sampai di apartemen, John langsung memarkirkan mobilnya di basemen apartemen. Ella yang mau mengambil kopernya di bagasi mobil.

"Mas yang angkat."

Ella mau ke kantor apartemen untuk mengambil kunci langsung di cegat oleh John.

"Kemana sayang??"

"Ambil kunci."

"Sudah ada di mas."

Sampai di lantai lima John langsung membuka pintu apartemen dan langsung menuju lamar utama memasukan barang Ella.

"Bukan itu kamar aku, itu punya Kamila."

"Barang Kamila sudah tidak ada, dia mengijinkan kamu tidur disini."

"Dia ke Jakarta??"

"Iya makanya Kak Jefry bisa bersihkan apartemen ini."

Ella langsung berjalan melewati John. Dan langsung di tarik oleh John, sehingga Ella ada dalam pelukan John.

"Kamu marah??"

"Ngak!!!"

"PAMELLA CHRISTINE GIARDINI, kamu harus di beri bukti tentang cintaku. Mas tidak ada hubungan dengan Meilinda itu."

"Dia manja dan duduk dekat kamu."

"Mas tidak bisa menghindar sayang. Dia tamu."

"Kalau ada laki - laki lain yang melakukan itu pada saya tidak mengapa ya."

"Ella, tidak begitu, mas akan pukul dia."

"KAMU BISA KENAPA SAYA TIDAK BISA!!"

John semakin mengurung Ella, mukanya sudah merah menahan emosi. Pikirannya sudah kalut, hanya ini yang harus dia lakukan. Kalau tidak Ella akan menghindar dari dia.

"Jangan mas."

"Tidak bisa sayang."

"Stop John."

John langsung menyumbat mulut Ella dengan ciumannya. Ciuman itu sangat dalam.Berpindah keleher Ella, sampai baju bagian atas Ella terbuka hanya meninggalkan pakaian dalamnya. Ella sudah berada pada posisi tepat dibawa tubuh John di atas ranjang, dan dia sudah menangis. Sayangnya John sudah on, hampir saja hilang kendali. Dia langsung turun dari tubuh Ella setelah dia mencium mata yang mengeluarkan air itu.

"Mohon maaf Ella, I love you."

John keluar dari kamar itu meninggalkan Ella seorang diri.Dia masih menangis, Ella tidak menyangka John akan melakukan hal itu. Untung saja John sadar. Dia langsung menelepon maminya untuk datang ke apartemen. Dia mengaku kepada maminya bahwa hampir memperkosa Ella yang membuatnya menangis.Dengan reflek, maminya langsung menampar John. Ella mendengar suara tamparan itu.

"Mami tidak perna mengajarkan kamu memperlakukan wanita seperti itu."

"Maaf mami, John takut kehilangan Ella."

John langsung memeluk maminya. Dia memohon maaf. Ella yang sudah demam, mendengar semuanya. Ella tidak tahu mengapa, tiba - tiba suhi tubuhnya meningkat dan dia mengigil.

"Dimana Ella??"

"Di kamar mi."

Mami langsung masuk ke kamar dan memeluk Ella sanggat erat.

"John, Ella demam, dia minum obat apa??"

John langsung masuk ke kamar, ketika mendengar maminya berteriak. Dia langsung membuka koper dan melihat jenis obat apa saja yang ada di kantong obat Ella.Papi dan Jefry yang mau masuk di hadang oleh John, karena dia tahu posisi Ella bagaimana.

Setelah diberi obat, Ella mulai tenang. Dan John membantu mami memakai baju buat Ella.

"Dia ketakutan John, sepertinya Ella perna trauma??"

"Maaf kan mas sayang." John memeluk Ella dan menangis.

 John masih di apartemen ini, menjaga Ella. Mami dan papi juga Jefry sudah pulang, namun sebelum pulang mami dan papinya menasehati John banyak sekali. Dan dia sudah berjanji tidak akan mengulangi perbuatan itu lagi.

"Sayang, maafkan mas ya." John sudah berada di samping Ella di atas kasur.

"Aku tahu, mas bukan laki - laki bejat."

"Mas ngak mau kehilangan kamu."

"Kamu istirahat, kalau sampai dua jam kedepan masih panas tinggi mas akan bawa ke rumah sakit."

Jam sebelas malam, suhu tubuh Ella sudah mendingan. Sedari tadi John berkirim pesan dengan Kemala Sari sahabat Ella. Dari Kemala John tahu, bahwa Ella perna dilecehkan oleh orang suruhan orangtua mantannya. Namun Yason Adrianus mantan pacarnya cepat sampai di lokasi, Ella langsung dibawa ke rumah sakit. Agar Ella tidak di celakai lagi, Mamanya mengancam untuk menjauhi Ella dan menikah dengan wanita pilihan mamanya.

"Itu patah hati pertama dan terberat buat dia karena Yason Adrianus itu cinta pertamanya."

"Terima kasih ya."

"Please jangan kasari dia. Ella masih perawan. Mereka belum menyentuh dia. Dan Ella menjaga itu."

John melihat, Ella di cium kening dan bibir kekasihnya. Dan tak henti permohonan maaf itu keluar dari bibirnya.

John yang baru bisa tidur subuh hari, masih terlentang nyenyak di tempat tidur. Dia yang merasa tidak ada Ella di samping, langsung bangun dan mencari kekasihnya. Ternyata Ella ada di dapur sedang masak sarapan buat mereka. John langsung memeluknya dari belakang.

"Selamat pagi sayang."

"Selamat pagi mas."

"I love you." Ella langsung balik melihat John. Terlihat matanya belinang. John langsung mencium mata itu.

"Mas mohon maaf."

"Aku trauma kalau di buat seperti itu. Aku dulu sempat mau di perkosa oleh....."

John langsung mencium bibir itu, agar tidak bersuara lagi. Sangat lembut.

"Mas sudah tahu dari Kamila, mohon maaf mas bejat."

Ella langsung memeluk John sangat erat. Dibalas dengan pelukan yang sama. Mereka saling menguatkan dan mengingat bahwa cinta mereka lebih besar dari perasaan egois.

"Sayang, mas tidak mau pisah dari kamu. Kita menikah ya???"

"Mas mau menikah???"

"Iya. Mama dan papa datang kamu wisuda, mas langusng melamar kamu. Mau kan sayang???"

Ella langsung memberi ciuman mesra di bibir John. Ini pertama kali Ella melakukan itu. John tentu kaget. Namun dia membalas ciuman itu. Kemudian John melap sisa - sisa ciuman mereka itu. Dan john yakin meskipun mulut tidak berkata, ciuman ini sebagai tanda penerimaan Ella ada permintaannya.

Mereka sarapan bersama. John memberanikan diri bertanya tentang Yason Adrianus. Dan Ella menjawab seperti yang di ceritakan Kamila sahabatnya.

"Kamu masih mencintai dia???"

"Tidak ada cinta buat dia mas. Melainkan sakit hati."

"Lupakanlah dia, ada mas yang mencintaimu dengan tulus dan tidak mau kamu menjauh."

Hari ini, John menemani Ella ke kampus, karena dia harus mendaftar buat ujian tesisnya. Tidak sengaja di kampus Ella bertemu dengan dokter Melinda yang baru mendaftar untuk mengambil spesialisnya.

"Hai, dokter Melinda ya."

Melinda hanya tersenyum terpaksa, karena hatinya belum menerima sosok yang ada di depannya menjadi kekasih John, orang yang dia cintai.

Melinda mengira, John waktu di Kalimantan suka kepadanya. Dia salah mengartikan kebaikan John. Ella yang dicueki oleh, Melinda semakin cuek kepadanya. Melinda melihat keakraban Ella dengan semua dosen dan pegawai di kampus ini.Ada perasaan iri di dalam hatinya. Setelah urusannya selesai Ella pamit. Karena dia sudah mendapat Jadwal untuk ujian.

"Dokter Ella, Dekan ada perlu???"

Akhirnya Ella diundang ke ruangan dekan Dokter Roberto Alexius. Hasil pembicaraannya dengan dekan, beliau mengajak Ella untuk menjadi dosen tamu dalam kuliah umum sehari setelah dia ujian spesialis.

1
Yohana Pandie
keren thor
Ceisye: terima kasih
total 1 replies
Trivenalaila
lanjut🙏🙏🙏
Ceisye: siap mba. otw. 👍👍👍
terima kasih mba sudah membaca karyaku🙏🙏🙏
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!