seorang gadis belia yang harus menjalani kehidupan dengan berbagai ujian yang berat
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mia Putry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 9
tentang Ardhana Senjaya
Ardhana Senjaya adalah seorang anak laki-laki dari pasangan Wirya Senjaya dan Masayu Senjaya. Ardhana adalah anak tunggal . Sedangkan ibu memiliki dua saudara lagi. Tante Sonya dan om Andrey. Jika Tante Sonya punya kembar . Seno dan Sony. . maka om Andrey hanya punya anak perempuan yaitu Rita.
Diantara Ardhana dan keluarga dari pihak mami Masayu . Ardhana tidak terlalu dekat. Bukan jahat juga . Tapi mereka dulu tidak begitu menyukai papi Wirya Senjaya,karena papi Wirya saat itu orang dari kalangan bawah menurut om dan tante , Ardhana . Entahlah itu hanya pikirannya . Tapi setelah papi dan mami Ardhana sukses mereka, memperlakukan keluarga Wirya Senjaya dengan manis. Tapi semua itu hanya karena mereka menginginkan uang keluarga kami. Maka dari itu sikap ku dingin , dan cuek.
Hingga suatu hari , Ardhana Senjaya berkunjung ke kota k. Ardhana di tugaskan untuk mengecek pekerjaan disana .
Dan disanalah Ardhana tanpa sengaja menodai seorang gadis masih belia. Dan itu terjadi karena di jebak oleh salah satu gadis yang Ardhana tolak cintanya. Gila memang tapi itulah kenyataannya. Dan karena kejadian itu ,gadis
Itu hamil dan diusir dari tempat kelahirannya.
Ardhana takut jika papi dan maminya tau , mereka pasti akan kecewa dengan anak manisnya. Tapi mau gimana lagi ,semua sudah terjadi. Jadi Ardhana bertekad untuk melindungi nya diam diam.
Hari ini Ardhana ,mami dan papi jalan jalan ke salah satu pantai yang terkenal di kota M . Jika diluar Ardhana Senjaya bersikap dingin dan tegas tapi dihadapan mami Masayu saya adalah anak yang paling manis dimatanya.
Entahlah , tapi itulah Ardhana . Dan papi juga tidak masalah dengan apa yang Ardhana lakukan. Hanya saja Ardhana takut jika nanti papi Wirya tau bahwa anak yang begitu di cintai menodai gadis di bawah umur. Bisa berabe dan bisa bisa Ardhana juga di hukum dengan hukuman yang sangat besar. Huffftttt.
Itulah yang membuat Ardhana Senjaya semakin merasa bersalah. .
" Kok diam saja , ada masalah di kantor. ?" Tiba tiba papi menegur Ardhana , Ardhana pun tersadar dari lamunannya
" Tidak ada papi. Hanya saja aku kepikiran untuk menikah. " Ucapku spontan. ' aduhh mampus kalau begini. ' Guman Ardhana dalam hati.
Sontak papi menoleh padaku dan menatap mata Ardhana. Seakan akan dia mencari kejujuran didalamnya.
" Papi tidak mimpi kan nak. ?' " serius kan ?"
Papi bertanya antusias.
' huffttt itu kan , ini juga mulut kok jadi bahas menikah sih. Berabe nanti hedeuhh' Ardhana semakin frustasi saja kalau begini. Siapa yang akan saya nikahi coba. Cewek saja tidak punya hftttt,' guman Ardhana semakin galau.
" Mami ,,, ada kabar baik dari putra kita yang manis ini. Iya kan nak.?" Papi bertanya kepada ku antusias . Sambil menatap mataku dalam dalam.
" Ahk papi tidak kok. Mami jangan dengarkan kata kata papi. Aku hanya bercanda tadi. ," Ucapku gugup
" Dasar anak ini , papi sudah senang punya mantu dan punya cucu . Malah kamu membuat papi kecewa. " Ucap papi dengan perasaan kecewa.
' papi pasti kecewa dengan jawabanku tapi mau apa lagi. Aku belum pernah pacaran' Guman Ardhana dalam hati.
" Dasar anak nakal yah kamu. Lihat papi mu. Mami sama papi tidak melarang kamu mau nikah sama siapa asal dia perempuan asli. Bukan jadi jadian, oke. Mami sama papi ingin cepat punya cucu tidak peduli dia dari kalangan mana asal dia baik sopan dan hormat sama orang tua. " Ucap mami sambil menjewer telinga Ardhana saking kesalnya.
" Aduhhh mami. Sakit ini telinga. Nanti mami tidak dapat mantu kalau telinga ku hilang satu. " Ucapku sambil mengelus telinga ku yang dijewer mami
" Ohhh jadi tidak terima mami jewer. Ingat yah kalau papi kecewa mami akan sunat kamu lagi. Paham. !!!' " ucap mami lantang.
Aku bergidik membayangkan bagaimana rasanya jika disunat lagi.
" Ayolah kanjeng ratu dan kanjeng prabu Senjaya . Kasihanilah hamba ini. Sampai sekarang hamba masih dalam pencarian jodoh. Tapi mami, gimana kalau aku menikahi gadis belia. Mami setuju tidak.?" tanya Ardhana sambil menaik turunkan alisku menggoda mereka.
" Astaga Ardhana Senjaya, kamu ingin jadi pedofil ha?" Mami membentakku . Seumur-umur baru kali ini mami melakukan itu.
" Mami . Jangan marah dulu. Dengar kan penjelasan anak kita. " Papi berucap sambil mengelus kepala mami perlahan.
" Oh oke. Sekarang cerita sama mami. Apapun itu. Awas saja kalau kamu bohong sama mami. Paham !!!!" Ucap mami sambil terus memandang ku.
" Iya mami, tapi kita jalan jalan dulu oke. Biar enak nanti cerita nya. " Ucap Ardhana sambil menatap mami penuh cinta.
" Oke" jawab mami singkat.
****************
Di tempat lain.
Nadila dan Jhon berjalan menyusuri jalanan pasar . Nadila begitu semangat sampai lupa kalau dia lagi hamil muda. Dan rasa mualnya pun redah.
" Dila , mau beli apa lagi. Jangan takut. Nanti kalau Nadila sudah kerja baru ganti uangnya. " Ucap jhon menjelaskan.
" UMM sudah cukup Jhon. Oh iya Jhon , boleh tidak Dila ke pantai. Yang terkenal itu. Pantai L. " Tanya Nadila penuh harap.
" Boleh kok. Kebetulan tidak jauh dari tempat ini. " Ucap jhon antusias. ' sekalian refreshing lha . ' gumannya dalam hati.
" Ayo Jhon. Dulu ketika masih kecil. Ibu selalu bercerita tentang pantai itu. Dari cerita ibu, Dila tau nama pantai itu. Karena ibu orang asli disini. Tapi setelah menikah dengan ayah. Ibu tidak pernah lagi kesini sampai mereka meninggal " ucap Nadila sambil memegang es krim yang di belikan oleh Jhon.
" Dila punya keluarga disini? Kenapa tidak tinggal bersama mereka ?" Tanya Jhon penasaran
" Mereka tidak suka Dila Jhon. Dila
tidak di akui oleh Tante Inggrit. " Ucap Nadila sendu.
' Inggrit, jangan sampai Inggrit istri tuan Hartawan. Wehhh kok saya malah kepikiran kesana . Mungkin namanya yang sama.' monolog Jhon dalam hati. Karena penasaran Jhon pun bertanya lagi.
" Siapa nama lengkap Tante kamu Dila?"
" Inggrit Hartawan. Dan anaknya Serly Heryawan . Dia juga mempunyai perusahaan besar di kota ini. Tapi kata paman Restu itu ayah yang mendirikan perusahaan itu. Hanya entahlah , Dila masih kecil saat itu belum tau apa-apa. " Ucap Dila panjang lebar.
Jhon begitu syok dengan apa yang dia dengar ini. ' jadi dia ini adalah cucu dari orang tua itu. Ini kabar bagus. Saya harus memberi tahu kan kepada tuan Ardhana. ' Guman Jhon .
" Oh ya Jhon maaf Dila jadi curhat ini. " Nady tidak enak hati karena dia cerita dengan Jhon tentang masa lalunya.
' kasian kamu Dila. Karena sepupu kamu jadi korban tuan Ardhana. ' Guman Jhon.
" Ayo kita pulang saja Jhon. Dila sudah capek. "
" Oke tuan putri "
" Ahkk Jhon saya jadi malu. " Nadila tersipu dengan kelakuan Jhon.
" Selama Nadila disini saya akan menemani Nadila , jadi Nadila tidak sendiri oke. " Ucap Jhin sambil tersenyum dan mengelus pundaknya untuk menenangkan Nadila.
" Terimakasih Jhon. Kalau tidak ketemu denganmu entahlah. Apalagi Nadila sekarang lagi hamil muda Jhon." Ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
" Kok bisa begitu Dila, Dila kan masih di bawah umur , ?" Jhon pura pura kaget mendengar nya.
" Dila di lecehkan Jhon. Dan gara gara kejadian itu Dila di usir dari kampung halaman Dila. Dan Dila juga tidak lanjut sekolah. Tapi Dila tetap sayang sama calon anak Dila. Walaupun ayahnya tidak tau menahu tentang anak ini. ," Ucap Nadila sambil mengelus perutnya yang rata.
' andai kamu tau Dila . Kamu pasti akan kaget . Tuan Ardhana sangat menjagamu walau dari jauh. ' monolog Jhon dalam hati.
Akhirnya mereka pun pulang dalam perjalanan Nadila ketiduran karena kelelahan .
' aku harus memberi tahu tuan Ardhana tentang ini. ' gumannya lagi sambil mengetik pesan di ponsel nya.
" Halo bos , ada kabar baik dari Nadila dan ini ada hubungannya dengan tuan Hartawan. Ternyata Nadila adalah anak tunggal dari pasangan yang mendirikan perusahaan yang Hartawan kelola. " Jhon pun memasukan ponsel nya dalam saku jaket nya.
************
"