NovelToon NovelToon
My Perfect Teacher

My Perfect Teacher

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Contest / Perjodohan / Tamat
Popularitas:6.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: lisaautmptri

Alesha Az-Zahra jatuh cinta pada pandangan pertama dengan guru SMA nya yang tampan, setahun memendam perasaan suka pada guru itu akan kah Alesha memiliki keberanian untuk mengungkapkan perasaannya?

"Hm," jawaban pak Rezel yang singkat padat dan tidak jelas itu membuat Alesha ingin menembaknya dengan serius, menembak dengan pistol, senapan atau sniper kalau perlu.

Mencintai pak Rezel itu melatih kesehatan mental Alesha, selain sikap nya yang galak dan menyebalkan dia juga kalau bicara sangat tidak jelas. Bicara pendek menyebalkan, bicara panjang malah lebih menyebalkan!

Di mata seorang Alfarezel Savian, Alesha adalah seorang gadis yang terlihat sangat mirip dengan seseorang di masalalu nya. Hal itu membuat nya cukup tertarik pada gadis itu, sampai suatu hari gadis itu datang dan menyatakan perasaan pada nya.

Siap mengikuti cerita mereka? Jangan lupa klik favorit terlebih dahulu agar mendapat notifikasi saat update :)
follow akun ig @_lisaautmptri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lisaautmptri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hm

“Saya … saya suka bapak!!” Alesha mengucapkannya dengan kecepatan cahaya, suara nya juga agak meninggi saking gugupnya.

Alesha membeku menunggu reaksi pak Rezel, sementara pak Rezel membeku entah karena apa. Alesha berharap pak Rezel menerima

perasaannya, walau perbandingan kemungkinan nya hanya nol koma sekian saja.

Kenapa ya? Ya karena pak Rezel kan kenal dia saja tidak, bicara juga cuma sekali dan itu sudah satu tahun lalu, kalau berpapasan sih memang sering, tapi kan selama ini hanya Alesha yang memperhatikan dia, dia nya sih cuek bebek terus.

Pasti aku aneh sekali di mata Rezel, orang asing tiba-tiba nyatain perasaan. Aku juga

kalau jadi Rezel pasti bakal nolak, aneh banget pacaran sama cewek gak di

kenal.

Tapi kalian tahu bagaimana respon pak Rezel? Dia hanya mengangguk-angguk seperti habis mendengar penjelasan materi, lalu berujar “ Saya tahu,” setelah itu menatap ke depan,

melihat barisan kursi yang tersusun rapi.

Alesha hanya mampu  merespon dengan tampang bodohnya “ hah?” apa sih maksud nya, dan lagi kenapa malah menatap kursi ketimbang Alesha?

“ Semua nya juga tahu,” lanjut pak Rezel, menatap Alesha. Gadis itu kembali menatap seperti orang bodoh meminta penjelasan. Tapi akhirnya dia tersadar sesuatu, iya juga! Kan satu sekolah juga memang tahu kalau dia menyukai pak Rezel, kan dia sendiri yang

mengoceh kemana-mana dan memproklamasikan diri sebagai calon istrinya pak Rezel. Tapi kenapa pak Rezel bisa tahu coba? Dari mana dia tahu, siapa sih

ember bocor yang sudah mempermalukannya?!

Alesha tidak tahu bagaimana harus bereaksi, yang jelas sekarang dia benar-benar ingin menembak pak Rezel, dengan serius, menembaknya dengan pistol atau senapan kalau perlu. Ah tidak, cukup memukulnya dengan gagang sapu yang tergeletak di ujung ruangan itu juga sudah cukup. Dia tidak bisa apa memberi respon yang sedikit normal,

heran sendiri Alesha dibuat nya.

Tapi tunggu, pak Rezel tahu perasaan nya, sejak kapan? Ah rasa nya malu setengah mati, rasa malu tolong menghilang lah seperti biasanya, kenapa malah muncul di situasi begini? Hahh, lubang mana lubang, biar Alesha terkubur saja dengan rasa malu dalam

damai.

Ah sudahlah, kepalang malu kenapa harus tanggung-tanggung, sekalian saja tidak punya malu seperti biasanya. “ Bapak … mau tidak jadi calon suami saya, eh BUKAN! Bapak mau tidak jadi pacar saya?”

Ahh akhirnya Alesha mengucapkannya dengan lancar, tapi rasa gugupnya tergantikan dengan rasa kesal karena respon pak Pezel yang tidak manusiawi dan berperasaan itu, kenapa juga dia malah membongkar aib seseorang dihadapan orang nya langsung. Huh dasar si galak dan menyebalkan!!

Pak Rezel memalingkan wajah tampak berpikir, “hm”

Hm? Hm apa maksudnya? Di terima apa tidak pak? Kok gak jelas begini sih, Alesha jadi ingin mengambil buku tebal itu dari tangan pak Rezel lalu menggetuk kepala nya.

Di tembak kok jawaban nya hem. Jawaban nya itu singkat, padat dan tidak jelas sekali. Tidak jelas apakah di terima atau tidak, hahh adakah seseorang yang ingin mewakili

Alesha mengutuk pak Rezel?

Alesha belum sempat menanyakan maksudnya, bel pergantian pelajaran berbunyi. Alesha tidak boleh ada disini, kalau teman-temannya masuk dan melihat dia ada disini kan gawat.

Apalagi kalau tahu dia habis menyatakan perasaan, itu tidak boleh terjadi.

Alesha berlari sekuat tenaga keluar kelas lalu menutup pintu sekeras mungkin. Masa bodoh dengan jawaban pak Rezel, yang terpenting dia harus menyelamatkan harga dirinya dulu.

Alesha berlari ke kantin untuk menenangkan pikiran dan mengganjal perutnya yang keroncongan, padahal kalau bukan demi menyatakan perasaan tadi pasti dia lebih memilih ke kantin saja, apalagi setelah mendapat respon seperti itu dari pak Rezel,

rasanya Alesha jadi menyesal. Apalagi saat mendapat jawaban dua huruf itu, hiih

kurang ajar sekali sih pak Rezel.

Jadi ingin memutilasi tubuhnya lalu di berikan pada bibi kantin supaya dimasak jadi soto dan di makan murid lain.

Suasana kantin cukup ramai walaupun jam istirahat masih ada setengah jam lagi, memangdasar ya murid-murid badung ini. Padahal guru piket sudah sering menginspeksi, tapi buktinya masih banyak juga yang membandel, salah satunya Alesha sendiri.

Gadis itu berjalan cepat ke stand minuman, menjawab sapaan teman-temannya dengan ramah. Asal kalian tahu ya, walaupun otak nya pas-pasan, tapi dia memang cukup terkenal baik di angkatannya maupun di kalangan kakak kelas.

Karena apa? Tentusaja karena sikap percaya diri yang cenderung tidak tahu malu nya itu, ada alasan lain sebenarnya. Gadis itu memang cukup aktif di beberapa kegiatan sekolah, seperti ekskul basket, renang, dan beberapa kegiatan lain.

Setelah mendapat minuman dingin pesanan nya, dia memilih kembali ke kelas. Kan tidak lucu juga kalau gadis cantik sepertinya duduk sendirian di kantin, ketara sekali jomblo

nya. Malas mengikuti pelajaran Kimia yang memusingkan, akhirnya Alesha kembali

ke lapangan dan melihat adik-adik kelas nya yang sedang bertanding sepak bola,

lagipula waktu istirahat hanya tinggal beberapa menit saja. Gadis itu duduk di

pinggir lapangan, sesekali menyesap minuman dingin di tangan kanan nya.

Suasana lapangan heboh dengan teriakan-teriakan pendukung tim yang bermain. Ternyata pertandingan

antara kelas 10 dengan panitia-panitia OSIS. Semakin menarik, Alesha ikut berteriak menyemangati tim panitia, tentu saja karena sebagian mereka adalah

teman-teman ekskulnya. Disana tampak seseorang yang Alesha kenali, pemuda itu tengah berlari mengecoh lawannya untuk memasukkan bola ke gawang lawan.

“ Semangat Dio. Aaaaa gol! Yeeee!” Alesha berteriak heboh tidak memperdulikan orang-orang yang menatapnya tidak suka.

Terlihat pemuda yang baru saja mencetak gol itu melambaikan tangan sebentar lalu kembali berlari bersama teman-temannya. Setelah beberapa menit pertandingan berakhir dengan

kemenangan oleh tim panitia OSIS. Alesha sudah berdiri mau kembali ke kelas, namun

terdengar seseorang memanggil namanya.

“ Ale!” panggil Dio yang sedang berlari ke arahnya, gadis itu kembali duduk dan membalas lambaian tangan Dio.

“ Haaahhh panas banget,” ujar laki-laki itu mengipasi wajahnya yang memerah dan keringat yang membasahinya.

“ Hahaha. Biasa nya juga kamu main gak kenal waktu, tunggu disini sebentar aku beli minuman di kantin.” Alesha membuang minuman nya ke tong sampah di dekat mereka, saat berbalik mata nya malah bersitatap dengan pak Rezel yang baru keluar dari kelas 11 IPA 2, di tangan nya sudah ada buku tebal seperti biasnya.

Hah dasar manusia menyebalkan! Alesha melengos buang muka, lalu pergi ke kantin membelikan minuman untuk Dio.

Gadis itu sudah kembali dengan dua minuman di tangannya, satu tentu saja untuk Dio dan satu untuk dirinya sendiri. Setelah melihat wajah pak Rezel tadi entah kenapa hati nya

jadi panas lagi, dia butuh minuman untuk mendinginkan hati dan  kepala yang sedang emosi.

“ Ini minuman kamu,” menyodorkan sebotol minuman segar untuk Dio, pemuda yang tengah fokus pada ponsel nya itu menerima dengan senang hati, lalu menyuruh Alesha duduk di samping nya.

“ Kelas kamu enggak belajar memangnya?” Tanya pemuda itu setelah menyesap minumannya semangat, menyisakan setengah lagi. Sisa minuman itu ia siramkan ke kepalanya untuk mengusir gerah.

“ Jangan sok keren deh, tuh lihat adik-adik kelas yang lagi kamu ospek jadi teriak-teriak kehebohan begitu,” Alesha menunjuk segerombolan gadis yang tampak sekali sedang memperhatikan mereka sambil berbisik-bisik.

Alesha sih sudah biasa kalau orang-orang bergosip tentang kedekatannya dengan Dio. Karena Dio ini memang salah satu asset visual angkatan mereka, ya ada beberapa sih yang tampan di angkatannya, salah satu nya ya makhluk yang sedang tebar pesona di sampingnya ini.

Tapi Alesha tidak pernah memusingkan gossip murahan itu, karena dia dan Dio memang sebatas teman akrab saja dan tidak lebih, toh di hati nya kan hanya terukir nama pak Alfarezel Savian yang tampan tapi menyebalkan itu.

Ahh sudahlah jangan membahas pak Rezel, membuat sakit hati saja kalau mengingat

kejadian tadi.

1
Murni Cimuu
novel yg ini kemana ya kk
ratu qingyi 😌
pengen nge reward lagi
ratu qingyi 😌
kak novel yang ini kemana ya
Hyeon0_0: yahh kenapa di unpublish sihh kak padahal mau ngulang lagi bacanya karna suka banget sama cerita ayu dan ananta
total 5 replies
Dwi Antika
seruuuu
Cucun Sukmawati
entah sudah ke berapa x nya q baca kisah rezel sama alesha,,g ada bosen bosennya🥰🥰🥰
Renjani Soraya
author ny kurang pandai mencari visual sesuai karakater ya, kembangkan lagi daya halu ny ya thor hikk.. hikk.. hik
Renjani Soraya
diihhh ga cocok ah rezel ny kurang macoo
tanty yana
udah baca beberapa kali dan ga bosan
Afani Famela
baca ke 4 kali cuma beda2 akun aja😂
Zunia Momy Arshya
ok
Selvinahaechan
omg eunwoo😭😍
Fitri Talib Jelani
Payah Reza egois, Shinta tak punya malu.
Selvinahaechan
novel yg bagus dngn jln cerita yg mnarik, dan visual yg sngt oke bagi aku yg pecinta drama Korea, china, jepang, dan Thai
semangat thor 😊
Fitri Talib Jelani
Kenapa sih Rezel janji akan menemui Sinta di apartemennya.
niranirauci srileilafauziah
ya ampun ngakak abis sambil ngebayangin si joni jd pemandu suara sumpahh ajaib ampe tangan yg kaku bisa bisa kesleo gegara melambay lambay ga jelas ..
niranirauci srileilafauziah
seru banget ni cerita,😍😍😍
niranirauci srileilafauziah
ya ampun ampe pegel nih pipi ketawa mulu gara gara tingkah alesya..neng jual mahal dikit siapa tau guru tersayang mu yg gantian nyariin 🤣🤣🤣🤣
Cucun Sukmawati
entah keberapa x q baca novel ini,,g ada bosannya 🥰🥰🥰🥰🥰
Ika Ratna
yang mbeb.. kiss me plis 😘😘😘
Alvaro Alfahri
nah kan kebakarang jenggot gak tuh,,,
enak kan zel pak rezel 🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!