NovelToon NovelToon
Call Man Service

Call Man Service

Status: sedang berlangsung
Genre:Harem / Dikelilingi wanita cantik / Teen
Popularitas:6.5k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Di tengah beban hidup yang menghimpit, Xiao Han— pemuda 22 tahun yang menjadi tulang punggung keluarga, berjuang mati-matian menghidupi ibunya yang lumpuh serta membiayai pendidikan adik perempuannya yang baru kelas 1 SMP. Gaji sebagai tukang antar surat tak pernah cukup untuk menutupi biaya pengobatan dan kebutuhan sehari-hari.

Dengan putus asa namun tekad kuat, Xiao Han akhirnya membuka jasa panggilan pria, dan mempromosikannya secara diam-diam di media sosial. Awalnya hanya sebagai cara bertahan hidup, layanan ini perlahan membawanya masuk ke dunia yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya: pertemuan-pertemuan rahasia, rahasia klien, dan batasan moral yang terus diuji.

Hingga suatu malam, satu panggilan khusus datang, sebuah pengalaman yang tak terduga, penuh risiko, dan emosi yang mengubah segalanya. Pertemuan itu bukan hanya mengguncang hidupnya saat ini, melainkan juga membuka pintu menuju masa depan yang akan mengubah kehidupannya secara drastis.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Xiao Han baru saja keluar dari kamar mandi villa, rambut masih basah dan handuk melilit pinggang. Lin Qing sudah duduk di balkon dengan secangkir kopi hitam, memandang danau yang mulai berkilau di bawah sinar matahari pagi. Dia menoleh sekilas, tersenyum tipis.

"Sarapan dulu sebelum pergi. Aku tidak suka kalau kamu pulang dengan perut kosong."

Xiao Han mengangguk pelan, tapi sebelum dia sempat duduk, ponselnya yang tergeletak di meja samping tempat tidur berdering keras, bukan nada dering biasa, tapi notifikasi khusus yang dia atur untuk pesan masuk di akun media sosial "Call Man Service".

Dia mengambil ponsel itu cepat. Pesan dari akun baru, foto profil hanya gambar hitam polos, nama akun @secret_glow_99.

@secret_glow_99: "Halo, Kak Xiao Han. Saya baca review di DM kamu. Bisa dipanggil untuk refleksi pijat? Yang full body, fokus ke titik refleksi kaki dan punggung. Bayarannya saya kasih 8 juta. Malam ini atau besok pagi? Lokasi di rumah saya, aman dan privat."

Xiao Han menatap pesan itu beberapa detik. Refleksi pijat, bukan yang sensual, tapi tetap masuk kategori "pendampingan" yang dia tawarkan. Dia mengetik balasan singkat sambil berjalan ke balkon.

Call Man Service: "Bisa, Mbak. Refleksi pijat full body saya bisa. Tapi hari ini saya masih ada jadwal kerja dulu sampai sore. Besok pagi atau malam bisa? Kirim alamat dan waktu fix ya."

@secret_glow_99: "Oke, besok pagi jam 9. Alamat nanti saya kirim setelah konfirmasi transfer DP 2 juta. Deal?"

Call Man Service: "Deal. Terima kasih."

Dia mematikan layar, merasa sedikit lega. Pesanan seperti ini lebih "aman" dibanding malam-malam bersama Lin Qing, setidaknya secara moral. Dia duduk di seberang Lin Qing, mengambil roti panggang.

"Pesanan baru?" tanya Lin Qing tanpa menoleh, suaranya datar tapi ada nada penasaran.

"Refleksi pijat. Bukan yang... seperti kita."

Lin Qing tertawa kecil. "Bagus. Jangan terlalu capek. Aku masih butuh kamu minggu depan."

Xiao Han hanya mengangguk, pikirannya sudah melayang ke jadwal hari ini: shift pagi sampai sore sebagai pengantar surat di kantor pos kecil dekat kontrakan.

 

Siang itu, matahari terik menyengat di jalan-jalan elit kawasan Bukit Permata, salah satu cluster rumah mewah di pinggiran Golden Core. Xiao Han mengendarai motor butut kantor pos, helm lusuh menutupi sebagian wajahnya yang berkeringat. Di tas selempangnya ada beberapa amplop penting, kebanyakan tagihan, undangan, atau surat resmi dari bank.

Salah satu alamat hari ini: Jl. Mawar Elok No. 12. Rumah bergaya modern minimalis dengan pagar hitam tinggi dan taman depan yang rapi. Xiao Han menekan bel interkom.

"Pengantar surat dari Pos Golden" katanya ke speaker.

Pintu pagar otomatis terbuka. Seorang gadis muda muncul di teras rumah, mengenakan kaus oversized putih dan celana pendek denim. Rambut panjang cokelat terikat asal, wajahnya tanpa make-up tapi tetap menarik, mata besar, bibir tipis, dan senyum ramah yang sedikit malu-malu.

"Mas Surat?” tanyanya sambil mendekat.

"Iya, Mbak. Ini suratnya." Xiao Han menyerahkan amplop tebal berlogo bank.

Gadis itu mengambilnya, tapi matanya tiba-tiba melebar saat melihat wajah Xiao Han lebih jelas setelah helm dilepas. Dia menatap ponsel di tangannya, lalu kembali ke Xiao Han.

"Tunggu... Kak Xiao Han dari Call Man Service?"

Xiao Han membeku. Jantungnya berdegup kencang. Gadis itu tersenyum lebar sekarang, matanya berbinar.

"Saya yang kirim pesan tadi pagi. @secret_glow_99. Ternyata orangnya beneran datang ke rumah saya sendiri."

Xiao Han menelan ludah, merasa dunia berputar sedikit. "Mbak... yang pesan refleksi pijat?"

"Iya," jawabnya sambil tertawa kecil, suaranya ringan. "Namaku Vina. Masuk dulu, Kak. Panas di luar. Kita ngobrol sebentar."

Xiao Han ragu sesaat, tapi akhirnya mengikuti Vina masuk ke dalam rumah. Ruang tamu luas, ber-AC dingin, sofa kulit putih, dan aroma diffuser lavender yang menenangkan. Vina menyuruhnya duduk, lalu mengambil segelas air dingin.

"Saya nggak nyangka Kakaknya pengantar surat beneran," kata Vina sambil duduk di seberangnya. "Tapi malah makin keren. Multitalenta."

Xiao Han tersenyum kaku. "Kerja sampingan aja, Mbak. Yang utama ya ini, antar surat."

Vina mengangguk, matanya menatap Xiao Han dengan tatapan yang semakin jelas, bukan tatapan pelanggan biasa, tapi ada rasa penasaran yang lebih dalam.

"Besok pagi jam 9 ya? Saya siapkan ruangannya di lantai atas. Kamar saya. Pijatan refleksi full body, seperti yang saya minta. Minyak aromaterapi saya sudah siap."

Xiao Han mengangguk. "Siap, Mbak Vina. Saya bawa handuk dan perlengkapan standar juga."

Vina berdiri, mengulurkan tangan untuk berjabat. "Terima kasih udah mau datang hari ini. Meski cuma antar surat, tapi... senang ketemu langsung."

Saat Xiao Han hendak pamit, Vina tiba-tiba berkata pelan.

"Sebentar, Kak. Sebelum Kakak pergi... mau lihat ruangannya dulu nggak? Biar besok nggak bingung."

Xiao Han mengangguk lagi, mengikuti Vina naik tangga ke lantai dua. Kamar Vina luas, dengan tempat tidur king size ditutup seprai putih bersih, meja kecil berisi botol-botol minyak esensial, lilin aromaterapi yang belum dinyalakan, dan jendela besar menghadap taman belakang.

Vina berhenti di tengah kamar, menoleh ke Xiao Han.

"Besok pagi saya tunggu ya."

Lalu, tanpa kata lagi, tangannya meraih ujung kaus oversized-nya. Dengan gerakan lambat dan tenang, dia menarik kaus itu ke atas kepala, melemparkannya ke kursi. Bra hitam tipis terlihat jelas, menonjolkan lekuk tubuhnya yang ramping tapi berisi. Selanjutnya, jarinya membuka kancing celana pendek denim, membiarkannya jatuh ke lantai. Kini dia hanya mengenakan bra dan celana dalam renda hitam yang serasi.

Xiao Han berdiri membeku di ambang pintu, napasnya tertahan. Vina menatapnya langsung, mata besarnya penuh percaya diri.

"Besok pagi... mulai dari sini," katanya pelan, suaranya hampir berbisik. "Saya mau merasakan tangan Kakak di setiap inci tubuh saya."

Dia berbalik pelan, berjalan ke tempat tidur, dan duduk di pinggir kasur sambil menatap Xiao Han.

"Pulang dulu, Kak. Besok jam 9 tepat."

Xiao Han mengangguk kaku, mundur pelan, dan menutup pintu kamar itu dari luar. Jantungnya berdegup kencang sepanjang tangga turun, sepanjang jalan keluar rumah, dan sepanjang perjalanan pulang dengan motor kantor.

1
Wang Chen
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Wang Chen
ummm♥️
Wang Chen
/Determined//Determined//Determined/
Wang Chen
oh my Vina♥️♥️
Wang Chen
fhb
Wang Chen
ok
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
😍/Drool//Drool/
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
/Determined//Determined//Determined/
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Luar biasa
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
lanjut
APRILAH
Chapter 16, sabar ya🙏
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Lanjutkan
APRILAH: Asyiappp
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
🤭🤭/Determined//Slight/
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Aaaaa tidak... itu Vina ku
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
Vina I love you
APRILAH
Chapter 11, sabar ya guys
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
/Drool//Drool//Drool/
APRILAH: 🤭/Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
tapi aman sih harusnya, Aria cukup lembut dan baik
APRILAH: iya sih
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
mantul
APRILAH: 🤭/Grin//Proud/
total 1 replies
🄱🅃🅃🄷_Wₐₙg Yᵤₓᵢᵤ
/Drool//Drool//Drool/
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!