NovelToon NovelToon
Cinta Yang Terluka Karena Gangguan Jin Dan Sihir

Cinta Yang Terluka Karena Gangguan Jin Dan Sihir

Status: tamat
Genre:Spiritual / Matabatin / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Dendam Kesumat / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:85.8k
Nilai: 5
Nama Author: Alinatasya21

Alina Cahya Kirani berkali-kali harus gagal menikah, sebab sakit non medis yang dialaminya. Seorang yang pernah menjadi masa lalunya telah tega mengirimkan sihir dan guna-guna padanya. Hingga menyebabkan setiap pemuda yang hendak mendekatinya, dan akan segera melamarnya pun mundur perlahan dan menjauhi Alina bahkan tiba-tiba membenci Alina, sebab gangguan Jin dan Sihir yang kerap kali menghalanginya ketika hendak berdekatan dengan lelaki mana pun, hingga membuat Alina harus terluka dan menelan pil pahit lantaran harus gagal menikah untuk yang kesekian kalinya. Akankah Alina menemukan sosok pemuda yang tulus mencintai dan menerima segala kekurangannya? ataukah ia akan terus menderita dan hidup dalam bayang-bayang masa lalunya? mari simak kisahnya dalam novel CINTA YANG TERLUKA KARENA GANGGUAN JIN DAN SIHIR!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alinatasya21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 . Kemusyrikan dan Kebejatan Bagaskara Ardhana Putra

Satu persatu santri yang belajar mengaji di tempat Bagaskara kini pun telah kembali kerumahnya masing-masing, tinggal Maharani yang masih menyelesaikan bacaannya.

Maharani ingin segera berpamitan dengan Bagaskara, namun tangannya tiba-tiba digenggam oleh Bagaskara dengan penuh kelembutan.

Maharani yang masih sangat belia tersebut merasa sangat tersanjung dengan perlakuan manis Ustadz tampan yang ada dihadapannya. Sepanjang hematnya dan juga keawwamannya Maharani mengira Bagaskara sangat menyukainya. Ia pun belum memahami tentang keharamannya bersentuhan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahramnya. Yang ia pahami hanya rasa cinta dan rasa suka terhadap lawan jenisnya.

Di masyarakat awwam banyak yang belum memahami jika pacaran dan sejenisnya itu tidak diperbolehkan dalam syari'at Islam. Yang mereka pelajari adalah tentang kewajiban sholat, puasa Ramadhan, bisa mengaji atau baca Qur'an itu sudah cukup. Padahal begitu banyak ilmu tentang syari'at yang belum mereka ketahui. Itulah pentingnya berilmu sebelum beramal, agar jangan sampai tersesat dan salah langkah. Seperti hal yang terjadi dengan Maharani dan Bagaskara khususnya.

"Kak, kak Bagas ma-af Maharani hendak pulang!" ucap Maharani dengan tertunduk malu. Rasa gugup tengah menyergapi relung hatinya. Pasalnya Bagaskara mengecup lembut jemari tangannya.

"Kak, kak Bagas. I-ini maksudnya apa?"Maharani semakin didera rasa gugup, tubuhnya tiba-tiba gemeteran menerima perlakuan manis Bagaskara terhadapnya.

Kemunafikan dan kebejatan Bagaskara pun semakin menjadi-jadi, "Neng Maharani, dengarkan Kak Bagas! kakak sangat menyukaimu," ucap Bagas dengan memandangi wajah Maharani yang sangat imut dengan bibir mungil juga hidung mancung, mata bulat dengan bulu matanya yang lentik semakin membuat Bagaskara terdorong untuk menggoda gadis belia tersebut.

"Ta-tapi, Kak." Maharani tiba-tiba terpikat dengan pesona Bagaskara ketika manik matanya tidak sengaja menatap ustadz tampan tersebut. Seketika Maharani terpana akan pesona Bagaskara Ardhana Putra.

"Kak Bagas, ia tampan sekali!" bathin Maharani yang tiba-tiba terhipnotis akan kharisma yang terpancar dari sosok Bagaskara.

"Berhasil! ini yang ketiga kalinya aku bisa menundukan wanita dengan ajian pemikat yang ku miliki. Benar-benar sangat ampuh! tapi meskipun ada 1001 wanita yang hadir dalam hidupku hanya Alina Cahya Kirani yang bertahta dihatiku. Sedangkan kaum hawa yang lainnya hanyalah sekedar pelampiasan ku, hanya untuk pelarian ku!" bathin Bagaskara yang semakin dipenuhi rasa yang menggila dihatinya.

Bagaskara benar-benar tenggelam dalam kesyirikan dan kemaksiatan yang merapuhkan benteng keimanannya. Tak terpikirkan lagi olehnya jika perbuatan syirik atau menyekutukan Allah Subhana wata'ala adalah dosa yang paling besar yang tidak diampuni oleh Allah.

Gelar Ustadz yang disandang olehnya memang benar hanya sekedar kedok untuk mengharumkan namanya di masyarakat. Ilmu yang berkaitan dengan syari'at yang pernah di pelajarinya di sekolahnya dulu tidak sedikitpun diamalkan olehnya. Bagaskara Ardhana Putra lebih memilih ajaran yang menyimpang dan menyesatkan dari kebenaran. Ia benar-benar tenggelam dalam kemusyrikannya.

Ditengah keheningan Bagaskara dalam memusatkan pikirannya untuk menghembuskan buhul-buhul cintanya pada Maharani ponselnya pun berbunyi, sehingga konsenterasinya pun seketika buyar.

"Siapa gerangan yang menganggu konsenterasi ku?" bathin Bagaskara kesal dengan sorot mata merah menyala laksana bola mata syetan yang hendak memangsa musuhnya.

Bagas pun mengangkat ponselnya tanpa melihat siapa yang menelfonnya, "Kau siapa? kenapa mengganggu ritual ku?" bentak Bagaskara dengan mata yang merah menyala seperti bola api.

"Mas Bagas, aku Alina Cahya Kirani. Ada apa dengan mu? maksudnya ritual apa, Mas?" Alina nampak terkejut mendengar ucapan Bagas yang tak seperti biasanya, terlihat kasar dan sangat menyakitinya.

"A-alina, ma-af." Bagaskara mengumpulkan kesadarannya, ajian pemikat hati yang ingin ia hembuskan pada Maharani santriwatinya pun seketika buyar dari pikirannya. Maharani pun tersadar dari keterpanaannya terhadap sosok Bagaskara Ardhana Putra yang berperan sebagai guru mengajinya.

"Kak Bagas, aku dimana?" tanya Maharani yang baru tersadar dari pengaruh mantra yang dihembuskan Bagaskara padanya barusan.

Bagaskara refleks menempelkan telunjuknya di bibir mungil Maharani. Sebab ucapan Maharani yang sangat berisik dan sangat mengganggu komunikasinya dengan Alina kekasihnya.

Maharani terdiam, ia memandangi wajah tampan Bagaskara yang kini begitu dekat dengannya.

"Kak Bagas, kakak sangat tampan sekali!" bathin Maharani tanpa berkedip menatap ke arah Bagas.

"Siapa itu, Mas. Ini maksudnya apa?" tanya Alina mulai curiga dibalik telfonnya.

"Itu Maharani, murid mengaji ku. Kau tenang sayang, jangan berpikiran macam-macam!" sarkas Bagaskara dengan menenangkan Alina yang seolah-olah dilanda cemburu buta padanya.

"Baiklah, asal jangan sampai Mas ketahuan bermain hati dibelakang Alina. Jika itu terjadi Alina tidak akan pernah memaafkan Mas, walau dengan seribu kata maaf yang Mas lontarkan. Sebab, Alina tidak suka dikhianati dan dibohongi!" tegas Alina dengan mematikan telfonnya sepihak.

"Alina, tunggu! Mas bisa jelaskan semuanya," ucap Bagaskara. Namun, Alina sudah mematikan telfonnya sepihak.

"Hallo, hallo, Alina. Arghhhhh! betapa repotnya mengurusi wanita," pekik Bagaskara setengah frustasi. Namun, kegalauannya sedikit berkurang ketika melihat bibir mungil yang terlihat ranum milik Maharani yang masih duduk didekatnya. Di tariknya dagu dari gadis belia itu, hanya dengan persekian detik Bagaskara dapat merenggut ciuman pertama milik gadis belia itu.

"Kak, hmptttt!" ucap Maharani dengan deru nafas yang memburu. Sebab, itu pertama kalinya hal intim yang dialami Maharani sepanjang nafas umur hidupnya.

Maharani yang masih dalam pengaruh ajian pemikat dari sosok Bagaskara Ardana Putra pun membiarkan pria dewasa yang memiliki rentang usia 10 tahun darinya itu beraktivitas di atas bibirnya yang memang belum pernah disentuh oleh pria mana pun.

Bagaskara menyudahi permainannya, ketika mendengar deru langkah kaki yang berjarak 2 meter dari rumahnya. Semenjak ia mempelajari ilmu hitam peninggalan almarhum ayahnya, Arya Arnenda. Bagaskara seolah dibisiki oleh sesuatu yang gaib ditelinganya jika ada sesuatu yang hendak mengintai dan membahayakan nyawanya.

"Jangan sampai ada yang mengetahui jika aku pernah menyentuh mu, ini demi kebaikan kita. Kau kan tahu aku seorang guru ngaji. Selain itu, nama dan popularitas ku sangat baik dimata masyarakat, jadi jangan pernah kau mencorengnya! tentunya kau dan orang tua mu akan menanggung malu dimata masyarakat jika kita ketahuan berbuat mesum seperti ini!" tegas Bagaskara dengan berbisik lembut ditelinga Maharani, membuat tubuh gadis manis nan ayu itu pun meremang.

"I-iya, Kak. Maharani akan menjaga rahasia kita!" ucap Maharani yang baru menyadari jika ciuman pertamanya telah direnggut oleh Bagaskara Ardhana Putra. Ia pun terisak dalam tangisnya. Menyesali hal yang telah terjadi diluar nalarnya.

"Jangan menangis! kau masih suci, hanya bibir manis mu yang ku resapi. Nanti pun dirimu akan terbiasa!" pungkas Bagaskara dengan kembali menghembuskan mantra pembungkam agar Maharani menuruti segala keinginannya.

Tanpa disadari kini telah berkumpul dua macam dosa besar yang semakin menyesatkan pemuda yang dulu pernah menjadi sosok laki-laki sholeh tersebut.

Kemusyrikan dan kebejatan Bagaskara Ardhana Putra kini semakin berkobar membakar jiwanya. Ia benar-benar telah tersesat dari jalan kebenaran. Tidak ada lagi setetes cahaya iman dihatinya kecuali hanya keburukan dan kedzoliman. Kejahatan dan hanya kejahatan yang terpatri dihatinya. Makhluk yang bernama Jin, Syetan dan Iblis pun seakan berhura ria menyaksikan kebejatan seorang Bagaskara Ardhana Putra.

Pintu api neraka seolah-olah menganga lebar menyambut kedatangan kelompok pembangkang dari Jin, manusia, syetan dan Iblis yang akan menyiksa para pendosa yang enggan bertaubat dan tetap bertahan dengan kejahatan, kesyirikan dan kemungkaran yang dilakukan oleh setiap makhluk yang bernyawa tersebut.

***

Tap ...

Tap ....

Tap ....

Bunyi langkah kaki menuju rumah kediaman Bagaskara Ardhana Putra, membuat ia dan Maharani mengatur nafas berat. Seperti seseorang yang didera rasa kekhawatiran jika sedang ketahuan mencuri.

1
falea sezi
meski sepupu kn bisa nikah ibunya aja yg aneh
falea sezi
laki gatel g cinta tp punya anak satu munafii
falea sezi
laki plin plan
falea sezi
cpet mati aja bagas
falea sezi
bner mending dicintai aja
falea sezi
cerita ini mirip kisah ku lo thor q lamaran beberapa kali batal kayak liat calon suami itu jd benci kayak. jijik gt akhirnya ibuku sadar ada yg gk beres di bawa lah q ke orang pinter gt masih kerabat jauh trs ternyata q di pasang susuk di alis susuk emas gt kecil bgt katanya susuk ini bkin cwok suka ngejar tp q jd benciii klo uda di seriusin dan tetangga depan rmh yg uda jahat bgt masang susuk dalam diri ku ini thor pdhl dia masih kerabat masih sepupu ibuku.. karena dia iri anak dia kn seumuran ku tp anak nya jelek sedangkan q cantik cowok cowok banyak yg suka q dia iri anak nya gk ada yg suka
Mommy QieS: Subhanallah, sehat-sehat ya Kak. Nanti diruqyah untuk pengobatannya, Kak. Ruqyah yang syar'i lewat ustadz atau ustadzah, bisa juga dibantu dengan ruqyah mandiri ya, Kak. Jangan ke orang pintar lagi karena itu akan memperparah keadaan jika ilmu hitam bertemu dengan ilmu hitam.🙏🙏
total 1 replies
Nindi
untung aja santi susan ngak masuk daftar mana ya thor😁
Mommy QieS: Hahaha, iya Kak. Ini novel aku awal2 menulis dahulu 🤣🤣
total 1 replies
Nindi
aq mampir thor
Mommy QieS: Terimakasih, Kak.🥰😘
total 1 replies
weni lestari
Haduh ada sj cobaan nya
Mommy QieS: Terima kasih sudah mampir, Kak.
total 1 replies
weni lestari
Knp lm sekali gk rukiyah2 , org tua nya kok gak perhatian kondisi anak ny. Mn Alina gk jujur apa yg terjadi dgn diri nya & oleh siapa pelaku nya gk cerita jujur ke org tua nya 🤦🏼‍♀️
~🌛JimSu🌜~
Alhamdulillah tamat! bagus kisahnya apalagi banyak ayat-ayat suci juga yg aq bisa lihat😆😆
Mommy QieS: sama² Kak.😁😊
total 1 replies
Arin
Alhamdulillah akhirnya selesai. Terima kasih karyanya Thor
Mommy QieS: sama² Kak, aku mau lanjut novel Bu Dosen, terjadi kesalahan teknis bab 20 terhapus aku ulangi bab lagi yang di bab 20. Bab 21 insya Allah besok pagi update.😊
total 1 replies
Mommy QieS
mohon maaf, untuk bab yang ini terlalu banyak typo, semalam author nulis sambil terkantuk-kantuk.😁
~🌛JimSu🌜~
bisa2nya minta tolong sama seton di saat akhir hidupnya, ga sadar2
~🌛JimSu🌜~
seram banget min ternyata bersekutu dengan setan memang ada efeknya ya. bersekutu selain dengan Allah swt, awalnya memang enak dijanjikan banyak hal tapi akhirnya ya Allaaah meski ini hanya sebuah novel tapi cukup spooky
~🌛JimSu🌜~: iya. ngeri banget sih ini akhir hidup bagaskara/Good//Good//Good/top banget
total 2 replies
~🌛JimSu🌜~
akhirnyaaaaa
~🌛JimSu🌜~: betuuulll alhamdulillah ya setelah lama beberapa bab gitu/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 3 replies
Enok Wahyu.S GM Surabaya
lanjut thor
Enok Wahyu.S GM Surabaya
semua ceritanya bagus SDH sarat Islami, tapi kok sayangnya pas acara pernikahan bukan yg scr Islami ya. kalau secara islami kan wkt ijab qobul pengantin TDK berdampingan..yg wanita di dlm..masuk n duduk berdampingan setelah akad diucapkan..sah... 😁
Mommy QieS: hehe, iya Kak. Ini mereka mengikuti adat setempat, tidak mengikuti pemahaman yang fanatik. Sebab, menghargai penduduk kampung pada umumnya. Namun, tetap menjaga jarak. Alina masih dalam proses hijrah, namun tetap menjaga batasannya, ia menjaga jarak dengan pasangannya 😁😁
total 1 replies
~🌛JimSu🌜~
bagus sekali ceritanya. menarik dan mendebarkan, panjang juga aku menunggu saat-saat mereka akhirnya menjadi suami istri. ayo thooor percepat doong
Mommy QieS: terimakasih Kak, sudah menjadi pembaca setia. Insya Allah happy ending di percepat berapa bab lagi tamat.😂😂
total 1 replies
Arin
segerakan lah halalkan Alina untuk Fajar
Mommy QieS: Aamiin ya Allah, Insya Allah berapa episode lagi novel ini akan tamat, Kak. Sampai happy ending Alina Untuk Fajar.😊😘😘
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!