NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Rahasia Ceira

Seminggu telah berlalu sejak insiden tenggelamnya Ceira di kolam renang mansion.

​Kini, tubuh mungil berusia tiga belas tahun itu sudah diperbolehkan pulang ke Kediaman Utama Sterling—sebuah kastel megah bergaya Neoklasik yang berdiri kokoh di atas bukit pribadi. Tempat yang dari luar terlihat seperti istana megah, namun bagi Ceira, tempat ini tak ubahnya sangkar emas yang dipenuhi pemangsa.

​Tok. Tok.

​Suara ketukan pintu memecahkan lamunan Ceira.

​"Nona Muda Ceira, Tuan Besar dan Nyonya Besar menunggu Anda di ruang makan utama untuk makan malam," ucap suara pelayan wanita dari balik pintu kayu mahoni yang tebal.

​"Baik, aku turun sebentar lagi," jawab Ceira datar. "Hmm... bisa makan enak... tapi tubuh ini..."

​Setelah mendengar langkah kaki pelayan menjauh, Ceira langsung beranjak dari tempat duduknya. Ia berjalan menuju cermin berukir emas di sudut kamar, menatap pantulan dirinya sendiri.

​Wajah mungil berumur tiga belas tahun dengan mata bundar yang jernih dan kulit putih porselen. Secara fisik, Ceira figuran tampak seperti boneka rapuh yang mudah dihancurkan. Namun, jika diperhatikan lebih dekat, ada ketajaman yang tak biasa di balik sorot matanya.

​"Tubuh ini terlalu lemah, Ceira kamu lemah sekali." gumam Ceira seraya mengepalkan tangannya.

​Sebagai mantan petinju yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan refleks, Ceira merasa sangat frustrasi dengan stamina tubuh barunya. Ia harus mulai melatih fisik ini secara sembunyi-sembunyi—melakukan latihan beban dasar dan gerakan shadow boxing setiap malam di kamarnya agar buku-buku jarinya kembali mengeras.

​Bukan cuma itu. Tadi malam, menggunakan komputer rahasia yang ia rakit sendiri dari komponen bekas yang ia minta secara halus pada teknisi mansion, jiwa hacker Ceira sudah mulai beraksi. Ia berhasil menyusup ke pasar uang kripto rahasia dan membuat rekening anonim.

​Aku butuh modal besar. Begitu umurku delapan belas tahun lebih, aku harus punya cukup uang dan identitas palsu untuk menghilang dari keluarga ini. batin Ceira bertekad.

​Setelah memastikan penampilannya rapi, Ceira menghela napas panjang, menetralkan raut wajahnya, lalu melangkah keluar kamar.

​Ruang makan keluarga Sterling terlihat sangat megah dengan lampu kristal gantung yang memancarkan cahaya keemasan. Di ujung meja makan yang panjang, duduk Tuan Besar Edward Sterling dan istrinya, Nyonya Helena Sterling.

​Dan di sisi kiri meja makan, duduk dua anak kembar mereka: Kaiser Sterling dan King Sterling.

​Kedua bocah itu mengenakan kemeja rapi tanpa cela. Mereka duduk tegak dengan etika makan bangsawan yang sempurna. Namun, suasana di sekitar meja makan terasa sangat menekan.

​"Oh, putri kecilku sudah datang! Ayo duduk, Sayang," Ucap Nyonya Helena dengan senyuman hangat begitu melihat Ceira masuk.

​Nyonya Helena sangat menyayangi Ceira karena rasa duka mendalam atas kematian sahabat kembarnya—ibu kandung Ceira. Bagi Helena, Ceira adalah putri bungsu yang harus dilindungi.

​"Terima kasih, bunda," jawab Ceira pelan, menarik kursi di sisi kanan meja makan—berhadapan langsung dengan si kembar.

​Saat Ceira duduk, secara refleks matanya beradu dengan mata perak milik King. Bocah tujuh belas tahun itu menyunggingkan senyum manis yang sangat menawan, tetapi sorot matanya penuh kilatan intrik yang tajam.

​"Bagaimana keadaan kepalamu, Adik kecil? Tidak pusing lagi?" tanya King dengan nada suara yang terdengar sangat perhatian di depan orang tua mereka.

​"Sudah jauh lebih baik, Kak King," balas Ceira formal. Ia memotong daging steak di piringnya dengan gerakan yang sangat berhati-hati.

​"Baguslah," sela Tuan Edward Sterling, suaranya terdengar tegas dan berwibawa. "Mulai minggu depan, keluarga keluarga sahabat Ibu akan berkunjung. Putri mereka, Audrey, ingin meminta maaf secara langsung padamu atas insiden di kolam renang."

​Deg.

​Tangan Ceira yang memegang garpu sempat terhenti sejenak.

​Audrey.

​Nama itu langsung memicu ingatan novel di kepala Ceira. Audrey adalah sang Pemeran Utama Wanita di novel asli! Anak dari keluarga konglomerat yang dalam alur aslinya dijodohkan dengan si kembar Sterling.

​Di alur novel asli, insiden kolam renang itulah yang menjadi awal mula Kaiser dan King mulai memperhatikan Audrey. Si kembar terobsesi pada kepolosan dan kebaikan Audrey yang dianggap sebagai cahaya di tengah kegelapan mereka.

​Bagus, pikir Ceira dalam hati, rasa lega membuncah di dadanya. Kalau Audrey datang, perhatian si kembar pasti bakal teralih penuh padanya. Aku cuma perlu jadi figuran tak terlihat di sudut ruangan. batinnya penuh rencana.

​Namun, lamunan Ceira buyar saat merasakan sebuah tatapan yang sangat dingin menusuk kulit wajahnya.

​Ceira mendongak perlahan.

​Di depannya, Kaiser Sterling sedang menatapnya tanpa mengedip. Bocah kembar tertua itu belum menyentuh makanannya sama sekali. Jemari tangannya yang mungil menopang dagu, sementara mata hitam pekatnya mengunci Ceira dengan intensitas yang mengerikan.

​Aura di sekitar Kaiser mendadak berubah sangat pekat. Ini adalah sinyal dari Zero—sisi gelap Kaiser yang mendominasi sejak dini.

​"Kenapa kamu kelihatan senang, Kucing kecil?" tanya Kaiser. Suaranya tidak keras, tetapi sanggup membuat kliring pisau dan garpu di meja makan seketika berhenti. ​Tuan Edward dan Nyonya Helena sampai menoleh terkejut pada putra sulung mereka.

​Ceira menelan ludahnya dengan susah payah. Jantungnya berdegup kencang secara otomatis. Keberanian dan rencana cerdik yang baru saja ia susun di kepala seketika luntur di bawah intimidasi dingin Kaiser.

Kenapa Kaiser bisa membaca ekspresiku?! teriak Ceira panik dalam hati.

​"A-aku tidak senang, Kak Kaiser. Aku cuma... berpikir kalau insiden itu sudah berlalu," jawab Ceira, suaranya sedikit gemetar meski ia sudah berusaha sekuat tenaga menahannya. Ia menundukkan kepalanya dalam-dalam, menatap piring porselen di depannya, menolak bertatap mata dengan Kaiser.

​Kaiser memperhatikan gerakan leher Ceira yang menegang dan jemarinya yang menyengkeram pisau makan dengan erat—sebuah kuda-kuda bertahan yang aneh bagi seorang anak kecil.

​Bibir Kaiser terangkat sangat tipis. Sebuah reaksi kepatuhan dan ketakutan dari Ceira yang mendadak terasa begitu memuaskan bagi insting gelapnya.

​"Audrey tidak perlu meminta maaf," ucap Kaiser dingin, memecahkan kesunyian meja makan. "Karena di rumah ini, tidak ada yang boleh menyentuh milik keluarga Sterling tanpa izin dariku."

​King yang duduk di sebelah Kaiser tertawa kecil, melirik kembarannya dengan sudut mata. "Kaiser benar, Ayah. Lagi pula, Ceira adalah adik kita. Siapa pun yang membuatnya celaka, harus membayar harganya."

​Nyonya Helena tersenyum terharu mendengar ucapan kedua putra kembarnya. "Kalian berdua memang kakak yang sangat menyayangi adiknya."

Penyayang dari mananya? yang ada terlihat obsesi di mata mereka, bagaikan predator. gumam batin Ceira dalam hati, keringat dingin mulai membasahi punggungnya.

​Ceira bisa merasakan dengan sangat jelas, baik

Kaiser maupun King sama sekali tidak menganggapnya sebagai adik yang harus dilindungi, melainkan sebagai barang milik yang tidak boleh diganggu oleh siapa pun.

​Malam itu, di bawah temaram lampu kristal mewah mansion Sterling, Ceira sadar bahwa usahanya untuk kabur dari dua gerhana ini tidak akan pernah berjalan mudah

1
Iryani levana khrisna Khrisna
kau selalu tidak pernah gagal Thor selalu bisa bikin para rider olahraga jantung Tetap semangat dalam berkarya
namice: kak di tiktok ku ada cuplikan video novel-novelku tiktok.com/@ceisyafaizah yang bukan bikin senam jantung doang tapi senam mata🤣🤣😘😘😘
total 3 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
sumpah dah Thor kalau rumah mu dekat dengan rumah ku pengen ku cubit itu pipi mu soalnya tiap bikin cerita selalu olah raga jantung 🤣
namice: nah nanti buku baruku bikin jantung kakak salto nij🤣🤣
total 2 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
kenapa nggak di resmikan dulu sih baru kikuk kikuk 🤔
namice: 😁😁, udah diresmikan kak😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
maaf nih ya Thor dapat ide dari mana si soalnya setiap cerita mu itu biki. oleh raga jantung 🤔
namice: 🤣🤣, Dari jantung Ku yang berbisik kak, lalu buat cerita dah🤣🤣... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku... nanti setelah olahraga jantung, pasti beda lagi kak jadi ngebor jantung 🤣🤣... love you sehektr untukmu kak ❤️😘😍😘
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
🫣
namice: 🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
🙈nggak sanggup untuk ngebayangin dua bulan sama twins
namice: 😁😁, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Iryani levana khrisna Khrisna
sumpah ya Thor jantung gua deg deg an kalau baca cerita mu mana nggak ada cadangan nya lagi tapi cerita mu bikin penasaran 😮‍💨
namice: 🤣🤣, awas kak jantungnya salto🤣🤣... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat 🤭
namice: 😍, terimakasih banyak ya kak 🌹🌹🌹🌹
total 9 replies
namice
😍😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku dan menyukainya.... maaf ya kak jika tidak nothif kakak soalnya waktu pertama buat aku gunakan nothif promosi ternyata tidak masuk ke kakak ya🙏🙏🙏... terimakasih banyak ya kak love you sekebon untukmu kak... kak maaf ya mungkin cerita ini enggak Sampai bab 50... aku mau tamatkan kak... soalnya pembacanya sedikit 😁, tapi aku akan buat tidak gantung kak... love you sehektr untukmu kak❤️❤️❤️😘😘😘😘l
Bintang_9787: oke, entar aku baca , ya 😄😄😄😄😄
total 3 replies
chiara azmi fauziah
oh.. thor ada novel baru karya baru tidak notif aku thor tau2 udah jauh ja episode nya tror semngat ya ya thor💪💪 😍😍😍 aku kasih gif ya aku suka ceritamu thor semua novel karyamu udah aku baca babat abis 👍👍
namice: kak Novel terbaru ku kak "Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia."
total 3 replies
xuer jinghao
lanjut kak semangat ☺️
namice: 😘😘😘🌹🌹🌹🌹, love you sehektr untukmu kak sudah membaca novelku dan juga menyukainya 😘😘😘🌹🌹🌹... jika ingin lihat novelku lainnnya lihat di profil tik tok ku kak tiktok.com/@ceisyafaizah😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak ☺️
namice: 😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya 😘😘😘🌹🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: Novel terbaru ku. Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia
total 3 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘😍😍😍, terimakasih banyak kak🌹🌹🌹❤️❤️❤️❤️
total 7 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
namice: novel terbaru ku kak. Transmigrasi Figuran: Dilamar Pakai Anjing, Berakhir Jadi Candu Sang Mafia
total 2 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!