NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Terpaksa Menikahi Supir Berondongku

Status: tamat
Genre:Berondong / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:392.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: bundew

Amera Jasmine yang marah dan kecewa karena melihat Elvan Sander calon suaminya sedang mencium perempuan lain dimobil berniat membalas apa yang dilakukan pria itu dengan sengaja minum sampai mabuk lalu tanpa sengaja mengajak Adam Maxwel pria muda yang menjadi supir pribadinya untuk melakukan ONS.

Tapi dihari pernikahannya dengan Elvan dirinya dinyatakan hamil oleh dokter, membuat Elvan sangat marah lalu membatalkan pernikahan mereka tanpa mau mendengarkan alasan Amera.

Adam Maxwel yang tau kalau Amera hamil akibat ONS yang mereka lakukan malam itu memaksa Amera untuk mau menikah dengannya yang tentu saja ditolak oleh Amera karena dia tidak mencintai calon ayah bayinya selain itu karena usia dan pekerjaan Adam yang benar benar membuat Amera tidak yakin dengan pria muda itu.

Tapi siapakah sebenarnya sosok Adam Maxwel sebenarnya apakah hanya supir biasa atau dia punya identitas tersembunyi yang masih dirahasiakannya.

Penasaran cus baca ya reader🥰🥰









Halo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

8.Tinggallah Di Tempatku.

"Sepertinya apa yang kita lakukan tadi harus kita tunda dulu sementara karena sekarang kau harus bersiap untuk keluar dari Rumah sakit. Kak Vero sudah menyiapkan tempat tinggal sementara untukmu sampai para wartawan kiriman Elvan pergi dari rumah lamamu.Supaya kau tidak akan diganggu oleh para wartawan lagi sekarang",terang Adam yang tidak membuat wajah Amera berubah senang mendengar semua itu bahkan dia masih memalingkan wajah kearah lain selama Adam bicara padanya.

Adam yang semula tidak memperhatikan ekspresi Amera langsung mengerutkan kening begitu melihat wajah Amera yang cemberut.

"Mer",panggil Adam tapi Amera masih tidak merubah ekspresinya lalu dia kembali memanggil perempuan itu.

"Mommy",panggilnya dengan nada suara lembut yang membuat Amera refleks menoleh mendengar panggilan itu.

"Ada apa?",tanya Adam dengan menelisik wajah Amera.

"Tidak ada,aku hanya kesal pada para wartawan menyebalkan itu,yang membuat aku sampai harus pindah dari rumahku yang nyaman ketempat asing",jawab Amera berbohong.

"Meski tempat asing tempat tinggalmu yang baru tidak kalah nyaman dengan rumahmu sebelumnya".

Amera mengedikkan bahunya seolah tidak perduli.

"Entahlah Dam",jawabnya dengan berjalan menjauh dari pria itu.

"Aku jamin",balas Adam dengan berjalan menghampiri Amera yang sedang mengambil baju ganti dari dalam kopernya.

"Bagaimana kau bisa seyakin itu sementara yang akan tinggal disitu aku".

"Karena itu Apartemenku".

Seketika Amera menghentikan gerakan tangannya yang sedang mengeluarkan sebuah gaun simple dari dalam kopernya karena mendengar apa yang dikatakan Adam dan refleks menoleh kearah pria itu yang sudah berada tepat dibelakangnya dan sedang mengulurkan tangannya untuk mengambil gaun yang ada ditangan Amera.

"Apartemenku?Maksudmu?",tanya Amera tidak mengerti.

"Aku menawarkan Apartemen milikku sebagai tempat tinggal sementara mu pada kak Veronica Manajermu waktu dia kebingungan mencarikanmu tempat tinggal yang kemungkinan tidak diketahui oleh para wartawan itu",terang Adam dengan memutar tubuh Amera menghadap kearahnya lalu mulai melepas satu persatu kancing pakaian Rumah sakit Amera tanpa perempuan itu sadari.

"Lalu Vero setuju?",tanya Amera yang diangguki oleh Adam sambil meloloskan atasan piyama rumah sakit itu dari tubuh Amera.

"Iya,setelah dia melihat lokasi Apartemenku kemarin".

"Tapi....kenapa?",gumam Amera.

"Maksudmu?",tanya Adam dengan memasangkan baju ganti Amera yang ada ditangannya ketubuh perempuan itu.

"Maksudku kenapa harus Apartemenmu?".

"Kau tidak suka tinggal ditempat ku?",tanya Adam dengan menaikan resleting gaun dipunggung Amera.

"Bukan,hanya saja aku tidak siap kalau sekarang Vero tau hubungan kita.Sementara para wartawan yang dikirimkan Elvan masih banyak".

"Aku tau karena itu aku tadi tetap memanggilmu nona waktu bicara dengan kak Vero",terang Adam dengan menyelipkan rambut Amera kebelakang telinganya.

"Oh....".

"Oh,kenapa kau ber Oh Mer?",tanya Adam dengan menaikan sebelah alisnya.

Amera menggeleng .

"Pantas saja tadi kau memanggilku nona Amera saat bicara dengan Vero".

"Kau tidak suka?".

Cepat cepat Amera menggeleng kan kepalanya mendengar pertanyaan itu dari Adam tapi ekspresinya tidak bisa menipu Adam kalau sebenarnya Amera tidak suka Adam memanggilnya seperti itu.

Adam mendekatkan bibirnya ketelinga Amera .

"Hanya saat dihadapan publik sementara aku akan memanggilmu seperti itu tapi saat berdua aku akan memanggilmu sayang,bagaimana kau suka bukan?".

Seketika Amera menoleh mendengar ucapan Adam sampai wajah mereka hampir saling menyentuh dan Amera pikir Adam akan menciumnya tapi ternyata dia salah karena tiba tiba Adam bangkit dari posisinya yang diikuti pandangan kecewa Amera.

"Ayo kita berangkat karena kak Vero sudah menunggu kita diApartemen",ajak Adam dengan membantu Amera berdiri lalu membiarkan Amera merapikan penampilannya baru dia mengajak Amera keluar dari ruang rawatnya.

"Tidak jauh bukan jaraknya?",tanya Amera dengan menghempaskan tubuhnya dikursi mobilnya disamping Adam

Adam menggelengkan kepalanya.

"Kita hanya perlu menempuh perjalanan sekitar 1 jam lalu sampai.Apa kamu merasa tidak nyaman mengendarai mobil?",tanya Adam yang dijawab gelengan oleh Amera.

"Syukurlah kalau begitu", balas Adam lalu menghidupkan mesin mobil Amera lalu melajukannya meninggalkan area rumah sakit.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 1 jam seperti perkataan pria itu mereka tiba dikawasan Apartemen kelas menengah yang membuat Amera cukup mengerutkan keningnya karena ternyata Adam bisa tinggal dilingkungan yang baik meski tidak semewah tempat tinggalnya.

"Apa kau sudah lama tinggal disini?", Tanya Amera saat Adam sudah menghentikan mobilnya diarea parkir gedung Apartemen itu

"Sekitar 1tahun yang lalu",jawab Adam dengan membuka pintu mobilnya lalu membukakan pintu sisi Amera dan membantunya turun.

"Oh",jawab Amera dengan melangkah keluar dari mobil

"Apa maksud Oh mu itu lagi?",tanya Adam dengan sedikit mendekat.

Amera segera mundur dan menggeleng.

"Suatu saat aku akan mengajak kalian tinggal ditempat yang lebih baik dari ini tapi sekarang kurasa uang nya belum cukup jadi bertahanlah sebentar lagi sayang'',ucap Adam yang membuat wajah Amera langsung memerah mendengar Adam memanggilnya seperti itu.

Amera ingin menjawab apa yang Adam katakan tapi belum sempat dia mengatakannya dia sudah mendengar suara cempreng dari Veronica Manajernya.

"Amera!",panggil Veronica dengan keras membuat Amera sedikit terjengkit tapi langsung berjalan menghampiri perempuan berusia hampir 30 tahun yang berpenampilan tomboy itu.

"Vero...",balas Amera dengan merentangkan tangannya untuk memeluk Veronica yang tiba tiba saja menangis keras setelah mereka berpelukan membuat Amera bingung dengan sikap perempuan itu yang aneh.

"Vero hentikan kenapa kau menangis seperti itu.Aku baik baik saja lihatlah kondisiku sudah benar benar pulih akibat insiden kemarin".

"Aku tau Mer, tapi aku menangis bukan hanya Karena kondisimu".

"Lalu?",tanya Amera bingung.

"Aku menangis karena baru bisa melakukannya sekarang setelah kekacauan yang kau dan sibrengsek Elvan itu lakukan dipesta yang membuat aku hampir gila menghadapi wartawan dan paparazi yang ingin mengetahui alasannya kenapa tiba tiba kalian membatalkan sumpah pernikahan didetik detik terakhir".

"Bukan aku yang membatalkannya tapi Elvan memangnya apa yang dikatakan pria itu pada awak media tentang aku?!",tanya Amera mulai emosi mendengar keterangan Veronica.

Tapi pembicaraan mereka terjeda oleh celetukan Adam.

"Sebaiknya kak Vero membawa nona Amera untuk naik keatas karena ini area terbuka jadi bisa saja para wartawan tanpa sengaja melihat nona".

"Oh kamu benar Adam.Aku hampir saja lupa.Ayo Mer kita naik keatas ketempat tinggalmu untuk sementara ini".

Amera mengangguk dan mengikuti Veronica berjalan dengan diiringi Adam yang seperti body guard dibelakangnya.

"Apa kau ingin menempatkan bodyguard disampingmu",celetuk Adam didekat telinga Amera sebelum mereka masuk kedalam lift.

"Kurasa kamu bisa melakukan nya untukku bukan Daddy",balas Amera dengan menggerling kearah Adam yang terdiam mendengar jawaban Amera.

1
Lisa Halik
apakah adam menyamar
Lisa Halik
anaknya adam supirnya sendiri
Lisa Halik
saya mampir thor
NIA AND GIVEN Roring
Luar biasa
Safa Almira
bagus
Noerlina
Kecewa
Noerlina
Biasa
Sri Widjiastuti
Ameera dodol nyaaa
Sri Widjiastuti
lhsh kok bisa Ameera nya begitu aja
nuraeinieni
ceritax bagus,,,,,,,👍👍👍👍👍👍
nuraeinieni
aq mampir thor
qtine
sepertinya arianq bakal kehilangan geo....
Sulaiman Efendy
SETELAH ARIANA DI LN, ELVAN & MELISA GMN KABARNYA
Sulaiman Efendy
RUPANYA ARIANA SUDAH DIKIRIM KE LN, BISA JDI ARTIS FILM XX TU SI ARIANA. BISA VIRAL TU FILM XX NYA ARIANA... BISA GANTIKN BINTANG FILM XX ASAL INDONESIA YG MLEGENDA, YAITU MARCELLA BRSAUDARA,, KAKAK BERADIK YG TERJUN JDI BINTANG FILM XX PRODUKSI AMERIKA.. MSKI SKRG BNYK WANITA2 INDONESIA YG JDI BINTANG FILM XX AMATIR, YG VIDEONYA BSA DILIHAT DI DI TELEGRAM DGN MNJADI ANGGOTA ADMIN NUSANTARA PEMERSATU..
Sulaiman Efendy
MALAH LBH INISIATIF SI BRIAN DGN MNGAWAL AMERA DRIPADA ADAM...
Sulaiman Efendy
KAU YG TAK TAU TRIMA KASIH,, SDH DITOLONG BRIAN, LO MLH NUSUK BRIAN DARI DALAM, STELAH LO DPTKN BRIAN, KLAKUAN LO MKIN MNJADI JDI..
Sulaiman Efendy
SYUKURLH AMERA SELAMAT, SEMOGA SI ANDERSON ALIAS MARK MMBUSUK DI PENJARA..
Sulaiman Efendy
DAVID HRS MLAPORKN KE ADAM MSALAH AMERA YG INGIN MMPERKERJAKN SI IBLIS ANDERSON
Sulaiman Efendy
BENAR2 KLUARGA IBLIS, AYAH, IBU DN ANAK, SAMA2 IBLIS...
Sulaiman Efendy
WANITA MURAHAN....SBEGITU MUDAHNYA BRZINAH DGN LKI2 YG BKN SUAMINYA, LKI2 YG BARU DIKENALNYA..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!