NovelToon NovelToon
Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Jangan Pisahkan Aku Dan Anakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Cinta Terlarang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Ayah Darurat
Popularitas:6.6k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.

Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.


" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.

Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?

Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembali Bertemu

Hati ibu mana yang tak akan sedih saat anak yang iya besarkan dengan penuh perjuangan dan pengorbanan untuk pertama kalinya menanyakan tentang ayah kandungnya, dan itu juga yang membuat Arini terus diam sepanjang hari hingga Puspa dan Ghina tiba ke toko mereka.

" Rin kamu kenapa ?" tanya Puspa yang melihat Arini yang sedang melamun di toko mereka yang kebetulan sedang sepi.

" apa kamu masih memikirkan pertanyaan Ghina ?" tanya Puspa memastikan.

" kamu benar, sejak mendengar pertanyaan Ghina yang semakin kritis membuatku bingung untuk menjelaskan semuanya pada Ghina " ucap Arini dimana di satu sisi Arini tak ingin terus merahasiakan nama ayah kandung Ghina tapi di sisi lain Arini takut jika Ghina bertemu dengan Galuh suatu hari nanti dan semua rahasia yang selama ini coba iya sembunyikan.

" tapi menurutku sebaiknya kamu beritahu saja nama ayah kandung Ghina dan jika yang kamu khawatirkan Ghina dan om Galuh bisa bertemu, kemungkinan itu satu banding seribu " ucap Puspa yang sepertinya lupa tak ada yang tak mungkin jika tuhan berkehendak mempertemukan seorang anak dengan ayahnya.

" baiklah, aku dan Ghina pulang dulu ya " ucap Arini yang merasa lelah hari ini bukan karena banyaknya pembeli di tokonya hari ini tapi lebih kepada beban pikiran yang menggerogoti pikiran Arini hari ini.

" kamu tenang saja, jika apa yang kamu lihat benar maka om Galuh tak akan mungkin mengambil Ghina dari mu " ucap Puspa yang teringat ucapan Arini jika Arini merasa Galuh dan istrinya sudah memiliki anak.

" semoga saja " ucap Arini yang kini sudah bersiap untuk pulang ke rumah kontrakan mereka bersama Ghina.

" ayo sayang kita pulang " ajak Arini sambil mengulurkan tangannya ke arah Ghina yang tengah asik memakan cemilan yang Puspa belikan tadi di jalan sebelum sampai di toko bunda dan ibunya.

" bunda nanti sebelum pulang beli es krim Miskue ya " ucap Ghina yang sangat menyukai es krim.

" baiklah anak bunda yang cantik " ucap Arini yang akan selalu memberikan apa yang putrinya inginkan selama iya mampu dan itu pun hal hal sederhana.

" aku dan Ghina pulang ya " ucap Arini sambil melambaikan tangannya ke sahabat yang sudah lebih dari sahabat selama ini.

" hati hati " ucap Puspa yang akan melakukan apapun untuk membantu Arini agar tetap bisa bersama dengan Ghina yang juga sudah iya anggap anak sendiri karena Puspa juga yang ikut mengurus Ghina sejak Ghina masih dalam kandungan.

Di waktu yang sama dengan Arini dan Ghina yang baru saja keluar dari toko mereka, di saat yang sama Galuh baru saja sampai di lampu merah yang tak jauh dari toko mereka.

" tuhan jika perasaan ku dan tebakan ku benar tolong mudahkan segalanya agar aku bisa bertanggung jawab atas apa yang telah aku lakukan lima tahun yang lalu " ucap Galuh sambil terus menyisir sekitar lampu merah berharap bisa menemukan Arini ataupun Puspa.

" tunggu bukan kah itu Arini ?" tanya Galuh pada dirinya sendiri saat melihat Arini yang sedang berjalan ke arah nya tapi tak lama Arini berbelok menuju toko er krim Miksue yang ada di seberang kiri jalan.

" ya itu Arini dan anak Puspa " ucap Galuh yang sangat yakin dengan apa yang di lihatnya.

" terima kasih tuhan " ucap Galuh yang langsung melajukan mobilnya dan kembali menepikan mobilnya tak jauh dari toko es krim Miksue setelah lampu merah kembali menyala hijau.

" akan aku buktikan sendiri apakah ucapan mu kemarin itu benar atau kebohongan hanya demi menghindar dari ku " ucap Galuh yang tak melepaskan pandangannya dari pintu toko es krim Miksue berharap tak akan pernah kehilangan jejak Arini lagi.

" bunda, Ghina mau es krim yang itu " tunjuk Ghina pada salah satu poster es krim yang menurut Ghina sangat enak.

" apa Ghina yakin akan habis memakannya ?" tanya Arini yang tak akan membiarkan Ghina membuang buang makanan meski Arini selalu menuruti keinginan Ghina putri kecilnya.

" ada yang porsi kecilnya kok Bu " ucap salah pegawai toko yang tak sengaja mendengar pembicaraan ibu dan anak di hadapannya.

" baiklah saya minta yang porsi kecil yang dengan toping yang lengkap " ucap Arini yang cukup lega mendengar penjelasan pegawai toko.

" Ghina makan es krim nya di rumah aja ya " ucap Arini yang ingin merebahkan tubuh dan pikirannya setelah seharian bergelut dengan pertanyaan yang ghina lontarkan pagi tadi.

" iya bunda " ucap Ghina yang memang tak terlalu banyak menuntut Arini untuk selalu makan di tempat.

" ini pesanannya " ucap pegawai tadi sambil memberikan wa krim tadi ke tangan Ghina.

" terima kasih Tante " ucap Ghina sumringah karna apa yangiya inginkan sudah iya dapatkan.

" ayo kita pulang " ajak Arini sambil menggandeng tangan kanan Arini setelah sebelumnya Arini memesan ojek online untuk mengantarkannya pulang.

" akhirnya kamu keluar " ucap Galuh yang semakin bersemangat untuk bisa membuktikan jika Arini memang masih sendiri.

" tuhan tolong aku sekali lagi, jangan biarkan harapan ku hancur " ucap Galuh yang entah kenapa ada getaran aneh saat melihat senyum ceria di wajah dua wanita beda usia yang terus iya pantau sejak tadi.

" dengan Bu Arini ?" tanya pengemudi ojek on line yang berdiri tepat di hadapan Arini dan Ghina.

" ya " ucap Arini sambil menerima helm yang di berikan pengemudi ojek tersebut, dan setelah Arini menggunakan helm baru Arini menaikkan Ghina ke atas motor ojek online baru setelah itu dirinya.

" sesuai aplikasi ya pak " ucap Arini yang tak menyadari ada sepasang mata yang trus memperhatikan dirinya dan juga Ghina bahkan saat motor yang iya tumpangi mulai melaju mobil Galuh pun mulai mengikuti kemana arah motor ojek itu melaju.

" aku janji Arini, jika memang kamu sudah menikah dan sudah hidup bahagia dengan pasangan mu, aku tak akan pernah mengganggu kehidupan mu lagi " ucap Galuh yang tak akan merusak kehidupan dan kebahagiaan Arini dan keluarga kecilnya.

" tapi jika kamu sengaja menyembunyikan sesuatu dari ku selama lebih dari lima tahun lebih, lihat apa yang bisa aku lakukan " ucap Galuh sambil terus mengikuti motor yang membawa Arini dan gadis kecil yang selalu memberi desiran aneh di hatinya saat melihat pancaran mata anak itu.

" oh jadi kamu tinggal di sini selama ini " ucap Galuh yang kini sudah berhenti tak terlalu jauh dari rumah kontrakan Arini tapi masih bisa memantau Arini dan Ghina dari dalam mobilnya.

" terima kasih pak " ucap Arini yang baru saja memberikan helm sekaligus uang jasa pengantaran ojek online.

" sama sama " ucap pengemudi ojek yang tak lama kembali melajukan motornya untuk mencari orderan lainnya.

" Arini tunggu " panggil Galuh yang berhasil membuat Arini menarik Ghina ke belakang tubuhnya dan hal itu semakin menguatkan dugaan Galuh jika apa yang iya duga itu benar.

" Ghina masuk dulu ya ke dalam dan makan es krimnya di dalam " ucap Arini yang langsung membuka pintu agar Ghina dan Galuh tak terlalu lama bertatap muka.

" sedang apa om disini ?" tanya Arini sambil melihat ke sekeliling seolah mencari seseorang tapi entah siapa yang Arini cari.

" kenapa kamu terlihat takut ?"

" apa ada yang kamu sembunyikan dari om lima tahun ini ?"

" jawab !!"

✍️✍️✍️ jawaban apa yang akan Arini berikan pada Galuh dan apakah Galuh akan percaya dengan apa yang Arini katakan ? Dan dimana Malika berada ? Apakah ada di tempat yang sama dimana Arini dan Galuh sedang berdebat ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘 😘 😘

1
Retno Harningsih
lanjut
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ayo jelaskan yang sebenarnya Galuh..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Ayo pulang Ghina..mama kamu pingsan
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
sebaiknya mereka mengetahuinya 😡😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐: biar si kacang kedelai tahu rasa..
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
kamu nanyaaaa...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga kebohongan si kacang kedelai bisa terungkap...
Jar Waty
lanjut thor
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
ih si kacang kedelai main gaplok aja
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Awas saja kamu Galuh kalau mau merebut Ghina dari Arini ...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
oh ternyata si Malika kacang kedelai itu tidak mau hamil,kirain punya penyakit..dasar
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
baguss
R-kha: terima kasih kak atas supportnya 🙏🙏🙏
total 1 replies
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
jangan sampai Galuh tahu kalau Arini punya anak dari nya..
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Galuh😡😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
semoga Arini tidak hamil...
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
Galuh kalau mau punya anak dan menyenangkan istrimu,bisa dengan megadopsi dari panti asuhan bukan dengan menipu wanita lain😡
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
egois banget ih si Galuh
Gadiscantik27
Malam, kak^^ boleh support balik ke karya aku?/Pray//Smirk/
R-kha
terima kasih atas revisinya
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
atau my beloved wife
𝕸𝖆𝖗𝖞𝖆𝖒🌹🌹💐💐
maaf ya kakak author,mungkin yang pas namanya my lovely wife
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!