"Ra,kakak mohon menikahlah dengan Mas Ardi ,jagalah Aluna untuk Kakak ,kakak mohon hanya kamu yang Kakak percaya" Nayla
Menikah muda bukan keinginan Naura, namun karena permintaan sang kakak tercintanya terpaksa dia harus menikah di usianya 21 tahun.
Ardi sebagai suami Alm Nayla pun terpaksa harus menikahi adik kandung istrinya itu,dia tidak punya pilihan lain.
Di awal pernikahan tidak ada keharmonisan terjadi diantara mereka,namun seiring berjalan nya waktu mereka bisa melaluinya.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka,yuk ikuti ceritanya😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#Bab 7 "Kenyataan"
"Pah,Mamah gak mau kehilangan Nayla pah,mamah gak mau.."Mamah masih terisak dipelukan Papah,setelah mereka keluar ruangan,dikarenakan Nayla harus segera istirahat.
"Mah,percayalah Nayla pasti sembuh ko,sekarang kita banyak berdoa aja ya untuk kesembuhan Nayla.."
Mereka memutuskan untuk pulang setelah Mamah sedikit reda dari tangisannya.
***
"Ra,gimana keadaan Ka Nayla.."Tanya Lista sahabat Naura dari kecil
"Ka Nayla divonis penyakit Kanker Ta,aku gak sanggup lihat ka Nayla seperti itu T,aku gak sanggup.."Ucap Naura.
"Astagfirllah aladzim.." replek lista menutup mulut dengan mata membulat tak percaya.
"Ya Allah serius Ra,,"Tanyanya lagi
"Bener Ta,aku takut Ta.."Naura benar-benar takut ,takut kehilangan kakak tercintanya itu.
"Sabar Ra,,kita berdoa aja sekarang,kita serahkan ke pada Allah Semoga ada keajaiban buat kesembuhan ka Nayla ya.."Lista tak berhenti menyemangati Naura untuk kuat.
Saat ini Memang Naura sangat ingin menceritakan kegundahan hati nya,gundah memikirkan permintan Ka Nayla Kakak tercintanya. Dia ingin bisa membagi nya dan menceritakan semuanya pada Lista,tapi dia tidak punya keberanian itu,dia merasa belum saatnya juga dia bercerita ,toh dia yakin ka Nayla pasti sembuh.
Lista sahabat yang Naura kenal dari sejak kecil,mereka selalu saling berbagi suka dan duka. Naura sangat percaya dengan Lista,sehingga saat dia bahagia atau terpuruk sekalipun dia selalu datang kepada Lista begitupun sebaliknya.
***
Tiga hari kemudian ,Nayla masih berada dirumah sakit,keadaan Nayla semakin parah,bahkan saat ini dia tidak bisa banyak bicara,wajahnya semakin pucat saja. Ardi yang saat ini ada disana,masih setia menemani Nayla.
Dia juga ikut merasakan bagaimana sakitnya ada di posisi Nayla istri yang dia cintai. Selama Tiga hari itu juga Aluna dititipkan kepada Mamah Erin juga Papah Yogi dan kepada Naura Juga,karena dari pihak Ardi sendiri tidak bisa menjaga Aluna, alasannya karena Usia Bunda Dan Ayahnya yg sudah tidak mampu menjaga Aluna. Jadi Aluna saat ini berada dengan Naura.
Saat ini semua keluarga berkumpul di rumah sakit tempat Nayla dirawat, tadi pagi Dokter mengabarkan kalau Nayla kondisinya makin Drop. Dan disinilah mereka berkumpul.
Ardi dan Naura sudah ada didalam ruangan Nayla,karena sebelumnya Nayla sempat sadar dan ingin berbicara dengan Ardi juga Naura.
"Mas,,a-aku mohon menikahlah dengan Naura,,"dengan nafas tersenggal-senggal Nayla masih sempat meminta permintaan terakhirnya itu.
"Ini permintaan terakhir aku mas.. "
"Kakak mohon Ra,hanya kamu yang kakak percaya,,"Nayla masih memohon kepada mereka.sedangkan Ardi dan Naura hanya saling diam.
"Kakak hanya percaya Aluna dengan kamu Ra.."
"Sudah cukup Nay,jangan meminta hal itu lagi,kamu pasti sembuh.."Ucap Ardi dengan sedikit nada tinggi,karena sedikitnya dia juga kesal Nayla yang terus-terusan berbicara seperti itu.
"Mas ,sayang aku kan..kalau Mas sayang aku,tolong kabulin permintaan aku ini.."
"Begitu juga kamu Ra,,selama ini kakak tidak pernah meminta banyak hal pada kamu,hanya ini permintaan Kakak Ra. Kakak tau ini sulit,tapi ini demi Aluna Ra.."
Naura hanya bisa menangis,dia bingung harus jawab apa,disisi lain itu mustahil jika dia harus menikah dengan kakak ipar,bahkan tanpa ada cinta diantara mereka,tapi disisi lain dia merasa selama ini Ka Nayla gak pernah meminta satu hal pun kepadanya,dan saat Nayla hanya minta satu hal itu,bahkan itu mungkin akan jadi permintaan yg pertama dan terakhir kepadanya,bahkan dia juga ga tega jikalau nanti Aluna harus tumbuh tanpa seorang ibu. perasaan takut mulai menyelimutinya,takut akan kenyataan.
Nafas Nayla semakin tak teratur,tapi dia masih berusaha untuk berbicara,dan saat ini semua keluarga sudah berkumpul ,dan lagi-lagi Nayla masih berbicara soal permintaannya itu.
"Mah,pah Nay mohon ijinkan Naura menikah dengan mas Ardi,ini permintaan Nay yg terakhir,sebelum Nay pergi.Nay ,benar-benar hanya percaya dengan Naura Mah,Pah.Maafkan Nay buat kalian sulit,Tapi Nay minta kalian jangan bersedih.."Ucapnya lagi,masih dalam keadaan berbaring.
Sebelum Mamah Erin dan Papah Yogi menjawab,tiba-tiba Nafasnya Nayla semakin tersengal,dia meminta Ardi untuk membimbingnya,dan tak lama Nafas nya sudah tidak ada,Nayla Menutup mata,Nayla sudah kembali keSisiNya dengan Husnul Khotimah.
Semua keluarga benar-benar kaget dan tentu sangat sedih. Mamah Erin tidak sadarkan diri,Ardi masih menangis dengan memeluk tubuh Nayla,Naura terduduk lemas dan meraung menangis. Ayah dan Bunda Ardi pun juga sama.
Saat itulah kenyataannya Nayla harus pergi dengan permintaan terakhirnya.
Tidak ada yang abadi di dunia ini,pada akhirnya kita akan Kembali kepadaNya.Maka hiduplah dengan Baik.
****