NovelToon NovelToon
Papaku Memiliki Sistem Kekayaan Nelayan

Papaku Memiliki Sistem Kekayaan Nelayan

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Sistem / Cerai
Popularitas:279.1k
Nilai: 4.5
Nama Author: less22

Alga adalah seorang pria bekerja sebagai nelayan. Ia bekerja untuk mencari ikan setiap hari untuk kuliah istrinya dan makan sehari-hari. Pergi pagi pulang malam agar bisa mendapatkan tangkapan ikan yang banyak. Sayangnya saat istrinya sudah S2 dan menjadi sekretaris, istrinya malah selingkuh dengan CEO tempat ia bekerja dan meninggal Alga dan anaknya.

Istrinya malu mempunyai suami nelayan seperti Alga dan akhirnya meminta cerai lalu menikah dengan pria pilihannya itu.

Hancur hati Alga setelah bercerai dengan istri tercintanya, saat sedang menjaring ikan, Ia tak sengaja jatuhkan kelaut karena Ia masih dalam kesedihan, tapi siapa sangka jika ia mendapat sebuah sistem.

Sistem Nelayan, setiap ia menangkap ikan, menjual ikan, maka ia mendapat hadiah dan poin yang mengubah hidupnya menjadi orang sukses.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

10~

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

...happy reading...

...⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️⛹️‍♂️...

"Yang mana sampannya?" tanya Jusuf yang tidak begiti mengenali sampan Alga.

"Itu yang di sana, kan tendanya warna biru," kata Norman sambil berbisik agar tidak kedengeran orang lain.

"Tapi, di sini tenda biru ada 2, yang mana satu?" tanya Jusuf lagi menyenter ke arah satu sampan lagi di tidak jauh dari sana.

"Ah benar, dan aku ingat tadi Alga mengikat sampannya di sini, pasti ini punya Alga," kata Norman lagi sambil mengingatnya.

"Baiklah, ayo kita gasssss!" kata Jusuf bersemangat.

Mereka pun masuk ke dalam sampan tersebut dan mulai mendayung pergi sambil tertawa puas karena mereka mendapat sampan Alga untuk di jual.

Tiba-tiba saja ada sebuah sampan yang sepertinya baru pulang dari menjaring.

"Eh, itu bukannya sampan Alga! Hey Alga!" panggil orang yang berada di sampan itu yang berpapasan dengan sampan Alga tersebut.

Nirman terkejut dan jantungnya seketika berdebar kencang, karena ia takut ketahuan, untung saja gelap dan ia menggunakan penutup wajah.

"Huh!" jawab Norman dengan suara yang sedikit tertutup agar orang itu tidak mengenalinya.

"Kok malam-malam pergi menjaring? Tumben?" tanya orang itu.

"Bukan apa-apa, aku mau cari ikan saja," jawab Norman demgan suara serak.

"Ada apa dengan suara mu?" tanya orang itu.

"Aku sedang sakit tenggorokan," jawab Norman lagi.

"Kalau sakit mending jangan pergilah, nanti tambah sakit," kata orang itu tanpa curiga.

"Tidak apa-apa, aku pergi dulu," kata Norman sambil mempercepat laju sampan dengan dayung.

Setelah menjauh, Norman merasa lega, ia membuka penutup wajah. "Asem, hampir saja ketahuan!" kata Norman mendengus kesal.

"Setidaknya kita sudah memastikan jika sampan ini milik Alga," kata Jusuf tersenyum senang.

Saat sampai mereka di sebuah pelabuhan lain, dan di sama sudah ada seseorang yang sudah menunggu. Sampan Norman pun menepi.

"Nih Bos, sampannya sudah kami bawa, bagaimana? Cocok harga 5 jut nggak?" tawar Norman.

"4 juta lah, sampan seperti ini cocoknya haenya cuma 4 juta," kata Orang itu.

"Baiklah kalau begitu, aku jual 4 juta, tapi setelah ini sampannya di modifikasi sedikit,x kata Norman tersenyum.

"Kenapa?" tanya Orang itu.

"Biar kelihatan keren, entah mungkin warnanya di ganti, atai terpalnya di ganti menjadi warna oren," kata Norman lagi.

"Bener juga," kata pria itu mengangguk-angguk.

Mereka pun melakukan transaksi, Norman dengan tersenyum lebar menerima uang 4 juta tanpa bersusah payah bekerja.

Norman memukul-mukul Jusuf dengan uangnya sambil tertawa senang. "Lihat nih, Jusuf. Kita mendapatkan uangnya cuma hanya menjual sampan Alga," katanya tertawa puas.

"He he he he, mana bagianku?" tanya Jusuf.

Norman menghitungnya dan memberikan Jusuf 500 ribu. "Lho kok cuma 500 ribu?" tanya Jusuf tak terima

"Heh! Itu saja sudah banyak tau, lagian aku perlu uang sekarang, 200 ribu ide kamu mencuri sampan Alga, dan 300 ribu karena kamu telah menemaniku," kata Norman, tapi rasanya Jusuf belum terima.

"Sudahlah, ayo kita pulang dan menikmati uangnya," kata Norman meninggalkan Jusuf.

...⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️⛹️‍♀️...

1
saniscara patriawuha.
gassssddd.... polllll.....
Muhamad Safar
Alga bisa karena memiliki kelebihan
Muhamad Safar
lanjut tor
Muhamad Safar
lanjut tor
Normawati
kok udahan ??
Kanda Prabu
Haaaahhhhh
Wega Luna
kemarin disuruh lapor GK mau Gabby, sekarang kau dituduh kau yg mencak mencak 😌😌😌😌,
Ambu Rinddiany Thea
pasti s dokter gadungan tuh yg udh bunuh
Yuliana Tunru
dgn sistem alga pasti bisa cari hukti dan kyk x dokter hendri yg bunuh cm.motif x apa ya
saniscara patriawuha.
gasssdd
Dafizh
walaupun cctv tidak ada,tp Alga punya sistem
Ambu Rinddiany Thea: bener ka .. jadi enjoy ja ya
total 1 replies
Wega Luna
main ngikut aja ,alga harusnya tanya sistem dong😌
Ambu Rinddiany Thea
kan ada sistem alga , coba tanyakn sama sistem.siapa yg udh bunuh s rinto jgn sampe masalahnya beribet
Wega Luna
siapa yg bunuh si Rinto ini😌😌😌 ada ada wae
Anton Yusman
bagus...cuma gak ada kelanjutannya
Anton Yusman
kok gk ada lanjutan nya lagi...hadehhh
Kanda Prabu
Yg buuuuuuaaannnyaaaaak up-nya thooooorrrrrrrrr😄😄😄
Shai'er
ciee ciee ciee
Shai'er
huhhh
Dafizh
ceritanya bagus,lanjut dong.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!