NovelToon NovelToon
Membawa Benih Suami Kontrakku

Membawa Benih Suami Kontrakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Single Mom / Pernikahan Kilat / One Night Stand / Anak Genius / Nikah Kontrak
Popularitas:9.3k
Nilai: 5
Nama Author: Sagitarius28

"Tinggalkan putraku dan ambil ini! Ingat jangan kau injakkan kaki kotor mu itu di mansion keluarga Xie." Xie Lihua

"Baik Nyonya, saya akan pergi dari sini. Dan ini amplop dari anda, saya bukan seperti apa yang anda pikirkan." Lin Wu

"Shit! Beraninya dia pergi meninggalkanku, lihat saja aku akan menghukumnya dan membawanya kembali ke sisiku." Xie Yanshen

Dua insan yang terpaksa menikah karena sebuah scandal dan juga tuntutan dari Tuan Jin Hao, Ayah Yanshen. Pernikahan yang tak diinginkan itu membawa Lin Wu ke dalam neraka kehidupan. Lihua, Ibu Yanshen begitu membencinya hingga suatu hari dia sukses menyingkirkan Lin Wu.

Tanpa ada seorang pun tahu, bahwa Lin Wu pergi membawa rahasia besar. Dan kepergiannya membuat Yanshen murka.

Akankah Yanshen tahu rahasia besar Lin Wu? Dan berhasilkah Yanshen membawa kembali wanita yang masih sah menjadi istrinya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sagitarius28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MBSK 9

🥕MASIH FLASHBACK ON🥕

"Apa, pergi? Dia pergi kemana Bu?" Yanshen membulatkan matanya dengan sempurna, tak percaya dengan apa yang dia dengar barusan.

"Maaf Tuan, kalau soal itu saya kurang tahu. Lin Wu hanya menitipkan ini pada saya, tolong anda terima ya Tuan. Barangkali ada sesuatu penting yang Lin Wu tinggalkan di rumah ini untuk anda."

"Baiklah kalau begitu, saya masuk dulu Bu. Sebelumnya terima kasih sudah memberikan kunci ini pada saya," ucap Yanshen tersenyum ramah. Lelaki itu merasa lega setelah mendapat petunjuk dari tetangga Ibu mertuanya.

"Silahkan, Tuan."

🥕🥕🥕

Ceklek ....

Yanshen berjalan masuk ke dalam rumah mertuanya yang berukuran minimalis. Sepi dan hampa, itulah suasana yang menyambut kedatangan Yanshen. Kedua netranya menyapu pandang ke seluruh ruangan. Detik itu juga Yanshen berkerut alis dalam menatap pada dinding ruangan itu. Kosong, tidak ada satupun foto Lin Wu disana termasuk foto masa kecil dan keluarga istrinya.

"Tidak! Itu tidak mungkin." Yanshen menggelengkan kepalanya cepat berusaha menepis fakta yang ada.

Yanshen masih ingat betul, dulu foto itu terpajang rapi di dinding ruangan tersebut. Namun, kali ini Yanshen tak mendapati foto yang pernah dia lihat beberapa bulan yang lalu saat dia mengantar Lin Wu ke rumah Ibu mertuanya. Kemudian, Yanshen melangkahkan kembali kakinya menuju kamar sang istri.

Suasana sepi kembali menyapanya saat dia masuk ke dalam kamar Lin Wu. Seperti sebelumnya, Yanshen kembali mendapatkan kejutan yang membuatnya tidak percaya dengan apa yang dia lihat saat ini. Lelaki itu sulit untuk mempercayai fakta yang ada, mengira bahwasannya ini hanyalah sebuah bunga tidur ketika dia dilanda rindu pada sang istri. Tapi, lagi dan lagi dia tertampar pada kenyataan bila yang dia lihat ternyata nyata bukan sekedar ilusinya saja.

Kamar itu nampak kosong, tidak ada sang istri yang biasa duduk di depan meja rias. Tanpa menunggu lama, Yanshen segera beralih pada lemari yang ada di ruangan itu. Dengan rasa penasaran yang tinggi, sebelum akhirnya Yanshen membuka lemari tersebut. Untuk kesekian kalinya Yanshen dibuat tercengang saat melihat isi lemari itu nampak kosong. Tidak ada satu barang pun milik Lin Wu yang ada di dalam sana, seolah perempuan itu tidak membiarkan Yanshen memiliki barang-barang miliknya.

DEG!

"Lin Wu, sebegitu marahnya kah kau padaku? Hingga sampai segitunya kau pergi tanpa pamit padaku. Membawa semua foto-foto tentangmu tanpa sedikitpun meninggalkan satu untukku," raung Yanshen dengan air mata yang mulai jatuh membasahi wajahnya.

Perlahan dia pun mundur, kini posisinya tengah berada tepat di depan meja rias sang istri. Yanshen terdiam mematung dengan pandangan kosong menatap lurus pada cermin yang ada di hadapannya. Terlihat jelas sorot mata yang memerah mulai berkaca-kaca, serta urat-urat yang menonjol di lehernya.

"Dasar bodoh! Kenapa kau menyia-nyiakan perempuan sebaik dia? Kenapa juga kau tega menyakiti hati istrimu yang rela berdiri di sisimu walau hanya kepahitan yang kau berikan padanya. Dan mengapa kau dengan mudahnya menjatuhkan kontrak pernikahan pada seorang istri yang tulus padamu." Yanshen menatap tajam pantulan dirinya yang ada di dalam cermin.

Lelaki itu begitu menyesal atas apa yang telah dia perbuat pada sang istri. Namun, saat dia ingin memperbaiki semuanya justru Lin Wu pergi meninggalkan dirinya begitu saja.

Seketika pandangan matanya tergelitik tertuju pada sebuah amplop berwarna coklat yang ada di atas meja rias Lin Wu.

Tuan Yanshen yang terhormat, sebelumnya saya minta maaf sudah merepotkan keluarga besar Xie. Mungkin saat anda membaca surat ini, saya telah pergi bersama Lin Wu putri saya.

Tuan, Terima kasih banyak atas bantuan anda yang telah menyelamatkan hidup saya waktu itu. Dan terima kasih juga sudah merenovasi rumah kecil saya hingga menjadi tempat yang layak untuk saya tempati. Satu lagi, terima kasih atas uang yang selama ini anda berikan untuk saya dan Lin Wu, sehingga kami tidak kekurangan sedikitpun untuk makan, bahkan Lin Wu juga tidak perlu bekerja keras guna membiayai pengobatan saya dan kebutuhan sehari-hari untuk makan.

Tuan, saya telah memutuskan untuk ikut Lin Wu pergi dari kota ini. Kami pergi tidak membawa barang apapun yang anda berikan kepada kami. Tapi, tolong ikhlaskan apa yang pernah kami makan selama tinggal disini dan tentu hal itu tidak dapat kami kembalikan kepada anda. Saya hanya dapat berdoa semoga anda selalu sehat dan hidup bahagia bersama orang yang anda cintai.

Selain itu, saya juga tahu mengapa anda mau menikahi putri saya karena pada saat itu ... anda dan putri saya terlibat scandal karena tidak sengaja tidur bersama, dan saya tahu betul perihal surat perjanjian yang telah anda buat dengan putri saya, karena anda sangat membenci putri saya yang telah berani naik ke atas ranjang anda. Tapi, asal anda tahu disini putri saya tidak ada niat buruk melakukan hal keji seperti itu. Apalagi sampai berani menggoda dan naik ke ranjang anda.

Meskipun saya orang miskin, tapi saya tidak pernah mengajarkan hal buruk pada putri saya. Lin Wu hanya korban dari seseorang yang ingin berniat buruk padanya, hingga berakhir dia terjebak satu kamar bersama anda. Maaf, bukannya saya ingin membela putri saya tapi itulah fakta sebenarnya karena memang sejak dulu Lin Wu tidak pernah bergaul dengan lelaki manapun. Apalagi ada seseorang yang mengklaimnya sebagai perempuan j*lang, sungguh hati saya sangat sakit saat mendengar kalimat itu.

Jujur, saya menyesal telah membiarkan putri saya menerima lamaran keluarga anda waktu itu. Membiarkan Lin Wu tinggal di sebuah istana yang seperti neraka baginya. Tahu begitu, saya tidak akan mengijinkan Lin Wu menikah dengan anda. Biarkan saja dia hidup dengan kehormatan yang sudah ternoda daripada hidup bersama orang yang selalu menyakitinya setiap hari.

Tuan, maafkan saya telah lancang bicara seperti ini. Tapi, saya sudah tidak sanggup lagi menahan sesak di dada melihat putri saya menahan luka seorang diri. Walaupun Lin Wu tidak pernah bercerita tapi saya dapat melihat itu semua dari tatapan matanya. Saya yakin dia rela menahan itu semua demi saya yang tidak ingin penyakit saya kambuh.

Tuan, maafkan saya yang tidak bisa menerima uang bulanan yang anda kirimkan untuk saya. Saya menyimpannya di dalam laci meja rias Lin Wu, karena firasat saya entah kenapa tidak enak. Dan benar saja hal itu pun terjadi. Saya harap anda mengerti dan menerima keputusan kami, karena faktanya uang itu bukan hak kami. Tapi, saya minta anda ikhlaskan uang yang anda berikan pada putri saya. Karena dia terpaksa membawa uang bulanan dari anda untuk ongkos kami pergi dari kota ini. Dan suatu hari kami akan menggantinya setelah putri kami sukses.

Sekali lagi terima kasih banyak telah berbuat baik pada kami dan anak kami selama ini. Meskipun, pada akhirnya putri saya lah yang paling menderita, tapi tidak apa-apa saya dan putri saya ikhlas menerima itu semua, anggap saja itu sebagai gantinya karena keluarga anda telah membiayai pengobatan saya.

Kami pamit undur diri dulu, Tuan. Terimakasih, maaf sudah merepotkan anda dan keluarga besar Xie selama ini.

Lin Jiao

Tanpa Yanshen sadari air mata pun telah membanjiri wajah rupawan nya. Dia terisak membaca setiap baris yang tertulis di lembaran putih itu. Dia tidak pernah menyangka bila perbuatannya selama ini telah menorehkan luka di hati Ibu mertua dan istrinya. Lelaki itu sungguh menyesal atas kebodohannya selama ini yang sempat membenci sang istri juga mengklaim sebagai perempuan j*lang.

"Kenapa kau begitu kejam padaku Lin Wu? Kalau kau tidak setuju dengan perjanjian itu, harusnya dari awal kau bicarakan denganku bukan malah kau bersikap manis seolah kau juga menginginkannya dan berakhir kau pergi meninggalkanku begitu saja."

"Arrrrggghhh ...."

FLASHBACK OFF

"Maafkan aku Ibu, maaf telah menyakiti hati Lin Wu. Aku berjanji akan mencari kalian dan menebus semua kesalahanku selama ini," gumam Yanshen yang semakin tersedu saat mengingat dirinya membaca surat dari Ibu mertuanya.

"Tuan, ini sudah larut. Apa anda akan menghabiskan waktu anda lagi disini?" tanya Fen Ang yang sukses menyadarkan Yanshen dari lamunannya.

Secepat kilat Yanshen mengusap kasar air matanya itu, kemudian berusaha menetralkan kembali perasaannya. Lelaki itu tidak ingin bila sang asisten menangkap basah dirinya yang sedang rapuh karena Yanshen tidak ingin ada satu orang pun yang tahu mengenai sisi lemahnya.

"Hm, baiklah. Antar aku ke mansion," sahut Yanshen dingin sesuai dengan setelan awal.

"Siap, Tuan."

🥕🥕🥕

"Daddy ... Daddy ... apa benar anda adalah Daddy kami? Kata Mommy Daddy kami telah lama meninggal, dan kami tidak punya Daddy lagi. Kalau benar anda Daddy kami, lalu kenapa anda tidak pernah datang menemui kami? Apa kami tak penting untukmu Dad?"

.

.

.

🥕Bersambung🥕

1
Rara Kayla
haseeeek....
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up
Reni Anjarwani
lanjut thor akhirnya bisa ketemu dan bersatu kembali
Jia Li: tunggu kelanjutannya ya kak 😊
total 1 replies
Rara Kayla
kira² si Lin Wu diajak pulang mau pa g nih?
Jia Li: terus pantengin aja ya kak 😊
total 1 replies
ResThy55
cerita nya seru, alur nya menarik
Rara Kayla
nabrakkah?
Kaizy celine
Ceritanya seru, bikin pembaca ikut terombang ambing dengan alur ceritanya...pemula wajib nonton sih soalnya ceritanya ga ngebosenin dan banyak kejutannya😍
Kaizy celine
Aduhhhh kenapa lagii ini😮‍💨 baru aja happy🥺
Kaizy celine
Lanjuttt mulaiii seruu nihh aroma2 happy ending mulai kebaca .. hehe
Reni Anjarwani
waduh baru ketemu masak kecelakan kaaihan bgt
Rara Kayla
aq mau ikut, bisa ajak aq aja g? 🤣
Rara Kayla
anaknya matre🤣
Reni Anjarwani
lanjut thor doubel up
Kaizy celine
Anak pinter🤣🤣🤣🤣, pdahal itu bapaknya kaya raya🤣
Kaizy celine
Aduhhh🤣🤣🤣🤣
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
Soraya
mampir thor
Jia Li: makasih kak sudah mau mampir 😊
total 1 replies
Reni Anjarwani
lanjut thor semanggat doubel up thor
Kaizy celine
🤣🤣🤣🤣 itu bapakmuu 🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!