leyria yg rela harus menerima sebuah perjodohan yg diatur oleh kedua orang tuanya. leyria selalu sabar menerima perlakuan suaminya yg tak lain Arkan, pria yg tidak pernah mencintainya. pernikahan yg diatur untuk mempererat hubungan persahabatan diantara dua keluarga dan mengabulkan permintaan ibu Arkan yg ingin segera memiliki cucu. Arkan yg dingin sedingin es balok, Akankah mencair oleh kelembutan hati istri cantiknya itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon salikha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9
Susan yang berfikir kalau Arkan sudah meminum minuman itu mungkin sekarang obat dalam minuman itu sudah bereaksi. Dia sengaja memakai lingerie lalu bergegas menuju ke kemar arkan.
Namun apa yang didapatnya kamar itu terkunci rapat. Dia mengetuk-ngetuk berulang kali tetapi tidak dibuka juga.
'Obat itu terlalu keras. Apa dia bisa menahannya? atau Arkan menarik seorang wanita kedalam kamarnya? Lalu memperkosanya? Ah seharusnya aku yang ada dalam kamar itu!' Lalu Susan kembali ke kamarnya dengan kecewa
Didalam sana tangan Arkan mulai menjelajah seluruh badan istrinya. dia menarik paksa baju leyria sampai robek dan kancing piyamanya berjatuhan. leyria berusaha berteriak namun dibungkam oleh bibir Arkan.
Setelah berhasil membuka pakaian istrinya, ia pun membuka pakaiannya sendiri.
"Mas... Tolong sadar mas.. ini aku leyria" ucapnya memelas
Namun semua seolah tertutup oleh nafsu Arkan. Pikirannya tidak lagi jernih. Yang ia inginkan melepas semua hasrat dalam dirinya.
Leyria menangis sesegukan. Ini pertama kalinya ia diperlakukan seperti ini oleh laki-laki. Meskipun Arkan suaminya tidak seharusnya memaksakan kehendaknya itu.
Dengan sekali hentakan Arkan sudah mampu menguasai tubuh istrinya itu. Membuat leyria menjerit kesakitan. Arkan kembali menciumi bibir istrinya agar tak mengeluarkan suara jeritannya. Dia benar-benar menikmati percintaannya. Ini memang bukan pertama kalinya dia bercinta namun tubuh istrinya serasa berbeda. membuatnya ingin selalu melakukannya lagi dan lagi.
Sampai menjelang subuh tiba, arkanpun melepaskan tubuh istrinya. Ia sadar melakukan semua itu kepada leyria. Beruntung nya saat itu leyria datang kekamar. Kalau tidak mungkin Arkan sudah menyewa perempuan untuk pemuas nafsunya.
Arkan melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang lengket oleh keringat. Sedangkan leyria tertidur pulas karena sangat lelah sekali. Stamina suaminya yang kuat membuat leyria tak sanggup.
Setelah selesai mandi Arkan mamakai kaos santai dan kembali berbaring disamping leyria yang tertidur pulas dengan mata bengkak nya. Mengingat besok dia harus ke proyek untuk mengeceknya.
Sebelum menutup matanya, Arkan ingat tadi tak memakai pengaman saat bercinta dengan leyria. Sepertinya besok pagi dia harus mempersiapkan obat kontrasepsi untuk leyria pikirnya.
Arkan tidak ingin mempunyai anak dengan leyria. dia hanya akan punya anak nanti dengan wanita yang dicintainya.
🥀
Pagi pun tiba, Arkan sudah lebih awal bangun dan bersiap-siap. Karena pagi ini dia akan memantau proyeknya itu. Sedangkan leyria sampai detik ini masih tertidur lelap.
"Hey.. bangun! Apa seperti ini tugas seorang istri?" Kata Arkan sambil mengancing lengan bajunya
"Ma-maaf mas.. aku kesiangan" ucap leyria gelagapan dan bingung bagaimana cara dia kekamar mandi karena dia masih telanjang sedangkan Arkan masih bersiap dikamar. tidak mungkin kan dia lari ke kamar mandi hanya dengan telanjang?
"Kenapa masih bengong disitu sana cepat mandi dan bersiap kita akan sarapan bersama dibawah" ucap Arkan
"Tapi mas.. aku tak memakai baju.. apa boleh mas keluar dulu?" Kata leyria
"Untuk apa kamu malu? Aku sudah melihat semuanya!" Ucap Arkan yang sibuk memasang dasinya.
Leyria mau tak mau menyeret selimut itu dan memakainya untuk menutupi semua tubuh polosnya. Saat ingin buru-buru jalan dia pada bagian bawahnya itu kesakitan
"Auuh.." ucapnya
Arkan melirik ke arah istrinya. Dia pikir leyria tersandung karena menarik selimut tebal itu dan terjatuh.
"Kan aku sudah bilang kalau kamu tak usah malu-malu.. aku sudah lihat semuanya. Akibatnya kamu tersandung selimut itu!!" Ucap Arkan
"Bukan.. aku tidak terjatuh karena selimut itu. Tapi..tapi.."
"Tapi apa?"
"Bagian bawahku terasa sakit sekali.. seperti ada yang lecet" ucap leyria yg sedikit malu
"Sini biar aku lihat"
"Jangan mas jangan.. aku malu"
"Sudah ku bilang aku sudah melihat semuanya!"
Kemudian Arkan mengambil handuk dan memakainya ke tubuh leyria. Dia menggendong leyria menuju kamar mandi. Mendudukkan istrinya di toilet duduk itu lalu ia melihat ada luka dan lecet disana.
Leyria sendiri merasa sangat malu dan was was kalau Arkan akan bisa saja melakukannya lagi. Namun Arkan malah keluar dan membawa sebuah tempat serta handuk kecil. Ia menyiapkan air hangat itu ketempat itu serta handuk kecil yang dipegangnya
"Basuhlah itu dengan air hangat ini.. dan juga aku sudah mengisi air hangat dibathup itu jika kamu ingin mandi. Kamu bisa melakukannya sendiri bukan?"
Leyria hanya mengangguk
"Aku turun kebawah dulu.. nanti akan kusuruh pelayan mengantarkan sarapan untuk mu" ucap Arkan
"Mas tunggu..."
"Ada apa lagi?"
"Terimakasih"
"Ya.." jawab Arkan singkat kemudian berlalu meninggalkan leyria di kamar mandi
Baru pertama kali ini leyria melihat sisi baik Arkan. Dia dengan lembut membatunya. Membuat leyria merasa sudah jatuh hati kepada suaminya itu.
Arkan kemudian keluar dari kamarnya dan ternyata Susan juga baru saja keluar kamarnya bermaksud ke kamar arkan. Susan penasaran siapa wanita yang semalam bersama Arkan. Tapi dia bingung untuk menanyakan nya. Karena malah nanti Arkan akan curiga bahwa dialah yang telah menjebak Arkan.
"Selamat pagi pak.." sapa Susan
"Ya pagi.."
"Kita akan langsung turun saja?" Tanya Susan mengingat mereka berjalan kearah lift
"Ya kita langsung sarapan.. pak Hermawan sudah menunggu dibawah" ucap Arkan
"Bagaimana dengan ibu leyria pak? Tidakkah dia sarapan bersama?" Tanya Susan
"Dia masih mandi.. nanti pelayan akan mengantarkan makanan ke kamarku untuknya"
'apa!! Sial jadi wanita itu kau leyria!! Huh.. aku yang usaha kau dapetin! Awas saja tunggu pembalasanku nanti!' batin Susan.
🥀
Setelah selesai mandi leyria berjalan dengan susah payah karena masih nyeri. Saat sampai didepan tempat tidur itu. dia baru sadar masih berada dikamar suaminya. Sedangkan pakaian dia ada dikamarnya. Namun tanpa disangka diatas kasur itu sudah disiapkan pakaian ganti.
'Apakah mas Arkan yang menyiapkan ini?' tanyanya dalam hati.
Selesai bersiap terdengar suara ketukan
"Tok... Tok... Tok..."
Leyria mengintip dibalik pintu itu dan ternyata yang datang pelayan membawa sarapan pagi untuknya
"Selamat pagi nyonya..."
"Iya pagi juga.."
"Ini sarapan yang dipesan oleh suami anda.. silahkan dinikmati" ucap pelayan itu "dan ini obat yang dititipkan suami anda. Jangan lupa untuk meminum nya itu pesan dari pak Arkan" sambungnya
"Iya terimakasih" ucap leyria
Setelah pelayan itu pergi, leyria memakan sarapannya. Dia senang ternyata arkan perhatian sampai - sampai menitipkan obat untuk nya. Namun ketika ia ingin meminum obat dia membaca obat itu dulu, dan rupanya itu bukan obat pereda rasa sakit melainkan obat kontrasepsi!
'apa mas Arkan segitu jijiknya sama aku.. sampai dia mengirimkan obat pencegah kehamilan itu kepadaku? Dia tidak ingin mempunyai anak denganku?' batin leyria dan lolos sudah air matanya.
"baiklah kalau ini yang mas Arkan mau.. aku akan turuti asal kau bahagia mas" ucapnya dan meminum obat itu.
.
.
.
.
TBC
💕💞💕💞💕💞
Ikutin terus ya novel ku. maaf kalo masih banyak typo bertebaran dimana - mana 🙏. maklumin aja ya karena author tergolong anak baru 😆 tapi tenang aja pelan - pelan auhor akan menulis rapi😅 dengan kosa kata yang baik juga. jangan lupa like jempolnya 👍😃
mampir ya author
lahh ini cerita nya nge gantung
gimaana cerita tamat nya