NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Malam

Pesona Gadis Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: novia_dwi

Alitza Zeefanya Bella, atau sering disapa Zee adalah seorang gadis cantik yang ceria. Seperti nama yang diberikan oleh orang tuanya yang berarti gadis cantik yang ceria yang selalu ada dalam lindungan Tuhan.


Hidupnya baik-baik saja, terlahir cantik serta besar di lingkungan keluarga kaya yang harmonis membuat dirinya tumbuh menjadi gadis ceria dan penuh kepedulian.


Semua baik-baik saja sampai dirinya harus kehilangan seluruh alasan kebahagiaan nya. Membuat dirinya harus bekerja untuk menghidupi dirinya dan seorang wanita tua yang menjadi pengasuhnya sejak bayi.

Bekerja didunia malam membuat dirinya dipandang miring oleh semua orang. Namun dirinya tak peduli, hanya dirinya yang tahu seperti apa sesungguhnya yang ia jalani.

Akankah nasib baik kembali berpihak padanya? atau justru kehidupannya semakin sulit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novia_dwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

selagi ada

"Bagaimana bisa hilang sih?!! ".

" Anak sebiji aja nggak bisa jagain kamu tuh! Kaya gitu mau nambah anak?? ". Seorang wanita paruh baya yang masih terlihat cantik di usia nya tengah mengamuk karena sang cucu menghilang.

" Aduh mami.. jangan ngomel mulu dong. Bantuin aku cari Clarissa dulu, baru nanti ngomel lagi kalo udh ketemu". Wanita yang disebut mami itu berdecak kesal menatap anak perempuannya.

"Jonathan dimana? ". Tanya mami lagi.

" Jo lagi coba cari Clarissa ".

" Astaga Meidina!!!! Kamu bukannya ikut suami kamu malah diem dirumah tuh ngapain?!!!". Wanita bernama Meidina itu memejamkan mata kala suara melengking ibu nya kembali menggema.

"Ya kan siapa tau nanti ada yang anter anak aku pulang kesini, mi. Takutnya kan nggak ada yang nemuin kalau aku ikut Jo.. " Mami menghela nafas panjang guna meredam amarahnya pada sang putri.

"Astaga, apa sebenarnya isi kepalamu itu? Atau sebenarnya kepalamu itu kosong! ". Sengit mami membuat Mei melotot kesal pada ibunya.

Sementara dilain tempat, Zee bersama Sasa tengah berada di sebuah toko pakaian. Zee berencana membelikan beberapa helai pakaian untuk Sasa.

" Kita beli disini nggak apa-apa ya. Kakak nggak bisa beliin baju-baju branded kaya yang kamu pake". Zee nyengir menatap Sasa yang juga tengah menatapnya.

Sasa mengangguk kan kepalanya. Baginya tak masalah selagi pakaian itu bersih dan layak pakai.

"Maaf ya kak, aku jadi ngerepotin kakak". Sasa sungkan dan menundukkan kepalanya. Tak ia sangka jika kemarahannya pada sang mama membuatnya tersesat dan justru merepotkan orang lain.

" Zee..!! ". Merasa namanya dipanggil, Zee segera menoleh. Ia melihat Maya disana.

" May.. " Maya mendekat pada Zee dan memeluk sekilas Zee. Matanya memicing kala netranya menangkap sosok gadis kecil yang kini berlindung dibelakang tubuh Zee dan memegang erat ujung kaos yang tengah Zee pakai.

"Namanya Sasa.. " Tanpa ditanya, Zee langsung memperkenalkan Sasa pada Maya. Ia paham Maya penasaran siapa gadis kecil yang tengah bersembunyi di belakang tubuhnya itu.

"Anak siapa ini? Yey nggak nyulik anak orang kan? ". Zee memukul lengan Maya hingga pria gemulai itu mengaduh.

" Micin, kenalin.. dia kak Maya.. " Sasa memicing kan matanya, memindai penampilan Maya dari ujung rambut hingga kaki. Kemudian gadis kecil itu menatap Zee dengan tatapan bingung.

"Heh? Micin? ". Beo Maya kala mendengar Zee memanggil gadis kecil itu micin.

" Aahh.. nanti aja deh ngobrolnya ya. Keburu siang nanti pulangnya panas". Zee menyudahi acara ngobrolnya dan melanjutkan apa yang menjadi tujuannya dan Sasa datang ke toko tersebut.

"Nggak apa-apa Zee, kata mama dulu juga kalau mau nolong orang jangan setengah-setengah". Batin Zee yang mau tak mau harus mengurangi tabungannya untuk membelikan pakaian yang layak untuk Sasa.

Zee membelikan beberapa stel pakaian untuk Sasa beserta dalaman untuk anak itu. Sekali lagi Sasa hanya bisa mengucapkan terimakasih pada Zee yang sudah ia repotkan.

Tadinya, Zee mau membawa Sasa ke kantor polisi untuk melaporkan bahwa ada anak tersesat. Namun Sasa memohon agar dirinya diizinkan tinggal untuk beberapa hari bersama Zee dan Emak.

Pagi tadi Zee memaksa Sasa untuk menceritakan kronologi dirinya bisa tersesat. Rupanya gadis itu tengah bepergian bersama ibunya, namun entah apa yang menjadi penyebab keduanya berselisih hingga Sasa turun dari mobil dan berlari tanpa arah hingga berakhir ditempat dimana Zee menemukannya.

Sasa menangis memohon agar dibiarkan tinggal beberapa hari, ia berjanji akan pulang jika hatinya sudah tenang. Itu yang anak itu katakan pada Zee.

" Kaya gitu aku termasuk nyulik enggak sih,May? ". Tanya Zee usai menceritakan semua yang Sasa ceritakan pada dirinya.

Sementara Sasa tengah sibuk di dapur bersama emak. Bahkan Zee beberapa kali mendengar anak itu tertawa lepas. Entah apa yang dibicarakan anak itu dengan emak.

" Tau deh. Pusing eike! ".

" Yey kalo jadi orang jangan terlalu baik deh Zee. Pulangin aja deh tu anak". Usul Maya, ia tak mau sampai Zee terlibat masalah nantinya karena anak itu.

"Nanti aku bujuk deh May, biar besok mau dianterin pulang". Zee menyetujui usulan Maya, karena sejujurnya ia juga takut jika akan menjadi masalah kedepannya.

" Tapi eike liat-liat sih anak orang banyak duta ya neng". Maya menggesekkan jempol dan telunjuknya sambil tersenyum jahil.

"Kayanya sih iya May. Kemaren aja pas aku temuin dari atas sampai bawah branded semua. Gaji kita sebulan juga nggak cukup buat beli sepatunya doang". Keduanya kemudian tertawa pelan.

" Kita ganti rencananya aja gimana, say?? ". Zee menyipitkan matanya menatap Maya dengan curiga.

" Eike yakin sih tuh anak hafall nomor telepon emak bapaknya. Kita telpon terus minta tebusan aja gimana? Kaya mendadak kita boooo.. " Dan kemudian Maya mengaduh karena Zee memukul paha Maya cukup keras.

"Ngaco! ". Tak lama keduanya pun tertawa keras setelah terdiam beberapa detik saling menatap.

Zee mencari keberadaan Sasa. Setelah kepulangan Maya, Zee memilih tidur siang untuk mempersiapkan matanya bekerja semalaman nanti.

" Si micin kemana ya? ". Gumam Zee yang tak juga menemukan Sasa di dapur dan juga di kamar emak.

" Lah asik bener tuh anak". Rupanya Sasa tengah membantu emak menata tanaman di halaman rumah sederhana itu.

"Micin.. "

"Ish.. " Sasa mendesis sebal mendengar panggilan Zee. Namun tak urung anak itu mendekati Zee.

"Kamu udah makan belum? ". Tanya Zee perhatian.

" Ini kan baru jam 5 kak. Makan malam juga masih lama.. " Sahut Sasa menatap Zee yang tetap terlihat cantik meskipun baru bangun tidur.

"Tadi siang makan tapi kan? ". Tanya Zee lagi, ia tak mau sampai Sasa sakit karena telat makan.

" Makan kak.. " Sasa tersenyum senang mendapatkan perhatian dari Zee. Dirumahnya, mama dan papa nya terlalu sibuk dengan pekerjaan mereka. Hingga hanya asisten rumah tangga saja yang selalu memperhatikan nya.

"Emak.. ayo masuk. Besok lagi ngurusin tanamannya, ini udah sore banget.. " Sasa menatap lekat Zee, wanita penolong nya itu sangat lembut dan terlihat sangat menyayangi emak.

"Kamu mandi dulu gih.. " Zee mengusap kepala Sasa yang mengangguk patuh akan perintah Zee.

Mereka bergantian mandi, sementara emak menyiapkan makan malam untuk mereka bertiga.

Emak sangat senang dengan keberadaan Sasa. Ia mempunyai teman bicara saat tadi Zee tengah istirahat siang. Sasa gadis yang ceria, sama seperti Zee.

Biasanya emak dan Zee makan pukul 7,namun saat ini selepas melaksanakan shalat magrib berjamaah mereka memutuskan untuk langsung makan saja.

"Sa.. " Yang dipanggil langsung menoleh.

"Malam ini kamu di rumah sama emak aja ya. Kakak harus kerja soalnya.. "

"Kakak kerja dimana? ". Tanya Sasa penasaran. Ia menelisik penampilan Zee yang sudah rapi dengan seragam kerjanya.

" Didepan sana.. di club jadi pelayan ". Terang Zee jujur. Karena bagi Zee, pekerjaannya bukanlah sesuatu yang memalukan. Ia tak perlu malu mengakui dimana dirinya bekerja.

Sasa mengangguk kan kepalanya. Ia pun tak berpikir buruk tentang Zee dan pekerjaan nya. Bagi Sasa, Zee dan emak adalah orang-orang baik yang sudah menolong dan mau menampungnya. Bahkan mereka memperlakukan Sasa dengan sangat baik. Sasa tak percaya dengan apa yang didengarnya dari para tetangga yang mengatakan jika Zee bukan perempuan baik-baik. Ia yakin Zee wanita baik.

" Besok sepulang kakak kerja, kakak anterin kamu pulang ya.. " Sasa langsung terdiam. Ia enggan menjawab.

Zee menghela nafas panjang saat Sasa diam saja. Ia meraih tangan Sasa dan menggenggamnya dengan lembut hingga Sasa mendongak kan kepalanya menatap Zee.

"Kamu harus pulang.. papa sama mama kamu pasti khawatir sama kamu". Bujuk Zee

"Mereka terlalu sibuk sama pekerjaan mereka kak. Mungkin mereka lebih seneng aku hilang". Lirih Sasa membuat Zee tersenyum. Ia seperti melihat dirinya waktu kecil.

" Dengerin kakak.. "

"Mereka lakuin itu semua buat kamu, Sa. Semua yang bisa kamu nikmatin sekarang itu karena waktu yang udah mereka korbanin. Memang nggak betul juga sih, tapi coba kamu liat dari sudut pandang mama sama papa kamu deh".

" Jangan marah karena hal-hal yang sebenarnya sepele.. "

"Cintai dan hargai mereka selagi ada, Sa".

" Karna waktu cepat berlalu dan kita nggak pernah tau kapan kebersamaan kita berakhir. Jangan sampai kamu menyesal dan baru menyadari betapa berharga nya mereka saat mereka udah nggak ada". Sasa terdiam, ia sudah mendengar kisah hidup Zee dari emak. Ia bangkit dari duduk nya dan langsung memeluk Zee.

"Makasih banyak ya kak.. " Zee membalas pelukan Sasa. Esok ia akan mengantarkan Sasa pulang kerumah orang tuanya.

...¥¥¥°°°¥¥¥...

...Aiiihh neng Zee baik bener deh ah🤩🫰...

...Tuh pada didengerin ya.. hargai apapun yang kita punya selagi masih ada. Karena semua terasa berharga saat sudah tidak ada.. ...

...Happy reading semuanya 🫰🤩 Sarangheyo readers ku❤💋💋💋😍🥰💋😘😘🫰🤩🫰🥰🥰🥰😘😘😘😘😘...

1
Astrid Fera
seru kok kak cuma Zee dbuat yg lbih tangguh lgi kak,,kyg pinter bela diri gtu kn tmbh seru nnti,,itu saran aku j SC kak😄😄tetap smngt kak💪💪
amma_iKiss: hihi.. tenang kak, pemeran perempuan di novel aku semua strong kok🤭 Btw makasih dukungannya ka😍🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!