NovelToon NovelToon
Cinta Yang Dipaksakan

Cinta Yang Dipaksakan

Status: tamat
Genre:Mafia / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Teen Angst / Tamat
Popularitas:32.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nadiyah Salsabila

Victoria yang baru saja lulus dari kuliah S1 nya harus menerima kenyataan pahit ketika tau orang tuanya telah dibunuh oleh seorang Mafia yang bahkan tak pernah ia jumpai sama sekali.

Dan hal lain yang lebih mengejutkan pun terjadi, sang ketua mafia yang membunuh kedua orang tua Victoria ternyata ingin menjadikan dia sebagai istrinya.

Lalu bagaimana dengan kehidupan Victoria selanjutnya? siapa sebenarnya si Mafia yang telah membunuh kedua orang tua Victoria? Akankah Victoria bisa membalaskan dendam atas kematian orangtuanya? atau justru dia akan jatuh ke dalam lubang cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadiyah Salsabila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 8. Perasaan Bimbang

Hari kedua tantangan untuk membunuh Kai pun dimulai, sudah sejak tadi malam Victoria tak bisa tidur karena terus memikirkan cara yang tepat untuk menghabisi orang yang telah memberikan tantangan kepadanya itu.

Hingga akhirnya dia terpikirkan suatu cara, cara ini mungkin sudah biasa dan sangat sering dilakukan oleh para penjahat, namun akan cukup sulit untuk seseorang bisa selamat dari cara ini.

"Alan, kau hampir setiap saat ada di tempat ini, jadi apakah kau tahu mobil mana yang sering dipakai Kai sehari-hari?" tanya Victoria yang kini sedang berada di ruangan garasi mobil.

Sebenarnya rencana Victoria kali ini adalah untuk membunuh Kai dengan cara membuat mobil yang akan dikendarai dia mengalami rem blong.

Itu sebabnya Victoria ingin mencari tau mana mobil yang sering Kai pakai agar dia bisa mengotak-atik mobil tersebut.

Victoria tau betul bahwa Alan adalah orang yang sangat suka merawat kendaraan, itu sebabnya dia yakin bahwa Alan akan menghabiskan banyak waktunya di bagasi tersebut, hal ini akan sangat membantu Victoria untuk mengetahui mobil mana yang sering Kai gunakan.

"Maaf nona tapi untuk apa?" ucap Alan yang bingung tak mengerti, terlebih lagi dia kaget saat tiba-tiba saja Victoria sudah ada di garasi tersebut, dan mengangetkan nya.

"Kau tak perlu terlalu kepo dengan urusan ku, ayo tunjukkan saja," seru Victoria dengan nada yang mendesak agar Alan cepat memberitahu nya, tak ingin Victoria marah jadi dengan polosnya dia memberitahu Victoria.

Alan pun menunjuk sebuah mobil bermerek McLaren Elva berwarna biru navy yang terparkir rapi di samping mobil-mobil mewah lainnya.

Setelah sudah tau mobil yang mana, dengan cepat Victoria menyuruh Alan untuk pergi dan meninggalkannya sendiri. Setelah memastikan Alan benar-benar tidak ada di sekitarnya lagi, dia langsung menghampiri mobil itu, dan melakukan apa yang telah dia pelajari nya melalui video-video yang dia tonton.

"Hmm ... Gini bener kan?" gumam Victoria sedikit bingung dan ragu, dia merasa bahwa mesinnya agak berbeda dengan mesin mobil yang dia tonton di video tutorial itu, padahal kan sama-sama mobil.

Hingga akhirnya beberapa saat berlalu, Victoria hampir selesai, namun tiba-tiba saja dia mendengar suara langkah kaki menuju garasi tersebut, dengan sangat panik Victoria mempercepat pekerjaannya, setelah memastikan semuanya oke, dia pun segera bersembunyi di salah satu tembok untuk memastikan Kai lah yang akan menaiki mobil itu.

"Tunggu! Kenapa Alvaro ingin menaiki mobil itu? Itu seharusnya menjadi mobil favorit Kai kan?!" ucap Victoria mulai panik saat mengetahui langkah kaki yang dia dengar itu adalah milik Alvaro, dan Alvaro pun memasuki mobil itu.

"Aduh apa yang seharusnya aku lakukan sekarang? Alvaro memang akan menjadi salah satu orang yang akan ku bunuh saat aku berhasil membunuh Kai, tapi jika dia mati sekarang aku bisa saja gagal untuk membunuh toko utama dalam pembunuhan orang tuaku," seru Victoria yang dibuat semakin bimbang.

"Arrgghhh ... Sepertinya aku harus melarangnya!" lanjutnya setelah cukup berpikir, dia pun ingin keluar dari tempat persembunyiannya itu, namun langkah nya terhenti saat muncul suara yang begitu dia kenal.

"Varo! Naiklah mobil lain, aku ingin memakai mobil itu!" teriak orang itu yang tak lain dan tak bukan adalah Kai.

Mendengar hal tersebut Varo pun keluar dari mobil itu dan pergi menaiki mobil yang lainnya, sementara Victoria masih menunggu dan bersembunyi di tempat persembunyiannya itu.

"Huft ... Kau ingin aku bukan yang menaikinya? Baik mari kita lihat apa ini bisa membunuhku," ucap Kai sesaat setelah Alvaro pergi, mendengar hal itu Victoria dibuat kaget bukan main.

Kai benar-benar melakukan apa yang dia katakan, dia masuk ke mobil McLaren Elva nya itu dan pergi menancapkan gas.

"Apa maksud dari semua ini sebenernya? Dia sudah tahu bahwa aku telah membuat rem mobil itu blong? Jika iya mengapa dia masih menaikinya? Dia ingin menantang maut atau apa hah?!" Victoria dibuat terdiam dengan wajah kaget juga wajah yang penuh tanda tanya.

Dia pun terus bertanya-tanya di dalam hatinya dengan mata yang masih terpaku di tempat mobil McLaren Elva itu tadi terparkir.

Hingga beberapa saat dia mencoba berhenti untuk memikirkan semua pertanyaan aneh itu yang tiba-tiba saja muncul di benaknya, Victoria pun pergi meninggalkan garasi tersebut menuju kamarnya.

......................

Saat ini hari sudah larut malam, jam pun sudah menunjukkan pukul 23 lebih. Namun Victoria yang sudah bersiap di atas kasurnya untuk tidur sedari tadi, masih belum bisa menutup matanya itu.

Dari tadi dia terus menunggu kabar tentang Kai, apakah dia selamat atau sudah tiada? Sudah lebih dari tiga belas jam sejak Kai meninggalkan rumah nya menggunakan mobil yang telah Victoria buat blong remnya itu, tetapi sampai sekarang dia masih belum pulang juga.

"Sial! Sebenarnya apa yang terjadi dengannya?" teriak Victoria kesal sembari mengacak-ngacak rambutnya, dia terlihat sangat frustasi karena Kai yang tak kunjung ada kabarnya itu.

"Dan apa yang terjadi denganku? Perasaan apa ini?! Mengapa di satu sisi aku sangat ingin menanti kabar kematiannya, tapi di satu sisi lain aku takut mendengar hal itu? Betapa bodohnya aku ini! Arrggghhh!!" teriak Victoria lagi yang sudah sangat terlihat tak baik-baik saja.

Victoria marah pada dirinya sendiri, karena sepertinya dirinya itu tak punya pendirian.

Jam sudah menunjukkan pukul tengah malam tepat, Victoria yang masih tidak bisa tertidur itu tiba-tiba saja mendengar suara bel rumah besar tersebut berbunyi, dengan langkah yang sangat cepat Victoria menghampiri pintu rumah itu, dan segera membuka nya.

"Kau hampir berhasil, tapi tetap saja ini sebuah kegagalan, belajarlah untuk mencari cara yang lebih baik lagi," ucap seseorang yang membunyikan bel di tengah malam itu saat Victoria membukakan pintu.

"Kai...," lirih Victoria kaget tak percaya.

Kai muncul dengan badan yang penuh dengan darah, baju putihnya sudah tak berwarna putih lagi, melainkan merah.

Wajahnya pun sudah penuh dengan noda-noda darah yang mengering, tapi juga masih ada darah yang segar dan sepertinya masih terus mengalir dari kepalanya itu.

"Sekarang kau atau aku yang bodoh? Sudahlah cepat masuk dan obati luka mu!" ketus Victoria, dan kemudian ingin beranjak pergi meninggalkan Kai yang masih berada diluar pintu.

Tapi langkah kakinya dibuat berhenti lagi, saat mendengar suara sesuatu yang jatuh dari arah belakang badannya, dia pun berbalik dan melihat Kai yang sudah berbaring di lantai.

Victoria memang menginginkan kematian Kai untuk membalaskan dendam orangnya, namun manusia waras mana yang akan tega begitu saja melihat seseorang yang sudah tak berdaya, dan butuh pertolongan?

Jadi akhirnya Victoria memutuskan untuk memanggil beberapa anggota Lucchese Family agar bisa membantu dirinya membawa Kai masuk ke kamarnya.

......................

"Huft ... Jika memang kau akan mati nanti, tolong mati saja tanpa harus datang kepadaku saat kau sedang sekarat seperti ini!"

Kai dan Victoria kini telah berada di kamar milik Kai yang sebelumnya juga kamar milik Victoria, Victoria membersihkan luka-luka di tubuh Kai dan mengobatinya sembari terus mengomel.

1
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jadi ini Alan apa lagi Thor yg bener?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia tidak mencintaimu Tori. dia manipulasi tingkap kakak. kenapa kamu masih disana? Thor, kalo si Tori kabur, apa resikony?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
jangan mau Tori, serendah itu kan harga diri perempuan Dimatamu kai?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
cepat ambil trs umpetin tori
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia siapanya KAI, Thor?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dia kenapa sih? kai orang gila bener bener sakit
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
yaiyalah, siapa juga yang sudi tinggal sm psiko kl bkn terpaksa karna keadaan?
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
sudah kuduga, gk heran sih, holang kaya mah bebas/Doge/
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
lebih mati, ketimbang terima. lari Tori!
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
dasar orang gila, sumpah nih orang redflag sudah pasti agresif, obsesi, posesif. Run Tori! selamatkan dirimu
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
apa coba? ini cowok maunya apa sih? orang gila
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
gk kebayang sih betapa ngerinya
Ibu Peri🧚🏻‍♀️🧜🏻‍♀️
bejir dibantai 1 keluarga dong
Ni Luh Septi
aku tinggalkan jejak jgn lupa folback
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
keren banget ini cerita mafia, tapi kenapa sepi sih woi😭
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
jleb! wah ternyata Deresta udh jatuh cinta sama Victoria toh
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
emang keren banget Victoria, Carina aja sampai mau nyebut dia dengan sebutan nona loh, keren
zc❖ᯓ★ֶָ֢⭑🥑⃟ꪱ꯱ꫀυᥣׁׅ֪༊·⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
aduh Victoria kamu kenapa
Penelop3
Mampir kakak 😊
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝: terimakasih kak
total 1 replies
Hyuna-Chan🪐
next author, kpn next nih
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝: rabu ya hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!