NovelToon NovelToon
My Husband Is A Devil

My Husband Is A Devil

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Tamat
Popularitas:4.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Azmi1410

Cinta tidak akan pernah memilih orang yang salah untuk ditinggalinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Azmi1410, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#8

Pagi ini Aretha bangun dengan tubuh yang lelah tak bertenaga, tubuhnya terasa hancur, tulang-tulangnya terasa remuk dan melebur bersama isi dalam tubuhnya yang lain.

Setelah selesai mandi dan berdandan rapi untuk menyelesaikan tugas akhir kuliahnya, agar ia bisa ikut wisuda bersama dengan senior dan teman-temannya bulan ini.

Aretha berpakaian sangat rapi hari ini, dengan pakaian serba biru muda sepatu dan tas berwarna hitam, rambut panjangnya digerai cantik, manis adalah hal pertama yang bisa kita lihat darinya. Senyum manis dengan lesung Pipit adalah hal utama yang paling menarik perhatian semua orang yang melihatnya.

"Kok tumben telat bangun nak?" pertanyaan itu yang langsung dilontarkan ibunya pada Aretha saat melihat putrinya melangkah ke meja makan,

Akhleya nampak heran sekaligus bingung, karena hanya hari ini Akhleya melihat Aretha terlambat bangun, biasanya Aretha akan berolahraga dulu selama setengah jam barulah ia membersihkan diri.

"Lagi mager Bu, Artha jangan banyak gaya ya, jangan bandel, jangan rewel juga, jangan suka nangis, ngak baik anak cowok suka nangis" Aretha mencolek pipi Artha dengan gemas.

Akhleya memandang dengan bingung ke arah Aretha, karena Aretha tak pernah menasehati adiknya seperti itu. "Bu aku ke kampus dulu ya, ada hal penting sebelum wisuda yang harus aku lakukan, dan ini sangat sangat penting kata profesor, aku pergi ya Bu, aku makan roti ini aja, nanti aku akan makan di cafetaria kampus."

Aretha berlari meninggalkan rumah moodnya benar-benar hancur, apalagi kemarin ia sempat browsing soal Kelvin di internet. Banyak hal yang belum ia ketahui tentang Kelvin dia harus tau apa yang disukai dan apa yang tidak, karena ia tak mau hari-harinya nanti akan lebih merepotkan apalagi dengan pengalaman hidup ibunya yang telah dilihatnya selama ini.

Aretha meyelesaikan semua keperluannya di kampus setelah semua pokok dan bagaimana hal hal penting telah dilakukan, dia melangkah keluar menghentikan taxsi dan pergi ke makam saudaranya.

"Kha aku sudah tau siapa yang dijodohkan denganku Kha, dia Kelvin Kha orang yang dulu sering mempermalukanku dan juga sering menjatuhkanku Kha." Aretha mencurahkan isi hatinya.

"Kha apa takdir ini tak bisa dihentikan? Apa aku tak boleh memilih jalan yang ingin ku raih dan ingin ku gapai? Kenapa keluarga kita harus mengatur perjodohan yang tak bermanfaat ini, untung sekarang aku berhasil terlepas dari jeratan pria egois itu Kha aku ngak mau nanti anakku juga dijodohkan pula olehnya." Aretha mengusap air matanya yang mengalir deras.

"Kenapa menangis di sini?" Suara seorang pria mengejutkan Aretha yang sedang melamun, "Apa hanya Arekha tempatmu bercerita hmm? Lalu dulu kenapa kamu berjanji akan menjadikan aku sama seperti Arekha! Bahkan dulu ada yang berjanji bahwa jika Arekha menjahatinya dia akan mencari kakaknya yang satu ini." Suara itu membuat Aretha tersadar dan menghapus air matanya yang tak henti-hentinya mengalir itu.

Aretha membalik tubuhnya dengan pelan, dia masih tak percaya dengan pendengarannya, karena suara ini sudah lama tak di dengarnya secara langsung, biasanya mereka hanya berbagi cerita lewat media sosial yang ada.

"Abang Zack, ini beneran Abang kan? Aku ngak mimpikan?" Aretha menepuk-nepuk pipinya Dnegan lambat sembari berdiri dan berlari menuju ke arah pria yang bicara itu. Namun ia berhenti beberapa langkah darinya karena merasa masih ragu.

"Kemarilah" Zack memangil Aretha ke dekatnya , Aretha pun patuh ia melangkah mendekati Zack secara perlahan, raut terkejut masih nampak jelas di wajahnya yang cantik, senyum indah perlahan terbit sedikit demi sedikit di bibir cantiknya.

Ya dia masih memiliki orang lain selain Arekha, dia masih punya kakak Zack, walaupun mereka tak pernah bertemu secara langsung tapi kedekatan Aretha dengan Zack sama dengan bagaimana dia dekat dengan Arekha hubungannya bisa di bilang lebih erat dari pada persahabatan.

"Aku, aku rasa aku tak sanggup bang, aku ingin menyerah, aku ingin berhenti sejenak untuk melepas lelah pada tubuh dan hatiku ini, tapi aku tak bisa bang, aku selalu merasa hidupku akan lebih tragis dari pada ibuku Bang," Ady Aretha berurai air mata.

"Tapi ibu selalu bisa berkorban untuk aku dan yang lain, aku tidak mau kebahagiaanku malah menjadi malapetaka untuk ibu, aku hanya ingin ibu bahagia, tapi belum sempat aku membahagiakannya kesempatanku direnggut, aku baru saja bertemu cahaya tetapi cahaya itu direnggut paksa oleh awan hitam. Kenapa kenyataan selalu kejam bang, kenapa?" tanya Aretha lagi.

Lama memendam rasa sakit, apalagi karena semalam tak tidur dengan nyenyak karena masalah perjodohannya akhirnya Aretha melepas beban yang ditahannya selama ini.

"Kau melakukan hal yang benar Tha! Aku mendukungmu meski semuanya bukan solusi yang baik, tapi setidaknya sekarang kau bisa berbakti pada ibumu, kau akhirnya bisa meringankan beban berat yang dirasakan ibumu di pundaknya, meski sekarang kau mengorbankan kebahagiaanmu tapi ada waktunya kebahagiaan itu akan datang mengganti semua kesedihan yang kau rasakan." Zack mencoba menghibur Aretha.

"Jika nanti dia tak menginginkanmu dan kau berpisah darinya kau bisa mencariku! Aku akan membantumu mengobati semua luka yang kau rasakan! Aku akan menjadi obat untukmu, yang akan menyembuhkan semua rasa sakit yang kau rasakan, bukankah aku Kaka yang baik, ayo sekarang puji aku!" pinta Zack dengan wajah tampannya yang di buat jelek.

Hal itu sukses membuat Aretha tersenyum, ya dia butuh hiburan sekarang, dia butuh tempat bercerita, tempat untuk melepas beban beratnya, tempat untuk mengeluh dan mendapat kepercayaan atas apa yang dikerjakannya.

Aretha memukul pelan bahu Zack, suasana sedih tadi langsung dengan cepat terganti oleh tawa ceria Aretha yang kesal dengan ulah Zack, ya kejahilan Zack dan Arekha hampir sama tapi perhatian dan ketulusan mereka lebih besar dari pada kejahilan yang sering dilakukannya.

Sedikit demi sedikit Aretha di buat lupa dengan masalah yang menimpanya sekarang, mereka pun keluar dari area pemakaman, Zack mengajak Aretha ke restoran yang dulu biasa dikunjungi Aretha dan Arekha, diperjalanan Aretha mengundang Marvel untuk ikut serta makan bersama.

Sesampai di restoran yang mereka tuju, Aretha meninggalkan Marvel dan Zack berdua, dia ingin ketoilet membersihkan wajah serta menghilangkan sembab matanya.

" Terima kasih sudah datang dan membuatnya tertawa kembali, sejak kepergian Arekha dia menjadi rapuh dan tak bisa menjalani hari-harinya dengan benar, meski terlihat tabah dan kuat tapi ia masih belum terbiasa hidup tanpa dukungan Arekha yang selama ini menjadi kebiasaannya." Marvel memulai pembicaraan.

" Tidak perlu berterima kasih, ini sudah menjadi tanggung jawabku juga, biasanya selain pada Arekha dia juga selalu bersamaku, kami sudah terbiasa bersama sejak kecil, aku akan selalu menjadi rumahnya juga, aku hanya menyesalkan bagaimana sikap Arekha yang membuatnya tergantung pada kehadirannya, lalu sekarang lihat akibat dari kepeduliaannya dan kasih sayangnya yang terlalu berlebihan, aku ingin sekali memukulnya, sungguh menghajarnya saja dengan ringan belum cukup rasanya, padahal aku sudah mengatakan pada telinganya yang tuli dan tak mendengar itu, jangan membuat Aretha menjadi tergantung, apa yang dijawab iya, telinga tulinya itu tak mendengarkan ucapanku." Rutuk Zack dengan penuh emosi ingin memukul seseorang.

Marvel hanya tertawa melihat bagaimana pedulinya Zack pada Aretha, dia lega mungkin dengan kedatangan Zack ke sini bisa membantu menghapus sifat manja dan bergantung Aretha pada Arekha sedikit demi sedikit.

Dengan penuh senyum dia memimpikan bagaimana nantinya Aretha yang baru bisa lepas dari ketergantungannya pada Arekha, sebenarnya ia juga tak menyalahkan itu semua terjadi, walau bagaimanapun hidup tanpa kasih sayang seorang ayah pasti akan menjadi pukulan terburuk.

Beruntung Aretha mendapat sosok itu pada saudara kembarnya yang hanya berbeda 5 menit, dia juga tau Arekha pasti memiliki beban tersendiri juga dalam membagi kasih sayang dan perhatiannya untuk belajar dan mendengarkan semua keluh kesahnya Aretha, dia juga bangga Arekha mampu menjadi sosok ayah yang dibutuhkan Aretha, dia sudah dewasa sebelum waktunya, tidak semua orang akan mampu seperti Arekha, bisa menjadi kakak sekaligus ayah yang benar-benar dibutuhkan oleh gadis remaja yang tak pernah mengeluh tentang sosok ayah itu.

1
레이디핏
Si anjing yg egois
Aditya Pratama
gila
Fahmi Fahmi
lanjut
Lilis Suryani
aku ko belum mengerti jalan ceritanya
Thracy
Bukan x anaknx lagi di sekolah ya 🤔🤔🤔
🤦
Murti Yatni
dasar iblis kevin hanya nafsu yang ada di otaknya.. Aretha jangan sampai terlena Thor
Murti Yatni
kabur Aretha.. pergilah jauh-jauh dari iblis kevin
Murti Yatni
arekha pasti masih hidup tapi amnesia
mini89
aq suka ceritamu.. menyayat hati jadi baper aq
Padma Yoni
obsesi yg terlalu besar
Issey Miyake
oh plisss deh nama nya bikin kesal loh. akhe2 lh apa lh itu.
Insu Yusni
kok kisah percintaan ibu dan ayah, alesa kok hampir sma y
Hasnawati Wati
buah jatuh tak jauh dr pohongnya.... kelakuan ibunya sm anaknya...
Ika Supartika
cerita ny g jelas.tiba"udh nikah j Alexa ny
Fitrianinaim_queen03
Aretha, kita senasib 🥺🥺 hanya bisa bersabar dan ikhlas walau sakit 😭😭
Fitrianinaim_queen03
ganti namanya donk Thor
🌷mei aja.🌹
halaaahhhh bulshit si gabriel,klw mmang dia cinta sma alexa dr lama,knpa dia malah tega nyiksa alexa n mati matian membela shilla yg ga tau diri itu....😏😏
Annisa nisa
urng padang yo
Azmi1410: Iyo uni
total 3 replies
Nur Azizah Afandi
kok tak pernah dengar marvel dsebut,kemana dia???
Nur Azizah Afandi
swmoga marvel jodohnya aretha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!