NovelToon NovelToon
Ry Benci PakPol

Ry Benci PakPol

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pernikahan Kilat / Beda Usia / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:188.4k
Nilai: 5
Nama Author: Mentary

⚠️Dilarang Boom Like

Dari Cinta menjadi Benci, itu lah yang Ry rasakan terhadap kekasihnya. Ry begitu mencintai kekasihnya bahkan tidak pernah mendengarkan perkataan orang lain bahwa kekasihnya selingkuh. Ry terlalu mempercayai kekasih hingga akhirnya kekasih nya memilih menikahi perempuan selingkuhnya.
Sejak saat itu Ry benar membenci kekasihnya yang sudah berstatus mantan kekasih.


Saat perayaan kelulusan nasib sial menimpa Ry dia terkena razia oleh seorang pak polisi, karena Ry belum memiliki SIM dan tidak memakai helem sehingga menyebabkan motor kesayangan di tahan oleh pak polisi. Dari situlah Ry membenci pak polisi tersebut.

Apakah Ry tahu arti kata Benci itu ialah Benar Cinta? Apakah perasaan Benci Ry akan berubah menjadi cinta terhadap Pakpol?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mentary, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PakPol Penguntit

"Hidup itu lucu, yang di cari hilang, yang di kejar lari, yang di tunggu pergi. Sampai hari kita lelah dan berserah, saat itu semesta berkerja."

Si pengendara motor sport tersebut mengeluarkan SIM dan STNK dari saku jaketnya lalu dia memberikan kepada Kevin. Kevin pun berjalan ke arah samping si pengendara motor sehingga mereka berdekatan.

"Bukak helem kamu." Kevin yang membaca SIM si pengendara tersebut, dia penasaran karena wajah si pengedara motor yang memakai helem.

Si pengendara motor terebut membuka helem nya lalu dia meletakan helemnya di bagian depan motornya. Kevin melihat ke arah si pengendara motor tersebut ternyata perempuan yang beberapa minggu lalu di tilang ama dia.

"Jadi nama kamu itu Mentary Tri Putri," kata Kevin.

"Ckckck, udah kayu cendana pula, sudah tahu bertanya pula," kata Ry.

"Apa kamu tahu kesalahan kali ini?" tanya Kevin.

"Surat-surat udah lengkap, helem udah di pakai dan kaca spion udah kayak berdoa, jadi apa lagi pakpol?" tanya Ry.

"Kamu ngebut di jalan itu bisa membahayakan nyawa kamu dan orang lain." Kevin berbicara dengan suara yang lantang dan tegas kepada Ry.

"Tidak ngebut, aku bawak motor dengan kecepetan 60km/perjam." Ry merasa tidak ngebut bawa motor, dia menjelaskan kepada Pak pol.

"Itu tetap ngebut namanya, ini area komplek perumahan jadi kamu harus bawa motor dengan kecepatan 20 km/perjam," kata Kevin.

"Kalau aku mengendarai motor dengan kecepatan seperti itu, kapan aku nyampai rumahnya?" tanya Ry.

"Sebagai pengendara motor kamu itu harus mengutamakan keselamatan diri kamu dan orang lain, bukan mengutamakan kecepatan untuk bisa segera sampai ke tempat tujuan." Kevin ya g memberikan Ry nasehat.

"Jadi pakpol mau tilang aku lagi?" Ry menatap pakpol, saat bersamaan pakpol juga menatap dirinya sehingga beberapa detik mereka saling menatap.

Pakpol segera melirik ke arah lain, tiba-tiba saja angin berhembus dengan kencang sehingga meniup rambut Ry. Rambut Ry yang tertiup angin mengenai wajah Kevin, sehingga Kevin dapat mencium aroma wangi dari sampo yang Ry pakai.

"Ah nih rambut kenapa pakai tertiup angin segala lagi." Ry berguman karena rambutnya tertiup angin.

"Hm." Kevin sengaja berdehem agar Ry menyingkirkan rambutnya dari wajah Kevin.

"Iya nih aku singkirin." Ry menyakitkan rambutnya dari wajah Kevin, lalu Ry menyisir rambut nya dengan jari-jarinya sambil Ry melihat ke arah kaca spion motornya. Ry merasa rambutnya sudah rapi saat dia sisir mengunakan jari-jarinya setelah itu Ry menyepol rambutnya di hadapan Kevin.

"Ah, ternyata aku cantik juga." Ry yang masih melihat ke arah kaca spion motornya tanpa memperdulikan Kevin yang berada di samping motor nya.

"Udah ngacanya?" Kevin yang tersenyum melihat tingkah Ry, buru-buru dia merubah ekspresi wajahnya menjadi datar.

"Udah, Apa aku mau di tilang lagi pakpol?" Ry menoleh ke arah Kevin.

"Tidak, saya cuma ngasih peringatan ata ke kamu. Ini SIM dan STNK kamu." Kevin memberikan SIM dan STNK kepada Ry.

"Uh, syukurlah gak tilang lagi." Ry mengambil SIM dan STNK dari tangan Kevin.

Setelah itu Ry kembali mengendarai motornya melewati jalan komplek perumahan. Ry melihat ke arah kaca spion motor, ternyata di belakang motor Ry ada motor pakpol. Ry merasa pakpol lagi menguntit dirinya.

Ry yang merasa was di ikuti oleh pakpol lalu Ry membelokkan dan memberhentikan motor Ry dihadapan motor Pakpol. Ry membuka helem dan turun dari motor.

"PakPol kenapa menguntit aku?" Ry yang sudah berdiri didepan motor Kevin.

"Siapa yang ngikutin kamu?" Kevin yang di buat bingung oleh Ry.

"Lah, udah jelas-jelas pakpol dari tadi nguntit motor Ry. Kalau pakpol naksir ama Ry bilang aja sekarang tidak usaha pakai nguntit motor Ry segala." Ry yang berbicara panjang lebar tanpa titik dan koma sehingga tidak memberikan Kevin kesempatan untuk berbicara.

"Hah, uda selesai kamu ngomong nya. Aku itu gak nguntit kamu." Kevin yang tidak terima di tuduh nguntit oleh Ry

"Lah terus gak nguntit, apa namanya dari tadi pakpol ngikutin motor aku?" Ry yang tidak percaya dengan perkataan Kevin.

"Aku gak ngikutin motor kamu, tapi aku emang mau ke situ." Kevin menujukkan ke arah tempat yang ingin dia datangi.

"Jadi pakpol mau kesana?" Ry melihat ke arah jari Kevin yang menujuk ke arah mesjid. Ry merasa malu tidak tahu mukanya mau di letakan dimana, setelah kejadian ini. Ry segera menundukkan kepalanya karena merasa malu di hadapan Kevin.

"Iya." Setelah itu Pakpol membelokkan motornya lalu dia menyalakan motornya mengendarai motornya meninggalkan Ry.

Setelah kepergian Kevin, Ry mengerutuki kebodohan sambil memukul kepala. Ry gak habis pikir tadi kenapa dia bisa berpikir bahwa Kevin itu nguntit dia. Ry merasa malu dengan Kevin dia berharap dan berdoa semoga ini pertemuan mereka yang terakhir. Semoga setelah ini Ry dan Kevin tidak akan bertemu lagi.

Malam Harinya.........

Ry sekeluarga sudah berkumpul di ruangan keluarga. Ry sudah berniat untuk memberitahu kepada keluarganya bahwa dia sudah di Terima di Universitas Negeri di kota P.

"Papa, mama, mbak Fina, mbak Lia, abang Riski dan abang Eril ada yang mau Ry sampaikan." Ry melihat ke arah anggota keluarga satu persatu-satu secara bergantian.

"Apa yang mau adek sampaikan?" Papa yang melihat ke arah Ry.

"Semuanya, Ry sudah di Terima menjadi calon mahasiswi baru di universitas negeri di kota P." Ry memberitahukan kepada keluarga bahwa dia sudah di terima menjadi calon mahasiswi universitas negeri.

"Apa?" Semua anggota keluarga terkejut mendengar perkataan Ry, wajah mereka jadi berubah.

"Kenapa kamu tidak kasih tahu ama papa?" Papa wajahnya berubah jadi kesal.

"Adek pikir papa akan bangga, karena adek bisa masuk di kampus itu dan dapat beasiswa," jawab Ry.

"Kamu akan sekolah kebidanan, karena mama mau kamu menjadi bidan," kata mama.

"Adek gak mau jadi bidan, mama kan tahu adek itu fobia darah sedikit saja lihat darah udah buat adek pusing sampai pingsan." Ry menolak sekolah kebidanan.

"Kamu kuliah di kampus yang sama dengan mbak Fina," kata papa.

"Ry gak mau kuliah di kampus itu, itu kampus swasta dan akreditasi juga masih C. Pokoknya Ry mau kuliah di kota P." Ry berbicara dengan nada tegas, keinginannya sudah bulat dia cuma mau kuliah di kampus P.

"Papa tidak mengizinkan kamu kuliah di kota P." Papa menolak keinginan Ry untuk kuliah di kota P.

"Kenapa papa?" tanya Ry.

"Papa tidak ingin kamu hamil diluar nikah, ada pepatah yang mengatakan lebih baik mengurus sembilan ekor sapi dari pada seorang anak gadis," kata papa.

"Papa tenang aja aku gak punya pacar dan tidak akan bergaul dengan laki-laki jadi aku gak mungkin hamil di luar nikah," kata Ry.

"Kalau kamu mau kuliah di kota P ada syarat," kata Papa.

"Apa syaratnya papa?" tanya Ry.

...~ Bersambung ~...

1
☀ᥫ᭡⃠RaKa❤Ryᥫ᭡⃠
Tumben Pintar
☀ᥫ᭡⃠RaKa❤Ryᥫ᭡⃠
Hmmmm
☀ᥫ᭡⃠RaKa❤Ryᥫ᭡⃠
hmmmm
☀ᥫ᭡⃠RaKa❤Ryᥫ᭡⃠
Bisa aja Qoutes nya
☀ᥫ᭡⃠RaKa❤Ryᥫ᭡⃠
Hmmmmm
R.F
sudah tamat aja Rey, akunku baru bisa buka
🔵MENTARY: Hahahaha😂😂
Ry Bukan Rey
total 1 replies
Sena judifa
sekuntum🌷ry
🔵MENTARY: Makasih kk
total 1 replies
Sena judifa
betul sekalj
Sena judifa
muara cinta kita manpir
Sena judifa
so sweet😊😊
Sena judifa
betul itu mbah
Sena judifa
iya pacar nya tante ry, eria😄😄
Sena judifa
cie khawatir nih ye
Sena judifa
ngga semua cowok begitu kok ry
🔵MENTARY: Kebanyakan gitu kk
total 1 replies
Sena judifa
selamat jalan za
Sena judifa
bkn dtng bulan tp dtng mentary
Sena judifa
aduh kevin🙈🙈🙈
Sena judifa
cie ngarep jg ry
Sena judifa
ketus amat ry😅😅
Sena judifa
tp ry bs masak air kan😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!