NovelToon NovelToon
Pembalasan Untuk Para Penghianat

Pembalasan Untuk Para Penghianat

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Ibu Tiri / Saudara palsu
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Leni Anita

Setelah kepergian sang ayah untuk selama nya, Clarisa mendapati satu kenyataan pahit bahwa suami nya telah mendua kan diri nya. Hal yang lebih menyakitkan adalah wanita yang menjadi selingkuhan nya adalah adik tiri nya.

Sang suami lebih memilih sang adik dan hal itu di dukung oleh ibu tiri nya, Clarisa kembali ke kampung halaman ibu nya dan tinggal bersama sang nenek setelah dia memilih berpisah dari pada di madu.

Tapi ternyata takdir berkata lain, Clarisa bertemu dengan seorang pria yang ternyata adalah bos dari sang mantan suami. Pria itu jatuh cinta pada Clarisa kemudian menikahi nya.

Suami baru Clarisa membawa nya kembali ke kota tempat di mana sang mantan suami dan keluarga nya berada, kedatangan Clarisa kali ini membuat dia mengetahui rahasia di balik kecelakaan yang merenggut nyawa ibu nya puluhan tahun yang lalu.

Ikutan kisah Clarisa yang membalas perbuatan orang yang menjadi dalang di balik kecelakaan yang di alami oleh ibu hingga membuat sang ibu meregang nyawa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13

"Risa, tetap lah di sini. Aku mampu memberikan nafkah pada kau dan juga Wulan, aku ini punya jabatan tinggi di kantor!" Arvin menyombong kan diri nya di hadapan sang istri.

"Aku juga bisa mencari nafkah untuk diri ku sendiri, jangan lupa dulu aku juga bekerja sebelum menikah dengan mu!" Risa mengingat kan siapa diri nya pada sang suami.

"Kau tidak punya siapa- siapa Risa selain diri ku, mau pergi kemana kau jika pergi dari rumah ini!" Arvin merendahkan Risa.

"Aku masih punya akal, punya tangan dan kaki lengkap. Aku bisa bekerja untuk menghidupi diri ku sendiri!" Balas Risa dengan geram.

"Mas, biar kan saja jika dia mau pergi biar dia jadi gembel di jalanan!" Tiba - tiba Wulan muncul di tengah perdebatan antara Arvin dan Risa.

"Iya Vin, benar sekali apa di katakan oleh Wulan, lagian kan kau sudah punya Wulan. Akan lebih baik jika Risa pergi dari rumah ini!" Mama Lia pun berkata sambil tersenyum mengejek pada Risa.

"Aku tidak akan membiarkan kau pergi dari rumah ini!" Arvin mencekal tangan Risa, sontak saja hal itu membuat Wulan menjadi sangat marah.

"Lepas kan aku!" Risa menghentak kan tangan nya hingga cekatan Arvin pun terlepas.

Risa pun kini beralih pada Wulan, dia mendekati adik tiri nya itu dengan sebuah senyuman di bibir nya.

"Dengar kan aku Wulan, silah kan kau ambil sampah bekas ku. Sampah itu pantas nya berada di tempat sampah, silah kan jika kau mau memungut nya. Kau dan ibu mu memang suka memungut sampah bekas orang lain!" Kini Giliran Risa yang mengejek ibu dan anak itu.

"Kurang ajar kau!" Mama Lia mengayun kan tangan nya ingin menampar Risa.

Tapi gerakan Risa lebih cepat, dia menangkap tangan Mama Lia sebelum menyentuh pipi nya.

"Jauh kan tangan kotor mu dari ku!" Risa menghempas kan tangan Mama Lia.

"Ayah dan anak memang sama - sama bodoh, bagus lah ayah mu mati karena melihat Wulan dan Arvin!" Tiba - tiba Mama Lia berkata dengan di sertai seringai licik.

"Apa maksud Mama?" Tanya Risa dengan tatapan tajam.

Mendengar pertanyaan dari Risa, seketika Mama Lia dan juga Wulan tertawa terbahak - bahak.

"Risa, karena sekarang kau sudah tahu kenyataan nya. Maka aku akan membeberkan suatu fakta pada mu, ku harap jantung mu kuat menerima nya!" Ujar Wulan sambil berjalan mengelilingi tubuh nya Risa.

"Risa sayang, ayah mu terkena serangan jantung karena melihat Wulan dan Arvin sedang bermesraan!" Mama Lia berkata di sertai senyuman yang penuh dengan kebahagian.

Seketika Risa bagai kan di sambar petir mendengar fakta itu, bayangan jasad ayah nya yabg terbujur kaku lansung hadir di pelupuk mata Risa. Air mata Mengalir tanpa bisa Risa tahan lagi, mereka semua sudah berkomplot menghianati diri nya dan juga ayah nya.

"Apa??? Jadi ayah,,,,,,!" Risa menutup mulut nya dan dia sangat syok dengan apa yang di katakan oleh Mama Lia.

"Benar Risa, Ayah mu memergoki aku dan mas Arvin ketika kami sedang berpelukan. Mas Arvin memberi ku hadiah berupa perhiasan ketika dia pulang dari luar kota. Dan ayah mu itu memergoki kami sehingga dia terkejut dan mengalami serangan jantung, dan akhir nya dia mati deh!" Wulan berkata sambil menggerakkan tangan nya sendiri di depan leher nya.

"Kalian benar - benar keterlaluan, aku tidak akan mengampuni kalian!" Risa pun dengan gerakan cepat menjambak rambut Wulan.

"Aduh, lepas kan aku. Sakit, tolong aku mas!" Teriak Wulan karena jambakan Risa di rambut nya cukup keras.

"Risa, lepas kan anak ku!" Mama Lia berusaha membantu melepaskan jambakan Risa.

"Arvin, tolong bantu Wulan. Istri mu itu bisa membunuh nya!" Mama Lia berkata pada Arvin.

Arvin segera membantu Wulan dengan cara menarik paksa tubuh Risa hingga jambakan nya terlepas.

"Hentikan Risa!" Bentak Arvin dengan keras.

"Sekarang juga talak aku mas, jika kau tidak melakukan nya, maka aku pastikan video mu akan sampai pada atasan mu!" Risa mengancam Arvin.

"Baik lah Risa, aku akan penuhi permintaan mu. Clarisa Anggraini hari ini juga aku talak diri mu, sekarang kau bukan lagi tanggung jawab ku!" Dengan lantang Arvin mengucap kan kata - kata keramat itu.

Setelah kata itu terucap dari mulut Arvin, Risa tersenyum lega. Tidak bisa di pungkiri bahwa saat ini hati nya hancur berkeping - keping atas penghianatan yang di lakukan oleh suami dan keluarga nya, tapi Risa berusaha untuk terlihat sekuat mungkin di depan para penghianat itu.

"Terima kasih Arvin, semoga kalian bahagia!" Risa menyeret koper nya dan berlalu dari hadapan ke tiga manusia tidak tahu diri itu.

Wulan dan Mama Lia tersenyum puas kerana berhasil mengambil tempat Risa di rumah ini, sementara Arvin dia merasa ada yang hilang bersama dengan pergi nya Risa dari hidup nya.

Awal nya dia hanya ingin bermain - main saja dengan Wulan, tapi kini dia malah terjebak dalam permainan nya dan tidak bisa keluar lagi. Mama Lia dan Wulan tidak membiar kan diri nya dan Wulan selesai begitu saja, mereka menginginkan hal yang lebih lagi.

"Akhir nya aku berhasil menyingkirkan Risa dari rumah ini, anak ku akan menjadi satu - satu nya istri nya Arvin. Mereka memang keluarga yang bodoh, dulu aku berhasil merebut hati ayah nya dan sekarang anak ku pun melakukan hal yang sama. Anak ku berhasil merebut Arvin dari Risa!" Mama Lia sangat senang dengan semua keberhasilan nya dan juga anak nya.

Risa pergi dari rumah itu tanpa menoleh ke belakang lagi, hati nya terlalu sakit atas penghianatan mereka. Risa sendiri tidak menyangka bahwa kematian ayah nya di sebab kan oleh Wulan dan Arvin.

Risa menunggu taksi online yang sudah dia pesan tadi, dia ingin pergi ke suatu tempat di mana dia bisa mencurahkan semua kesedihan nya. Taksi itu tiba di depan nya dan dia langsung masuk dan taksi itu bergerak menuju tempat yang Risa tuju.

Taksi itu berhenti di depan sebuah TPU, Risa segera turun sambil menyeret koper milik nya. Risa langsung menjatuhkan kan diri nya di depan sebuah tanah makam yang masih basah, Risa langsung memeluk Nisan itu sambil menangis.

"Ayah, maaf kan aku ayah, aku tidak bisa menjaga ayah!" Risa mencurahkan semua kesedihan nya di depan tanah makam ayah nya yang masih basah.

Beberapa hari yang lalu, Risa datang ke tempat ini untuk menghadiri acara pemakaman sang ayah. Sekarang dia datang lagi dengan membawa luka yang lebih dalam, hal yang membuat nya semakin terluka adalah kematian ayah nya yang di sebab kan oleh perselingkuhan suami dan juga adik nya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!