NovelToon NovelToon
Baby Twins Milik Ceo

Baby Twins Milik Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Anna Maryana

Tania Saraswati, berusia 18 tahun dibesarkan di sebuah panti asuhan Kasih Ibu. Tania di tinggalkan ketika masih bayi di depan panti asuhan. Setahun yang lalu Tania lulus sekolah dan ia bertekad untuk mencari pekerjaan di kota dan membantu biaya adik-adik panti. Tapi malang nasib Tania ketika baru beberapa bulan bekerja di kota mendapat musibah. Musibah itu akhirnya dia harus menerima kenyataan dengan usia masih muda harus hamil di luar nikah. Kenyataan pahit yang ia terima diperkosa dan mengandung hasil dari tragedi pemerkosaan tersebut.
Tania tak sengaja bertemu lelaki yang memperkosanya. Akankah Tania meminta pertanggungjawab atas apa yang dilakukan olehnya setelah beberapa tahun Tania menghilang apalagi lelaki tersebut tak mengenal Tania?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anna Maryana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sembilan

Karena Tania masuk shift malam, ia bisa pergi ke dokter memeriksa kandungannya dan memastikan kandungannya sehat di dalam perutnya. Setelah memeriksa kandungannya Tania akhirnya tau jika di dalam ada dua janin di dalam perutnya dan memasuki kehamilan lima minggu. Tania merasa bersalah karena sempat berfikir untuk menggugurkannya. Tania lalu pulang setelah menebus obat dan membelikan makanan.

 

Sudah seminggu setelah Tania mengetahui kehamilannya ia semakin pendiam membuat Mia dan Hendra heran apalagi Bella. Tania selalu menghindar saat ketemu bahkan telpon tak angkat membuat Bella ke hotel tanpa memberitahu Tania saat ia masih kerja membuat Tania kaget saat Tania maish membereskan kamar bersama Hendra dan Mia. Tania menghindar pun percuma Bella sudah melihatnya mau tak mau Tania bertemua dengannya, bahkan Tania tersenyum pada Bella tapi Bella tak membalas senyuman Tania. Hendra yang melihat Bella sudah ada dan kamar yang mereka bersihkan sudah rapi kembali lalu mengode Mia untuk keluar meninggalkan Tania dan Bella berdua memberikan kesempatan untuk mereka bicara apalagi melihat sikap Tania yang sudah berubah dari biasanya.

“Maaf Nia, aku yang kasih tau ke Bella kalau kita di sini .. bicaralah sama Bella.. aku sama Mia keluar duluan “ ucap Hendra

“Memangnya ini ada apa?” Tanya Tania pura – pura padahal sudah tau kenapa Bella ke sini dan Tania masih tersenyum pada Bella

Bella yang melihat Tania tersenyum dari tadi merasa kesal apalagi melihat Tania yang tersenyum padanya. Hendra dan Mia tanpa menjawab Tania langsung keluar tanpa mempedulikan Tania dan Bella, Bella yang melihat Hendra dan Mia keluar langsung melipat tangan di dada tanpa tersenyum pada Tania membuat Tania yang melihat itu menjadi takut apalagi selama hampir seminggu dia selalu menghindar Bella. Tania hanya menutupi gugup dan takutnya dengan tersenyum membuat Bella hanya menggeleng kepala dengan kesal

“Gak ada yang lucu Tania Saraswati “ Ucap Bella Kesal

“Gue liat lu lucu tau “ Ucap Tania makin tersenyum

“Tania Saraswati gak ada yang lucu ya “ Ucap Bella semakin kesal melihat Tania

“Emang gak ada lucu Bell, lu kenapa sich ?” Tanya Tania

“Seharusnya gue yang tanya ke lu , Salah gue apa sampai lu selalu menghindar dari gue bahkan gue telpon juga gak angkat telpon ?” Tanya Bella balik nanya ke Tania

“ Lu gak salah Bella dan gak ada yang salah di sini .. Gue hanya capek aja ketika pulang kerja gue langsung tidur” Ucap Tania dan memang kenyataan seperti itu karena semenjak kehamilan ia selalu meraasa lelah dan cepat ngantuk tanpa drama pusing dan mual.

“Benar lu gak boong sama gue?” Tanya Bella memandang Tania memastikan ucapan Tania dan Tania hanya mengangguk kepala untuk memastikan Bella jika ia baik-baik saja

“Udah yuk kita keluar .. gue masih jam kerja juga” Ucap Tania

“ Nah kan boong lagi... udah mau selesai juga jam kerja lu masih ngomong masih jam kerja” Ucap Bella

“Masih limah belas menit lagi Bella” Ucap Tania

“Gue udah minta ijin sama Hendra .. walau belum selesai juga gue akan minta ijin juga” Ucap Bella

“Iya deh .. tapi ayo kita keluar ambil tas gue dan kita pulang” Ucap Tania

Bella hanya mengangguk kepala dan berjalan keluar bersama Tania dengan Tania memeluk pinggang Bella. Tania dan Bella sampai di ruangan ganti dan tempat loker sudah ada Hendra yang sedang duduk dan Mia yang siap – siap untuk pulang. Bella yang melihat Hendra ada di loker menjadi heran kenapa Hendra ada di sini sedangkan dia ruangannya di atas. Bella memandang Mia dan Tania secara bergantian dengan bergantian memandang Hendra, Tania yang menyadari Bella memandang ke arahnya dan Mia secara bergantian menjadi heran

“Kenapa memandang gue sama Mia kayak gitu ?” Tanya Tania

Tapi bella hanya diam memandang Tania balik memandang ke arah Hendra kembali, Tania yang melihat Bella diam langsung ke arah lokernya dan menggambil barang – barangnya bersiap pulang

“Kak Hen ngapain disini ini ? Ruangan Kakak kan ada sendiri... Ini kan ruangan loker para karyawan memang Kak Henada juga loker disini ? “ Tanya Bella

“Emang loker aku juga ada, lupa sebelum jadi bos aku pernah jadi karyawan dulu” Ucap Hendra

Bella membenarkan itu, Tania yang sudah selesai lalu berbalik memandang ke arah Bella yang sedang memandang Mia

“Apa jangan – jangan Mia yang di maksud Kak Hendra?”  Tanya Bella dalam hatinya memandang Mia yang masih siap – siap tanpa Mia sadari

Tania menyadari jika Bella memandang Mia dengan serius

“Ada apa?” Tanya Tania Bella hanya menggeleng kepala

“Gak mungkin Nia pasti Mia, Mia kan yang duluan kerja jadi aku yakin Mia yang di sukai Kak Hen...” Ucap Bella dalam hati 

“Kerjain Kak Hen nich .. kalau marah berarti benar Mia yang di sukai kak Hen“ Ucap Bella lagi dalam hatinya

Mia yang baru sadar Bella memandangnya menjadi heran apalagi Bella memandang sambil bergantian memandang ke arah Hendra

“Ada apa ya bu Bella memandang saya begitu ? “ tanya Mia yang sudah penasaran dengan Bella yang memandangnya

Panggilan Mia pada Bella membuat Hendra dan Tania langsung tersenyum tapi tidak dengan Bella yang kesal

“Emang gue kaya ibu – ibu apa..” Ucap Bella sewot yang tidak mau dipanggil ibu membuat Tania dan Hendra langsung tertawa

“Gak lucu “ Ucap Bella ketus dengan memandang Tania dan juga Hendra

“Panggil nama aja kita kan seumuran juga dan bicara biasa aja jangan formal ... anggap kita teman“ Ucap Bella pada Mia dan Mia hanya mengangguk kepala

“Satu lagi aku mau tanya sama kamu Mia, boleh?” Tanya Bella dengan tersenyum

“Boleh, emang mau nanya apa?” Tanya Mia balik

“Mia, kamu udah punya kekasih?” Tanya Bella langsung membuat Mia kaget apalagi Hendra

Tania memandang Bella begitu juga Mia karena adik bosnya menanyakan hal yang pribadi padanya.

“Bella berhenti mencampuri urusan pribadi orang “ Ucap Hendra marah pada Bella

“Kenapa kak hen marah? Mia yang aku tanya biasa saja sama aku, iyakan Mia?” Tanya Bella pada Mia

Mia diam memandang ke arah Bella dan Hendra bergantian bingung mau jawab apa

“Kan jika memang Mia gak ada pacar biar aku jodohkan dengan teman kuliah aku..” Ucap Bella yang langsung di potong oleh Hendra

“Jangan jodoh – jodohkan orang Bella “ Ucap Hendra semakin marah pada Bella yang ingin menjodohkan Bella sama teman kuliahnya.

“Ini kenapa Bella mau menjodohkan aku sama teman kampusnya? “ ucap Mia dalam hati

Tania yang melihat Hendra marah pada Bella menjadi heran kenapa Hendra marah jika Bella jodohkan sama teman kuliahnya. Tania memandang Mia lalu memandang ke arah Bella

“Gimana Mia mau gak?” Ucap Bella semakin menggoda Hendra

“Bella .. “

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!