NovelToon NovelToon
Dia Mamiku!

Dia Mamiku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Contest / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: slwarulla

Siapa sangka Sania yang datang dari kampung untuk mencari kerja, tiba-tiba ditawari seseorang untuk menjadi seorang pengasuh seorang bayi yang menjadi korban keegoisan orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon slwarulla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 07

Maaf baru sempet update :( :( :(

Author benar-benar disibukkan dengan kehidupan real life. Janji deh, untuk selanjutnya bakal update satu hari sekali.

Ini juga nyempatin update, walaupun sedikit

Jangan timpuk author *peace* hehe

--------------------------------------------------------------------------

Dua minggu sudah terlewat, yang Sania tahu selama dua minggu terakhir perceraian antara Seno dan Karin sudah rampung terlaksana. Kini mereka sudah benar-benar bercerai dengan hak asuh berada pada Seno.

Sania sendiri tidak peduli, ia hanya memikirkan nasib kekasihnya yang selama dua minggu terakhir tidak bisa dihubungi. Persetan sama semua itu, bahkan keluarga dirumahnya tidak ada yang bisa dihubungi. Sania hanya akan ditelepon jika awal bulan sudah dekat, waktunya untuk ia mengirimi uang.

"den Sean mau kemana?" perhatian Sania teralihkan saat Sean mulai berjalan tertatih-tatih keluar kamar

Sania mengikutinya dari belakang. Jujur saja, setelah Ajeng memilih cuti hingga berbulan-bulan dikarenakan anaknya tak kunjung sembuh Sania menjadi mengambil alih semua pekerjaan. Bukannya ia tidak bersyukur, hanya saja bayaran yang didapatnya tidak berubah masih sama dengan awal ia bekerja hanya sebagai pengasuh Sean.

Katakanlah ia matre, tapi perempuan mana sih yang tidak butuh uang untuk menopang hidupnya. Walaupun ia dari kampung, Sania mengerti dunia orang kota.

Dengan gaji bermodalkan empat juta rupiah, ia harus memberi orang tuanya sebesar tiga juta dan menyisakan satu juta untuk ia tabung demi impiannya yaitu kuliah.

Sepertinya, ia harus protes kepada majikannya.

"makanan saya mana?" wangi maskulin memenuhi indra penciuman Sania. Seno duduk disofa dengan membawa Sean kepangkuannya

"persediaan makanan didapur sudah habis tuan, hanya menyisakan makanan den Sean saja"

"memangnya kamu tidak beli? Saya sudah kasih kamu uang loh"

"bukankah tuan sendiri yang memberi tahu saya jika keluar harus bersama tuan" jawab Sania geregetan

"ah itu mah alasan kamu saja. Intinya kamu mau bepergian dengan saya kan. Ngakuuuu"

"terserah tuan saja lah" Ucap Sania jengah, ia merapatkan cardigan yang terpasang ditubuhnya

Tinggal berdua dengan laki-laki yang tidak ada hubungan dengannya membuat Sania lebih waspada. Tidak, ia tidak meragukan kesopanan Seno. Walaupun Seno sering mengajak bercanda dengannya, ia masih tahu batas wajar. Sania hanya jaga diri, dengan menggunakan pakaian yang lebih tertutup jika hanya berdua diatap yang sama.

"cepat ganti baju, biar sekalian belanja bulanan. Saya yang akan urus Sean"

"baik tuan!"

Tidak perlu terlalu rapih, Sania hanya mengenakan kemeja floral dengan rok putih. Tentu saja itu bukan pakaian miliknya, karena semenjak Seno bercerai dengan Karin semua pakaian majikannya berangsur pada Sania.

Menolak, Sudah sejak awal Sania menolak dan meminta pakaiannya disumbangkan saja. Tetapi dengan tegas Seno menolak dan memaksa Sania sehingga perempuan itu tidak bisa berkutik lagi.

"kamu ingin menghilangkan jejak terakhir mantan istriku?! Kamu tidak berhak untuk memerintah saya. Saya hanya meminta kamu untuk mengenakan pakaian Karin saat keluar dengan saya. Apa sulit?!" Ucap Seno sedikit membentak

Sania hanya mengangguk. Dirinya tidak lebih hanya seorang pelayan, orang yang berada jauh dibawah dari tuannya. Ia hanya bisa menurut. Intinya yang Sania tangkap, Seno hanya belum bisa menyingkirkan semua hal yang berbau tentang Karin, mantan istrinya.

Setelah mendengar curahan hati Seno, saat malam ketika laki-laki itu mabuk. Sania menyimpulkan Seno sangat mencintai Karin. Hanya saja Karin yang tidak bisa mencintai seorang Seno. Bahkan Sania pernah mendapati ruangan khusus, berisi segala hal tentang Karin. Kalau mengingat itu Sania menjadi bergidik sendiri.

Tuan Seno tidak terobsesi kan?

"sudah siap?" Sania mengangguk

Sania mengambil alih Sean. Dengan kemeja putih lalu lengan digulung sampai siku, membuat mereka terlihat seperti keluarga bahagia. Tidak lupa Sean yang mengenakan kaus putih dibalut kemeja biru membuat mereka nyaris sempurna untuk dilihat.

Sesampainya mereka dipusat perbelanjaan. Tampak semua orang mengalihkan pandangan pada keluarga yang baru turun dari fortuner, ralat bukan keluarga. Disini peran Sania hanyalah seorang pengasuh.

Seno memang bukanlah pengusaha yang begitu terkenal. Ataupun pengusaha yang memiliki kekayaan tertinggi disatu negara. Tetapi dengan tampang yang sangat tampan, cukup membuat orang terkesima dengan kedatangan Seno. Ditambah dengan Seno yang menggendong sosok mungil dan tampan seperti Sean, menambah sisi plus bagi orang yang melihatnya.

Walaupun, Sania mendengar orang yang menghina dirinya.

"jadi istri, malah suruh suami yang menggendong anaknya"

"ibunya tega banget sih sama suaminya"

"istrinya sombong banget, mending cantik"

"suaminya tampan, anaknya lucu sekaligus tampan, tapi istrinya kok tidak cocok ya dengan mereka berdua"

"sok cantik"

Sania menghela nafas, jengah. Mencoba membiarkan perkataan yang terdengar olehnya.

woy! Lagian aku bukan istri tuan Seno.

Seno menakutkan pinggang Sania kedekapannya. Wajahnya tersenyum kesenangan, saat Sania tidak bisa melepaskan diri. Ia mendekatkan diri kearah Sania.

"gimana sudah seperti keluarga bahagia kan?"

1
mawar hitam
cocok alek goblok dan sania bodoh 🤣🤣
mawar hitam
karya sampah dan mesti belajar lagi bikin cerita.
De_ars: Pedas banget komen nya. mengkritik sekaligus kasih saran, jangan hanya memghina karya orang
total 1 replies
Diah Susanti
wong tuone podo gendenge
Neney chica
kenapa aku jadi kesel yah.mewek lagi
Ernita Anwar
Luar biasa
Sherleey Stevenny
org cakap kerbau dicucuk hidung
Sherleey Stevenny
perempuan bodoh
Yuli Wijaya
aku baru mulai mau baca, cba cek endingnya kok peran utama meninggal. jdi ragu buat lanjutin bacanya, tkut ikut mewek 🥺🥺
Oktavia
egois ini. harusnya alex justru ikut andil dlm penyemenuhan karin… ini ceritanya buk egoisnya
Oktavia
kok bunda, bukannya mami ya ? plon plan nih 🤭🤭
Oktavia
bodoh klo dipendam… yg ada makan hati, mendinh diluapkan. mendidik yg benar ga harus didiemkan.
Oktavia
kok panggil mba sih… asuh gmn nih cerita, oon banget ya
Oktavia
swno kok ikutan bodoh ya ? lupa aih ya ceritanya agak rada2
Oktavia
ha masuk akal veritanya ini, bodoh bgt… baik ga harus di injak2
Delvia Delvia
Biasa
SOO🍒
udah sania sama seno aja wong jelas2 Kamal pacarnya sania selingkuh sama adiknya sania, biar nyaho tuh Kamal
Aisyah Ica Alzan Izaan
menarik
M. Namikaze
ada plot hole disini,,,, klo g salah selisih umur Daffa & Sania 7 thunan, kok anak Daffa seumuran Sania??
Alby Raziq
Thor Sania mingat ke
Lis Seta Wati
Bikin hancur aja bisnis alex sm karin biar kere sekalian ada ya manusia seperti itu ga punya hati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!