NovelToon NovelToon
Suami 189 Cm-ku

Suami 189 Cm-ku

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Perjodohan / One Night Stand / Obsesi / Cinta setelah menikah / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:1.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Harsie Alive

Menikah dengan pria yang beda 30 cm denganku karena kesalahan satu malam, dan aku harus menghadapi penyakit jiwanya, dia sudah dewasa tapi sikapnya bukan hanya seperti anak anak, tetapi benar benar sifat seorang anak.

Dia tetap seorang pria dewasa yang tampan dan tentu saja pujaan hati banyak orang, tetapi masalah psikologis nya membuat semua orang menghindari dirinya, sudah berlusin wanita yang dijodohkan dengannya tetapi semuanya memilih pergi dan puncaknya adalah ketika perempuan yang kupikir sahabatku malah menjebakku malam itu dan aku berakhir satu ranjang dengan pria gila ini, akan seperti apa kehidupan yang akan kami alami, dan ada apa dengan masa lalu pria 189 cm ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Harsie Alive, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9

..."Menangis di depanmu berarti aku menaruh semua kepercayaan ku padamu,"...

...-Vernon D.K-...

..."Menangislah tak apa, semua akan jadi lebih baik,"...

...-Tiara A.W-...

...****************...

📍Kontrakan Tiara,

Tiara sudah selesai memasak bahkan menyelesaikan semua tugas rumah sejak jam enam sore tadi, kini wanita itu sedang duduk di ruang depan kontrakannya sambil memeriksa pesan masuk di ponselnya yang sudah seminggu ini dia abaikan.

Tiara mendapatkan pesan dari Gea, wanita yang telah menikah dengan mantan tunangannya hari ini.

..."Terimakasih telah menjaganya untukku selama ini sahabatku sayang, kau sangat pengertian saat aku mengatakan kalau aku menyukai semua yang kau sukai termasuk Gibran, jujur saja aku terharu untuk semua perbuatan mu hahahaha.....

...terimakasih atas ucapan selamatnya, semoga kau bahagia dengan pria idiot itu, kuharap kau tidak menganggu hubungan romantis ku dengan Gibran, urus saja suami bodoh dan keterbelakangan mental itu,"...

...-Gea-...

isi pesan Gea beserta ratusan foto pernikahan yang dia kirim hanya untuk memamerkan pernikahan mewah nan elegan yang dia gelar hari ini. Gea ingin membuat Tiara merasa marah dan kesal, agar wanita itu menderita seumur hidupnya. Ternyata di dunia yang begitu sempit ini masih saja harus menemui seorang sahabat palsu seperti Gea.

Tiara menangis, dia benar benar hancur dengan kata kata penghinaan dari sahabatnya. Jujur saja dihancurkan oleh sahabat yang sudah kita anggap saudara bahkan lebih dekat dari saudara justru lebih sakit dan lukanya kan membekas lebih dalam dibandingkan dengan pengkhianatan pasangan kita.

Sahabat adalah orang yang selalu ada di setiap waktu bahkan mengetahui apa yang terkadang tidak diketahui oleh pasangan kita, oleh karena itu rasa sakit ketika ditinggal dan dikhianati sahabat akan sangat terasa dan susah untuk pulih bahkan takut untuk memulai persahabatan dengan orang lain lagi.

"Kejam kau Gea, dan apa hakmu menghina Vernon, meski orang mengatainya idiot atau bodoh, dia justru punya hati yang lebih murni dibandingkan dengan hati busukmu dan Gibran!!" Tiara lagi lagi menangis.

Merelakan Gibran tentu awal yang sulit, namun dia harus bisa karena Tiara sudah memiliki suami yang resmi saat ini.

Tiara memblokir nomor Gea dan Gibran, menghapus semua kenangan bersama mereka," Akan ku buktikan kalau aku bisa hidup bahagia bersama suamiku!!" tekad Tiara sudah bulat untuk menerima Vernon dalam kehidupannya, karena mereka juga sudah melakukan hubungan yang lebih dalam.

Tiara menatap buku pernikahan yang dikirim oleh nyonya Kiara serta dokumen dokumen penting dan juga semua fasilitas untuk kebutuhan hidup Vernon sebagai pasien psikoterapi.

Dia mengangkat buku pernikahan itu, foto yang diedit hingga hasilnya tampak benar benar bagus dan asli, tanda tangan dan semua isi yang dibuat secepat kilat dengan kekuasaan nyonya Kiara.

"Mari kita mulai hidup baru Tiara, mungkin kedepannya akan sulit, tetapi tak ada salahnya jika mencoba!" gumam Tiara.

"mmmm... tapi kenapa dia tidak pulang juga ya? tadi katanya kan balik kesini? apa mungkin tidak mau pulang ? sebaiknya makanannya kupanaskan dulu, mungkin dia akan segera pulang," ucap Tiara sambil melirik jam yang sudah menunjuk ke arah pukul 10.50 malam.

Sementara itu, Vernon dan Max melaju menuju rumah kontrakan Tiara, di dalam mobil, Vernon mengganti pakaiannya menjadi pakaian berwarna cerah sebagaimana biasa dia pakai jika dalam mode pria idiot yang selama ini dikenal oleh orang orang.

Tak beberapa lama mereka tiba di kontrakan Tiara, lampu rumah masih menyala padahal ini sudah jam 11 malam, seharusnya sudah terlelap dalam dunia mimpi.

Vernon berjalan dengan tubuh lelah, wajahnya dia tutupi dengan topeng setelah dia menempel luka palsu di bagian kanan wajahnya itu sebagai penutup identitas nya.

"Apa anda yakin akan tinggal disini malam ini tuan? tubuh anda terlalu lelah," ucap Max yang benar benar khawatir dengan keadaan tubuh tuan mudanya.

"Apa aku harus mengulangi perkataan ku Max?" ucap Vernon dengan suara lemah dan menatap Max dengan datar.

"Maaf tuan muda," ucap Max.

"Hmm... jika terjadi apa apa padaku tolong hubungi Damian," ucap Vernon sambil melangkah masuk ke dalam rumah.

"Baik tuan!" jawab Max yang langsung menghubungi Damian, dokter pribadi yang menangani penyakit Vernon dan berhasil membantu pria itu sembuh dari penyakit jiwanya.

Vernon mengetuk pintu dan memanggil nama Tiara, "Tiara, Vernon pulaaang!!!" teriak pria itu dengan suara seperti anak kecil.

terdengar suara langkah kaki dari dalam dan pintu pun dibukakan.

"Sudah pulang!?" Tiara tampak menatap Vernon sambil mendongakkan kepalanya.

Vernon berwajah lesu, dia mengangguk dengan lemah seperti anak kecil.

"Ayo ke dalam," ajak Tiara sambil menarik lengan pria itu dengan lembut, dia sudah membaca semua informasi tentang kondisi lama Vernon, tentang keadaan psikisnya yang tidak stabil.

Vernon masuk ke dalam, mereka berdua duduk di kursi di ruangan depan, Vernon terus diam sambil menunduk, hal ini membuat Tiara merasa heran sekaligus panik.

"Tiara menunggu Vernon pulang?" tanya pria jangkung itu.

"He em, kenapa lama? tadi katanya mau makan? aku sudah masak," ucap Tiara lembut, namun Vernon hanya diam dan menatapnya dengan mata sayup dan hal ini membuat Tiara khawatir.

"Vernon, kamu baik baik saja? ada apa dengan tanganmu!" Tiara menatap tangan Vernon yang terluka di kiri dan kanan.

"Vernon tidak baik baik saja hiks hiks hiks..."Dia menangis sambil menjatuhkan kepalanya di bahu Tiara.

Tiara tentu terkejut saat melihat Vernon menangis sedih, benar benar menyedihkan dan bisa terlihat beban berat di bahu suaminya itu.

Vernon menangis di bahu Tiara, dia sampai sesenggukan, air matanya mengalir begitu deras, sekuat kuatnya Vernon menahan semua rasa sakit nya selam ini, dia juga bisa lemah dan menangis seperti saat ini, lemah dan tak berdaya, kesepian dan hancur hati.

Hati kecil Tiara terasa seperti disayat sayat saat mendengar suara tangis memilukan pria itu.

Tangannya terangkat dan menepuk nepuk punggung Vernon dengan lembut, dia tidak tau apa yang terjadi tetapi rasa sedih Vernon menjelaskan ada hal besar yang dia alami hari ini.

Vernon menangis, dia memeluk Tiara, air matanya bahkan sampai membasahi pakaian Tiara.

"Menangislah tak apa, tak apa apa, semua akan perlahan membaik, kamu orang baik, kamu orang hebat, kamu punya hati yang lembut," ucap Tiara.

Vernon mempererat pelukannya pada Tiara, rasa sakit di hati dan pikirannya membuat dirinya hancur. Kesepian yang begitu besar selama ini membuat pria itu merasa kalau dirinya berada di titik paling rendah hingga saat dia bertemu dengan Tiara dia merasakan apa yang orang orang sebut dengan kasih sayang.

Vernon terus menangis, sebenarnya dia tak pernah menangis di depan orang lain sejak kecil, bahkan saat di bully pun pria ini tidak menangis, entah kemana perginya semua air matanya dulu.

Namun hari ini hal besar terjadi, saat melihat wajah Tiara, seketika semua beban dan rasa kesepian itu terlepas dari pundaknya, dia akhirnya bisa menangis setelah tidak ingat kapan dia 'benar benar menangis' bukan akting atau pura pura.

"Tuan muda saya sudah meng....

Max berhenti saat melihat dan mendengar Vernon menangis sambil memeluk Tiara dengan erat, hal yang tak pernah dia saksikan, dan dia tau kalau Vernon tidak sedang akting saat ini.

"Tuan muda menangis? tu..tuan muda benar benar menangis!!! ahhh... akhirnya tuanku akan sembuh sepenuhnya!!" batin Max yang menyembunyikan air mata bahagianya di balik wajah datarnya itu.

Brukk...

Tiba tiba Vernon pingsan tak sadarkan diri dalam pangkuan Tiara.

"VERNON!!!" Pekik Tiara panik.

.

.

.

like, vote dan komen ya, yang banyak guysss

1
Siti Kholifah
🤣🤣🤣 author kocak
Fitriana Muflihatul Afidah
kenapa yaa... koq bacanya venom Mulu dah perasaan saya.. hehehe maaf Thor..
ninoy
baru kali ini baca novel yg agak lain.. seru kayaknya nih.
Endang Sulistia
kayaknya yg idiot si Risa ya...🤪🤪
Juna Dong
luar biasa
@ Insanyang Baiq - 17
hahaha /Facepalm//Facepalm/
Kaisar ☆ Surga 987....
😂😂
@ Insanyang Baiq - 17
/Good//Good/
@ Insanyang Baiq - 17
wkwkwk/Facepalm/
Laya Anita
Recomended !!!
Zikran Zikran
Luar biasa
Wawan
bagus karya nya kak
Wawan
bagus karya nya kak
Anonim
Teman rasa serigala
hairil
Luar biasa
Susila Ratih
kampus ngak sih jgn sekolah, soalnya klw sekolah mah kaya masih SMA.
Mei Mei
Luar biasa
Fitria Suhandika
berarti mimpi kiara it,jdi kenyataan dech..
Fitria Suhandika
ak suka novel mue thoorr,singkat padat,tangguh bener bener TOP BGT banget dech..
semangat laah pokok nya..
AnysMentari
saya suka baca novel ini thor semangat ye💪
dari awal hingga sekarang x pernah bosan👍👍👍👍👍
seronok baca ♥️♥️♥️
novel ini salah satu dari 7 novel kesukaan saya. walau baca banyak kali, xpernah bosan.😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!