NovelToon NovelToon
Rahim Bayaran

Rahim Bayaran

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nadia

Sarah, seorang gadis cantik berusia delapan belas tahun yang kini masih menduduki bangku kelas 12 SMK harus rela menerima tawaran untuk mengandung benih dari seorang CEO yang sudah lama menikah namun tidak memiliki anak.

Awalnya Sarah menolak namun waktu semakin berjalan sang ayah ahrus segera di Opresi dan ia membutuhkan biaya yang cukup besar.

....

Penasaran kan? Ayo ikuti terus kisah dari setiap bab novel "Rahim Bayaran"

Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 08

"Eh, tuan Aksa, anu tuan maaf kan saya, tadi saat saya memanggil nya dengan sebutan nyonya dia malah tidak mau dan berkata dia belum pantas di pangil nyonya karena masih berusia delapan belas tahun,dan dia juga tidak mau saya buat kan teh malah ingin membuat nya sendiri."Jelas bi Asih panjang lebar.

"Begitu, kakau begitu kau boleh pergi."Ucap Aksa kepada bi Asih.

"Baik lah tuan."Ucap bi Asih yang kemudian berjalan meningal kan ruang tengah tersebut.

Sementara itu Aksa duduk di sofa menonton tv sambil memikirkan ucapan bi Asih barusan.

"Mengapa sikap nya beda dengan Liza yang awal menikah saja sudah menjadi ratu di sini."Batin Aksa.

Sementara itu Sarah kembali dari dapur dengan membawakan dua gelas teh hangat ke ruang tengah dan menaruh nya di meja depan sofa tempat Aksa menonton tv.

"Mas, teh nya."Ucap Sarah menyuguhkan teh hangat tersebut kepada Aksa.

"HM,biar kan dingin."Ucap Aksa yang tidak terbiasa minum teh hangat.

"Seperti nya teh hangat lebih enak."Ucap Sarah yang kemudian duduk di sofa sambil menyeruput teh nya sedikit demi sedikit.

Aksa hanya melihat itu dan kembali mengalihkan pandangannya ke tv.

Namun semakin lama Aksa semakin tergiur dengan teh hangat tersebut, selama ini dia tidak pernah di buat kan oleh Liza teh hangat karena setiap hari Liza hanya menyuruh maid-maid untuk membuat teh atau memasak di dapur.

Karena tidak tahan dengan godaan teh hangat tersebut akhirnya Aska pun mencoba untuk menyeruput teh itu.

Benar saja ternyata teh hangat buatan Sarah tersebut memang sangat enak.

Dan ini akan membuat kecanduan awal nya Aksa.

Setelah meminum teh hangat itu sampai habis Aksa pun merasa lelah dan mengantuk.

"Mau ke kamar?"Ucap Aksa kepada Sarah.

Sarah menatap Aksa dengan tatapan takut nya, pikiran nya mulai kacau.

"Astaga, apakah dia akan melakukan nya sekarang? Ya Allah,aku benar-benar belum siap? Bagaimana ini? Apa kah rasanya sangat sakit?"Begitu banyak pertanyaan dalam benak Sarah.

Karena Sarah hanya diam Aksa pun memilih untuk berdiri dari duduknya dan kemudian berjalan menaiki tangga menuju kamar nya.

Sarah yang takut di tingal sendirian di ruang tengah Fila pun akhirnya memilih untuk mengikuti Aksa dengan buru-buru.

Tidak butuh waktu lama mereka pun akhirnya tiba di kamar mereka.

Sarah duduk di samping ranjang dengan perasaan yang mengebu-gebu.

Aksa melepas jam tangan nya dan juga mulai melepaskan satu persatu kancing kemeja yang dia gunakan.

Sontak Sarah yang melihat hal itu pun dengan cepat menutup wajah nya dengan kedua tangan.

Aksa yang menyadari nya menjadi geli sendiri dengan tingkah Sarah yang seperti anak kecil.

Eh author lupa kan dia emang masih rada-rada ehem.

Next

"Jangan bodoh,aku capek tentu tidak akan melakukan nya sekarang."Ucap Aksa yang kemudian berjalan masuk ke kamar mandi sambil membawa handuk nya.

"Apa aku tidak salah dengar? Huh syukur lah aku masih aman."Batin Sarah menghela nafas lega mendengar ucapan Aksa barusan.

Setelah Aksa selesai mandi dan menganti pakaian di dalam kamar mandi ia pun segera keluar.

"Mandi lah."Ucap Aksa kepada Sarah.

"Ba,baik lah."Ucap Sarah yang sebenarnya juga sudah merasa gerah.

Sarah pun mengambil handuk nya yang sudah di beres kan di lemari oleh bi Asih tadi lalu kemudian berjalan masuk ke dalam kamar mandi.

Aksa yang lelah pun memilih berbaring di ranjang bersiap untuk tidur.

"Bukan nya lelah, tapi aku tidak tega melakukan itu kepada nya, aku tau dia begitu juga demi ayah nya, siapa di dunia ini tidak menyayangi ayah?"Batin Aksa sambil menatap langit-langit kamar yang gelap.

Sementara itu di kamar mandi.

"Sarah kau beruntung malam ini bisa bebas, tapi selanjutnya mungkin itu akan terjadi, bagaimana pun dia menikah dengan ku karena demi seorang keturunan."Batin Sarah sambil menggosokan sabun ke tubuh nya.

Setelah beberapa menit berlalu akhirnya Sarah pun selesai mandi, ia juga menganti pakaian nya di dalam kama mandi karena belum terbiasa dengan Aksa.

Setelah selesai memakai pakaian nya Sarah pun berjalan keluar dari kamar mandi dan melihat jika Aksa sudah tertidur pulas di atas ranjang.

"Apa aku juga harus tidur di ranjang yang sama dengan nya? Aduh ini benar-benar membuat ku setres."Batin Sarah serba salah dan takut.

Pada akhirnya Sarah memilih untuk tidur di sofa yang berada di dalam kamar tersebut.

Ia mengambil satu selimut dan juga satu bantal.

"Aku rasa ini akan lebih nyaman."Batin Sarah yabg kemudian mengatur posisi lalu tidur dengan pulas.

Keesokan harinya.

Aksa terbangun dari tidurnya dan melihat di sampaing tidak ada Sarah sama sekali dan terlihat juga selimut yang di lipat rapi di atas sofa serta sebuah bantal.

"Apa dia tidur di sana tadi malam?"Batin Aksa sambil mengumpulkan tenaga untuk bangun.

Aksa pun tau jika tadi malam Sarah sama sekali tidak tidur di sebelah nya dan itu membuat Aksa semakin penasaran dengan perilaku Sarah tersebut.

Karena ini masih pagi Aksa pun akhirnya memutuskan untuk mengenepi kan dulu masalah itu dan kemudian melangkah turun dari ranjang nya dan menuju kamar mandi.

Setelah selesai mandi Aksa pun berjalan keluar dari kamar nya menuju lantai bawah Fila.

"Pagi tuan."Ucap bi Asih yang sedang sibuk mengepel lantai Fila.

"Pagi juga, di mana Sarah?"Tanya Aksa kepada bi Asih.

"Nyona muda seperti nya sedang di dapur tuan, tadi saya sempat melarang nya tapi dia tetap ingin memasak sarapan sendiri."Ucap bi Asih merasa tidak enak.

Tampa sepatah kata pun akhirnya Aksa berjalan menuju dapur.

"Apa yang kau lakukan?"Ucap Aksa kepada Sarah yang sedang asik berkutat dengan peralatan dapur.

Sarah yang melihat Aksa datang pun menoleh menatap nya.

"Aku hanya ingin bersikap sebagai mana seorang istri."Jawab Sarah kembali meracik bahan makanan nya.

"Memang nya istri harus seperti itu ya?"Ucap Aksa kebingungan karena selama ini Liza tidak pernah memasak untuk nya atau untuk diri sendiri.

"Seperti nya memang harus begitu."Jawab Sarah pelan.

Aksa pun hanya diam dan tidak berbicara lagi.

Beberapa menit kemudian Sarah pun akhirnya selesai memasak nasi goreng dan kemudian menghidangkan nya di meja makan.

"Makan lah, mumpung masih hangat."Ucap Sarah agak sedikit gugup karena hari ini adalah hari kedua nya menjadi istri seorang Aksa Devin Arion.

Bersambung ....

1
Umi Badriah
mampir thor
itin
meeting ditulis miting 😌
ya dahlah 🤭
itin
Vila say bukan Fila
typonya semakin bnyk dan penulisannya masih belum rapi 😌

alurnya sih udah kebanyakan cerita yg sama cuman biasanya para penulis punya khas/gaya nya sendiri menulis sebuah cerita
itin
beberapa typo.
tapi masih cukup bisa dibaca dan dipahami alurnya.
itin
pemakaian tanda bacanya belum rapi
Jainal
semoga aksa tidak kasar kasian hidupnya sarah
Mamah Dini11
ya.. biarkan aja mereka balikan, emang seharusnya ikatan batin anaknya lbh kuat dari dokter zaki, mungkin udh waktunya sar coba ngobrol sm aksa dari hati ke hati, Tuhan juga maha Pemaaf, walau ke adaan aksa gk seperti dulu mungkin kan perusahaan nya di rebut willy tpii kok bisa ya jatuh ke tangan si pelakor.
Mamah Dini11
sebesar apapun kesalahan aksa, tpi tetep aja dia ayahnya dafa, tpiiii dgn kondisimu sekarang yg sudah gk punya apa2 apa bisa kmu membayar semua kelakuanmu dulu sm sarah dn anakmu, dgn ap aksa ayo pulihkan lagi petusahaanmu biar kmu banyak uang dulu baru menemui anakmu dn istrimu yg kau abaikan dulu.
Mamah Dini11
jgn bego aksa cati tau aja kehidupan sarah sekarang dn kmu bisa melihatnya nanti sarah blm menikah, jgn banyak mikir makanya cepat bergerak, dari dulu kmu mh jadi laki kurang peka lemot sm sarah mh, kalau sm si licik dn ci jahat liza slalu sigap itu kelemahan mu aksa karna k. u tertipu sm istri sendiri, baru menyesal sekarang, makan tuh penyesalan mu
Mamah Dini11
ayolah thor jgn bertele tele pertemukan sarah sm si aksa biar cepat kelar ni cerita dn dafa punya ayah
Mamah Dini11
blm terbongkar kebenaran nya selalu di bikin meninggal, ah cerita ini haruskan bpnnya sarah tau dulu penyebabnya tau dulu gimana perjuangan sarah ini di bikin meninggal terus, ya si liza ya bapa ny sarah, dn mama lisa bkn nya membaik malah jadi lbh parah ah suntuuuk.
Mamah Dini11
si sarah udh gk ingat mungkin sm bibi nya yg menyanginya dn memberi uang untuk jdi dokter dn menyewa beby siternya, harus bawa doong sarah orang menolong kamu waktu kamu pergi dari mansion itu, jemput sarah harusnya hidup bersamamu bkn nya kacang lupa kulitnya.
Mamah Dini11
sarah terus aksa tertinggal, dulu aksa sm si licik liza walaupun kebenaran perempuan itu gk ke bongkar semua, harusnya gantian , bentar sarah lalu aksa jdi kan tau kehidupan dia dia nya.
Mamah Dini11
ya sm aksa lah dia kan ayahnya , dn aksa harus membayar semua yg di lakukan nya pd sarah , aksa harus membayar, dn sembuhkan mama ditanya karna dia yg sayang sm sarah, jfb di buat struk .
Mamah Dini11
gimana ya... kbr mma dita apa sudah sembuh strukny apa msh sakit, dn kenapa ya sarah gk beri kesempatan untuk menjelaskan apa yg terjadi pada dirinya, katanya dulu aksa mau nemuin bpnya sarah untuk menjelaskan tpi enggak kayaknya , tau tau sarah udh jadi dokter 4 tahun lewat emmmmm, banyak yg kelewat kali ya!!!!!
Mamah Dini11
terlalu cepat yg jahat lgsung di bikin mati aneh ni cerita sependek itu orang jahat ceritanya aduh thor harus si liza itu merasakan dulu apa yg di rasakan sarah, ah udh gk ada gunanya , mungkin ini ke mauan author maaf ya thor selalu komplen, tpi da jdi geregetan ath nu jahat selalu menang
Mamah Dini11
yang satu di usir kini mama dita struk yg sayang sm sarah, siapa lgi yg mau cari sarah, gk adakan, ma cepet sembuh ya... jgn lama sakitnya, ini menguntungkan si licik, seperti nya author berpihak sm si liza selalu di muluskan rencananya, sedangkan ke benaran sarah gk kunjung di ketahui,
Mamah Dini11
kapan datangnya karna sm si liza licik lama banget
Mamah Dini11
katanya mansion CCTV rusak semua, apa pantas di sebut mansion heh aneh ini mh gk masuk akal yg jahat selalu jaga,
Mamah Dini11
benerkan yg jahat terlindungi, gituuuu selalu hampir semua cerita di novel sm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!