Novel ini menceritakan kisah dari Andini Putri Atmaja, anak tunggal dari Hendra Atmaja, Pengusaha terbesar di kota ini.namun kisah cintanya yang indah di waktu SMA akan hilang dan menjadi kesedihan ketika dia harus menerima perjodohan orang tuanya dengan anak dari sahabat mama dan papanya yang sekaligus sahabat pacarnya.
Akankah Andini akan tetap bersama Cinta pertamanya ataukah dia akan bisa bahagia dengan perjodohan keluarganya???
Ikuti ceritanya ya guys...😄😄
Jangan lupa untuk vote, like dan coment ya 😘😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cintya Devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Puncak i'm coming....
Pagi ini andini dan kedua sahabatnya sudah menunggu di teras rumah andini.Mereka sedang menunggu 3 lelaki yang akan menjemput mereka.dan akhirnya.
.... Tinntiinnn......
Mobil Aldo sudah ada di depan gerbang rumah andini,dan kini pintunya sudah di buka oleh security di rumah andini.
"guys mereka udah datang. "kata dita pada andini dan cindy.
" oke,,gue pamit sama mama papa gue dulu ya, sekalian ambil koper kita. "balas andini.
Namun sebelum andini masuk ke dalam rumah, rupanya mama rara dan pak atmaja sudah terlebih dahulu keluar.
" eh papa mama. "ucap andini.
" temen temen kamu udah dateng ya??. "kata mama.
"iya ma pa, andini pamit dulu ya, nanti kalo udah sampe andini telpon mama." kata andini sambil memeluk mama papanya.
"oke sayang, hati hati ya di jalan. "
" kita juga pamit ya tante. "kata cindy dan dita sambil mencium punggung tangan mama rara dan pak atmaja.
Namun ketika andini dan kedua sahabatnya mau menuju mobil aldo, tiba tiba aldo datang dan langsung mencium tangan mama rara dan pak atmaja,
" pagi om tante, aldo pamit bawa andini ya. "
" iya sayang, tante sama om percaya kamu bisa jagain andini,titip andini ya al. "ucap mama rara sambil mengelus rambut aldo.
" pasti tante om. "balas aldo
Andini yang sadar akan kedekatan aldo dan kedua orangtua nya langsung menyela pembicaraan mereka, andini gak enak hati sama deva yang melihat mama papanya begitu dekat dengan aldo.
" yaudah ayo buruan berangkat keburu macet."kata andini sambil menarik lengan aldo.
Namun tiba tiba deva menghampiri mereka semua.
"pagi om tante, kenalkan saya deva, temen andini dan aldo. "deva berusaha menarik perhatian kedua orangtua andini.
" oh iya, om titip andini ya. "kata pak atmaja.
" pasti om. "balas deva yang sumringah
Namun berbeda dengan pak atmaja, mama rara sedikit gak suka melihat deva yang mencoba menarik perhatiannya.
" oh ini yang di ceritain bella kemaren, ini ya pacar anakku. Ganteng sih tapi,gak tau kenapa aku lebih percaya sama aldo. Lagian aku dan bela sudah berniat menjodohkan mereka. "batin mama rara.
Dan tiba tiba mama rara memberikan ke telinga aldo.
" jagain andini, jangan biarin mereka deket deket, tante udah tau dari mama kamu. "
" siap tante.... "balas aldo.
Cindy yang melihat wajah deva yang memerah berusaha mengode andini untuk segera berangkat.dan andini yang sadar akan senggolan tangan cindy di pinggangnya langsung berpamitan dan melangkah menuju mobil aldo.
" Ma pa kita berangkat ya, nanti andini telpon. "kata andini sambil melambaikan tangan.
" om tante kita berangkat dulu ya, "ucap semuanya.
Di mobil....
" al loe deket banget ya sama mama papanya andini. "kata deva yang kini sedang cemburu.
" loe kok tiba tiba jadi insicure gini sih dev, kan loe tau mama gue Sahabatan sama mamanya andini. "
" ya gak gitu, tadi nyatanya gue coba ngomong sama mama nya andini eh dia malah bisikin loe, emang bisikin apa? . "
" cuma titip andini aja, suruh jagain dia, loe tenang aja gue gak suka ma tipe cewek kayak cewek loe, lagian kalo pun saingan kan elo selalu menang daripada gue. "
" maksud loe ngomong gitu apaan?? Jadi loe selama ini mau rebut andini?? "
Andini yang kaget dengan kata kata aldo sontak saja langsung berkata," maksud loe ngomong gitu apa al, gak biasanya loe kayak gini. "
" gue biasa aja kali, loe berdua kenapa sih jadi sensi ma gue, haa???
Beni yang mendengar perdebatan di belakang, langsung menghentikan laju mobilnya.
"enek opo to cah,uwes to, orang yo masalah sepele kok jadi gini sih. Sido berangkat gak iki??."kata beni berusaha melerai.
"iya nih ngapain sih loe pada biasanya aja kayak lem, ini malah kayak kucing ma tikus."balas dita.
"hahahaha gue bercanda keles loe jangan emosi lah dev, gak mungkin gue suka ma andini. "kata aldo berusaha menyudahinya.
Cindy yang sadar akan sikap aldo, langsung menyela.
"eh gimana kalo ntar kita bikin pesta bbq di puncak,???
" gue mau. "ucap dita dengan semangatnya.
" boleh. "balas andini.
" loe gimana dev??. "tanya aldo
" gue?? Mau lah yaudah buruan berangkat mas bejo."kata deva sambil menepuk pundak beni.
"okee.... "
Kini semuanya langsung berteriak....
" puncak i'm coming. "........