NovelToon NovelToon
Di Balik Senyum Anak Pertama

Di Balik Senyum Anak Pertama

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Dunia Masa Depan / Tamat
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Nurhikmatul Jannah

"Menjadi anak pertama berarti harus siap menjadi benteng, harus siap mengalah, dan harus terlihat kuat meski hati rapuh.

Di mata semua orang, Zhira adalah anak yang beruntung. Tapi siapa sangka, di balik senyumnya yang tulus, tersimpan luka mendalam karena perlakuan dingin sang Ibu dan rasa tidak dianggap di rumah sendiri.

Ini adalah kisah perjuangan seorang anak sulung untuk membuktikan dirinya berharga, meski harus berjalan sendirian meniti jalan yang penuh duri."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurhikmatul Jannah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Maaf yang Menenangkan dan Ikatan suci

POV Zhira Permatasari

Jantungku berdegup kencang melihat Tante Sari yang menangis histeris di lantai. Suasana jadi ricuh, semua mata tertuju padaku.

"Zhira... tolong maafin Tante ya... Tante janji nggak akan pernah ganggu kamu lagi. Tante iri... Tante jahat... tapi tolong kasih Tante kesempatan buat minta maaf," isaknya terus memohon.

Ibu Zainal sudah siap menarik tanganku mundur, wajahnya murka. "Jangan dengerin dia Ra! Dia cuma mau cari perhatian! Biar Ibu usir dia sekarang juga!"

"Tunggu Bu..." aku menahan lengan Ibu.

Aku menatap wanita di depanku itu. Wajahnya penuh penyesalan, atau mungkin hanya akting? Entahlah. Tapi aku ingat kata-kata Arfan, hari ini adalah hari suci. Memendam dendam tidak akan membuatku bahagia.

Aku menarik nafas panjang, lalu menunduk sedikit menatapnya.

"Tante... aku maafin Tante. Sudah ya, jangan nangis lagi. Anggap saja tidak pernah terjadi apa-apa."

Ucapanku itu membuat semua orang terkejut, termasuk Tante Sari sendiri.

"Beneran Nduk? Kamu beneran maafin Tante?"

"Iya. Kita semua manusia, pasti pernah salah. Yang penting nanti Tante berubah jadi lebih baik ya. Jangan iri lagi, jangan suka mengganggu kebahagiaan orang lain lagi."

"Siap Nduk... siap... makasih ya Nduk Zhira Permatasari... makasih..." Tante Sari menangis semakin keras, kali ini tangisannya terdengar tulus dan lega.

Arfan yang berdiri di sampingku tersenyum tipis dan mengangguk bangga. Dia memegang pundakku. "Kamu memang wanita hebat, Sayang. Besar hatimu seluas samudra."

"Sudah Tante, silakan duduk di kursi tamu ya. Acara mau mulai," kataku lembut.

Akhirnya Tante Sari dibantu panitia untuk bangun dan duduk. Kekacauan itu selesai dengan damai. Dan anehnya, setelah kejadian itu, hatiku terasa jauh lebih ringan dan tenang. Seperti ada beban yang terangkat dari dadaku.

 

"Waktunya telah tiba..." bisik Ayah Alvin sambil menggenggam tanganku erat.

"Siap Yah..."

Lagu pengiring pernikahan mulai mengalun lembut dan indah. Pintu utama terbuka.

Aku melangkah perlahan menyusuri karpet merah yang panjang. Di kanan dan kiri, tamu undangan berdiri dan menatapku dengan tatapan kagum. Flashback kamera berkedip-kedip, dan bisikan kagum terdengar di mana-mana.

"Masya Allah... cantiknya..."

"Cocok banget sama Mas Arfan..."

"Anak baik pasti dapat yang terbaik..."

Mataku hanya tertuju pada satu titik di depan sana.

Di pelaminan, Arfan sudah berdiri menunggu. Dia tampak begitu gagah, begitu tampan, dan begitu teduh. Matanya tidak lepas memandangku, penuh cinta dan kerinduan yang mendalam.

Langkah demi langkah, aku berjalan mendekatinya. Membawa semua cerita masa lalu, semua air mata, semua perjuangan, dan menyerahkannya kepada Tuhan untuk diganti dengan kebahagiaan abadi.

Akhirnya, aku sampai di hadapannya. Ayah melepaskan genggaman tanganku, dan menyerahkannya kepada Arfan.

Tangan besar dan hangat itu menerima tanganku. Genggamannya erat, menenangkan, dan memberikan rasa aman yang luar biasa.

"Kamu cantik sekali, Zhira Permatasari..." bisik Arfan sangat pelan, hanya aku yang bisa mendengar. "Terima kasih sudah datang ke hidup aku."

Pipiku memanas, "Makasih juga sudah menunggu aku, Mas..."

 

Prosesi akad nikah dimulai. Suasana menjadi hening total. Hanya suara Pak Penghulu yang terdengar lantang dan khidmat memandu ijab kabul.

"Bagaimana anda sekalian saksi? Apakah sudah jelas?" tanya Pak Penghulu.

"Jelas!!" seru para wali dan saksi serentak.

Kini giliran Arfan. Dia menatap mataku dalam-dalam, lalu menghembuskan nafas panjang, dan dengan suara yang tegas, lantang, dan penuh keyakinan dia berkata:

"SAYA TERIMA NIKAHNYA DAN KAWINNYA ZHIRA PERMATASARI BINTI ALVIN DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT, DIBAYAR TUNAI!"

SAH!

Serentak semua orang berteriak bersamaan. Air mata bahagia langsung tumpah membasahi pipiku.

Ting...

Seakan ada bel berbunyi di hatiku. Statusku sudah berubah. Aku bukan lagi Zhira yang sendirian. Aku sekarang adalah Istri Arfan Darmawan.

Arfan langsung menarikku ke dalam pelukannya erat sekali di depan semua orang. Tidak peduli dilihat orang lain, dia memelukku seolah tidak mau melepaskan selamanya.

"Resmi... kamu resmi milikku sekarang, Sayang..." bisiknya di telingaku dengan suara bergetar menahan haru. "Aku sayang kamu lebih dari apapun."

"Aku juga sayang kamu, Fan... Makasih ya..." isakku di dadanya yang bidang.

Di bawah sorak sorai bahagia, di bawah doa-doa baik orang tua, dan di bawah lindungan Tuhan, ikatan cinta itu terjalin sempurna.

Luka lama sudah tertutup rapat. Kini terbuka lembaran baru yang bersih, putih, dan siap diisi dengan cerita-cerita indah masa depan.

POV End

 

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Waduh! Akhirnya sah juga ya Bestie! 🥹❤️💍 Nama lengkapnya Zhira Permatasari

Gimana Bab 31-nya? Haru dan lega banget kan? Lanjut Bab 32 lagi gas! Kita mau masuk resepsi dan momen romantis lainnya! 🎉🥂🔥📖

1
Mona
Bagus banget Thor, kalimat dan alurnya menarik dan membuat tertarik, keren 👍👍👍👍👍
Nurhikmatul Jannah
ya kak terimah kasih ya😍,iya kak nanti tak mampir
haniswity
ceritanya seruuu ,banyak banget plott twist nya suka banget ,walaupun pemula tapi cerita hebat banget 👋
Nurhikmatul Jannah: Terimah kasih sudah mampir
total 1 replies
haniswity
cerita nya bagus bangett,ngene banget banyak juga plot twist ny💪,semngat
Nurhikmatul Jannah: terimah kasih sudah mampir😍
total 1 replies
Nurhikmatul Jannah
bagus.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!