NovelToon NovelToon
Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Transmigrasi Ke Tubuh Istri Gendut Sang CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Transmigrasi / Romansa Fantasi
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: ElleaNeor

Yvone Faranes adalah seorang Mafia yang memiliki keahlian dalam bidang persenjataan, meracik obat-obatan dan racun, tewas akibat konspirasi dari beberapa orang. Bukannya ke alam baka, Yvone justru terbangun di tubuh gendut milik Rose Reinhart.


Rose Reinhart adalah istri dari Arsen Reinhart 32 tahun, yang meninggal dunia akibat overdosis obat-obatan yang dikonsumsinya. Semasa hidup, ia selalu dihina dan direndahkan oleh keluarga suaminya karena kondisi fisiknya yang gendut dan jelek.


Bahkan Arsen, suaminya sendiri enggan menyentuhnya lantaran tubuhnya itu. Tidak hanya itu, Rose kerap dihina karena tak kunjung memberikan keturunan bagi keluarga Reinhart.


Hingga kehadiran Renata, disebut-sebut akan menjadi pengganti Rose untuk memberikan apa yang keluarga Reinhart inginkan.


Kini, Rose berbeda. Dengan keahlian milik Yvone yang berada di tubuhnya, ia merubah penampilannya dan memberi pelajaran pada orang-orang yang menindasnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElleaNeor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7. Mengadu

Sui merogoh saku kostum pelayan yang ia kenakan kemudian meraih ponsel miliknya. Ia masuk dalam sebuah situs pencarian dan mengetik nama Rose Reinhart.

Berbagai macam potret seorang wanita cantik muncul dengan bermacam-macam pose dan juga beberapa jenis busana seksi. Sui menunjukkan layar ponselnya ke arah Yvone.

“Lihat, ini adalah Nyonya.”

Yvone melihat potret itu dan seketika membulatkan matanya. “Apa? Yang benar saja? Ini sungguh aku?” Lalu ia merunduk melihat kondisi fisiknya saat ini. “Di foto itu terlihat cantik dan seksi. Tapi kenapa sekarang jadi bengkak begini?”

“Nyonya jadi gemuk setelah mengkonsumsi obat itu,” balas Sui. “Sebenarnya Nona Renata kalah jauh dari Nyonya. Anda lebih cantik dan seksi. Itu sebabnya Tuan lebih memilih Anda. Nyonya juga lembut, sopan dan juga rendah hati. Tapi sepertinya Nyonya Besar tidak suka karena Tuan Arsen lebih mempercayai Anda dibandingkan ibunya sendiri.”

“Ah…jadi begitu.” Yvone mulai memahami sesuatu.

Kini ia mengerti mengapa pria setampan Arsen mau menikah dengan wanita seperti Rose. Rupanya wanita ini dulu sangatlah cantik dan juga memiliki bentuk tubuh yang bagus. Terlebih lagi, Rose adalah seorang model terkenal.

Yvone mulai berpikir keras. Ia sudah terjebak dalam tubuh ini dan ia tidak bisa kembali ke tubuh aslinya. Ia tidak bisa terus begini. Tubuh ini sangat lemah dan juga tidak bisa leluasa bergerak. Hal yang harus ia lakukan saat ini adalah bangkit dan merubah diri.

“Sui, apa di rumah ini ada ruang gym?” tanya Yvone bersemangat.

“Ya, Nyonya. Biasanya Nona Alexa rutin menggunakannya. Memangnya kenapa, Nyonya?” Sui penasaran mengapa Yvone tiba-tiba menanyakan hal itu.

Yvone menjentikkan jari. “Mulai besok, aku akan berolahraga. Aku harus mengembalikan tubuh ini seperti semula.” Ia mengarahkan pandangannya pada Sui. “Mulai besok kau harus mengatur jadwal berolahraga untukku,” titah Yvone.

“Baik, Nyonya.”

Keesokan harinya, Yvone bangun pagi-pagi sekali. Sesuai rencana, ia akan berolahraga, dan itu bertujuan untuk menghancurkan lemak di tubuhnya. Yvone menguasai beberapa gerakan, dan sebelum menggunakan alat olahraga berat, ia melakukan pemanasan terlebih dahulu.

Setelah selesai, ia segera memasuki ruang gym. Yvone mendekati mesin treadmill lalu mulai mengatur kecepatan, menyesuaikan gerakan tubuhnya.

Yvone mulai menggerakkan kakinya, berlari di atas mesin. Baru sebentar saja, ia sudah terengah-engah. Berbeda dengan tubuh aslinya yang kuat berlari hingga berkilo-kilo meter jauhnya.

“Ah…payah sekali.” Yvone merutuki tubuh ini. “Baru sebentar sudah lelah,” gerutunya lagi.

Tidak kuat lagi, Yvone akhirnya menghentikan aktivitasnya. Ia turun dari mesin treadmill, lalu beristirahat dan mengambil napas. Tak lama kemudian, pintu ruangan terbuka. Sui muncul dengan segelas jus jeruk.

“Nyonya, jusnya,” kata Sui.

“Kau memberinya gula?”

“Tidak, sesuai dengan perintah Anda,” jawab Sui.

Tepat saat Yvone hendak meminum jusnya, Alexa memasuki ruangan dengan kostum olahraga ketat, menonjolkan lekuk tubuhnya.

Gadis itu seketika melotot ketika melihat keberadaan Yvone dan juga Sui.

“Kalian, kenapa bisa ada di sini?” cecar Alexa yang tampak tidak senang dengan keberadaan Yvone dan Sui.

Yvone memberikan tatapan tak kalah tajam. “Kau tidak lihat, aku juga mau berolahraga,” ujar Yvone dingin.

Mendengar itu, Alexa justru tertawa. Jelas sekali, tawa itu bertujuan untuk mengejek Yvone.

“Kak Rose olahraga? Hahahaha!” Tawa Alexa kembali pecah. “Sebaiknya jangan, bisa-bisa alat-alat olahraga di sini rusak,” sindir Alexa.

Yvone menyunggingkan senyumnya, lantas berjalan mendekati Alexa. Dengan sengaja ia menumpahkan jus jeruk yang ia pegang ke pakaian gadis itu.

“Hei!” teriak Alexa. “Apa yang kau lakukan?” Kedua mata Alexa melotot tajam.

“Ups, maaf tidak sengaja,” ucap Yvone santai.

Alexa mengusap pakaiannya sembari menggerutu tidak jelas. Ia lantas kembali menatap Yvone.

“Kau pasti sengaja ‘kan?”

Yvone menyeringai, kemudian menjawab, “Kalau iya memang kenapa?”

“Dasar gendut!”

Refleks Yvone mengangkat tangannya, kemudian mencengkeram kuat leher Alexa, mendorong gadis itu hingga punggungnya membentur dinding.

“Argghhh, Kak Rose…a-apa yang kau lakukan? Lepaskan!” pekik Alexa yang tengah kesulitan bicara.

Sui yang melihat itu merasa terkejut bukan main. Meski begitu, ia mendukung tindakan Rose.

“Tutup mulutmu! Jangan kira aku akan diam saja. Dengar, aku bukan lagi Rose yang dulu.”

“Kak Rose, lepaskan aku!” Wajah Alexa memerah, ia bagai ikan di daratan. Kedua tangannya memegang pergelangan tangan Yvone, berusaha melepaskannya.

Sayangnya tenaga Yvone sangat kuat. Meski tubuhnya lemah, tetapi ia cukup kuat untuk mematahkan leher seorang gadis saja.

“Dengar, sekali lagi kau menghinaku. Aku akan mematahkan lehermu!” ancam Yvone. Ia bukanlah Rose yang akan diam saja bila dihina.

“Aku akan mengadukanmu pada Kak Arsen,” balas Alexa tak mau kalah.

Suasana menjadi tegang. Tiba-tiba, suara deru kendaraan terdengar. Suasana menjadi hening sejenak, hanya terdengar suara Alexa yang berusaha meraup oksigen.

Sui berjalan mendekati kusen jendela, lalu menatap ke bawah. Detik selanjutnya ia kembali menghampiri Yvone.

“Nyonya, itu mobil Tuan Arsen!” bisik Sui.

Mendengar itu, Yvone mendecak, lalu segera melepaskan cengkeraman tangannya pada leher Alexa.

Kesempatan itu, digunakan Alexa untuk segera berlari keluar dari ruangan.

Yvone membuang napas kasar. “Dia pasti akan mengadu.”

“Nyonya, bagaimana ini? Nona Alexa pasti akan bicara yang tidak-tidak kepada Tuan Arsen?” ucap Sui khawatir. Ia tidak bisa membayangkan kemarahan Arsen.

“Kau tenang saja, sebaiknya kita turun.”

“Baik, Nyonya.”

Yvone perlahan menuruni anak tangga. Suara percakapan samar terdengar. Yvone menuju ke ruang utama, benar saja, suaminya itu baru saja tiba. Dari kejauhan, Yvone dapat melihat Renata berdiri di dekat suaminya.

Tanpa sadar dada Yvone memanas. ‘Ada apa denganku, kenapa aku jadi kesal?’ batin Yvone.

“Arsen, kau sudah pulang, Sayang,” sambut Brighita.

“Mama, apa Mama baik-baik saja?” tanya Arsen.

Brighita segera memasang wajah sendu. “Tidak baik. Lenganku hampir patah karena dipelintir oleh Rose.” Tanpa basa-basi, Brighita segera mengadukan tindakan Rose. Wanita tua itu bahkan tidak memberikan kesempatan pada Arsen untuk duduk.

“Benar, Kak Arsen, Kak Rose baru saja mencekikku!” sahut Alexa.

Mendengar itu, semua orang yang ada di ruangan menjadi terkejut.

Sementara Yvone hanya bisa menghela napas panjang. Jika adik ipar dan ibu mertuanya sangat manipulatif, maka Yvone bisa lebih manipulatif lagi.

Yvone segera berjalan mendekat. Dan membuat semua tatapan tertuju padanya.

Arsen menatap Rose dari ujung kaki hingga ujung. Ia melihat sesuatu yang berbeda dari diri istrinya itu. Dari segi make up yang sedikit mencolok, dan cara berpakaian. Tatapannya juga tak seteduh sebelumnya.

“Rose, apa benar yang dikatakan oleh mereka?” tanya Arsen.

Yvone terdiam, sejenak ia memikirkan sebuah jawaban. Hingga detik berikutnya, ia menemukan jawaban yang sangat tepat. Rose menyeringai kemudian berkata, “Suamiku, selama ini apa kau pernah melihatku melakukan itu?”

1
Anita Rahayu
upnya yg double dan panjang👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Rai Gojess
beri pengajaran dulu sama keluarga hama itu
Etty Rohaeti
lelaki ga bisa tegas tinggalkan saja
Rai Gojess: bikin geram ni cerita, malas mau bagi hadiah🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Tata Hayuningtyas
kelamaan pembalasan nya...ga sat set sat set
Heni Mulyani
lanjut
Tiara Bella
drama bngt....
Lyvia
sumpah gemesQ pingin tak cakar2 tu muka mereka, gsa kelamaan yvone kasih pelajaran aj mereka agar bisa menghargaimu apalagi suamimu yg lemah it 🤬🤬🤬
Ma Em
Yvone buat hukuman untuk Mereka yg sdh memecat Sui asisten setiamu , beri hukuman untuk Brighita , Renata begitu si Arsen yg plin plan itu mau saja disetir sama ibu dan adiknya buat mereka menyesal .
Evi 060989
up
Ma Em
Bagus Rose kamu hrs tegas dan balas semua perbuatan mereka yg selalu merendahkan dan menghina kamu dulu waktu jiwa Rose yg asli .
Sribundanya Gifran
lanjut
Evi 060989
up
Evi 060989
up lg
Rai Gojess
cerai cerai cerai cerai....
Tiara Bella
sui kemana ya apa dia dipecat....
Lyvia
dasar keluarga lucnut semua 😡
Evi 060989
up lg
Dewi Anjani
arsen ga ada tegas2nya,,mau aja di setir sama ibunya
Dewi Habibah
ceritanya bagus
Tiara Bella
akhirnya Rose pulang jg dan menemui Arsen sang suami....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!