♥️🌹WARNING 21++🌹♥️
Area Dewasa
sebuah kisah cinta yang rumit antara cinta kasih dan persahabatan..
akankah persahabatan lebih berharga ataukah cinta akan menghancurkan segalanya...
Dia Bening Ayu Handoko yang telah ditikung sahat karibnya sendiri Dewi Mulansih..
Tour ke Bali yang seharusnya dia datangi bersama kekasih hatinya Alan Bagaskoro dihari ulang tahunya menjadi hari paling menyakiti dihidupnya..
Akankah cintanya akan kembali,,atau akan berpaling kepada pria lain??
Siapa itu..Arvian Putra Herlambang..???
akankah dia jadi pelipur lara bening??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iska w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8.Tempat ternyaman
Matahari mulai meninggi dan pesawat yang dinaiki Bening sudah mendarat dengan selamat di bandara Yogyakarta, dia sudah menghubungi romo nya agar salah satu pelayan dirumahnya menjemputnya dibandara sore ini.
Bening memanggil ayahnya dengan sebutan romo.
Saat mobil sudah memasuki halaman rumahnya, Bening segera turun menemui kedua orang tuanya yang sangat dia rindukan.
"Romo...! Bening berlari memeluk bapaknya, mami mana romo?"
Ucap Bening sumringah.
"Ada didalam, kamu sehat nak?"
Handoko tersenyum bahagia melihat putri semata wayangnya.
"Alhamdulilah romo, romo semakin ganteng ajah..He..He.."
Ejek Bening.
"Dasar anak bandel..Kenapa baru ingat pulang sekarang?"
Tanya Handoko mencubit hidung mancung putrinya.
"Maaf romo, kemaren banyak kegiatan.. Hehe!"
Jawab Bening sedikit berbohong.
Kegiatan pacaran yang berujung kandasss batin Bening dalam hati.
"Tumben sendiri, biasa sama nak Dewi?"
Tanya Romo.
"Aaaaahhh romo, ngapain nanyak Dewi, bikin mode buruk ajah!"
Ucap Bening sambil berlalu mencari maminya didapur.
"Haaahh..Bukannya dia klo pulang selalu dengannya, ahhh dasar anak muda jaman sekarang, susah ditebak."
ucap Handoko sambil geleng kepala.
"Kanjeng mamiiiii..."
Teriak Bening saat melihat maminya di dapur.
Dipeluknya dari belakang wanita yang telah membesarkannya sampai sekarang tanpa mengeluh dan merasa lelah, selalu melimpahkan kasih sayang yang tidak terkira.
"Ndukk..Kamu sudah sampai..Sehat ndukk? mami udah masakin masakan kesukaanmu ini, sayur gudeg, ayam goreng crispy sama sambel pete.."
ucap mami Bening sambil tersenyum.
"Alhamdulilah sehat mami, woooowww...Mami memang terrrrr....the best deh, jempolan mamilah"
Ucap Bening melihat menu makanan diatas meja yang sudah tertata rapi dan bikin lapar.
"Ya sudah mandi dulu sana, setelah itu kita makan malam ya."
Ucap Mami.
"Siap kanjeng mami"
ujar Bening penuh semangat, karena dia memang sudah rindu masakan khas Jogja.
Setelah selesai mandi hp Bening berbunyi..
Kluntingg..
"Siapa ini? aaahhh...Vian, aku lupa save namanya"
Chat
Vian :
Udah sampai mana Bening?
Bening :
Udah sampai rumah ini, baru aja selesai mandi😊
Vian :
Udah cantik dong? mana coba pengen liat?
Bening :
Diiiihhh kepooo! 😜😜
Vian :
Dihhh peliiittt, ntar cantiknya berkurang lho!😂
Bening :
Kagaak ada dong timbangan kecantikan, kalau cantik ya cantik ajah 😉😉.
Vian :
Yaaaahhh... tingkat kePedeanmu ketinggian nona!" 😂😂
Bening:
Biariiinn, tapi kamu suka kan?
Vian:
Suka nggak yaa😌😌
Bening :
Dihhh, emotnya ngeselin!
Vian:
Cieeee, sensi banget kayak kulit bayi!
Bening:
Nggak jelas banget deh!
Vian :
Cie ngambek, btw..kenapa ngak kasih kabar? kirain belom nyampe?
Bening :
Kenapa? udah rindu yaa.. Padahal baru berapa jam ngak ketemu😉
Vian :
Iya..Aku rindu😘
Bening:
Bernarkahh? aah.. aku jadi malu, hehe..
Vian:
Tapi bo onggg😂😂
Bening :
Dasar tukang PHP akut!
Vian :
Hehe..Sudah pasti aku rindu, kalau tidak untuk apa aku nungguin kabar darimu dari tadi.
Bening :
Kamu lagi dimana sekarang?
Vian:
Kasih tau nggak yaa😅
Bening:
Kagakk usah, kagak ngefek juga keless😜
Vian:
Cieeee...Ngambekan deh😋 ngambek aja terusapi biar makin imut😚
Bening:
Mulai deh.. Lebaynya kumat, blom makan yaa?kasihanilah tuh cacing-cacing dalam perutmu!
Vian:
Ini baru mau makan trus ingat kamu.
Bening:
Hehehe..aku juga mau makan dulu nich..rindu masakan mami, udah ditunggu dibawah, ntar kita sambung lagi ya
Vian:
Oke..Sejam lagi aku telpon yaa?
Bening:
Aaasiappp😘
Vian tersenyum senyum sendiri melihat chat dari Bening, kemudian dia beralih melihat galeri dihpnya senyumnya semakin mengembang melihat foto Bening.
Gadis itu akhir-akhir ini selalu memenuhi isi pikiranya, dengan segala tingkah lakunya yang selalu membuatnya tertawa dan terlihat sangat lucu dan menggemaskan.
"Rasa apa ini, Apa mungkin aku menyukainya, secepat inikah? Bening...Bening...Aku merindukanmu!"
Akhirnya Vian memutuskan untuk pergi ke Yogyakarta, dia ingin sekali selalu dekat dengan sosok perempuan yang ditemuinya di Bali. Dia pun punya beberapa perusahaan warisan dari almarhum kakeknya.
Karena ayah Vian, lebih suka mengurus bisnisnya sendiri, jadi perusahaan peninggalan Almarhum kakeknya semua dihandle Vian dibantu oleh Doni yang juga telah menjadi orang kepercayaannya sejak kakek Vian masih hidup dulu.
Vian segera menelpon ayahnya untuk meminta izin dahulu.
Tutttt....Tuuutttt....
Vian menempelkan hp ketelinganya.
"Assalamualaikum nak? ada apa?"
Tanya Herlambang.
"Ayah.. Aku mau pindah ke Yogyakarta sementara yaa.. Aku mau refresing disana, aku akan tetap menghandle kerjaan aku disini, jadi ayah ngak perlu kawatir"
Ucap Vian meyakinkan ayahnya.
"Apa kamu yakin?"
Tanya Herlambang.
"Iya yah, sudah lama aku tidak mengunjungi rumah kita di Yogyakarta, aku merinduinya"
Ucap Vian.
Merindukan Bening tentunya, hehe..
"Baiklah kalau begitu.. Kamu liburanlah keYogjakarta, jangan pikirin pekerjaan, ayah akan mengutus orang kepercayaan ayah untuk sejenak menghandle pekerjaanmu"
Ucap Herlambang tersenyum.
"Aku akan tetap mengecek pekerjaanku disini yah, aku akan tetap memantaunya dari sana"
Sela Vian.
"Baiklah, tapi kalau kamu betah disana, sekalian kamu urus perusahaanmu yang disana ya, tapi ayah yakin pasti kamu jadi betah disana."
Ucap Herlambang mengejek.
"Kenapa ayah begitu yakin?"
Tanya Vian penasaran.
"Naluri seorang ayah, hahaha..."
Ucap Herlambang tertawa bahagia.
"Baik yah..aku pasti akan mengurusnya, ayah serahkan saja semua pada putra ayah yang tampan ini, hehe.."
Ucap Vian dengan percaya dirinya yang tinggi.
"Kalau begitu take care, hati-hati dijalan ya, jangan lupa terus kabari ayah ya?"
Pesan Herlambang.
"Pasti.. Terima kasih ayah"
ucap Vian dengan mantap.
"Doni kamu ajak pindah aja sekalian untuk bantu - bantu kamu disana nanti."
Saran Herlambang.
"Iya yah.. dia asistenku, dia pasti akan mengikutiku kemanapun aku pergi."
Ucap Vian.
"Oohh iya..Kalau kamu sampai Yogkarta temuilah teman lama ayah disana, nanti ayah kirim alamatnya ke kamu.."
Ucap Herlambang mengingatkan.
"Untuk apa yah? aku mau refresing yah..Lagi pula juga mana aku kenal sama teman ayah?"
Vian sudah malas membayangkan saja.
"Kamu akan tau nanti nak, dan ayah jamin kamu pasti akan langsung berterima kasih pada ayahmu ini."
Herlambang tersenyum membayangkan ekspresi putranya nanti.
"Tapi kan yah?"
Sela Vian.
Tutttttt.....Tutttt...
Sambungan terputus sepihak.
"Aaahhh...Ayah mah, kenapa sudah ditutup sih, ngak tau aja orang lagi mau ketemu calon mantunya...Ehhh...Calon mantu...Kok jadi calon mantu?"
"Mending aku kemasi dulu barang - barangku, biar cepet kelar, dan segera meluncur ke Yogyakarta!"
"Yogyakarta i am cominggg..!!"
Vian tersenyum senyum sendiri mengingatnya.
Bening..tunggulah aku, sebentar lagi aku akan menemuimu dan memberikan surprize untukmu.
Bening aku merindukanmu.
Vian sudah tidak sabar ingin menemui gadis yang sudah berlalu lalang dipikirannya, dan sering menggangu tidurnya.
.
.
Ada surprize nih dari ayah Vian..kira kira apa ya?
Selamat membaca gaes😘
Jangan lupa klik Like,vote,dan koment kalian gaess,terima kasih.
he he he
ngakak.... playboy cap kodoklah konon