NovelToon NovelToon
Hot Policeman

Hot Policeman

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / TKP / Tamat
Popularitas:467.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Desau

Dibenci atasan dan rekannya, itulah Rangga. Dia memang seorang polisi yang jujur dan baik, Rangga semakin disukai masyarakat karena paras tampannya.

Inilah kisah Rangga yang siap dan bekerja keras menyelesaikan berbagai kasus kejahatan. Suatu hari sebuah kasus menuntunnya pada titik terang menghilangnya kakak iparnya. Kasus itu juga membawanya kembali bertemu dengan kakak kandungnya. Maka saat itulah Rangga menyusun rencana balas dendam. Ia tak akan peduli dengan siapapun, bahkan atasannya yang bobrok dirinya hancurkan kalau perlu. Bagaimana ceritanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 9 - Mengejar Pelaku

Fira terlihat panik sekali. Membuat Rangga dan Beben tidak tega untuk bertanya lebih lanjut. Mereka memutuskan untuk menelepon orang tua Fira agar Fira segera dijemput.

"Nadia masih di kuburan, Om! Tolong bantu dia. Aku mohon!" Fira memegangi tangan Rangga. Memohon dengan air mata yang berlinang.

"Kuburan?" Rangga mengerutkan dahi heran.

"Iya. Aku dan Nadia pergi ke sana karena ingin menghentikan teror hantu Mirna. Kami ingin minta maaf. Tapi yang ada kami malah disiksa. Nadia yang terluka cukup parah," ungkap Fira.

"Oke. Kalau begitu aku akan ke kuburan sekarang. Ben! Kau jaga di sini ya!" kata Rangga.

"Kau yakin mau ke sana sendiri, Ga?" tanya Beben cemas.

Rangga mengangguk. "Aku nggak punya pilihan. Nadia pasti butuh bantuan!" sahutnya yakin. Lalu bergegas pergi dengan motornya. Tepat setelah Fira memberitahukan di kuburan mana Nadia berada.

Lokasi pemakaman umum yang disebut Fira tak begitu jauh dari kantor polisi. Makanya tidak heran Fira bisa mendatangi kantor polisi dengan jalan kaki.

Setibanya di kuburan, Rangga langsung mencari Nadia. Dia tentu sulit mencarinya, terlebih itu masih pagi buta. Matahari belum terbit sepenuhnya.

Dengan hanya bersinarkan senter dari ponsel, Rangga telusuri kuburan di sana. Sampai sosok gadis yang tergeletak di tanah dia temukan. Buru-buru Rangga hampiri gadis itu.

"Nadia!" panggil Rangga. Betapa kagetnya dia saat melihat keadaan gadis itu. Kepala Nadia tampak terluka parah, dia juga dalam keadaan bugil.

Nadia tak sadarkan diri. Rangga segera memeriksa keadaan gadis itu. Untungnya Nadia masih bernafas.

Buru-buru Rangga menghubungi ambulans. Dia juga menutupi tubuh Nadia dengan jaketnya. Dirinya juga meminta pertolongan pada warga yang tinggal dekat kuburan. Memastikan Nadia lebih aman dan hangat selagi menunggu ambulans datang.

Rangga kembali ke kuburan. Dia mengedarkan pandangan ke segala arah. Mungkin saja pelakunya masih ada di sekitar sana.

Benar saja, Rangga sukses memergoki ada orang yang mengintip dari balik pohon. Sosok itu langsung berlari saat sadar Rangga melihatnya. Tanpa pikir panjang, Rangga kejar sosok misterius tersebut. Sosok itu terlihat mengenakan pakaian serba hitam, mengenakan tudung hodie dan juga topi.

"Woi! Berhenti!" pekik Rangga sambil melajukan larinya.

Sosok itu berlari memasuki hutan. Namun itu bukanlah halangan bagi Rangga. Andai saja saat itu tidak gelap, Rangga pasti akan menggunakan pistolnya. Sekarang dia hanya bisa mengandalkan kakinya yang berlari secepat mungkin.

Sosok itu berlari cukup lambat, sehingga Rangga lebih mudah mengejarnya. Sosok itu terus berlari, sampai akhirnya dia berhenti di tebing tinggi. Dimana di bawahnya terdapat jurang yang dipenuhi pohon dan batu.

"Angkat tangan!" ujar Rangga sambil menodongkan pistol. "Apa kau yang sudah membuat Nadia begitu?!" tukasnya.

Sosok itu memecahkan tangis. Dia lalu membuka topi dan tudung hodienya. Ternyata sosok dibalik tudung hodie dan topi itu adalah wanita. Rambut panjangnya langsung tergerai saat dia melepas topinya.

"Ya! Akulah pelakunya! Anak-anak itu memang pantas mendapat balasannya!" ujar si wanita.

"Oke. Kau bisa ceritakan semuanya padaku. Tapi tolong menjauhlah dari tebing itu, ya..." pinta Rangga. Dia berhenti menodongkan pistol karena sepertinya pelaku yang ada di hadapannya tampak rapuh.

Perempuan itu menggeleng. "Aku nggak percaya. Kalau aku ikut kau, aku pasti akan di penjara kan? Hukum di negara ini nggak pernah adil. Apalagi untuk orang miskin sepertiku dan adikku..." isaknya. Dia semakin melangkah mundur.

"Apa adikmu Mirna?" tanya Rangga.

Perempuan tersebut terkejut. "Apa anak-anak itu cerita tentang adikku padamu? Apa mereka cerita kalau mereka juga sudah menghancurkan hidup adikku?!" ucapnya pilu. Penuh amarah dan juga kesedihan.

"Apa adikmu diperlakukan tidak adil? Jika begitu, maka kau harus tetap hidup agar penjahatnya bisa dapat hukuman," sahut Rangga. Pelan-pelan dia melangkah maju seraya mengulurkan tangan. "Aku janji akan membantumu," lanjutnya.

"Aku sudah memberi mereka hukuman dengan caraku... Sekarang aku hanya perlu menyusul adikku..." ujar perempuan itu. Dia menjatuhkan dirinya ke jurang.

Rangga yang sudah dekat, sigap meraih tangan perempuan itu.

1
Ning Suswati
aq ingin firza mendapatkan karma yg sangat pedih, masa enak2an, sekarang yoranya kemana y🤔 apa dia selingkuh juga
Ning Suswati
semoga saja firza tdk jahat dan iri lagi dg adik sendiri, kan sekarang sdh berada di posisi puncak, uang jabatan dan kekuasaan
Oaow Hwhe
dita
Ning Suswati
yg sabar rangga, kakakmu sdh menjadi petinggi di jajarannya, bukan musuh cuma dg adu otot, gk bakalan menang
ferry gamal
rangga dan Astrid
ferry gamal
pelakunya maling
Ning Suswati
baguslah ada pendekar bayangan yg akan mengusut semua kejahatan yg dilakukan oleh oknum aparat
Ning Suswati
issshhh jadi ikutan nyesek pengen nangis, suatu pengorbanan yg sangat besar, bahkan yg melakukannya orang lain, bahkan mantan ipar, bukan saudara atau keluarga
Ning Suswati
nah kena kau kak dita, polisi mau dikibulin
Ning Suswati
makin ribet aja, masalah astrid, dita yg hilang ditelan awan, udah deh rangga jadilan polisi sesuai SOP, gk usah menentang pimpinan, kau bisa masuk polisi karena suap juga, pegorbanan dita jgn sampai sia2, sok2an jadi orang suci
Ning Suswati
jgn2 yg membubuh pak alun adalah selingkuhan isterinya pak alun
Ning Suswati
baguskah, dibalas dg hukun rimba,
Ning Suswati
dasar wanita gk punya moral, main sosor aja
Ning Suswati
kak dita lagi jalan2 kemana y🤔, jgn2 kak dita menjadi isteri kelima t4 nya meminjam uang utk melancarkan rangga lolos diterima jadi polisi, cinta dan pengorbanan
Oppo
lanjutkan
Oppo
nggak wkwkwk 😀😀
sconery
perdebatan itu membuatku mesem2 sendiri Thor 🤭
Jero Mawora
rangga kayak anak kecil,masa dgn kata2 safea saja dia tanggapi serius
Jero Mawora
iyaaaa kannn dugaanku jg gk salah dehhh antara arman dan istrix korban sdh ada rencana🤭🙏
Jero Mawora
sebaikx dita harus bersikap dewasa dia harus nampu mengatasi keadaan,jangan semakin menjauh agar permasalahan dapat terselesaikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!